Pelayan Hati

Pelayan Hati
ketauan


__ADS_3

🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


Aldo merasa sangat haus,dia memilih untuk ke dapur mengambil minum dan melihat citra juga putri yang sedang memasak. Saat mendekati dapur,tercium aroma masakan yang menggugah seleranya. Apalagi perutnya mulai keroncongan lagi,tapi saat sampai disisi pintu. Aldo berhenti,dia mendengar suara putri yang mengatakan kehamilan.


Merasa penasaran,Aldo memilih untuk menguping pembicaraan mereka. Apalagi kata-kata Danu masih melekat dikepalanya,yang mengatakan kalau dirinya lebih top cer ketimbang dirinya.


"apa kamu sudah mengatakan kehamilanmu?juga....kamu masih ingin pergi dari Aldo?"tanya Putri lagi


"aku belum mengatakannya,aku akan pergi"jawab citra sambil menyusun makanan diatas meja


"kenapa kau akan pergi?kan Aldo terlihat sangat mencintaimu,kau bisa hidup bahagia dengannya cit"ucap Putri lagi sambil menatap citra


"aku memang sangat bersyukur karena Aldo sudah bersedia mencintaiku,aku malah semakin bersyukur karena ada anak dari Aldo didalam rahimku....tapi,aku tidak ingin membuat nya malu menerima istri seperti ku. Apalagi aku ini hanya seorang wanita miskin,benar kata mama Aldo....aku tidak pentas untuknya dan aku harus pergi jauh darinya"jelas citra dengan nada sedihnya


Aldo mendengar pembicaraan keduanya,jika dia keluar sekarang. Pasti citra akan menunda kepergian lagi,tapi dia pasti akan tetap pergi dari Aldo. Aldo memilih untuk menguping terus pembicaraan mereka,baginya ini adalah hal yang penting.

__ADS_1


"jadi kapan kau akan pergi?"tanya Putri


"setelah Aldo pergi bekerja nanti,aku akan pergi. Aku bisa menghabiskan waktu tiga hari ini bersama ayah dari anak ku,setelah itu aku akan pergi ketempat yang sudah kalian siapkan"ucap citra


"baiklah kalau memang itu keputusan mu,aku hanya ingin kau bahagia. Tapi pastinya Aldo akan merasa sedih"ucap Putri lagi,berusaha membujuk citra agar merubah keinginan nya


"aku tau Aldo akan bersedih,tapi mungkin hanya sebentar karena mama Aldo sudah menyiapkan seorang wanita yang cantik juga berpendidikan dan berasal dari keluarga kaya untuk menjadi pendamping nya. Pastinya Aldo akan bahagia juga"jelas citra


"tapi anakmu?"tanya Putri


"ya sudah kalau itu keputusan mu, seperti nya kau sudah mempersiapkan segalanya ya"ucap Putri menghela nafasnya lagi,citra tau putri sedang berusaha membujuknya


"terima kasih karena kamu selalu ada untukku"ucap citra memeluk putri


Aldo masih mendengarkan nya,Aldo benar-benar tidak percaya. Citra sudah merencanakan ini matang-matang,pasti mama nya biang dibalik semuanya. Bagaimana bisa mama nya ingin membuatnya menikahi wanita lain lagi.

__ADS_1


"ayo kita panggil para pria...."ucap Putri melepaskan pelukannya Karen matanya sudah mulai berkaca-kaca ingin menangis


Citra mengangguk,dia menengadahkan kepalanya ke atas berusaha menahan air matanya agar tidak turun. Sementara Putri berjalan memanggil Aldo juga Danu,melihat putri akan keluar dari dapur. Aldo pun langsung berlari kecil ke arah ruang tamu,dia seolah-olah ingin ke dapur


"apa sudah siap?aku haus dan lapar"ucap Aldo memegang perutnya,saat bertemu putri dijalan menuju ruang tamu


"sudah....citra juga sudah menunggu kita disana"ucap Putri sambil terus berjalan mendekati Danu


Danu yang masih duduk menonton televisi pun menatap ke arah putri yang berjalan mendekatinya,putri duduk dipangkuan Danu dan merangkul kan tangannya kebelakang lehernya


"sayang....makan yuk"ucap Putri masih bergelayut manja dipangkuan Danu,ntah mengapa putri ingin bermanja-manja dengan Danu


Danu mengecup bibir putri sekilas,kemudian memandang wajah putri yang sudah duduk dipangkuan nya. Bibirnya kembali mencium bibir putri,dengan tangannya mulai masuk kedalam dress putri. Menekan-nekan bagian sensitif putri ,membuat putri mendesah pelan.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘😘


__ADS_2