
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Rani mulai bangkit dan melakukan hal yang dilakukan tadi,dia mulai memasukan pusaka Dimas didalam mulutnya. Membenamkannya hingga hampiri semuanya masuk,kemudian menjjjillatti dan mengguullum nya. Rani masih bermain-main di sana,desahan kembali lolos dari bibir Dimas.
Dimas juga merrremasss-reemaas buah dada Rani yang kenyal,sambil sesekali mengguullum puuutiing sssuusuu Rani. Rasanya Rani sudah tak sabar untuk memasukan pusaka Dimas,dia bangkit dan berjongkok diatas perut Dimas. Memasukan pusaka Dimas hingga tenggelam didalam llluubaang vvvaggina Rani
Rani menggoyangkan pinggulnya,sesekali dia memaju mundurkan gerakan nya. Awalnya hanya pelan tapi lama kelamaan semakin cepat hingga desahan demi desahan menggema didalam kamar Dimas
"hhmm....sayang,kau....ti...dak....bo...Leh...be..Ker ...ja ..aah...besok"ucap Dimas putus-putus karena menikmati goyangan Rani
"hhmm....ssshhh....ke...na...pa?"tanya Rani
"aku bilang ngak boleh ya ngak boleh"ucap Dimas
"kamu cemburu?"tanya Rani sambil terus melanjutkan goyangannya
Dimas diam saja,dia masih menikmati goyangan Rani. Dimas membalikan tubuh Rani hingga Rani berada dibawahnya,dia mulai memimpin permainan panas mereka hingga mencapai puncak bersama
Rani sudah berbaring disamping Dimas lagi,tubuhnya benar-benar lelah karena percintaannya pertama tadi tapi karena singa nya mulai mengamuk jadi dia pun menaklukan singa nya itu lagi hingga sekarang tubuhnya sudah sangat-sangat lelah
Rani sudah ingin memejamkan matanya lagi,tapi dia masih mengingat ucapan Diana yang tidak memperbolehkan dirinya bekerja
"jawab aku....kenapa aku tidak boleh bekerja?"tanya Rani lagi
"tidak ada alasan,aku ngak mau kamu dekat dengan seorang pria"jawab Dimas
__ADS_1
"apa kau cemburu?"tanya Rani lagi
"ngak kok....aku ngak cemburu,hanya saja aku ngak suka ada pria yang dekat dengan mu"ucap Dimas
"kalau kamu ngak cemburu mas....aku akan tetap bekerja"jawab Rani lagi
"sayang ....aku....aku memang cemburu,jadi...jadi jangan bekerja"ucap Dimaa malu.
Dimas sudah menyembunyikan wajahnya,Rani mengelus rahang tegas milik Dimas kemudian dia mengecup pipi dan bibirnya yang seksi. Akhirnya setelah beberapa menit,mereka pun tertidur dengan saling berpelukan
ditempat lain....
didalam sebuah hotel bintang lima sudah bersahut-sahutan suara desahan dari bibir Tiara dan satria,mereka menghabiskan seharian didalam kamar hotel.
"maaaassss......aakh...."teriak Tiara sambil meremas rambut satria
Satria jatuh disamping Tiara,dia menarik selimut dan menutupi tubuh polos mereka. Satria memeluk tubuh Tiara dibawah selimutnya,dia benar-benar merasa sangat lelah karena ini sudah permainan mereka yang ke sekian kali selama seminggu mereka berada dikota ini
"sayang....terima kasih ,karena sudah mau memaafkan ku dan menerima diriku lagi. Aku mencintaimu juga anak kita bara"ucap satria
"hhmm...."Tiara hanya menjawab dengan deheman saja,karena memang tubuh nya benar-benar sangat lelah
Satria memeluk dan menciumi pipi Tiara,Tiara masih diam saja. Satria tersenyum karena akhirnya dia bisa bersama dengan wanita yang mau menerima dirinya apa adanya,tidak seperti Renata. Sebuah keberuntungan untuknya
Setelah beberapa jam,Tiara merasakan perutnya yang sudah lapar. Dia membuka matanya perlahan,melihat satria yang masih setia terpejam dengan memeluk tubuh Tiara.
__ADS_1
"sayang...."bisik Tiara didepan wajah satria
Tangan Tiara sudah mengelus wajah tampan satria,mulai dari mata,hidung hingga bibirnya. Tiara mengusap bibir satria yang terlihat seksi dengan jari-jari nya
"aku mencintaimu sayang....cuuup"bisik Tiara sambil mencium bibir satria sekilas
"aku juga mencintaimu sayang"jawab satria tanpa membuka matanya
Tiara terkejut,wajahnya sudah Semerah tomat. Dia tidak menyangka jika satria sudah terbangun atau pura-pura tidur,dia menutup wajah nya dengan selimut. Tiara benar-benar merasa malu,satria membuka matanya perlahan. Dia melihat Tiara yang menyembunyikan wajahnya dibalik selimut,dia tersenyum
"sayang....kau kenapa?"tanya satria sambil menarik selimut Tiara
"ha. ....ha.....kau malu ya sayang,aku suka kau mengakui perasaanmu....terima kasih sayang"tawa satria sambil mengelus pucuk rambut Tiara
"apa kau ingin disini saja?tidak ingin jalan-jalan sayang?"tanya satria saat tangannya sudah mulai menyentuh gundukan kenyal milik Tiara
Seketika Tiara tersentak,dia langsung bangkit dan berlari menuju kamar mandi dengan keadaan telanjang. Satria semakin tertawa kencang,dia tau saat ini wajah Tiara pasti sudah memerah seperti tadi lagi
Setelah berendam di bathtub,Tiara keluar Dan melihat satria sedang berkutik dengan ponsel pintarnya. Dia memeriksa beberapa file-file mengenai perusahaan nya sambil menunggu Tiara keluar dari kamarnya
"kamu sudah selesai sayang??..."tanya satria sambil memeluk tubuh Tiara dari belakang
"sudah....cepat lah mandi,agar kita bisa berjalan-jalan dikota ini. Aku juga sudah lapar sekali"ucap Tiara cepat
"baiklah....tunggu sebentar ya"jawab satria dan berlalu kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... Makasih 😘😘😘😘