Pelayan Hati

Pelayan Hati
keputusan Aldo


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Aldo sudah berada didalam kantornya,dia juga sudah mengajukan surat perpindahan tugas nya ke kota dimana citra berada. Melihat dari catatan Aldo yang tidak pernah pindah tugas maka pihak kantornya pun mengabulkan keinginan nya,tapi akan diproses dulu selama seminggu.


Saat Aldo sudah menyelesaikan urusan perpindahannya,mama Aldo juga baru sampai didepan kantor. Berpas-pasan dengan Aldo,mama Aldo langsung mengutarakan maksudnya. Aldo yang melihat mama nya disana merasa bingung karena bagaimana pun dia tidak mau kalau perpindahan nya dibatalkan karena permintaan mamanya tapi ternyata dugaannya salah


"Al....mama mau bicara,kita bicara dicafe depan itu saja"ucap mama Aldo menunjuk cafe yang berada disebrang kantornya


Aldo mengikuti mama nya yang sudah jalan lebih dulu,saat ini Aldo sudah duduk berhadapan dengan mama nya. Mama nya juga memesan coffe susu disana,Aldo tidak mau berlama-lama jadi dia tidak memesan apa pun


"sekarang katakan apa yang mau mama katakan?"tanya Aldo langsung


"sebentar,pengacara kita lagi dijalan menuju kesini"jawab mama


Aldo mengernyitkan dahinya,kenapa bawa-bawa pengacara. Aldo masih bingung dengan sikap mama nya yang terlihat biasa saja,tak lama datang lah Lily bersama pengacara keluarga Aldo. Aldo menatap pengacara itu dan Lily secara bergantian

__ADS_1


"ini semuanya nyonya"ucap pengacara itu meletakan berkas-berkas di atas meja


"baiklah.... sekarang kamu baca ini"ucap mama Aldo menyerahkan berkas tadi pada Aldo


Aldo tidak menjawab,dia hanya membaca berkas-berkas diatas meja. Dia melihat poin-poin penting dari berkas itu,kemudian dia tersenyum dan mengambil pena yang berada disaku baju nya. Dia menandatangani berkas itu langsung


"apa ada lagi yang lain?"tanya Aldo memandang mama nya


Mama Aldo terkejut melihat reaksi Aldo yang seperti biasa saja,padahal berkas itu berisi mengenai pilihannya untuk memilih wanita itu atau warisan keluarga nya. Jika dia menandatangani nya berarti dia keluar dari ahli waris keluarganya,fasilitas nya yang selama ini menggunakan uang warisan keluarganya akan ditarik.


Tapi saat ini Aldo dengan tenangnya malah menandatangani berkas-berkas itu,padahal mama nya hanya mengancam saja. Begitu juga dengan Lily,wanita yang tadinya akan dijodohkan oleh mamanya Aldo juga merasa terkejut tapi karena ini saran dari nya jadi dia berusaha untuk tetap tenang


"aku tanya,apa ada lagi yang lain?jika tidak,maka aku akan pergi sekarang"ucap Aldo sambil berdiri dan berjalan keluar dari cafe itu,rasa nya sesak didadanya semakin berkurang. Walaupun harus kehilangan harta nya,tapi dia akan mempertahankan orang yang dicintainya.


Sebelum pergi,Aldo meletakan kunci mobil juga surat kepemilikan mobilnya. Dia meletakan semuanya diatas meja,kemudian dia langsung berlalu meninggalkan semuanya

__ADS_1


Sementara mama Aldo menatap Lily dengan tatapan tajam,semuanya karena Lily. Lily menenangkan dirinya,dia tidak ingin mendapatkan masalah.


"sabar Tante,kita tunggu saja beberapa Minggu. Pasti Aldo akan kembali dan meminta maaf pada Tante "ucap Lily sambil berusaha tersenyum


"baiklah....jika dalam sebulan,Aldo tidak kembali maka aku akan mengambil uangku yang aku investasi kan dikeluarga mu dan perusahaan mu akan aku buat bangkrut"jawab mama Aldo berdiri dan meninggalkannya


Aldo menaiki taksi,karena mobil yang selama ini digunakan nya adalah milik keluarganya. Dia hanya mempunyai apartemen yang dibelinya dengan uangnya,gaji menjadi aparat negara memang tidak lah besar kalau untuk kehidupan kaya yang sering di sanjung-sanjung oleh mama nya tapi kalau untuk hidup bersama dengan citra yang sederhana. Mungkin gaji nya akan sangat cukup bahkan lebih menurutnya


Aldo kembali ke apartemen nya,menyiapkan pakaian juga perlengkapan lainnya untuk kepindahan nya nanti. Selama seminggu nanti di harus mengurus segala pekerjaan nya yang belum selesai dikerjakannya hingga dia pindah nanti,dia memiliki uang tabungan yang cukup besar hasil dari gajinya walaupun tak sebanding dengan uang keluarganya. Dia juga memiliki motor yang lumayan mahal menurutnya karena berasal dari gajinya juga


Beberapa hari berlalu,Danu sudah mendengar kepindahan Aldo dari kantornya. Dia juga mengetahui dimana Aldo akan dipindahkan,Danu menghubungi Aldo dan memintanya untuk bertemu


Saat ini Aldo dan Danu sudah berada disebrang cafe kantor nya,Danu menatap Aldo yang mulai kurusan. Padahal baru beberapa hari saja ditinggal oleh citra, apalagi Aldo menaiki motor bukan mobil mewah nya seperti biasa.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentar nya ya .... Makasih 😘😘😘😘😘


__ADS_2