
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Dimas membuka pintu kamar nya dan memperhatikan sekelilingnya,dia tidak menemukan Rani. Kemudian dia berjalan ke pintu yang menghubungkannya ke ruang kerja dan lemari pakaiannya,dia juga mencari keberadaan Rani tapi tidak ada juga.
Akhirnya Dimas memutuskan untuk ke kamar mandi,awalnya dia pikir kalau Rani mengunci pintu kamar mandi nya tapi saat Dimas membuka pintunya. Pintunya tidak terkunci, perlahan-lahan Dimas membukanya dan melihat Rani sedang tertidur didalam bath up mandi .
Dimas mendekati Rani,dia memasukan tangannya kedalam air. Dirasanya air mandi Rani sudah mulai dingin,Dimas mengangkat tubuh Rani. Dia tidak menyadari kalau saat mengangkat Rani,tubuh Rani masih polos.
"ya ampun"ucap Dimas yang sudah mengangkat tubuh Rani yang masih polos tanpa sehelai benang pun,dia menutup matanya tiba-tiba
Dimas mengangkat tubuh Rani dan membawanya keluar dengan memejamkan matanya,Rani masih tertidur dipelukan Dimas karena memang dia sangat merasa lelah.
"aaawww....."teriak Rani saat dirinya terjatuh ke lantai dan kepalanya membentur pinggiran tempat tidur
__ADS_1
Dimas membuka matanya ,dia tersandung kain keset didepan pintu kamar mandi hingga membuat Rani terlepas dari tangannya dan jatuh dilantai dengan tubuhnya juga berada diatas tubuh Rani.
"sakiit..."ucap Rani memegang kepalanya
Dimas melihat ke arah Rani,dia mengelus kepala Rani yang terbentur pinggiran tempat tidurnya. Dengan posisi wajahnya masih diatas dada polos Rani,Rani terkejut dan menutupi dadanya tapi dia bingung harus menutupi pakai apa. Jadinya dia menekan kepala Dimas ke dada nya dengan kuat
Dimas meronta-ronta,merasakan benda kenyal dan kencang dihadapannya membuat nafasnya sesak apalagi Rani menekan kepalanya lebih kedalam. Karena tak ada tanggapan dari Rani,maka Dimas mencoba untuk mengguullum ppputiing susu milik Rani
Bukan nya kesakitan Rani malah mendesah tak karuan,dia benar-benar menikmatinya. Rani jadi teringat saat dia menonton film diapartemen Dimas, perlahan-lahan Rani melepaskan tangan nya dari kepala Dimas. Dimas menyadarinya,sambil menggghiisaaap sambil memperhatikan wajah Rani yang memerah dan matanya memejam sesekali menikmati permainan Dimas
Dimas sudah sangat bergairah,dia ingin segera memakan santapan yang ada dihadapan nya ini. Tapi dia takut jika Rani akan marah padanya hingga akhirnya dia pun mulai memberi jarak beberapa centi dari tubuh Rani,dia menatap Rani yang masih memejamkan matanya
Rani membuka matanya,wajahnya sudah memerah antara malu dan juga menahan nafsunya yang sudah sama seperti Dimas. Dimas menatap tajam kedua mata Rani
__ADS_1
"apakah....kau bersedia jika aku menyentuhmu dan menjadikan mu milikku?"tanya Dimas ragu
Rani tersadar,dia bingung harus apa. Dia menarik selimut disampingnya dan menutupi sebagian tubuhnya, walaupun tidak semuanya karena sebagian tubuhnya tertutup dengan tubuh Dimas
"aku mencintaimu,aku ingin bersama mu selamanya....menikahlah dengan ku"ucap Dimas menatap ke arah Rani dengan serius
"Bu...bukan karena kau menginginkan tubuhku kan?"tanya Rani masih tidak percaya pada Dimas
"aku menyukaimu dan mencintai mu,jika kau tidak ingin melakukannya sekarang tidak apa-apa. Aku tak ingin memaksamu, apalagi kau mengatakan aku hanya ingin tubuhmu. Aku akan menunggu mu"jelas Dimas
Rani merasakan sesuatu keras menusuk pangkal pahanya dibagian bawah,dia bisa tau kalau itu junior milik Dimas yang sudah berdiri
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... Makasih 😘🥰🥰🙏