
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
"dasar orang kaya sombong,aku ngak butuh uang mu....lepaskan aku"teriak Lia
Lia mulai memberontak dan melakukan pemukulan juga tendangan agar Raka melepaskan nya,dia belajar bela diri dari Tiara. Tapi belum terlalu pandai,hanya sebagian saja yang baru dipelajari nya. Raka mengelakkan semua gerakan yang ingin ditujukan pada nya,dengan tersenyum Raka mulai menciumi wajah Lia setiap dia mengelak
"kau...."ucap Lia marah
Lia sangat marah,dia tidak menyangka kalau Raka mengambil kesempatan dalam kesempitan. Raka tertawa senang,ntah mengapa melihat Lia cemberut membuatnya semakin suka.
"ayo duduk lah....ada yang ingin aku bicarakan"ucap Raka
Karena sudah sangat kelelahan, akhirnya Lia menuruti ucapan Raka. Dia duduk berhadapan dengan Raka sambil mengatur nafasnya,Raka mengambilkan segelas minuman dan diberikannya pada Lia .
"minum lah"ucap Raka
Lia meminum air yang diberikan Raka,dia meneguknya setengah. Setelah itu meletakan nya kembali diatas meja,Raka mengambil minuman yang diberikan pada Lia yang masih tertinggal setengah gelas kemudian dia meminumnya dengan sekali teguk
Lia membulatkan matanya,menatap Raka yang meminum bekas minumnya. Raka yang ditatap hanya diam saja,kemudian dia mulai memberikan amplop coklat pada Lia
__ADS_1
"apa ini?"tanya Lia heran menatap amplop itu
"buka lah,kau akan tau. Itu untukmu"jawab Raka
Lia membuka amplop yang diberikan Raka,isinya uang yang menurut Lia sangat banyak . Lia mengernyitkan dahi nya,dia menatap tajam ke arah Raka
"aku ngak mau"ucap Lia
"itu bayaran untuk tadi,aku akan menambahkan nya setelah kau menemani ku untuk bertemu dengan mama ku"jelas Raka
"apa?"Lia sangat terkejut,dia tidak menyangka bakal bertemu dengan mama nya Raka
"benarkah?kau tidak ingin menerima uang itu?bukan kah kau lagi butuh uang saat ini?"tanya Raka tersenyum sinis
"darimana dia tau kalau aku lagi butuh uang?"gumam Lia dalam hati
Lia memang sangat butuh uang,memang bukan buat keperluan nya tapi buat panti. Sebagian tanah panti asuhan yang ditempati nya dulu ternyata tanah orang,sementara tanah itu sudah dibangun oleh Bu panti. Orang tua dari pemilik tanah dulu,memberikannya saja secara cuma-cuma untuk ditempati tapi saat orang tuanya meninggal. Anaknya datang dan menuntut tanah tersebut,jika tidak ingin bermasalah maka harus pindah atau membayar uang bangunan dengan cara membeli tanah itu.
karena tidak ada perjanjian hitam diatas putih,maka pihak panti akan kalah. Jadi Bu panti meminta bantuan Lia,Lia adalah orang yang paling besar dipanti itu, anak-anak lainnya masih sangat kecil .
__ADS_1
flashback on
"aku jadi tertarik dengannya,sikapnya sebelas dua belas dengan Tiara. Aku suka...."gumam Raka dalam hati
Raka mengambil ponselnya,dia menghubungi orang kepercayaan yang selalu memberikan informasi mengenai apa dan siapa pun yang ingin diketahui nya. Raka selalu berjaga-jaga dalam setiap bisnisnya,makanya sebelum melakukan kerjasama dengan perusahaan lain. Dia harus mengetahui dulu bagaimana pemilik perusahaan itu.
tuuut....
tuuut....
tuuut...
"aku ingin kau cari tau identitas seorang wanita,aku ingin semuanya . Nanti aku kirimkan fotonya "ucap Raka saat sambungan ponselnya terhubung,
Tak lama kemudian,Raka mendapatkan semua informasi mengenai Lia dengan sebelumnya dia mengirimkan foto Lia. Dari situlah Raka tau kalau Lia sangat butuh banyak uang untuk pantinya
bersambung
hari ini aku udah up lima episode ya.....jangan lupa berikan juga vote nya yang banyak,biar aku makin semangat nulisnya....makasih 😘😘😘
__ADS_1