Pelayan Hati

Pelayan Hati
malam pertama.....Lia & Raka


__ADS_3

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Lia masih termenung saat Raka sudah keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk dililitkan dipinggang nya,nampak jelas tubuh Raka yang kotak-kotak dan sixpack. Lia menatap Raka hingga dia susah untuk menelan salivanya


"kenapa? mau pegang?"tanya Raka yang membuat Lia gelagapan karena ketauan memandangi tubuh Raka


"iiiisshh.....siapa yang mau pegang?ngak nafsu aku dengan mu"jawab Lia ketus


Raka hanya tertawa kecil mendengar ucapan Lia,Lia bangkit dari duduknya. Dia juga ingin mengganti pakaian nya,rasanya sangat gerah. Dia juga ingin membersihkan tubuhnya yang terasa sangat lengket akibat tidak mandi dan melayani tamu undangan


Saat dikamar mandi,dia bingung untuk menurunkan resleting bajunya yang berada dipunggung belakangnya. Hingga akhirnya dia kelelahan dan duduk diatas closet ,terdengar ketukan dari luar pintu


tok ...tok....tok....


"siapa?"tanya Lia


"kau sedang apa?kenapa lama sekali?"tanya Raka dari luar karena Lia sudah hampir satu jam berada didalam kamar mandi


"hhmm ....itu....anu...."ucap Lia gugup,dia bingung bagaimana mengatakannya pada Raka. Masa iya dia minta tolong pada Raka


"dengar....aku tidak ingin kau sakit,keluar lah....aku tidak akan meminta hak ku"teriak Raka karena Raka berpikir kalau Lia menghindari nya


"bukan begitu....hanya saja ....ini...."jawab Lia bingung


"buka lah dulu pintu nya"ucap Raka lagi


Lia membuka pintu nya dengan perlahan,Raka masih melihat Lia yang memakai baju yang sama. Tidak terlihat sedikit pun basah diwajahnya,Raka mengernyitkan dahinya. Dia merasa heran dengan Lia


"kenapa masih pakai baju begitu?"tanya Raka heran

__ADS_1


"ini ....ngak bisa dibuka"jawab Lia malu


"ya ampun..kenapa ngak bilang sih?...sini biar aku bantu"ucap Raka sambil membalikan tubuh Lia dan menurunkan resleting baju Lia.


Terlihat kulit Lia yang putih mulus,membuat Raka menegang. Tangannya tersentuh kulit Lia,Raka mengelus kembali kulit Lia. Aroma tubuh Lia yang belum mandi bisa menghipnotis hidung Raka,rasanya ingin memeluk tubuh Lia dengan erat tapi Raka menahannya.


"sudah?"tanya Lia pelan,dia merasa malu dengan tubuhnya yang terlihat jelas


"su... sudah"jawab Raka


"terima kasih"ucap Lia sambil memegang bagian dada nya dengan erat karena dia takut baju nya akan terjatuh dan tubuhnya terskspos.


Lia masuk kedalam kamar mandi,dia mulai membersihkan dirinya karena rasa nya sangat lah lelah jadi dia ingin cepat-cepat merebahkan tubuhnya. Mengingat dimana dia akan tidur,menjadikan Lia semakin panik.


"Aku tidur dimana?"gumam Lia dalam hati sambil terus menggosok tubuhnya dengan busa-busa sabun.


Setelah selesai Lia ingin keluar,tapi dia hanya menggunakan handuk yang melilit didada nya dengan bawahnya hanya sebatas diatas lututnya. Tidak ada jubah mandi dan dia pun lupa untuk membawa pakaiannya , tapi....pakaiannya kan tidak ada dirumah Raka.


Mama Raka memang berniat untuk membuat Lia tidak mengenakan apa pun,agar Lia dan Raka bisa membuatkan cucu untuknya langsung. Karena tidak ada baju nya satu pun,akhirnya Lia memilih memakai kemeja putih Raka. Tapi tanpa memakai **********,karena pakaian dalam nya sudah seharian dipakainya. Jadi mana mungkin dipakai kembali


Saat membuka lilitan handuknya,Lia tidak melihat sekelilingnya lagi. Dia memakai kemeja Raka cepat, walaupun begitu. Tubuhnya sudah dilihat oleh Raka yang tadinya hanya berada di balkon luar kamarnya karena dia sedang menerima telpon dari ponselnya ,saat akan masuk berpas-pasan dengan Lia yang melepaskan handuknya dari tubuhnya. Terlihat tanda lahir dibagian bokong belakangnya,membuat Raka maju untuk menyentuhnya


"aaah...."teriak Lia terkejut karena ada tangan yang menyentuh bokongnya


"kamu???....apa yang kamu lakukan?"bentak Lia sambil berbalik,kemeja Raka belum sempat dikancingnya


Lia merapatkan kemeja Raka dengan kedua tangannya, Raka sudah bernafsu ingin menyentuh Lia. Dia maju dan mulai mengendong Lia,meletakan Lia diatas tempat tidur nya. Lia yang terkejut dan belum siap kalau digendong dengan refleks melepaskan tangannya dari dadanya,hingga terlihat jelas gundukan besar yang kenyal didepan mata Raka


"aaaakh.....turunkan aku"ucap Lia sambil memukul-mukul dada Raka tanpa memperdulikan gundukan miliknya

__ADS_1


Terong Raka sudah mengeras hanya dengan melihat gundukan kenyal milik Lia,sudah beberapa kali Raka melihat nya tapi belum sempat mencicipi nya. Raka menurunkan tubuh Lia diatas Tempat tidur,dia langsung menindihnya. Lia mendorong tubuh Raka,tapi kekuatan nya tak sebanding dengan Raka.


"kamu mau apa?"tanya Lia yang sudah ketakutan


"aku mau kamu"jawab Raka dengan suara yang sudah serak sambil memandangi gundukan yang terpampang didepan nya karena kemeja yang dipakai Lia tersibak dikedua sisinya.


Hutan kecil dengan tembem dibawahnya pun juga terlihat jelas,Raka menelan Saliva nya. Saat ini dia benar-benar tak sanggup untuk menahannya,dia menekan pintu masuk hutan milik Lia dengan terongnya yang sudah mengeras. Walaupun Raka masih memakai celana boxer nya tapi tetap terasa oleh Lia,Lia sudah membuka kedua pahanya karena kakinya diapit oleh kaki Raka.


Kedua tangan Lia dipegang erat diatas kepala nya,dengan salah satu tangan Raka. Bibir Lia kini sudah dipagut oleh bibir Raka,Raka menggigit bibir Lia agar Lia membuka mulutnya dan membiarkan Raka bermain didalam mulutnya


Lia mendesah tapi tak bisa keluar karena mulutnya dibungkam oleh bibir Raka,desahan yang terdengar membuat Raka semakin ingin segera melakukan penyatuan. Gesekan-gesekan yang ditimbulkan oleh terong Raka membuat sensasi aneh oleh Lia,dia mengeliat-mengeliat menahan sesuatu yang aneh yang baru ini dia rasakan.


Raka melepaskan ciumannya juga tangannya,dia membuka kaos yang dipakainya hingga memperlihatkan dada dan perut nya yang seksi. Lia membulatkan matanya,menatap tubuh Raka yang sudah polos diatasnya.


Raka mulai menelusuri setiap jengkal tubuh Lia,dari mulai mencium bibir Lia dan memperdalamnya.... menjjjillatti bagian inti milik Lia juga menghiiissaap dan merrremasss-reemaas gundukan kembar nya.


Raka merasa ketagihan dan menginginkan lebih,begitu juga yang dirasakan oleh Lia. Dia begitu terlena merasa kan sentuhan-sentuhan yang diberikan oleh Raka,pintu hutannya sudah berdenyut dan basah. Tangan Raka masih bersarang diantara rimbunan pepohonan dihutan milik Lia,dia memporak-porandakan llluubaang yang terdapat ditengah hutan itu. Sesekali memainkannya dengan lidahnya, desahan demi desahan keluar dari bibir mereka berdua menggema didalam ruangan Raka.


Setelah puas menelusuri seluruh bagian inti milik Lia,Raka langsung melepaskan celana boxer yang dipakainya. Dia ingin melakukan penyatuan dengan Lia,Lia yang sudah terbuai tak menyadari jika Raka sudah membuka celananya hingga menampakan terongnya yang sudah berdiri tegak yang akan mengarah kedepan pintu hutan milik Lia.


Lia merasakan perih dibagian bawahnya,dia mengerang kesakitan saat sesuatu dibawahnya terasa robek karena dipaksa.


"sakit...."teriak Lia sambil meremas punggung Raka dengan kukunya. Darah mengalir dari bagian inti Lia dan juga punggung Raka akibat kuku-kuku Lia,Raka juga merasakan sakit tapi ditahannya.


"tahan sebentar ya sayang.... sebentar lagi tidak akan terasa sakit kok"jawab Raka sambil tersenyum,dia merasa senang karena ini pertama kalinya Lia melakukan nya dan dia adalah orang pertama yang menjamah tubuh Lia.


Raka terus memompa dan memimpin permainan,Lia dibuat terbuai dengan gerakan-gerakan yang dilakukan Raka. Desahan demi desahan menghiasi kamar mereka,hingga akhirnya mereka mencapai kenikmatan bersama. Raka merebahkan tubuhnya disamping Lia dan memeluknya hingga mereka tertidur pulas


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘


__ADS_2