
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Beberapa Minggu berlalu, akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu citra datang. Selama ini dia tetap menjauhi Aldo, Aldo selalu mengikuti kemana citra. Mungkin
Saat ini citra sudah berada didalam kamar kos miliknya,dia pergi sendirian. Putri sedang ada acara makan malam dengan keluarga besarnya,Disana juga ada Randy dan bintang. Mama nya menghubungi putri agar putri bisa datang ,karena ada hal yang ingin disampaikan nya.
Dikamar kos,citra masih sibuk membereskan barang-barang nya. Dia hanya membawa yang perlu-perlu saja, Karena kemungkinan besok dia akan pergi keluar kota. Putri dan Danu yang akan mengantarkan citra ke rumah yang sudah disiapkan oleh Danu, apalagi kehamilan citra baru berusia hampir dua bulan.
tok...tok...tok....
Terdengar suara ketukan pintu,citra menyipitkan matanya. Kira-kira siapa yang datang ke kos-kosan nya?rasa takutnya mulai muncul,dia takut jika pamannya atau orang suruhan pamannya datang lagi. Citra masih tidak membuka pintunya,dia mengendap-endap ke arah pintu dengan memegang sapu. Dia ingin memukul orang yang pasti suruhan pamannya,kemudian dia akan berlari dengan kencang keluar dari kamarnya
Pintu masih diketuk dengan kuat,citra membuka pintunya dan langsung memukul orang yang berdiri didepannya tanpa melihat siapa orangnya
bug....buuug....buuug....
"aaw....aaaw ... ini aku Aldo "teriak Aldo kesakitan memegang kepalanya yang tergores ujung sapu milik citra
Citra membelalakan matanya,kenapa Aldo bisa ada disini?hati nya bertanya-tanya,dia masih bingung saat Aldo menerobos pintu dan masuk sambil menarik tangan citra. Aldo memeluk dan menciumi aroma tubuh citra yang sudah hampir beberapa hari ini dirindukannya,citra masih terdiam. Tak lama Aldo melepaskan pelukannya,dia mendekatkan bibirnya dan mencium bibir lembut citra. Perasaannya sangat senang saat ini,bisa memeluk bahkan mencium citra. Dilumat nya bibir citra dengan lembut,sambil menahan tengkuk citra agar tak melepaskan ciumannya.
"hentikan .."ucap citra sambil mendorong tubuh Aldo
"cit.....aku mencintaimu,aku rindu padamu....tolong jangan tinggalkan aku"ucap Aldo kembali menarik citra kedalam pelukannya
__ADS_1
Citra mendorong tubuh Aldo, kemudian dia duduk diambal yang ada diruangan itu. Dia melanjutkan memasukan pakaiannya kedalam tas ransel yang cukup besar,Aldo mendekatinya.
"kau pindah ke apartemen dengan ku ya?"ucap Aldo menatap citra
Citra tersenyum,rasanya masih bermimpi bisa bertemu lagi dengan Aldo. Mungkin ini yang terakhir kalinya,dia ingin memberikan sesuatu yang spesial pada Aldo sebelum dia pergi. Citra tidak menjawabnya,dia hanya tersenyum sambil tetap menatap wajah Aldo untuk terakhir kalinya
"aku akan pindah ke apartemen putri,aku ngak mau merepotkan mu. Kau harus hidup bahagia,menikahlah dengan wanita yang baik-baik dan sederajat dengan mu"ucap citra sambil tersenyum,hatinya terasa sesak saat mengatakan itu tapi dia harus tegar.
"kenapa tidak tinggal di apartemen ku? apartemen itu aku beli dengan uang ku sendiri bukan uang keluarga ku,jadi kau tidak usah takut dengan hal itu"jelas Aldo lagi
"tidak.....aku akan tinggal sementara dengan putri,kamu jangan melawan orang tuamu. Mumpung mereka masih hidup,berikan lah yang terbaik untuk mereka" jawab citra ,masih membuat Aldo mengerti
"aku mencintaimu,aku bersumpah....aku tidak akan menikah dengan siapa pun selain dengan mu"janji Aldo menatap citra dengan tulus
"aku tidak perduli dengan mereka,aku hanya ingin dengan mu....aku akan melajang selamanya,hanya kau yang pantas mendampingiku"ucap Aldo lagi
Aldo langsung menggendong citra dan membawanya ke atas tempat tidur yang hanya berukuran tiga kaki itu,dia merebahkan tubuh citra dengan lembut. Menindih dan membelai pipi citra,sesekali mengecup kening dan bibirnya. Citra hanya bisa tersenyum,dia juga merindukan pria tampan dan kekar didepannya ini. Tapi dia merasa takut untuk memilikinya,baginya Aldo adalah mimpi sesaat saja.Aldo mulai mencium bibir citra dan ********** dengan lembut,tangannya sudah meremas sebelah dadanya dan tangan yang lain mulai meraba-raba kedaerah sensitif citra. "aakh....hhmm..."desahan keluar dari bibir citra saat mulut Aldo sudah mengulum ujung dada nya dan sebelah tangannya meremas dada sebelahnya. Entah kapan Aldo sudah menyibakkan pakaian yang dipakai citra,citra hanya menikmati sentuhan yang diberikan Aldo
Aldo merasakan ada yang berbeda dari tubuh citra,tubuhnya terasa lebih padat dan dada nya juga terlihat lebih besar dari biasanya. Membuat Aldo semakin terbuai dibuatnya,"aku mau.....bolehkah??"tanya Aldo yang sudah dipenuhi dengan nafsu. Citra mengangguk,kenapa malah bertanya. Tadi tanpa bertanya Aldo sudah menyibakkan pakaiannya, sekarang saat ingin melakukan penyatuan Aldo meminta ijin membuat citra tersenyum.
"ini Daddy sayang....kamu akan bertemu dengannya saat ini...hhmm....tapi setelah itu kamu tidak akan bertemu dengannya lagi"batin citra seolah bicara pada anaknya yang berada didalam rahimnya
Aldo melihat wajah citra yang masih tersenyum saat dia melakukan penyatuannya,setelah melakukannya perlahan-lahan terlihat citra meneteskan air matanya sambil tetap tersenyum. Aldo berhenti dan mengecup bibir citra sesaat,dia menghapus air mata citra dengan ibu jarinya.
__ADS_1
"sayang ....kau tidak apa-apa?"tanya Aldo merasa khawatir
"aku tidak apa-apa"jawab citra sambil memalingkan wajahnya kesamping
Mereka pun mencapai puncak bersama-sama,hingga kedua nya tertidur sambil berpelukan. Citra bangun lebih dulu,dia memandangi wajah Aldo. Mengelus pipi Aldo dengan lembut kemudian menciuminya perlahan-lahan,citra merasa senang. Ingin rasanya dia selalu seperti ini tapi mungkin takdir berkata lain,dia mengelus perutnya dengan lembut
"sayang .....ini wajah Daddy kalian,mom akan mengambil fotonya agar kita bisa melihatnya setiap hari nantinya"ucap citra sambil mengambil ponselnya yang terlihat sudah ketinggalan jaman
Citra mengambil beberapa foto saat Aldo tertidur,dia juga ikut berfoto dengannya. Tak lama Aldo membuka matanya,dia menatap citra yang berfoto dengannya. Wajah citra sudah dekat dengan wajah Aldo,pipi mereka menempel hingga tanpa diketahui citra. Aldo langsung mencium citra dan ceeeekkkreek....foto pun terambil,citra membulatkan matanya. Dia terkejut karena Aldo sudah bangun
"kau sudah bangun dad?"tanya citra tanpa sadar
"dad?"tanya Aldo bingung tapi kemudian Aldo tersenyum dan mencium pucuk kepala citra,wajah citra memerah. Dia keceplosan,dia merasa sedikit khawatir
"kau ingin cepat-cepat hamil anakku ya?hhmmm....cup...cup...cup"ucap Aldo sambil mengelus perut citra dan menciuminya beberapa kali membuat citra kegelian.
"ini....pertama dan terakhir kali Daddy mu menciumi mu sayang,maafkan mom"batin citra lagi,tangisnya kini mulai keluar kembali padahal tadinya dia sudah berhenti menangis
"kenapa kau menangis lagi sayang???besok aku akan menjemputmu ,kita akan segera menikah"ucap Aldo menghapus air mata citra
Citra bangkit dari tidurnya,dia ingin membersihkan diri dan membawa semua pakaiannya ke apartemen putri karena besok dia akan pergi dari sana bersama putri juga Danu. Aldo mengikuti citra dari belakang menuju kamar mandi, Akhirnya mereka mandi bersama dan melakukannya lagi dan lagi
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘