Pelayan Hati

Pelayan Hati
#109


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Renata langsung menarik tangannya yang digenggam ibu Kartini, dia tidak ingin menjadi perawat orang yang bisa dikatakan gila karena bangkrut. Apalagi ibu Kartini bilang kalau satria bangkrut, jadi buat apalagi dia tetap berusaha berada disisi satria


"ibu serius?"tanya Renata penasaran


"iya .... sekarang satria dirawat dirumah sakit,kalau kamu ngak percaya ....ayo kita kesana,kebetulan ibu belum menjenguknya hari ini"jelas ibu Kartini


Renata masih berpikir untuk ikut dengan ibu Kartini atau tidak,tapi dia harus melihat sendiri. Dia tidak ingin hanya mendengarkan dari ibu Kartini saja,dia perlu bukti jadi dia bisa langsung pergi meninggalkan satria


"baiklah Bu....ayo,aku mau lihat keadaan satria"jawab Renata


"kamu baik sekali,nanti tolong kamu urus satria ya...ibu mau pergi mencari pinjaman untuk membantu perusahaan satria"ucap ibu Kartini sedih


"apa benar yang ibu katakan?"tanya Renata menatap ibu Kartini dengan tajam


"ya sudah....ayo lah,jangan banyak bertanya-tanya lagi"jawab ibu Kartini sambil menarik tangan Renata


Ibu Kartini memanggil taksi untuk pergi kerumah sakit tempat satria dirawat,Renata melihat ibu Kartini yang memberhentikan taksi

__ADS_1


"ibu...."panggil Renata


Ibu Kartini menoleh kearah Renata,menunggu perkataan Renata . Dia masih menguji Renata,karena ibu Kartini tau benar siapa Renata.


"naik mobilku saja"ucap Renata lagi


Ibu Kartini tersenyum dan mengikuti Renata mengambil mobilnya,dia masih mengirim pesan kepada supir pribadinya dirumah untuk mengambil mobilnya diparkiran rumah sakit ini


"ayo Bu....masuklah"ucap Renata sambil membukakan pintu mobil depan untuk ibu Kartini


Ibu Kartini masuk kedalam mobil ,dia memperhatikan isi dalam mobil tersebut. Cukup mewah,ibu Kartini jadi memiliki ide buat mengerjai Renata


"iya....ini dibelikan satria,hadiah karena aku sudah kembali lagi padanya"jawab Renata


"waaah....kalau begitu bagus sekali,kita bisa jual mobil ini saja buat membantu perusahaan satria."jelas ibu Kartini dengan tersenyum


"apa?"tanya Renata dengan mengerem mendadak,yang membuat ibu Kartini terbentur kedepan


"aduuuuh....kamu kenapa sih?kok ngerem mendadak sih?"tanya ibu Kartini sambil memegangi kepalanya yang terbentur

__ADS_1


"ibu barusan bilang apa?"tanya Renata masih tidak percaya dengan apa yang didengarnya tadi


"mobil ini kan dari satria,jadi kita jual saja dulu untuk keperluan perusahaan satria"jelas ibu Kartini mengulang ucapannya tadi


"haiiiis....kenapa harus mobil saya yang dijual bu?"tanya Renata kesal


"kenapa?kan kamu pacar nya satria,nanti kalau satria sudah jaya kembali....kamu bisa membeli mobil yang lain yang kamu suka"jelas ibu Kartini


"kalau iya dia bisa bangkit, kalau bangkrut terus....gimana aku bisa beli mobil lagi"gumam Renata pelan tapi masih bisa terdengar ditelinga ini Kartini


"aku ngak mau bu"ucap Renata


"tapi kamu kan pacarnya satria,kalau kamu mau...besok ibu bisa minta satria buat nikahin kamu karena ibu dengar kamu meminta status yang jelas kan"jelas ibu Kartini lagi


Renata tidak mau menjawab pertanyaan ibu Kartini,dia lebih memilih secepatnya sampai dirumah sakit dan melihat keadaan satria. Dia ingin melihat dengan jelas ,apakah satria benar-benar sakit dan sudah bangkrut .


sesampainya dirumah sakit,Renata sudah berdiri didepan ruangan satria. Renata melihat kalau satria masih dirawat diruangan VVIP,jadi tidak mungkin dia bangkrut. Ibu Kartini melihat tatapan yang berbeda dari Renata


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.. makasih 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2