Pelayan Hati

Pelayan Hati
#88


__ADS_3

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


"tidak usah,aku pulang saja...lagian satria pasti menungguku "jawab Tiara sambil tersenyum walaupun hatinya sakit mengingat apa yang dilihatnya tadi


Tiara keluar dari rumah Dimas,dia sebenarnya tidak ingin kembali kerumah satria tapi dia ingin mendengarkan apa alasannya satria saat tadi mencium kening seorang wanita didepan umum


Sesampainya diapartemen Satria,Tiara masuk kedalam kamarnya. Dilihatnya satria yang sudah berada didalam kamarnya,dia masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah mandi dan menyegarkan dirinya,dia mendekati satria yang seperti nya kelelahan bekerja


"apa yang harus aku lakukan?kau memintaku untuk bersama mu tapi sepertinya kau masih mencintai wanita lain"gumam Tiara dalam hati tanpa sengaja tangannya sudah mengelus pucuk kepala satria


Satria yang merasakan kepalanya disentuh seseorang langsung menarik tangannya dan menyimpannya di dadanya,dia membuka matanya dan mendapati Tiara yang sedang tersenyum menatap ke wajahnya


"kau sedang apa?"tanya satria memandang Tiara


"tidak ada, sepertinya kau sedang kecapean jadi aku hanya ingin membuat kau tertidur"jawab Tiara masih dengan tersenyum


Satria bangkit dari tidurnya,dia duduk bersandarkan tempat tidur. Dia bingung bagaimana menyampaikan nya,dia menatap lekat-lekat wajah Tiara

__ADS_1


"ada yang ingin aku bicarakan padamu"ucap satria pada Tiara


"mau bicara apa?katakan saja sekarang,kalau nanti-nanti takutnya kamu lupa"jelas Tiara


Satria menceritakan semuanya,kalau dia akan mengakhiri pernikahan nya ini karena wanita yang dicintainya sudah kembali


"ja...jadi kau tidak ingin mengetahui hatimu?"tanya Tiara berpura-pura tersenyum


"aku sudah tau hatiku,aku masih mencintai Renata,dia adalah cintaku yang pergi dan sekarang dia sudah kembali lagi pula dia sudah menjelaskan alasannya meninggalkan ku waktu itu"jelas satria


Hati Tiara seakan tercabik-cabik,tapi dia berpura-pura tegar dan tersenyum pada satria


Dengan perasaan sedih dan hancur,Tiara tetap mencoba tersenyum walaupun hatinya sudah sangat terluka. Dia sudah memastikan ini bakalan terjadi mungkin kalau tidak sekarang,pasti suatu saat nanti bakalan terjadi. Jadi memang lebih baik semuanya terjadi sekarang dari pada nanti-nanti saat dia benar-benar tidak bisa lepas dari satria, mungkin sekarang Tiara sudah mencintai satria hanya saja mungkin lebih baik sakit sekarang ketimbang nanti


Satria menatap wajah Tiara,dia bangun daberaduduknya dan berjalan keluar kamarnya hendak menuju ke meja kerjanya tapi sebelumnya dia membalikan tubuhnya ke arah Tiara


"kau ...ikutlah keruanganku"ucap satria lembut

__ADS_1


Tiara mengikuti nya dari belakang,mereka menuju ruang kerja satria. Tiara melihat beberapa kertas diatas mejanya,dia mengambil kertas-kertas yang berada diatasnya dan memberikan nya kepada Tiara.


Tiara membaca judul diatasnya dan menghela nafas nya, akhirnya terjadi juga. Dia akan menandatangani surat perceraian yang sudah disiapkan oleh satria


Tiara tersenyum dan menandatangani surat cerai itu didepan satria,dan mengembalikan kembali kepada satria


"ini Mas,terima kasih ya mas"ucap tiara


Satria mengambil amplop cokelat dari dalam lacinya dan diberikan lagi ke Tiara


"ini uang yang aku janjikan waktu itu,"ucap satria


Tiara membukanya dan melihat seikat uang didalam amplop coklat itu,mungkin uangnya sekitar seratus jutaan. Tapi Tiara mengembalikan kembali uang itu diatas meja kerja satria


bersambung


jangan lupa vote, like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘

__ADS_1



jangan lupa baca ceritaku yang ini juga ya....


__ADS_2