
#68
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Tiara terdiam,merasakan tubuhnya yang sudah gemetar.
"ya ampun....aku kan cuma mau buat wanita itu pergi,bukan malah seperti ini"batin tiara
Satria berjalan kedalam apartemennya,tiara mengikuti nya dari belakang. Sampai dikamar,satria masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Tiara masih menunggu,dia duduk dipinggir tempat tidur. Satria keluar dengan mengenakan handuk dibagian pinggangnya,dia berjalan mendekati tiara.
"aku ingin kau memimpin permainan malam ini"ucap satria sambil menatap mata tiara tajam
"aaa...aku....lupa bagaimana caranya"jawab tiara gugup
"ha...ha...ha....tadi kau bisa membuat wanita itu pergi,kenapa sekarang kau malah pura-pura lupa"ucap satria sambil tertawa sinis
Tiara berlari ke kamar mandi,dia membersihkan tubuhnya dan berlama-lama didalam kamar mandi. Dia berharap satria segera tertidur,jadi dia tidak perlu melakukannya malam ini.
__ADS_1
Tiara sudah selesai mandi,dia mengintip dibalik pintu kamar mandi. Dengan menggunakan jubah mandi dia berjalan keluar, tampak satria masih setia menunggunya di sofa kamar.
Satria menatap tiara dengan penuh nafsu,tiara sudah tidak bisa lari lagi. Malam ini dia harus melayani satria
Tiara mendekati satria,berdiri dihadapan satria. Satria langsung menarik tangan tiara hingga tiara terduduk dipangkuannya. Satria memulai aksinya dengan ciuman dan mer*mas kedua bukit kembar milik tiara,meraba-raba setiap inci tubuh tiara hingga berakhir didaerah sensitif nya.
Satria mulai menggendong tiara tanpa melepaskan ciuman panasnya,dia merebahkan tubuh tiara diatas tempat tidur. Mulai meremas dan mel*mat bukit kembar tiara secara bergantian,kemudian menjilati seluruh bagian tubuh tiara hingga mulai menj*l*ti bagian sensitifnya dan memasukan salah satu jari tangannya ke dalam daerah sensitifnya. Ada terasa getaran yang berbeda buat tiara,saat jari tangan satria bermain didaerah sensitifnya
"sssh....aaakhh...."ucap tiara mulai meracau
Mereka melakukan adegan panas itu beberapa kali semalaman ini,hingga tiara tidak bisa lagi menyanggah tubuhnya karena kakinya merasa lemas dan tubuhnya seperti remuk
keesokan harinya
ditempat lain...
Rani sudah terbangun,dia membersihkan diri didalam kamar mandi yang berada dikamar itu. Setelah selesai,dia bingung ingin memakai baju apa. Karena memang dia tidak memiliki baju ganti,rani mencoba membuka lemari yang ada didalam kamar itu. Dia melihat banyaknya kemeja putih,jadi dia lebih memilih memakai salah satu kemeja yang ada didalam lemari
__ADS_1
Rani juga masih bingung,karena dia tidak ada baju dalamannya. Dia memilih tidak memakai dalamannya,tapi dicermin terlihat jelas p*t*ng susunya yang berbentuk.
"aku harus bagaimana ini?"tanya rani dalam hati
kriiiiuuuuk.....
kriiiiiuuuuuk.....
Perut rani sudah berbunyi,dia begitu lapar. Jadi dia memutuskan untuk kedapur
"sebaiknya aku keluar dulu,siapa tau ada para pelayan lain yang memiliki pakaian yang bisa aku pinjam dulu...sekalian aku juga mau cari makanan,kalau ngak buat makanan juga ngak apa-apa"gumam rani dalam hati
Rani membuka pintu kamarnya,melihat ke kanan dan ke kiri. Merasa tidak ada orang,dia pun berjalan ke arah dapurnya. Sebelumnya dia sudah mengetahui dimana dapurnya berada,karena ketika hendak menuju ke kamarnya semalam...rani melihat dapur yang berada tak jauh dari kamarnya
bersambung
jangan lupa vote,like,dan komentar nya ya....makasihπππππ
__ADS_1