
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Setelah mengantarkan dokter Fahmi keluar,mama Danu masuk kedalam kamar nya dan bersorak. Dia merasa senang ternyata putri sudah hamil,dia menghubungi asistennya untuk mengurus pernikahan Danu dan putri. Apalagi tanda-tanda Danu sama seperti papa nya dulu,sewaktu mama Danu mengandung Danu. Papa Danu lah yang mengalami ngidam dan mual setiap harinya,mama Danu jadi mengingat kejadian dimana papa Danu ngidam sampai ngak masuk kerja berhari-hari
Mama Danu keluar dan meminta pada pelayan untuk membawakan makanan untuk putri juga Danu,dia tau pasti kalau putri sudah lapar tapi Danu tak mau membiarkan putri pergi dari pelukannya. Seperti papa nya dulu,mama Danu tersenyum mengenang kehamilannya saat itu.
Di kamar,putri masih memeluk Danu. Karena dari tadi Danu seperti anak kecil yang ngerengek untuk ditemani tidur,padahal perut putri sudah merasa sangat lapar. Tak lama pintu kamar mereka pun diketuk
tok....tok....tok..
Putri bangkit dan berjalan ke arah pintu,dia membuka pintu dan hidungnya mendapati aroma masakan yang sangat enak menurutnya. Kemudian pelayan langsung masuk dan meletakan makanan diatas meja didekat sofa,pelayan keluar dan menutup pintunya kembali. Sedangkan putri membangunkan Danu yang masih tidur,dia ingin mengajak Danu sarapan walaupun sudah kesiangan.
"sayang....bangun"bisik putri ditelinga Danu,entah kenapa sekarang dia suka sekali memanggil sayang pada Danu.
cup....cup....cup....
Putri mengecup kening ,pipi juga bibir Danu dengan lembut. Danu membuka matanya perlahan,dia melihat wajah putri yang menyejukkan didepannya.
"sayang ... ayo bangun,aku lapar"ucap Putri sambil tersenyum dengan nada manjanya
Danu duduk dan bersandar ditempat tidur, kepalanya terasa sedikit pusing. Tubuhnya terasa lemas,entah kenapa pagi ini begitu lelah dirasanya. Putri mengambilkan nampan makanan dan membawanya kedepan Danu,sambil memberikan susu yang sudah ada di atas nampan pada Danu.
__ADS_1
Danu ingin meminumnya,tapi perutnya kembali mual mencium aroma susu putih itu. Danu menjauhkan susu itu dari hidungnya,dia menutup mulutnya dengan sebelah tangannya. Mama Danu tau kalau putri suka sekali dengan susu coklat sedangkan Danu suka susu putih,tapi saat ini malah Danu selera melihat susu yang tinggal setengah gelas lagi di tangan putri. Dia mengambil susu coklat putri dan memberikannya susu putih punya nya,Danu langsung meneguk susu putri dengan cepat. Perutnya terasa enak,putri memandangi Danu dengan bingung karena Danu tidak suka meminum susu coklat.
"aaak.....biar aku suapin"ucap Putri sambil menyodorkan sendok yang berisi bubur
Danu memakannya dengan lahap,padahal dia ngak suka dengan bubur karena lembek. Tapi saat ini dia malah memakannya dengan lahap,bahkan punya putri juga dimakannya. Putri ke dapur membawa nampan bekas makan mereka,dia juga meminta semangkuk bubur seperti tadi lagi. Saat putri mengambil bubur itu,mama Danu datang dan duduk disebelah nya
"kamu masih lapar ya?"tanya mama Danu, karena dia tau kalau tadi pelayan membawakan dua mangkuk bubur
"yang tadi dimakan mas Danu dua-duanya ma...."ucap Putri sambil memasukan buburnya ke dalam mulutnya
"eehhmm....put,nanti siang kita ke rumah sakit ya?temani mama "ucap mama Danu
"mama sakit??"tanya Putri menatap calon mertuanya itu
Putri hanya menggangguk,hari ini memang libur. Papa Danu,pak Doni juga sudah duduk di sebelah mama Danu. Pak Doni mendengarkan pembicaraan mama Danu dan putri,dia mengernyitkan dahinya.
"papa juga ikut"ucap pak Doni memandang mama Danu
"sepertinya aku ketinggalan sesuatu,buat apa kerumah sakit?aku harus tau.... apa putri sudah hamil?"gumam papa Danu memandang keduanya
"papa ngak jadi main golf?"tanya mama Danu
__ADS_1
"ngak....papa mau ikut kalian ke rumah sakit,siapa yang sakit dan mau diperiksa hah?"ucap papa Danu memandang putri dan istrinya secara bergantian
"nanti papa tau kok,mama mau siap-siap dulu ya....put,kamu istirahat aja lagi dikamar. Temani Danu ya"ucap mama sambil menatap putri yang sudah selesai makan
Putri mengangguk dan berjalan meninggalkan papa Danu dan mama nya yang masih duduk disana,papa Danu menatap mama Danu seolah meminta penjelasan
"Putri hamil,makanya mama mau periksa lebih jelasnya"bisik mama Danu pelan dengan wajah yang senang
"pantas saja.....papa juga mau liat cucu papa ,jadi papa harus ikut"jawab papa Danu
Dikamar,Danu masih kembali tidur. Tidak seperti biasanya,Danu selalu bangun pagi dan berolahraga tapi hari ini dia malas-malasan diatas tempat tidur sambil memainkan ponselnya. Putri yang baru masuk ,duduk didekat Danu yang masih berbaring.
"bangun...kita ke taman belakang yuk,aku pengen menghirup udara segar ni"ucap Putri manja
"aku mandi dulu ya....kamu tunggu disini"jawab Danu
Danu pun bangkit dan berjalan ke kamar mandi,dia membersihkan dirinya. Setelah selesai,Danu memakai pakaiannya didepan putri. Putri yang melihat batang Danu yang menggoda,langsung mendekati Danu. Putri mengelus-elus batang Danu,malah saat ini putri sudah berjongkok dibawah nya. Memasukan batang Danu yang memang sudah berdiri tegak ke dalam mulutnya,dia mengulum dan menjilatinya dengan penuh nafsu. "hhmmmm....ssshh....sayang,kamu mau apa sih?"tanya Danu sambil mendesah tak karuan. Menikmati batangnya yang sudah dikulum oleh putri,"aku mau ini...."bisik putri tanpa malu menunjuk batang Danu. (cukup segitu aja ya..... selanjutnya pasti tau dong....ha....ha .. )
Setelah puas dengan aktifitas nya,mereka pun mandi bersama lagi sebelum menuju ke taman belakang rumah Danu. Putri benar-benar merasa fress seperti sudah mendapatkan suntikan vitamin dari Danu,begitu juga Danu.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya... Makasih ππ₯°π€π₯°