Pelayan Hati

Pelayan Hati
Malam pertama....(Lia & Raka )


__ADS_3

🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Pesta pernikahan Lia dan Raka berjalan lancar,semua tamu undangan sudah pada pulang. Raka dan Lia juga sudah masuk kedalam mobil,mereka akan menginap dirumah orang tua Raka karena permintaan mama Raka. Mama Raka hanya mempunyai Raka,papa Raka sudah lama meninggal sedangkan Raka keseringan tinggal di apartemen. Raka berjanji,jika dia sudah menikah maka Raka dan istrinya akan tinggal bersama mama nya


Suasana hening saat Raka dan Lia duduk bersebelahan dibangku belakang mobil,sementara pak supir menjadi canggung karena pengantin diam saja.


Raka mencoba mendekati Lia,dia meletakan kepalanya dibahu Lia. Dia merasa capek sekali,Lia terkejut mendapatkan kepala Raka dipundak nya. Lia melirik sebentar,terdengar suara nafas teratur dari arah Raka


Lia merasa kasihan melihat posisi Raka yang tertidur seperti itu,dia meletakan kepala Raka dipangkuan nya. Perjalanan dari hotel tempat nya melakukan resepsi pernikahan dengan rumah mama nya lumayan jauh,sekitar satu jam-an. Lia memang tidak ingin menginap dihotel,dia ingin pulang kerumah saja walaupun dirumah mertuanya karena kalau dia dikamar hotel membuatnya ingat pada film yang sering ditontonnya


Lia memejamkan matanya juga,berusaha untuk tertidur sebentar saja. Rasa lelah nya juga terasa,berdiri seharian membuat kaki nya terasa pegal. Melihat kedua majikannya sedang tidur,sang supir tersenyum dan melajukan mobilnya dengan perlahan agar tidur majikannya tidak terganggu


Setelah sampai didepan rumah majikannya,sang supir membangunkan nya.


"tuan....nona....tuan....nona...."


Raka membuka matanya,dia merasa sangat nyaman dengan tidurnya walaupun sebentar apalagi dengan posisi yang tidak baik untuk tidur. Dia melihat wajah Lia diatas nya,senyuman terukir dibibir nya.


"pak....keluar aja duluan,kami masih mau disini"ucap Raka sambil berbisik agar Lia tidak terbangun


Sang supir mengangguk,dia keluar dengan perlahan. Raka menelusupkan kepalanya ke perut Lia,menciumi perut Lia yang masih dilapisi baju pengantin. Dia juga menciumi bagian sensitif Lia yang berada dibawah perutnya, walaupun tidak pas tapi terasa nikmat dihidung Raka. Seketika terong Raka berdiri dengan tegak.


"hhmm..."lia mendehem merasa sedikit terusik


Tangan Lia yang tadinya berada dikepala juga diperut Raka,ditarik Raka ke arah terongnya. Raka mengelus-elus kan terongnya menggunakan tangan Lia


"ssshhh....aaakkhh...."desahan keluar dari bibir Raka.

__ADS_1


Lia membuka matanya perlahan,dia menatap wajah Raka yang sudah merem melek menikmati tangannya memainkan terongnya dari balik celananya. Lia menarik tangan nya segera,dia menatap tajam pada Raka


"bangun....bangun....iiiss.....iiisss...."ucap Lia kesal sambil membersihkan tangannya seolah ada kotoran ditangannya


Raka duduk ,dia menatap wajah Lia dengan berkabut gairah. Raka menarik tengkuk Lia dan mendekatkan bibirnya di bibir Lia, melllummat dan menggghiisaaap bibirnya secara lembut dan perlahan hingga Lia yang tadinya berontak langsung terdiam dan menikmati ciuman Raka.


Ciuman panas itu berlangsung cukup lama,hingga Lia mendorong dada Raka karena kesusahan untuk bernafas. Nafas Lia tersengal-sengal,wajahnya juga sudah memerah karena menahan malu.


"bisa-bisa nya aku membalas ciumannya"gumam Lia dalam hati.


Saat ini Lia merasa malu,dia ingin keluar dari mobil tapi tangan Raka menarik nya dan memeluk tubuh Lia dengan lembut. Raka mengusap rambut Lia sambil memeluknya,Lia masih diam menikmati sentuhan Raka.


"makasih...."ucap Raka


Lia mengernyitkan dahinya bingung,kenapa Raka malah mengucapkan terima kasih?memangnya apa yang sudah dia lakukan? pikir Lia


"aaakh.....kamu apa-apaan sih?turunin aku..."teriak Lia sambil tangannya memegang erat leher Raka,Lia takut jatuh. Bahkan kepalanya sudah berada di dada bidang pria itu,memeluk Raka dengan erat sehingga Raka bisa merasakan tonjolan yang pernah dia pegang dan dia nikmati walau sebentar


Bagian lain dari tubuh Raka mulai meronta,ingin rasanya bermain bola untuk mencetak gol dari gawang milik Lia. Raka terus menggendong Lia hingga ke kamar Raka,mama Raka sudah menyiapkan kamar Raka seperti kamar pengantin. Dimana-mana bertaburan bunga mawar,sperai nya juga berwarna putih. Dibagian lain terdapat lilin-lilin aroma terapi,yang membuat kamar itu terlihat lebih romantis dan harum.


Raka tersenyum melihat mama nya begitu peduli dengan pernikahan nya,hingga melakukan hal-hal konyol seperti ini. Tapi Raka suka,dia meletakan tubuh Lia diatas tempat tidur. Lia memperhatikan sekelilingnya,tidak menyangka ini malam pertama baginya untuk menyerahkan mahkota yang selama ini dijaganya.


Ada perasaan senang juga sedih dihatinya,senang karena dia akan melepaskan mahkotanya segera seperti orang lain yang selalu bercerita jika itu akan terasa sakit dan nikmat. Sedih,karena dia akan memberikannya pada pria yang tidak dicintainya juga belum tentu mencintainya karena dia tau kalau selama ini Raka hanya mengejar Tiara. Bahkan sering menanyakan prihal pribadi tentang Tiara dengan nya


Miris memang,tapi semua dia lakukan untuk Bu panti juga anak-anak panti. Dia ingin yang terbaik buat mereka, walaupun harus mengorbankan dirinya. Raka masih menatap Lia yang sedang melamun


"hei...."ucap Raka mencolek pucuk hidung Lia

__ADS_1


"hah..."jawab Lia yang masih mengalungkan tangannya dileher Raka


Merasa sudah diatas tempat tidur,Lia langsung melepaskan tangannya,dia tersenyum menatap Raka.


"makasih"ucap Lia


Raka berjalan menuju kamar mandi yang berada dikamarnya,dia ingin membersihkan diri sebelum tidur. Seperti biasa dilakukannya,sedangkan Lia masih menatap keindahan kamar Raka yang sudah dihias. Baru ini dia masuk bahkan duduk ditempat tidur Raka,Raka berhenti didepan pintu kamar mandi dan membalikan tubuhnya menghadap Lia


"ekkhm....mau mandi bersama?"tanya Raka menatap Lia, berharap Lia menuruti keinginan nya


"hah....apa?"tanya Lia seakan tidak salah mendengar


"ayo mandi bersama"ucap Raka lagi


Wajah Lia kembali memerah,dengan polosnya Raka meminta dirinya untuk mandi bersama. Lia menatap tajam pada Raka,Raka hanya tersenyum.


"baiklah....baiklah....jangan menatap ku seperti itu,kau adalah istriku sekarang jadi wajar saja jika aku meminta mandi bersama. Hhmmm ...mungkin lain kali"jelas Raka sambil masuk kedalam kamar mandi


"ya ampun.....apa yang harus aku lakukan?"gumam Lia dalam hati


Tubuhnya sudah gemetar,rasa gugup menyelimuti dirinya. Ini pertama kalinya dia akan tidur dengan pria,apalagi ini malam pertama nya. Dia tidak pernah melakukannya,tapi ini pernikahan ini hanya karena perjanjian saja.


"apa aku harus benar-benar melakukan hal itu?"pikir Lia


Lia teringat lagi saat dirinya menandatangani surat perjanjian,yang mengharuskan dirinya melakukan hubungan suami-istri. Lebih cepat lebih baik,jadi dia tidak usah berlama-lama bersama Raka. Apalagi tidak ada cinta didalam pernikahan mereka


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... Makasih 😘😘😘😘


__ADS_2