Pelayan Hati

Pelayan Hati
episode 229


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Saat melihat pintu sudah terbuka,bara langsung berlari kedalam kamar Dimas. Dia menatap sekeliling nya mencari sesuatu atau seseorang, kemudian dia kembali menatap Dimas yang masih berdiri didepan pintu.


"om....mana Tante lani?"tanya bara menatap Dimas


"Tante Rani masih mandi,bentar lagi juga keluar"jawab Dimas sambil tersenyum dan menggandeng tangan bara untuk keluar dari kamarnya


Saat ruang tamu nya,Dimas duduk disofa sambil memangku bara. Dia mengambil ponselnya yang dari tadi diletakkan di meja,Dimas lupa dengan ponselnya.


Ada beberapa pesan dari tiara juga dari satria,ada juga dari para kliennya. Dimas membuka pesan-pesan itu,Dimas tersenyum melihat pesan dari satria yang mengajaknya untuk makan malam bersama besok malam. Merayakan kehamilan Tiara yang kedua,dia ikut merasa bahagia.


Bara masih menonton televisi sambil duduk bersandar diatas pangkuan Dimas,Rani sudah keluar dari kamar dan berjalan mendekati mereka.


"bara mau makan apa?biar tante buatin"ucap Rani


"bala mau naci doleng tante"jawab bara


Dimas melirik ke arah Rani,Rani berjalan ke arah dapur untuk membuatkan makanan. Hari memang masih sore,tapi perut Rani sudah lapar lagi. Mungkin karena beraktivitas yang panas tadi,setelah selesai membuat nasi goreng plus telor mata sapi. Rani mempersiapkan semuanya di atas meja makan dan memanggil bara juga Dimas untuk makan bersama

__ADS_1


Mereka makan dengan tenang,setelah makan Dimas mengajak bara untuk duduk diruang tamu lagi sambil menonton film kartun kesukaannya. Sedangkan Rani membersihkan piring-piring bekas makan mereka, setelah selesai membersihkan dapur. Rani berjalan mendekati Dimas dan bara,dia ikut duduk disebelah Dimas.


"bara.... sebentar lagi bara akan punya adik baru"ucap Dimas saat Rani sudah duduk didekatnya


Rani terkejut mendengar nya,bara terlihat sangat senang


"benel om?"tanya bara dengan wajah senangnya


"iya....tadi papa satria ngasih tau om"jawab Dimas


"hole....cekalang bala Puna Adek"ucap bara sambil loncat-loncat didepan Dimas dan Rani


"iya....kita diundang besok malam skalian nganterin bara pulang "jelas Dimas


Rani ikut senang mendengarnya,Dimas mendekati Rani dan berbisik


"kita harus lebih sering melakukan nya juga,agar kamu bisa hamil anakku"bisik Dimas


Wajah Rani sudah memerah,dia merasa malu mendengar bisikan Dimas yang asal saja. Dimas mengecup bibir Rani,saat bara masih loncat-loncat ke senangan

__ADS_1


"belalti dilumah bala udah ada Adek ya om?"tanya bara senang


"bala mau pulang cekalang,yok om....antelin bala pulang"ucap bara lagi


"Adek bara masih diperut mama Tiara,lagian mama Tiara masih belum pulang. Besok baru om anterin bara pulang ya,malam ini bara nginep sama om dulu"jelas Dimas sambil memangku bara kembali


Wajah Rani masih memerah,dia benar-benar tidak berpikir ke arah sana. Tapi selama ini mereka sering melakukannya,dia jadi takut jika dia hamil karena mereka tidak memakai pengaman.


"mas....kalau aku hamil bagaimana?kita....kita sudah sering melakukannya"ucap Rani yang baru sadar dari lamunannya


"memang kenapa kalau kamu hamil?kita akan menikah tiga hari lagi"jawab Dimas sambil mengelus kepala bara


"ti...tiga hari lagi?"tanya Rani bingung


Rani masih belum percaya ucapan Dimas,mna mungkin dalam waktu tiga hari mereka akan menikah. Ibu dan adiknya saja masih di kampung,belum urusan pestanya.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘πŸ₯°

__ADS_1


__ADS_2