
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Rani masih tertawa,kemudian dia kembali menatap wajah Dimas. Mata mereka saling bertemu,Rani mencium bibir Dimas kembali. Seperti nya sudah berkali-kali dia mencium bibir Dimas hari ini,entah karena terpaksa atau memang Rani juga menyukai bibir rasa mint itu
"makanya kamu harus jaga kesehatan,jika tidak aku akan mencari pria lain yang lebih sehat "jelas Rani
"kamu"ucap Dimas geram
Rani sudah lelah meladeni sikap kekanak-kanakan Dimas yang selalu menang sendiri,dia ingin memberikan pelajaran pada Dimas.
"dengar tuan Dimas yang terhormat,aku ngak suka dengan pria manja juga pria yang suka merajuk seperti anda jika anda ingin aku selalu ada disisimu....maka kau harus merubahnya. Jika tidak....jangan salahkan aku jika aku pergi dari mu"jelas Rani
__ADS_1
Dari tadi Rani berusaha untuk sabar,tapi kesabaran nya juga ada batasannya. Dimas tertawa meremehkan pada Rani,dia memandang Rani dengan tajam
"dengar kan aku Rani ,kamu sudah tidak suci lagi. Tidak akan ada yang mau menerimamu selain aku,karena aku lah yang mengambil kesucian mu tadi malam"jelas Dimas sambil tersenyum sinis
Sifat keras kepala Dimas memang tidak bisa dihilangkan,dia merasa menang karena sudah mendapatkan kesucian Rani. Dia yakin sekali jika Rani tidak akan meninggalkannya,tapi perkiraan Dimas salah. Rani malah tersenyum mendengar ucapan Dimas,awalnya memang dia terkejut tapi dia harus bisa membuat Dimas yang merasa takut kehilangan dirinya
"dengar tuan Dimas ,masih ada pria yang mau menerima wanita yang sudah tidak perawan lagi. Jangan anda pikir semua pria sama seperti anda yang Hanya mau dengan wanita yang masih perawan "jawab Rani
Dimas tidak dapat menjawab pertanyaan Rani,dia terjebak dengan ucapan nya sendiri. Melihat Dimas yang diam saja,membuat Rani merasakan sesak didadanya. Mungkin benar apa yang dipikirkan nya,Rani benar-benar merasa sedikit kesal karena Dimas bukan mencintainya tapi mencintai tubuh juga demi mendapatkan kesucian nya saja . Begitulah yang dipikirkan Rani saat ini
"baiklah, seperti nya perkiraan ku benar. Anda tidak perlu menjawab nya lagi."ucap Rani
__ADS_1
Rani berdiri dan berjalan menuju kamar Dimas,dirinya benar-benar merasa lelah menghadapi Dimas yang keras kepala dan mau menang sendiri saja. Mungkin lebih baik dia menghindar dari pria seperti Dimas ,harus nya dia tau lebih awal mengenai Dimas agar tidak terjebak seperti ini.
"mungkin benar yang dikatakan nya ,apa ada pria yang akan mau menikahi wanita yang sudah disentuh oleh pria lain"gumam Rani dalam hati
"tapi....jika tidak ada pun,mungkin ngak masalah. Aku juga tidak perlu menikah,jika tuan Dimas tidak menikahiku. Aku tidak akan meminta nya menikahiku"gumam Rani lagi dalam hati
Rani merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur,pikirannya sudah kemana-mana tapi dia mencoba untuk tenang. Dimas masih terdiam menatapi kepergian Rani ke kamarnya,dia merasa bersalah karena telah mengucapkan kata-kata yang kasar.
Dimas berlari ke kamar nya,dia melihat Rani sudah tidur diatas tempat tidur nya. Dimas mendekati nya dan ikut merebahkan tubuhnya disamping Rani,dia memeluk tubuh Rani dan menciumi aroma tubuh Rani yang sangat wangi menurut nya
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘🥰🤗