Pelayan Hati

Pelayan Hati
ngak sabar


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Putri memilih memasak bersama mama Aldo juga citra,sebelum mereka memasak. Putri dan citra menyuruh pelayan untuk berbelanja keperluan dapur,mereka ingin berbelanja tapi mama Aldo tidak mengijinkan karena melihat kondisi perut citra yang sudah membesar. Apalagi diperkirakan seminggu lagi citra akan melahirkan,jadi mereka mencatat apa yang diperlukan untuk memasak


Putri sudah menyiapkan masakan untuk suaminya,begitu juga dengan citra. Mereka memasak sambil sesekali bercerita gaya-gaya dalam bercinta yang sering dilakukan,kalau masalah itu yang memulainya ya putri sedangkan citra yang biasanya blak-blakan semenjak hamil malah suka malu-malu.


Setelah masakan siap ,putri menyusunnya didalam Tupperware untuk dibawa ke kantor Danu. Citra hanya menyiapkan di atas meja saja,dia tidak berani untuk mengantarkannya ke kantor Aldo. Citra juga ngak tau Aldo ada dikantor mana,jadi dia memilih menunggu malam saat Aldo pulang. Mama yang melihat citra menyusun makanan dimeja bukan ditempat seperti putri,dia mengerutkan dahinya dan menepuk pelan punggung citra


"kamu ngak nganterin makanan buat Aldo ?"tanya mama Aldo


"ngak ma....lagian aku ngak tau dimana Aldo ma,mungkin lagi dilapangan atau bisa jadi dikantor nya. Selama disini aku ngak pernah tau kantornya yang mana"jelas citra


Mama Aldo hanya tersenyum,dia berjalan ke dalam kamarnya untuk mengambil ponselnya yang tertinggal dikamar. Kemudian dia menghubungi Aldo dengan ponselnya


"kamu dimana?"tanya mama Aldo


"dikantor ma....ada apa?"tanya Aldo yang memang sedang ngak semangat mengerjakan tugas-tugas nya hari ini


"udah makan?"tanya mama Aldo tanpa menjawab pertanyaan Aldo


"belum,sebentar lagi ma....memang nya kenapa?"ucap Aldo bingung karena mama nya menanyakan keadaannya,ngak seperti biasanya


"kamu dikantor mana?kirim alamatnya ke mama,biar di antarkan makanan buat mu. Tadi kami masak banyak,karena ada putri juga disini"jelas mama aldo


"oooh....iya ma....nanti Aldo kirim alamatnya"jawab Aldo,mama langsung mematikan ponselnya. Dia berjalan keluar sambil terus memegang ponsel ditangannya


Citra sudah menyiapkan makanan diatas meja,saat ini dia duduk diruang tamu sambil menonton televisi karena putri sudah pamit ke kantornya Danu sekalian langsung pulang kerumahnya. Tadinya putri ingin pamit pada mama Aldo,tapi mama Aldo ngak keluar-keluar dari kamar jadinya dia langsung pergi saja. Hanya pamit pada citra,dia sudah tidak sabar ingin menerkam suaminya.


Aldo mengirimkan alamatnya,mama Aldo langsung menyiapkan makanan di Tupperware seperti putri. Setelah selesai,mama Aldo membawanya kedepan meja ruang tamu. Citra melihat Tupperware yang dibuat mama Aldo,dia menatap mama Aldo dengan tanda tanya

__ADS_1


"ayo....mama anterin"jawab mama seolah tau apa yang ditanyakan citra,citra masih diam. Dia bingung maksud mama Aldo itu apa


"ayo kita ke kantor Aldo,dia belum makan sampai sekarang. Mama antar kamu aja kesana,trus mama langsung pulang"jawab mama Aldo lagi


Citra bangkit dengan senyum diwajahnya,dia ingin mengambil Tupperware yang diletakan diatas meja tapi tangan mama Aldo menepisnya pelan


"kamu ganti pakaian dulu,yang cantik ya....mama tunggu dimobil"ucap mama Aldo,sedangkan citra langsung masuk kedalam kamarnya dan memilih pakaian yang akan dipakainya



Citra memilih memakai pakaian seksi tapi dibalut dengan blazer putihnya ,dia keluar dengan membawa tas yang berisi dompet juga ponselnya. Dia jalan dengan wajah tersenyum juga hati berdebar-debar,ini pertama kalinya dia akan mendatangi kantor suaminya. Apakah akan banyak mata yang akan menatapnya?hatinya benar-benar sedikit merasa khawatir.


Saat masuk kedalam mobil dan mobil dijalankan perlahan oleh supir pribadi mama Aldo,citra berkali-kali melihat ke arah kaca spion depan. Melihat setiap inci wajahnya,dia takut akan membuat malu Aldo nantinya. Wajahnya terlihat biasa-biasa saja,tidak cantik juga tidak jelek. Pasti masih banyak rekan kerja Aldo yang cantik juga seksi,dia merasa tidak percaya saat ini


Mama memperhatikan apa yang dilakukan citra,dia tersenyum dan menggenggam tangan citra membuat yang empunya menatap ke arah nya.


"kau terlihat cantik sayang....percayalah,semua orang pasti akan terpana dengan kecantikan mu"ucap mama Aldo menenangkan citra


"terima kasih ma...."jawab citra


"untuk apa?"tanya mama Aldo bingung


"terima kasih karena menenangkan ku juga menerima ku menjadi pendamping Aldo,menjadi istri juga ibu dari anak-anaknya. Sekali lagi terima kasih"ucap citra dengan suara bergetar menahan tangisnya


"harusnya mama yang berterimakasih karena kamu sabar menerima perlakuan tidak enak mama dulu"jawab mama Aldo


Beberapa saat kemudian mereka sampai didepan gedung pemerintahan , pak supir berhenti dan keluar. Dia membuka kan pintu mobil penumpang sebelah citra


"silahkan nona"ucap pak supir yang sudah berdiri didepan pintu

__ADS_1


"pergi lah....nanti kamu pulang dengan Aldo,mama akan langsung ke mini market terdekat. Mau membeli beberapa cemilan dan langsung pulang "ucap mama Aldo sambil tersenyum


"terima kasih ma.....aku pergi dulu"ucap citra sambil membawa Tupperware berisi makanan,tak lupa dia pun berterima kasih pada pak supir


Citra menarik nafas panjang saat sudah berada didepan pintu gedung pemerintahan itu,terlihat seorang pria tinggi juga tegap membukakan pintu itu. Citra tersenyum manis saat pria itu menanyakan kepentingan citra datang ke sana


"ada yang bisa dibantu ibu?"tanya pria itu


"hhmm....saya..."belum lagi citra selesai berbicara seorang wanita sudah memanggil pria itu dengan cepat


"Adi....kamu dipanggil pak Aldo "teriak wanita yang terlihat cantik juga seksi dengan pakaian seragamnya


Wanita itu melirik ke arah citra dengan tatapan berbeda,dia melihat perut citra yang sudah membesar. Kemudian berjalan mendekati nya


"anda cari siapa?"tanya wanita itu sedikit ketus


"hhmm....itu,...anu..."jawab citra gugup,dia bingung harus berkata apa. Dia takut jika nantinya dia membuat malu Aldo


"itu...anu ...kamu ngomong apa sih?yang jelas dong"teriak wanita itu ketus


"maaf....saya ingin bertemu Al...maksud saya pak Aldo "jawab citra semakin gugup


wanita itu kembali menatap citra dengan tatapan sinis,kemudian dia memutar tubuhnya mengelilingi tubuh citra. Menelisik seluruh tubuh citra sambil berdecih


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya....makasih 😘😘😘πŸ₯°


nah lho.....gimana nasib citra?apa dia akan pulang atau langsung masuk aja ya?kalo aku sih....langsung aja gebukin tuh cewek ,biar kata dia aparat pemerintah....aku ngak takut😑😑

__ADS_1


ceile....ecek nong ya say....πŸ€ͺπŸ€ͺ


__ADS_2