Pelayan Hati

Pelayan Hati
#59


__ADS_3

#59


Dimas melangkahkan kakinya masuk kedalam rumahnya,sedangkan pak amir dan rani masih berbicara didekat mobil. Ketika melihat dimas berjalan masuk kedalam rumahnya,rani langsung berlari kecil mengejar dimas dan mengikuti dibelakang nya.


Hingga akhirnya rani menabrak punggung dimas,karena dimas berhenti tepat didepan kamarnya.


"aawww....."teriak rani sambil memegang keningnya yang sakit akibat benturan punggung dimas


"iiish.....punggungnya keras sekali, sakit jidatku jadinya"gumam rani dalam hati


Dimas berbalik melihat ke arah rani,rani yang ditatap oleh dimas hanya menundukan kepalanya. Dari tadi dia hanya mengikuti langkah kaki dimas.


"apa yang kau lakukan?"tanya dimas bingung


"aku baru sampai disini,tuan belum kasih tau apa pekerjaan ku dan aku tidur dimana?"jelas rani sambil terus mengusap-usap keningnya

__ADS_1


"ya ampun....aku lupa kalau tadi aku pulang membawa rani"gumam dimas karena memang tubuhnya sudah kelelahan dan segera ingin merebahkannya dikasur


"hhmmm....sekarang kamu istirahat saja dulu dikamar sebelah,besok aku akan memberitahukan pekerjaan apa yang akan kau lakukan" ucap dimas sambil membuka pintu kamarnya dan masuk kedalam tanpa melihat rani


Rani langsung berjalan ke arah kamar yang dikatakan dimas,kamar yang bersebelahan dengan kamar dimas. Rani masuk kedalam kamar dan tercengang melihat kamar yang sedikit lebih luas dan juga mewah.


"waaah....kamarnya mewah sekali,sperti kamar tamu dirumah pak handoko"gumam rani sambil terus memperhatikan sekeliling nya.


Rani berjalan mendekati tempat tidur yang tidak terlalu besar tapi sangat nyaman dan empuk. Dia mulai merebahkan tubuhnya,rasa lelah yang dari tadi dirasakannya membuatnya tertidur dengan nyaman.


Satria yang keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk dibagian pinggangnya saja,berjalan mendekati tiara yang sudah tertidur dengan pulasnya. Dia memandangi wajah tiara yang sedang tertidur


"apa aku bisa jauh darimu setelah sebulan nanti?huuufff.....aku belum tau bagaimana perasaanku padamu?" gumam satria dalam hati


Satria mengelus lembut pipi tiara,mencium keningnya dan berjalan ke arah lemari kemudian mengambil boxer dan kaos untuk dipakainya tidur. Satria merebahkan tubuhnya disamping tubuh tiara,kembali memandangi wajah tiara dan memeluk tubuhnya dengan erat hingga akhirnya mata satria pun tertidur dengan lelapnya

__ADS_1


Keesokan paginya.....


Tiara bangun dengan tubuhnya yang sedikit berat,dia mencoba membuka matanya dengan oerlahan. Dilihat nya langit-langit kamar,kemudian dia melihat kearah perutnya yang sepertinya tertimpa oleh sesuatu. Dengan sedikit terkejut,tiara melihat tangan kekar satria sudah berada diatas perutnya dengan melingkar


Tiara mencoba menurunkan tangan satria disamping tubuhnya,dia mulai turun dari tempat tidurnya dan masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah selesai mandi,tiara keluar dengan menggunakan jubah mandi nya. Berjalan kearah lemari,mencari-cari pakaian yang bisa dipakainya


"ya ampun....aku lupa,ini kan kamarnya satria."ucap tiara sambil menepuk keningnya


Tiara baru ingat kalau dikamarnya yang dulu dia masih pelayan dirumah ibu kartini masih ada pakaiannya,tapi dia bingung ingin memakai baju apa untuk turun kebawah.


Ditempat tidur,satria memperhatikan gerak-gerik tiara yang kebingungan. Satria tau kalau tiara bingung ingin memakai baju apa,karena tiara membuka lemari miliknya.


"kau sedang apa?"tanya satria yang sudah berada dibelakang nya dan memeluk tiara dari belakang


bersambung....

__ADS_1


jangan lupa vote,like dan komentar nya ya... makasih😘😘😘😘😘


__ADS_2