
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Setelah selesai makan,Tiara masih duduk bersandar di dada bidang suaminya. Satria tersenyum bahagia sambil merangkul pundak Tiara,mulai sekarang dia akan berusaha untuk membuat Tiara bahagia dan lebih nyaman lagi bersamanya
"sekarang kamu minum obatnya"ucap satria melepaskan pelukannya dan mengambil obat yang berada diatas meja
"obat apa?memangnya aku sakit apa?"tanya Tiara bingung
"kamu hamil sayang....cuuup"jawab satria sambil mencium bibir Tiara
"hamil?aku hamil?"tanya Tiara lagi
"pantas saja beberapa hari ini aku merasa mual kalau tidak menghirup aroma mas satria"jawab Tiara pelan tapi masih terdengar oleh satria
"hhmmm....."ucap satria sambil membulatkan matanya menatap heran pada Tiara
"jangan bilang waktu hamil bara,,kamu juga seperti ini"tanya satria
__ADS_1
Tiara menganggukan kepalanya,waktu hamil bara memang Tiara tidak merasakan mual dan muntah setelah mencium aroma parfum yang diambilnya didalam kamar satria waktu dia pergi. Sekarang bawaan anaknya yang kedua juga gitu, seperti nya anaknya ini sangat menyukai berdekatan dengan papa nya
Tiara menceritakan waktu hamil bara dulu,dia selalu membawa parfum satria dan selalu menciumi nya. Jika tidak mencium aroma satria maka tubuh Tiara akan lemas dan mual,bahkan makan pun mesti mencium aroma parfum satria agar dia bisa makan.
Satria tersenyum mendengar pengakuan Tiara,dia Senang anaknya sangat mengingat nya dan menyayanginya walaupun dia tidak ada didekatnya.
"maafkan aku sayang....mulai sekarang aku akan menjaga mu selama hamil"ucap satria sambil memeluk tubuh Tiara
"sekarang minum obatnya dan kembali tidur,biar bisa sehat kembali"ucap satria lagi
Satria menghubungi ibu Kartini,dia mengabari semua keluarga nya untuk mengatakan kalau Tiara sedang hamil anak kedua mereka. Satria benar-benar merasa senang, apalagi ibu Kartini.
Satria juga menghubungi Dimas,dia ingin memberitahukan mengenai kehamilan Tiara. Tapi ponsel Dimas tidak diangkat nya ,jadi satria hanya mengirimkan pesan saja pada Dimas. Mengatakan kalau Tiara hamil,besok malam mereka akan merayakan kehamilan kedua Tiara dengan makan malam bersama ibu Kartini juga dengan keluarga satria dan Tiara
Sementara ditempat lain,Dimas yang masih melihat Rani tertidur dipelukannya merasa tersenyum senang. Dia membelai wajah kelelahan Rani,Rani membuka matanya. Menatap Dimas yang sudah mengenakan kaos disampingnya, sementara dia masih polos akibat pergulatan mereka.
tok....tok....tok....
__ADS_1
tak lama suara ketukan pintu terdengar,Dimas menatap ke arah pintu. Dia merasa heran, karena hari ini sengaja dia tidak menyuruh pelayan nya datang. Dia hanya menyuruh pelayannya datang dua hari sekali, tapi kenapa ada yang mengetuk pintu kamar nya.
Rani yang mendengar suara ketukan pintu,langsung menaikan selimut nya untuk menutupi tubuhnya yang polos.
"siapa?"tanya Dimas
"ini bala om"jawab bara yang baru bangun tidur dan tidak melihat keberadaan Rani dikamarnya
Dimas dan Rani tersadar,mereka melupakan keberadaan bara. Rani langsung bangkit dari tidurnya,tanpa sadar dia berjalan dengan keadaan telanjang ke kamar mandi
"sudah berani kamu ya"ucap Dimas menatap tubuh Rani
Rani yang baru tersadar langsung berlari masuk kedalam kamar mandi,dia merasa sangat malu. Dimas membuka pintu kamarnya saat sudah melihat Rani masuk kedalam kamar mandi
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘
__ADS_1