Pelayan Hati

Pelayan Hati
Malam pertama?


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Karena Rani sudah menerima hadiah yang diberikan oleh paman Renata,paman Renata pun merasa lega.


"berarti anda memaafkan saya kan nyonya?"tanya paman Renata sambil tersenyum


Rani mengangguk,Dimas tersenyum menatap wajah Rani. Dia memang tidak salah pilih istri,sudah cantik,rajin,pemaaf lagi. Padahal Renata sudah menghina dirinya didepan banyak orang ,tapi sepertinya Rani tidak pernah merasa dendam.


Dimas mencium kening Rani,saat paman Renata sudah pergi. Rani menatap Dimas dengan wajah memerah,semua orang memperhatikan pengantin yang sedang bermesraan itu.


Tampak jelas kalau Dimas benar-benar mencintai Rani,setelah mencium Rani. Diana pergi berkumpul dengan teman-teman nya sedangkan Rani hanya memilih duduk di pelaminan sendiri. Padahal Dimas sudah mengajak nya untuk bergabung dengan teman-teman nya tapi Rani menolaknya karena merasa malu dan minder dengan dirinya


Rani memijat-mijat betis nya,dia merasa sangat pegal. Dari tadi sibuk menyambut tamu undangan yang hadir,apalagi tubuhnya juga merasa sangat lemas. Dimas yang tadinya sedang bersama dengan teman-teman nya melihat Rani sedang memijit-mijit kakinya,dia langsung mendekati Rani.


Dimas jongkok seperti berlutut dikaki Rani,dia langsung mengambil kaki Rani dan memijitnya dengan perlahan. Rani tersentak mendapatkan perlakuan yang begitu istimewa dari Dimas,Rani menarik kakinya tapi ditahan oleh Dimas

__ADS_1


"mas....malu diliatin orang"ucap Rani masih menarik kakinya


"apa sudah baikan?"tanya Dimas menatap mata Rani tapi tangannya masih memijit pelan kaki Rani


"aku udah ngak apa-apa kok..."jawab Rani malu


Dimas berdiri dan duduk disebelah Rani,rasa nya sangat lama sekali. Padahal dia sudah ingin berduaan saja dengan Rani,malam ini memang bukanlah malam pertama mereka tapi Dimas selalu kecanduan dengan tubuh Rani.


Entah kenapa berapa hari ini,Dimas merasa lemas dan lelah kalau tidak mendapatkan suntikan vitamin dari Rani. Seakan tubuh Rani adalah vitamin kuat yang bisa membuat Dimas kembali bertenaga kembali


Dimas meletakan kaki Rani,dia menyandarkan kepalanya ke bahu Rani. Berusaha memejamkan matanya,dia memang merasa lelah tapi dia ingin tetap mengambil jatah malam pertama nya dengan Rani.


Dimas mengambil tangan Rani dan menggenggam nya,diletakan nya diatas pahanya. Rani berusaha menarik tangannya tapi genggaman Dimas sangat lah kuat


Waktu terus berjalan hingga akhirnya para tamu undangan sudah pada pulang,hanya tinggal beberapa saudara dari papa dan mama nya Dimas. Ada juga ibu dan adik laki-laki Rani,Dimas menarik tangan Rani mengajaknya untuk berkumpul sebentar dengan keluarga besar dari keluarga papa dan mama nya

__ADS_1


Setelah memperkenalkan Rani beserta keluarga Rani pada keluarga besar papa dan mama nya,Dimas duduk sebentar diantara om dan sepupunya. Tak lama Dimas mendekati Rani yang masih duduk bersama ibu dan mama nya.


"sayang....ayo kita ke kamar,kamu sudah lelah dan capek kan?"ajak Dimas didepan para keluarga mereka


"hhmm ..."Rani merasa malu karena masih bersama keluarga mereka ,Dimas sudah mengajaknya ke kamar.


"ha...ha....kau ini Dimas, bisa-bisanya tidak tau malu seperti itu. Apa sudah tidak sabar ingin malam pertama ya?"goda salah satu om nya Dimas


Dimas hanya tersenyum saja,dia tidak menanggapi ucapan om nya. Sementara Rani,wajahnya sudah memerah menahan malu.


bersambung.....


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.....


Kemarin aku ada liat komen yang nanyain Tiara dan satria, sekali lagi aku kasih tau ya say....cerita Tiara dan satria sudah end ya....mereka sudah hidup bahagia

__ADS_1



di episode 230 ya say....bisa dilihat kembali.... makasih 😘😘😘


__ADS_2