Pelayan Hati

Pelayan Hati
episode 218


__ADS_3

🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


"kamu kenapa?kok cemberut begitu?"tanya Dimas melihat bibir Rani yang sudah maju kedepan


Rani diam saja,dia menjauhkan dirinya dari Dimas tapi Dimas meraih pinggang Rani. Dimas menatap mata Rani yang sudah membulat menahan kesal,Dimas tersenyum. Dia suka sekali jika Rani sudah bertingkah begini,membuatnya ingin memakan Rani lagi dan lagi


"lepasin"ucap Rani sambil menghempaskan tangan Dimas dari pinggangnya


"bibirmu...."jawab Dimas menatap bibir Rani yang masih cemberut


"kenapa dengan bibir ku?"tanya Rani kesal


"kamu sudah berani melawan ku ya....bibir mu itu menggemaskan,apa mau aku makan habis heeemm...."jawab Dimas sambil mengedipkan matanya


"iiish.... kamu semakin lama semakin mesum saja mas,tolong lepasin aku. ..aku lagi sibuk ni"ucap Rani semakin kesal karena bukannya dilepaskan oleh Dimas malah pelukannya semakin erat sehingga tubuh Rani sudah bersentuhan dengan dada bidang Dimas


"aku ngak mau...."jawab Dimas


cuuup

__ADS_1


Dimas mengecup singkat bibir Rani , Rani hanya bisa mengerutkan dahinya saja. Rani mulai memainkan jarinya di dada Dimas sambil menatap Dimas dengan tersenyum


"sayang.....awas dulu,aku beresin ini dulu ya....nanti aku kasih sesuatu hemm....kamu mau ngak?"rayu Rani sambil masih memainkan jarinya


"eekhmm ....mau dong,kamu jangan bohong ya. Kalau kamu bohong,liat aja...aku makan kamu ya"jawab Dimas sambil mengambil tangan Rani dan mengecup punggung tangannya


Mau tak mau Rani menganggukan kepalanya,dia harus membereskan dapur Dimas yang berantakan dan menyusun belanjaan didalam kulkas juga di lemari dapur. Jika membiarkan Dimas terus memeluknya yang ada semua kerjaan tidak akan siap,apalagi dia tau kalau dia tidak akan bisa lepas begitu saja dari Dimas.


Hanya menunda sebentar saja,pasti Dimas juga akan melakukannya bersama Rani cepat atau lambat.


"aku tunggu dikamar saja ya"ucap Dimas sambil melepaskan pelukannya


Rani ngak mau mengambil resiko,kalau dikamar pasti bakalan akan lama dan pastinya Dimas ngak akan melepaskan dirinya. Sedangkan Rani tadinya hanya ingin memberikan beberapa menit ciuman saja sambil duduk dipangkuan Dimas,makanya dia ingin Dimas berada diruang tamu saja


"bukannya kamu ingin memberikan sesuatu?"tanya Dimas penasaran


"masak mau eekhmm....eekhm.....diruang tamu,nanti diliatin bara dong"jelas Dimas


"siapa yang bilang mau ekhmm....ekhmm.... ha?pokoknya nanti aku kasih ,mau ngak?"tanya Rani mengerjapkan matanya menampilkan wajahnya yang polos

__ADS_1


Dimas menganggukan kepalanya,dia pun menuruti ucapan Rani yang seperti perintah. Dia menunggu Rani sambil menonton film semi dewasa,Rani sudah selesai membereskan semuanya. Tubuhnya sedikit berkeringat jadi dia ingin mandi dulu,dia ngak mau kalau Dimas mencium bau keringat dari tubuhnya


Saat Rani ingin berjalan ke kamarnya,terlihat oleh Dimas. Dimas mematikan film yang ditontonnya, kemudian dia mengikuti Rani yang ingin masuk kedalam kamarnya. Rani sudah berada didepan pintu kamarnya tapi di malah ditarik oleh Dimas dan dibawa masuk kedalam kamarnya


"mas....kamu mau ngapain narik aku kesini?"tanya Rani bingung


"menagih janjimu"jawab Dimas yang sudah memeluk tubuh Rani


"nanti....kan aku suruh nunggu di ruang tamu,kenapa malah menarikku ke kamar mu?"ucap Rani


"Kamu ingin melarikan diri kan?mau mengunci dirimu dikamar kan?"tanya Dimas karena dari tadi dia melihat Rani berjalan ke kamar nya


"ngak... aku mau mandi,tubuhku bau keringat. Nanti kamu kebauan tubuhku"jawab Rani malu


Dimas semakin memeluk tubuh Rani,aroma tubuhnya membuat Dimas semakin terangsang. Rani merasa malu,tubuhnya masih bau keringat tapi Dimas tetap saja memeluknya.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2