Pelayan Hati

Pelayan Hati
#116


__ADS_3

🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


"apakah anda tidak ingat kapan terakhir kali menstruasi?"tanya dokter itu


Tiara menggelengkan kepalanya,dia menatap ke arah Raka yang masih mendengarkan. Sedangkan Raka bingung,biasanya wanita tidak akan mempersalahkan tentang urusan menstruasi kalau mereka belum menikah tapi jika kebiasaan makan yang banyak mungkin iya....karena adik sepupu nya sering mengeluh kalau berat badannya naik


"baiklah....sebaiknya kita periksa dulu"ucap dokter itu


"silahkan anda naik ketempat tidur "lanjut dokter itu


Tiara naik ke tempat tidur,dokter itu membuka kancing depan Tiara agar dapat meletakan stetoskop didada Tiara .Sedangkan Raka hanya duduk di kursi nya,dia tidak mengikuti Tiara dan dokter ke tempat tidur yang ditutupi tirai penghalang


"apa tuan itu suami anda?"tanya Dokter


"bukan....dia...dia teman ku,memangnya kenapa dok?"ucap Tiara

__ADS_1


"apa anda sudah menikah?"tanya dokter itu lagi


"sudah ...tapi suami saya sedang keluar kota untuk bekerja,memang nya ada apa dokter?"tanya Tiara lagi


Tiara benar-benar sangat penasaran,dokter itu menanyakan masalah suaminya. Dibenaknya langsung berpikir apa dia benar-benar hamil,makanya dokter itu menanyakan suaminya


"sudah selesai saya periksa, silahkan duduk kembali"ucap dokter itu


Tiara merapikan kancing yang dibuka tadi,dokter wanita itu sudah kembali ke kursi nya. Dia menulis sesuatu diselembar kertas dan menyerahkannya kepada Tiara setelah Tiara sudah duduk dihadapannya


"ini....sebaiknya anda periksa ke bagian dokter kandungan bersama suami anda Bu Tiara,karena pemeriksaan saya... kalau tidak salah anda sedang hamil "jelas dokter itu


Raka terkejut mendengar nya,dia tidak tau kalau Tiara sudah menikah. Dia hanya tau kalau Tiara bekerja dicafe belum lama ini,sementara itu Tiara bingung harus apa. Apalagi hubungan nya dengan satria hanya lah sebuah kesepakatan saja, perjanjian pernikahan. Dia menyesali kebodohannya karena tidak langsung memasang alat KB sebelum dirinya menikah,jika sudah begini...dia tidak tau harus apa.


Tidak mungkin dia meminta pertanggungjawaban satria,karena dulu satria mengatakan tidak akan bertanggung jawab kalau sampai dia hamil. Apalagi sekarang Renata sudah kembali,tidak akan ada kesempatan untuknya lagi. Walaupun terakhir kali satria sempat mengatakan kalau dia mulai ada perasaan dengannya.

__ADS_1


Raka memperhatikan wajah kebingungan Tiara,selama ini dia tidak pernah melihat suami Tiara. Apalagi wajah kebingungan Tiara membuatnya semakin penasaran dengan Tiara


"baiklah dok....kalau begitu kami permisi dulu,kami akan menemui dokter kandungan yang anda sarankan. "ucap Raka tiba-tiba karena Tiara masih terdiam


Raka mengambil kertas yang diberikan dokter itu, kemudian dia menarik tangan Tiara. Tiara terkejut merasakan tangannya ditarik oleh seseorang,dia baru sadar kalau dia masih didalam ruangan dokter itu . Tiara mengikuti Raka yang menarik tangannya


Setelah sampai diluar,Tiara menghempaskan tangan Raka yang memegangnya. Raka menatap mata Tiara yang melihatnya dengan tajam


"sudah sadar ya?"tanya Raka mengejek


"terima kasih karena sudah menyadarkan ku,sekarang anda bisa pulang tuan....aku akan periksa ke dokter kandungan sendiri"jawab Tiara ketus


"sudah tanggung Ra....aku akan menemanimu sampai selesai"ucap Raka


Tiara diam saja,dia masih memikirkan nasib bayi yang dikandungnya. Bagaimana bila saat lahiran dia tidak memiliki ayah?bagaimana nanti bila dia bersekolah?segala pertanyaan yang ada di kepalanya seolah berputar-putar,membuatnya pusing hingga akhirnya dia pingsan saat sedang berjalan keruangan dokter kandungan

__ADS_1


bersambung


Jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘


__ADS_2