
#32
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
Satria terdiam,matanya memandang lurus kedepan. Menghela napasnya,dimas melihat helaan napas satria. Membuatnya langsung berpikir, pasti sudah terjadi sesuatu
"kalau kau tidak ingin membahasnya tidak apa-apa, kita bisa bertemu lagi seperti dulu?"ucap dimas
"sebenarnya aku malu dengan mu....kau benar,dia mendekatiku karena kau"jawab satria
"dia sudah mengatakan semuanya dan dia meninggalkan ku,aku juga ngak tau dia dimana. Tapi setelah aku selidiki,ternyata dia menikah dengan pengusaha kaya di luar negeri" jelas satria
"semua wanita sama saja, hanya menginginkan uang saja.... maaf...waktu itu aku sudah salah paham padamu" ucap satria lagi
"tidak masalah, aku sudah memaafkan mu sejak itu."jawab dimas
"ekh....sekarang,apa sudah ada pengganti renata dihatimu?"tanya dimas
__ADS_1
"aku tidak mau memikirkan wanita, mereka semua sama hanya menginginkan uang saja. Aku hanya perlu mengeluarkan uang banyak untuk mendapatkan kepuasaan dari wanita"jawab satria
"ya ampun....semenjak renata meninggalkan mu,kenapa sekarang kau suka bermain wanita?" tanya dimas yang merasa sedih melihat kelakuan satria
"carilah wanita yang bisa membuatmh bahagia" ucap dimas lagi
"selama ini....belum ada yang bisa menggantikannya,juga belum ada yang bisa memuaskanku"jawab satria tanpa malu didepan dimas
"terserah kau sajalah...."ucap dimas
Mereka kembali ke perusahaan masing-masing, karena masih ada yang harus dikerjakan. Sementara tiara sudah berada dirumah sakit, tiara menjaga neneknya.
Tiara ditemani oleh ibu kartini, ranti terus memberikan semangat karena ranti masih lemah paska melahirkan padahal dia ingin sekali ikut melihat kondisi neneknya tiara.
Satria yang datang juga sewaktu operasi nenek tiara,dia melihat ibu kartini menemani tiara yang sedang duduk dibangku tunggu didepan ruang operasi. Kemudian dia mendekati tiara,dia menggenggam tangan tiara dengan lembut.
"semua akan berjalan lancar"ucap satria memberikan semangat dengan masih menggenggam tangan tiara
__ADS_1
Ibu kartini yang melihat perhatian yang diberikan oleh putranya itu merasa senang,seutas senyuman pun tersemat dibibir ibu kartini.
Tiara melihat tatapan satria yang tulus dalam memberikan semangat kepadanya,satria menarik tubuh tiara kedalam pelukan nya. Tiara tidak menolaknya karena memang saat ini dia membutuhkan nya,apalagi sebentar lagi dia juga akan menyerahkan seluruh tubuhnya untuk satria
"ingat dengan janjimu"ucap satria seperti mengingatkan tiara
"aku tidak akan lupa,bersabar lah...sebentar lagi kau akan mendapatkannya"jawab tiara dengan tatapan tajamnya
Tiara tidak menyangka,ditengah -tengah satria menyemangati nya hanya untuk mengingatkan perjanjian mereka walaupun tidak tertulis tapi tiara tau arti janji yang harus ditepatinya
"aku sudah mengurus semuanya,jadi kau hanya harus mempersiapkan diri dan memenuhi semua mau ku"ucap satria lagi
"aku mengerti akan tugas ku,kau tidak perlu mengingatkan ku"jawab tiara
tiba-tiba pintu ruangan operasi terbuka,beberapa dokter terlihat keluar dari dalam ruangan dan tiara langsung menghampiri dokter-dokter tersebut
"bagaimana keadaan nenek saya dok?"tanya tiara khawatir tentang keadaan neneknya karena jika operasinya tidak berjalan lancar maka usahanya akan sia-sia saja.
__ADS_1
bersambung....
jangan lupa vote,like,dan komentar nya ya....makasih😘😘😘