Pelayan Hati

Pelayan Hati
episode 226


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Setelah lelah dengan aktivitas panasnya,Tiara berbaring disamping satria. Satria memeluknya dengan erat sambil menciumi pipi Tiara, satria tersenyum mengingat pagi ini sudah disuguhi sarapan yang begitu nikmat.


"terima kasih sayang ....sarapannya sangat lezat"ucap satria sambil memeluk tubuh Tiara


"iiisshh.....ini karena kamu mas,dibangunin ngak bangun-bangun juga malah aku jadi ikutan tergoda oleh mu"jawab Tiara dengan wajah yang sudah memerah menahan malu


"sudah....yuk kita beres-beres pulang"ucap Tiara


"hhmmm.....aku ingin menambah bulan madu kita"jawab satria sambil memeluk tubuh Tiara


"iiisshh....kau ini,cepat lah....kasihan bara "ucap Tiara lagi


Akhirnya satria dan Tiara pun kembali ke rumah mereka,Tiara menelpon Dimas berkali-kali tapi tidak diangkat oleh Dimas. Tiara masih terus menelpon,hingga akhirnya satria menggelengkan kepalanya


"biarkan saja,mungkin Dimas sedang sibuk. Sebaiknya kita pulang dulu,kirim kan pesan saja. Jadi jika dia melihatnya ,dia pasti akan mengantarkan bara kerumah kita"jelas satria


Tiara mengangguk,kemudian dia mengirimkan pesan pada Dimas.

__ADS_1


isi pesan Tiara


"mas.....kami sudah kembali,dari tadi aku telponin tapi ngak diangkat-angkat. Kapan kamu sempat,tolong antarkan bara ke rumah kami. "


Tiara mengirimkan alamat rumahnya yang baru,karena mereka memang tidak tinggal di apartemen lagi.


"ini alamatku.....xxx....terima kasih ya,maaf merepotkan mu"


Setelah mengirimkan beberapa pesan ,Tiara mulai merebahkan tubuhnya dia bangku penumpang. Seminggu ini mereka selalu melakukannya,hingga membuat Tiara sedikit lelah. Tanpa sadar Tiara tertidur


Selama beberapa jam akhirnya mereka sampai dirumah,Tiara masih tertidur. Satria berdiri dan menggendong tubuh Tiara dalam pelukannya. Dia menatap wajah Tiara yang memerah,seperti nya agak aneh hingga akhirnya tangan satria menyentuh wajah Tiara


Setelah menelpon dokter,satria keluar dari kamarnya dan mencari pelayan yang berada didapur.


"bik....siapkan air hangat juga handuk,bawa ke kamarku. Aku ingin mengompres istriku,nanti jika dokter Farhan sudah datang...suruh langsung ke kamar ku."jelas satria


Satria kembali ke kamarnya,dia duduk dipinggir Tempat tidur. Dia mengingat kembali saat berlibur,dia tidak pernah berhenti bercinta dengan Tiara padahal Tiara sudah mengatakan kalau tubuhnya sudah sangat lelah.


Tak lama kemudian,pintu kamarnya diketuk. Seorang pria paruh baya dengan setelan putih nya memasuki kamar satria

__ADS_1


"apa kabar mu?"tanya pria paruh baya yang memakai setelan serba putih


"aku baik paman,Gimana dengan paman?"ucap satria sambil memeluk dokter farhan


"paman baik....kamu kenapa satria?"tanya dokter Farhan sambil memandangi satria


"paman....Tiara yang sakit,badannya panas sekali"ucap satria sambil memandang Tiara


Dokter Farhan mendekati tempat tidur dimana Tiara berada,dokter Farhan mulai memeriksa keadaan Tiara. Setelah memeriksa Tiara,wajah dokter Farhan tersenyum menatap satria


"sepertinya Tiara kelelahan,kau....sudah tau istri lagi hamil tapi masih di gas terus."jelas dokter Farhan


"hamil?Tiara hamil?"tanya satria terkejut


Satria benar-benar senang mendengar Tiara hamil,dia seperti tidak percaya. Satria menatap tajam pada dokter Farhan , seperti tidak percaya dengan apa yang didengar nya. Dokter Farhan tertawa melihat wajah bingung satria


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... Makasih 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2