
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Saat ini mereka sudah berada didepan pagar rumah yang cukup mewah,Danu anak tunggal dari seorang pengusaha. Dia adalah pewaris dari keluarganya,tapi dia lebih memilih untuk menjadi anggota militer. Apalagi pangkatnya sudah termasuk tinggi didalam militer,sudah menjadi komandan juga.
Putri masih bingung,dia berpikir akan dibawa ke sebuah restoran atau cafe. Dia tidak menyangka kalau akan dibawa kerumah orang yang ingin menemuinya,dilihat dari rumahnya terlihat sangat elegan dan pastinya kaya. Putri menghela nafas nya,dia enggan keluar dari mobil Danu
"ayo turun.... nunggu apa lagi?"tanya Danu menatap putri
Saat ini putri memang termasuk orang yang lumayan kaya juga,karena ibu nya menikah dengan pengusaha. Walaupun tidak pengusaha kaya raya tapi setidaknya memiliki beberapa perusahaan,tapi tetap saja membuat putri merasa minder. Karena semua kekayaan itu hanya milik papa tirinya juga kakak nya Randy,putri menatap Danu. Mencoba untuk menolak ajakannya
"bisakah kita....pergi sekarang?"tanya Putri menatap Danu,berharap Danu setuju
"ngak....kita temui..."jawab Danu tapi terpotong karena putri sudah mengecup bibir Danu dengan bibirnya
Danu terkejut,dia tak menyangka jika putri akan menciumnya. Walaupun tiba-tiba membuat hatinya merasa senang,putri kembali menatap Danu dengan tatapan memohon. Walaupun putri tidak tau siapa yang akan ditemuinya ,tapi saat ini dia sangat merasa gugup. Entah kenapa dia juga tidak tau dengan hatinya,Danu mulai menghidupkan kembali mesinnya. Berniat akan membatalkan pertemuan putri dengan mama nya tapi tiba-tiba seorang wanita membuka pintu mobil putri
Putri terkejut,dia merasa bingung melihat seorang wanita paruh baya yang masih terlihat anggun dan cantik membukakan pintu untuknya. Danu pun tak kalah terkejut,dia menatap ke arah wanita paruh baya itu
"ma...."ucap Danu pelan tapi masih terdengar oleh putri
Putri mengernyitkan dahinya, dia tidak menyangka bakalan dibawa bertemu dengan orang tuanya Danu. Putri menjadi semakin gugup,dia menatap Danu dengan tatapan bingung
__ADS_1
"mau kemana lagi?kalian belum masuk,ayo turun"ucap wanita paruh baya itu
Danu menghela nafas nya,dia sudah tidak bisa lagi menuruti kemauan putri. Mesin mobil pun kembali dimatikannya,terlihat wanita paruh baya itu mengulurkan tangannya pada putri. Mau tak mau putri pun membalas genggaman tangan nya,dia mengikuti wanita itu masuk kedalam rumah nya.
Danu pun turun dari mobilnya dan berjalan dibelakang mereka,melihat mama nya menggandeng tangannya membuat seutas senyuman dibibirnya. Dia senang jika mama nya menyukai putri,tapi saat ini putri tidak mencintainya sama sekali.
Mereka berhenti disebuah ruangan yang cukup besar dengan sofa yang sepertinya terlihat lembut dan sangat mahal,Danu sudah duduk dihadapan pria yang memiliki wajah agak mirip seperti Danu. Jika Danu tua,mungkin akan seperti pria itu. Begitulah yang dipikirkan putri,saat ini dia merasa sangat gugup.
"ayo duduk..."ucap wanita paruh baya itu sambil berjalan mendekati pria yang mirip dengan Danu
Putri pun berjalan mendekati Danu,dia duduk disamping Danu. Tangannya sudah berkeringat,wajahnya juga sudah sedikit terlihat pucat. Tangannya mengambil tangan Danu,dia menggenggam tangan Danu dengan kuat. Seolah tau kegugupan yang dialami putri,Danu merapatkan tubuhnya mendekati putri. Menggenggam dengan satu tangan nya dan melingkarkan tangan lainnya ke pinggang putri,memberikan kekuatan pada putri.
"i....iya Tan...Tante,ha....hallo om"sapa putri gugup
"jangan gugup,maaf jika kami menyuruh Danu membawa kamu kesini. Kami hanya ingin mengenalmu,siapa nama mu sayang?"ucap mama Danu lagi
"put... Putri Tante"jawab putri masih gugup
Mama Danu tersenyum melihat kegugupan putri,sepertinya ini hal pertama yang putri rasakan. Mungkin sebelumnya putri tidak pernah mengalami nya,begitulah pikiran mama Danu. Karena memang benar,selama ini dia hanya bercinta dan dekat dengan Randy yang berstatus kakak tirinya jadi baru ini dia berhadapan dengan orang tua dari pria lain.
"kamu sudah punya kekasih?"tanya mama Danu to the point ,membuat Danu malu
__ADS_1
Putri menggelengkan kepalanya,memang saat ini dia tidak memiliki kekasih bahkan tidak ingin berurusan dengan yang namanya pria. Dia takut jika pria itu tidak menerimanya,mama Danu tersenyum senang. Dia menatap ke arah Danu dan mengedipkan sebelah matanya
"apa kamu mau menjadi kekasih Danu?"kali ini papa Danu yang bertanya
Orang tua Danu merasa khawatir karena Danu tidak pernah berhubungan bahkan dekat dengan wanita,mereka takut kalau nantinya Danu memiliki kelainan. Bisa juga alat kelamin Danu tidak berfungsi,apalagi Danu sering sekali dinas dihutan-hutan melakukan peperangan Didaerah konflik.
Putri bingung harus menjawab apa,dia menatap Danu berusaha agar Danu memberikan pengertian pada orang tuanya. Mama Danu seolah mengerti,dia kembali menanyakan putri secara pribadi
"kamu wanita pertama yang dekat dengan Danu,apakah kamu menyukai anak Tante?"ucap mama Danu lagi
Putri masih diam,dia takut salah menjawab makanya dia diam saja. Danu masih menggenggam erat tangan putri,dia juga bingung menghadapi orang tuanya saat ini. Danu tau kalau putri menyukainya juga,tapi dia tidak tau kenapa putri menolaknya bahkan mengatakan dirinya tidak pantas untuknya.
"baiklah.... seperti nya kami membuatmu takut,tapi sekali lagi mama ingin bertanya. Apa saat ini putri sedang dekat dengan seorang pria selain Danu ?"tanya mama Danu masih menatap lekat wajah putri
"tidak Tante,Danu.....hanya Danu pria yang sangat dekat dengan saya saat ini"jawab putri tegas ,dia merasa tidak enak daritadi hanya diam tanpa menjawab makanya dia menjawab langsung pertanyaan yang bisa dijawabnya.
Mama Danu merasa puas,dia akan melanjutkan rencananya untuk menjebak putri agar mau menikah dengan Danu. Karena mama Danu tau kalau Danu sudah menyukai bahkan mencintai putri,mama Danu sudah tidak perduli latar belakang putri saat ini. Walaupun saat ini putri seorang gembel sekalipun,baginya yang terpenting kebahagiaan Danu.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘
__ADS_1