Pelayan Hati

Pelayan Hati
pernikahan


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Selama beberapa hari sambil menunggu hari pernikahan, sengaja mama Danu menyuruh Danu dan putri untuk tinggal bersama. Terserah dimana pun boleh saja, yang penting putri tidak tinggal sendirian. Mama Danu juga sudah menyiapkan hantaran buat putri untuk dipakai pas hari pernikahan,dari mulai pakaian,perhiasan bahkan perlengkapan mandi juga semuanya sudah diatur oleh mama Danu.


Terkadang putri dan Danu menginap di apartemen,tapi lebih sering menginap dirumah mama Danu karena kalau tengah malam putri suka minta yang tidak-tidak. Kalau dirumah mama Danu,masih ada pelayan yang disuruh atau mama Danu yang akan buatkan tapi kalau di apartemen yang ada Danu semakin panik.


Acara pernikahan pun akan digelar esok hari ,semua nya sudah disiapkan oleh mama Danu. Dia ingin aula hotel yang mewah juga makanan cateringan yang berkelas,tidak masalah harus menghabiskan uang banyak karena anak nya hanya Danu seorang.






Saat ini Danu dan putri sudah berada didalam kamar hotel,mereka sedang dirias oleh penata make up artis. Putri terlihat cantik,begitu juga dengan Danu. Danu terlihat sangat tampan,kedua mempelai sudah melakukan janji suci pernikahan beberapa menit yang lalu. Banyak sekali tamu undangan yang hadir termasuk citra dan Aldo,mereka datang jauh-jauh dari luar kota untuk menghadiri pesta pernikahan putri dan Danu.


Perut citra sudah semakin membesar karena sudah memasuki bulan ke tujuh, sebenarnya Aldo tidak mengijinkan citra untuk ikut menghadiri pesta pernikahan putri tapi karena citra memaksa makanya mau tak mau dia mengajak citra dengan membawa dokter kandungan juga agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.


"selamat ya sayang.... akhirnya kamu dan pak Danu nikah juga"ucap citra saat masuk kedalam kamar hotel dimana putri sedang dirias.


"makasih ya....ini mungkin karena aku hamil , makanya cepat-cepat dinikahi"bisik putri membuat kedua mata citra membulat sempurna


"Kamu....??"tanya citra menutup mulutnya


"nanti kita jodohin anak kita kalau beda jenis ya say...."ucap citra heboh.

__ADS_1


Aldo dan Danu yang dari tadi duduk disofa hanya memperhatikan kedua wanita dihadapan nya itu,mereka berbincang-bincang mengenai masalah mama Aldo


"bagaimana kabar mu?apa mama mu sudah merestui kalian?"tanya Danu menatap Aldo


"belum.....bahkan mama berusaha untuk membuat kami berpisah lagi"jawab Aldo sedih


"kamu yang sabar ya ..."ucap Danu menenangkan sahabat nya itu


Tak lama kedua mempelai pun keluar,mereka harus melakukan upacara pernikahan dengan jabatan nya Danu sebagai salah satu aparat negara



(kira-kira gini ya say....)


Saat acara pernikahan berlangsung,citra ikut berjalan keluar menuju hidangan yang sudah disediakan. Citra dan Aldo berpas-pasan dengan mama nya Aldo,mama nya Aldo menatap tajam pada citra kemudian memeluk Aldo


"sayang ....kamu apa kabar?kenapa ngak menghubungi mama Al ?"tanya mama Aldo


"kamu sudah dewasa,ayah yang baik buat anak mu dan keluarga mu "ucap papa Aldo menepuk pundak Aldo


Papa Aldo juga mengelus bahu citra dengan lembut dan tersenyum,sambil berbisik "kamu yang sabar ya sayang....papa restuin kalian"


Citra tersentuh mendengar ucapan papa Aldo,mama Aldo memandang ke arah perut citra yang terlihat semakin besar. Kemudian dia berjalan kedepan , meninggalkan mereka.


Setelah mengambil makanan,citra dan Aldo hendak duduk dimeja lain tapi papa Aldo menarik tangan citra dan membawa citra untuk duduk satu meja dengan mama Aldo juga beberapa teman-teman nya.


"duduk lah cit...."ucap papa Aldo lembut,kemudian menarik kursi sebelah nya untuk Aldo

__ADS_1


"kamu juga duduk disini,temani istri mu"ucap papa Aldo menatap Aldo


Semua mata menatap Aldo dan citra,citra merasa malu dan tidak nyaman. Rasanya dia ingin pergi saat semua yang ada dimeja itu menatap ke arahnya


"sayang...kamu makan yang ini"ucap Aldo menenangkan citra,dia memberikan steak yang sudah dipotong-potong kecil


Citra berusaha tersenyum,kemudian memakan steak yang diberikan oleh Aldo. Dia mencoba bersikap biasa saja ,papa Aldo juga memberikan buah yang sudah dipotong-potong kecil


"Al....ini istri mu?"tanya salah satu teman mama Aldo


"iya Tante... "jawab Aldo Sambil tersenyum


"kapan nikahnya?kok ngak ngundang-ngundang kita sih?"tanya yang lainnya


"kami menikah nya sederhana saja Tante,takutnya kalau ngundang Tante semuanya....Tante ngak mau datang "jawab Aldo


"ya ampun Al....kalau Tante sih Dateng aja,dari pada pesta meriah-meriah tapi ujung-ujungnya lama punya anak ....buat apa?"jawab Tante yang lainnya


"iya....kayak menantu ku,dari keluarga kaya raya. Makanan pasti terjaga dong ya,tapi udah hampir dua tahun dia belum memiliki anak. Ini baru mulai program kehamilan,semoga aja bisa cepat hamil."jawab yang lainnya


"iya....bener,biar dari keluarga miskin pun aku sebenarnya ngak masalah ya... yang penting kami punya keturunan,apalagi anakku kan anak tunggal. Anakku udah tiga tahun menikah baru punya anak"ucap yang lainnya


"Aldo bersyukur sih Tante,karena citra langsung hamil. "jawab Aldo tersenyum senang


Mama Aldo diam saja,dia merasa ditampar dengan ucapan teman-teman nya. Harus nya dia menerima citra,benar kata teman-temannya. Belum tentu wanita kaya raya bisa memberikan keturunan ,apalagi banyak menantu teman-temannya yang kaya suka semena-mena dengan suami nya karena merasa dia anak orang kaya. Mama Aldo memandang Aldo juga citra yang sepertinya sangat menyayangi Aldo....


Sebelum acara selesai,citra dan Aldo pamit pada putri dan Danu . Mereka juga pamit pada mama dan papa nya Aldo,citra hanya diam saja. Dia takut jika mama nya Aldo masih tidak menerima nya.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘😘😘


__ADS_2