Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 101


__ADS_3

"Kamu menuntut ku seakan kamu mencintai ku"ujar Arya serius membuat Kaynara salah tingkah


"Cinta haha hanya ada kebencian"sinis Kaynara


"Kay kenapa kamu sangat marah pada ku apa salah ku"ujar Arya sendu


"Kamu bertanya salah mu kamu meninggalkan aku tanpa persetujuan ku kamu meninggalkan aku tanpa memberi penjelasan apa itu adil untuk ku"ujar Kaynara menggebu menatap Arya


"Aku meninggalkan mu bukan tanpa alasan aku harus memperjuangkan hak ku aku harus memperjuangkan masa depan kita emang awal nya aku tidak akan kembali tapi aku menyadari selama ini aku tidak mampu hidup tanpa mu puluhan tahun aku harus menahan penderitaan ini tampa kamu Kay dan aku kembali membangun bahagia untuk mu berjuang bersama mu tidak sedikitpun cinta ku berkurang kamu tidak akan mengerti Kay apa yg aku rasa bagaimana sakit nya aku jauh dari mu"ujar Arya memegang bahu Kaynara


"Kamu pembohong besar aku tidak ingin mengenal mu aku tidak ingin bersama mu apa lagi melihat mu"ujar Kaynara meninggalkan Arya sendiri


"Dia semakin dewasa semakin keras kepala saja"gumam Arya lalu mengikuti Kaynara yg berjalan


"Kaynara berhenti lah sejenak kamu pasti capek berjalan terus"ujar Arya dari belakang


"Kamu ngak usah sok peduli"ujar Kaynara acuh tapi memang benar kaki nya terasa sakit karena terus berjalan


"Kita istirahat di pohon itu aja hari udah sore jika kita terus berjalan dengan kegelapan kita akan semakin tersesat bahaya berjalan di malam hari di dalam hutan kita berlindung di pohon itu saja sementara waktu"ujar Arya menunjuk pohon yg besar Kaynara mengikuti Arya dia meninggalkan Arya menuju pohon lalu duduk


"Aku sangat lapar pagi tadi aku ngak makan"ucap Kaynara mengusap perut nya merasa lapar


"Kamu tunggu di sini jangan kemana mana aku cari makanan"ujar Arya menatap Kaynara lalu dia berdiri


"Kay tunggu di sini hutan ini sangat bahaya Arya lagi menoleh ke arah Kaynara


"Iya Iya aku ngak bodoh banget meninggalkan mu dan berjalan sendiri"kesal Kaynara membuat Arya lega dia segera pergi


"Aku sangat merasa lapar"gumam Kaynara hujan mulai turun dengan gerimis


"Arya"panggil Kaynara


"Arya hari mulai gelap kembali lah hari juga akan hujan"teriak Kaynara berdiri


"Arya"teriak Kaynara karna takut nanti Arya kembali tidak menemukan nya Kaynara kembali duduk menunggu Arya sampai dia tertidur


🌙🌙🌙


Arya kembali dia hanya menemukan buah sebiji di hutan ,Arya menatap Kaynara yg tertidur menunggu nya apa lagi hari sudah gelap dan hujan perlahan turun dengan deras Arya berjongkok tersenyum menatap Kaynara yg terlelap


"Kay Kay"ujar Arya menusuk wajah Kaynara


"Aku hanya mendapatkan satu"ujar Arya memberikan buah itu Kaynara mengambil nya dan memakan nya karna dia merasa sangat lapar Arya melepaskan kemejanya


"Hei kamu ingin macam macam kamu kira aku tidak bisa berkelahi aku bisa menghajar mu"ujar Kaynara membenarkan duduk nya


"Cinta ku memang buta tapi cinta ku masih waras ngak kayak kamu ngak waras"ujar Arya tersenyum lalu menyelimuti Kaynara dia duduk di samping Kaynara


"Dia tidak berubah sama sekali sama seperti dulu"batin Kaynara diam diam melirik Arya yg menatap ke depan


"Aku cukup egois makan lah ini usaha mu kamu juga pasti lapar "ujar Kaynara memberi kan buah itu


"Satu gigitan cukup untuk ku asal kamu selalu aman tidak makan pun tidak apa"Arya mengigit buah yg ada di tangan Kaynara dengan menatap Kaynara


"Ya sudah jika tidak mau"Kaynara melahap buah itu karna kesal dengan Arya


"Jangan harap ya aku akan peduli pada mu"sinis Kaynara


"Kamu mengenal ku kan aku masih orang yg sama yg tulus mencintaimu aku tidak butuh cinta mu melihat mu bahagia pun aku sudah sangat bahagia"Arya tersenyum


"Bucin muak dengar nya"ujar Kaynara memalingkan wajahnya padahal dia lagi mengigit bibirnya lagi mengulum senyumnya Arya juga menyenderkan tubuhnya ke pohon itu dan dia benar tertidur dengan dinginnya udara itu


"Andai kamu tau perasaan ku"batin Kaynara menatap Arya yg sudah terlelap Kaynara menyelimuti Arya dengan kemeja yg Arya berikan lalu Kaynara memeluk lengan Arya ikut memejamkan mata semoga tidak ada hal berbahaya menimpa mereka selama mereka tidur


####


☀️☀️☀️


Rombongan Kalvin membuat tenda di hutan yg tidak jauh dari jalan raya karna mereka sudah melihat luas dan lebar nya hutan tempat Kaynara terjatuh hutan nya tidak berbahaya tidak ada binatang buas, Kalvin membuat tenda karna Nanda mau tidak mau ikut mereka Kalvin menyuruh Nanda menunggu di tenda saja selama team mereka mencari keberadaan Kaynara


"Sayang makan lah dulu ini udah pagi kamu dari kemarin tidak makan"ujar Kalvin membujuk Nanda


"Aku tidak akan makan sebelum Kaynara kembali anak ku berada di dalam hutan apa dia baik baik saja dan apa dia sudah makan aku tidak tau jadi jangan membujuk ku "ujar nanda sangat gelisah memikirkan Kaynara

__ADS_1


"Baik lah aku lanjut pencarian kamu baik baik disini"ujar Kalvin lalu kembali meeting tim yg lain


Arya membuka matanya melirik Kaynara di samping nya tertidur di bahunya itu pagi yg indah buat Arya bisa melihat wajah Kaynara saat dia membuka matanya Arya mengankat tangannya menghalangi sinar matahari yg menyinari wajah Kaynara mungkin akan mengusik tidur nya Kaynara


"Aghh hei kamu ngapain memeluk ku"Kaynara kaget melihat Arya menatap nya tersenyum


"kamu yg memeluk lengan ku"ujar Arya berdiri lalu memakai kemeja nya


"Aku kembali lagi lapar"Kaynara menyentuh perut nya dia jadi tidak punya tenaga


"Kita harus cepat keluar dari sini ayo aku gendong"Arya mengulur kan tangannya


"Aku mau di gendong di punggung mu saja"ujar Kaynara lirih kaki nya kesemutan jadi nya


"Ayo"Arya berjongkok Kaynara memeluk leher Arya naik ke punggung Arya dan Arya segera berjalan


"Aku sangat merindu kan momen indah ini meski sesaat aku menyukai nya"batin Kaynara dia tersenyum bahagia meletakkan wajah nya di leher Arya


"Aku rindu momen ini"ujar Arya


"Ya ya jika kamu bucin seperti ini memanfaatkan ketidak berdayaan ku"ketus Kaynara tersenyum tipis


"Jika aku memanfaatkan ketidak berdayaan mu sudah lama kamu aku tiduri sejak kamu terlelap tidur "ujar Arya santai


"Berani nya pasti kamu sudah menciumi wajah ku"Kaynara memukul bahu Arya


"Ehh tidak "Arya jadi menyesal mengatakan itu Kaynara ini memang tidak bisa di ajak bercanda


"Awas kamu ya"ucap Kaynara


"Ayo cepat "ujar Kaynara memukul pinggang Arya


"Kayak kuda semakin dipukul semakin cepat"ujar Kaynara tersenyum memeluk leher Arya


"Ar lihat ada drone"ujar Kaynara melihat drone yg mendekati mereka


"Ayo turun"Arya menurun kan Kaynara drone itu seakan menunjukkan jalan


"Kita ikuti saja siapa tau memang ada yg mencari kita dan ini drone nya"ujar Arya


"Nona Kaynara "ada seseorang menghampiri mereka


"Kamu siapa"tanya Kaynara binggun


"Ikut saya nona "ujar nya


"Ayo seperti nya memang ada team penyelamat"ujar Arya mereka mengikuti orang itu yg makin lama makan banyak orang mengikuti Arya dan Kaynara


"Rasanya aku tidak ingin lepas dari kebersamaan ini"batin Kaynara mereka berdua jadi asing Kaynara menatap Arya yg menatap depan tangan Kaynara meraih tangan Arya


"Aku merasa mereka ini penjahat"ujar Kaynara santai


"Selama kamu bersama ku kamu akan aman"ujar Arya tersenyum Kaynara memalingkan wajahnya tersenyum lebar hati nya selalu menghangat


"Kaynara"panggil Nanda haru menatap anak nya Replek Kaynara melepaskan pegangan tangannya


"Mama papa"ujar Kaynara,Nanda menciumi wajah Kaynara memeluk nya erat tidak ingin kehilangan anak nya itu


"Mama sempat takut kehilangan mu sayang"lirih Nanda mencium tangan Kaynara


"Aku baik baik saja ma"ujar Kaynara


"Aku di tolong sama Ar... maksud ku pak Arya dia dosen di Kampus ku"ujar Kaynara


"Kamu anak nya tuan Kalvin"ujar Arya serius menatap Kaynara


"Iya apa pak Arya keberatan apa pak Arya merasa takut"tatapan Kaynara penuh arti


"Takut"Arya menyinggung kan senyum nya


"Maut adalah teman ku selama mengengam cinta"ujar Arya membuat Kaynara kesal berani nya Arya mengatakan itu di depan orang tua nya


"Pak Arya terimakasih menjaga anak saya dengan baik jika pak Arya berkenan mampir sejenak ke rumah saya sebagai tanda terimakasih"ujar Kalvin mengulur kan tangan

__ADS_1


"Saya akan mampir nanti nya tapi buka n sebagai penolong anak anda tuan Kalvin"ujar Arya menjabat tangan Kalvin


"Saya akan mampir setelah memanggil maut untuk menjemput anda"ujar Arya membuat dia dapat tendangan dari Kaynara


"Pak jangan macam macam dengan papa ku dia penjahat sejati"ujar Kaynara mengingat kan


"Aku hanya bercanda"Arya menepuk bahu Kalvin melangkah pergi


"Pak Arya tidak ingin di antar atau di jemput keluarga"ujar Kalvin menatap Arya


"Keluarga"ujar Arya


"Keluarga ku pernah tuan Kalvin bunuh"ujar Arya serius lalu melangkah pergi Kaynara merasa tidak nyaman tatapan Arya itu apa keluarga nya punya masa lalu dengan papa nya apa Arya akan berhenti berjuang kan cinta nya


"Kaynara siapa nama lengkap dosen mu itu*tanya Kalvin


"Arya putra Santoso"jawab Kaynara jujur


"Dia pria yg aku bilang om yg terjun saat Kaynara terjatuh aku merasa dia punya hubungan dengan Kaynara"bisik Nugi


"Siapa pun dia om ingin mengetahui keluarga nya"ujar Kalvin pelan


"Mama ayo pulang aku lapar"ucap Kaynara


"Iya sayang"ucap Nanda lalu mengajak Kaynara pulang


"Semua terimakasih atas kerja keras kalian anak saya ketemu"ujar Kalvin lega semua bersorak atas keberhasilan mereka


###


"Serius Kaynara anak nya tuan Kalvin Adiwinata"ucap Bimo menatap Arya duduk di kursi nya memejamkan matanya Bimo adalah asisten Arya yg tidak hanya menjadi dosen tapi CEO perusahaan


"Iya aku serius tuan Kalvin adalah orang yg kejam masa di mana dia muda dulu dan dia pernah membunuh Kakak ku aku tidak akan mundur akan tetap membunuh nya meski dia adalah papa dari kehidupan ku"ujar Arya membuka mata


"Arya aku sarankan kamu harus lebih bijaksana jika kamu membunuh tuan Kalvin kamu tidak akan bisa bersatu dengan Kaynara"ujar Bimo


"Tidak Bim aku bisa melakukan dengan rapi"ujar Arya serius dia benar akan membunuh Kalvin dengan tangannya sendiri


###


"Entah kenapa nama Santoso itu tidak asing"gumam Kalvin


"Aku juga merasa tidak asing dengan suara Arya mas aku seperti pernah mendengar rekaman suara Arya di earphone Kaynara seperti nya dugaan Nugi itu ada benarnya jika Arya punya hubungan dengan Kaynara"ujar Nanda


"Perjodohan tetap berlangsung meski banyak yg tersakiti tapi ini demi keselamatan Kaynara aku tidak mau Kaynara sakit di dekat Arya "ujar Kalvin serius


"Mas pertimbangan dengan baik perjodohan ini aku melihat ekspresi Kaynara berbeda saat menatap Arya lagian Nugi dan Arin saling mencintai apa kita tega menghancurkan mereka"ujar Nanda


"Nanda keselamatan Kaynara yg utama aku tidak peduli dengan perasaan Nugi atau pun Arin"ujar Kalvin berlalu


"Aku merasa cemas atas pertikaian ini banyak hati yg tersakiti Arin Nugi dan Kaynara aku tidak bisa tinggal diam tapi ada benar nya apa yg Kalvin kata kan keselamatan Kaynara jauh lebih penting setidaknya cari calon lain "gumam Nanda pusing


####


Keluarga Adiwinata lagi sarapan bersama mereka dan Kaynara juga siap siap ke kampus dia merasa baik karna memang saat jatuh hanya kaki nya yg terkilir sekarang baik baik saja


"Perjodohan mu dan Nugi tetap berlangsung "ucap Kalvin serius


"Padahal papa tau jika kak Nugi dan Arin saling mencintai kenapa papa ingin melawan takdir "ucap Kaynara


"Ini demi kebaikan mu Kaynara tidak ada yg baik menjaga mu selain Nugi"ujar Kalvin


"Terserah papa aku capek debat sama papa yg selalu ingin menang sendiri"Kaynara beranjak dan berlalu pergi


###


"Arin kamu di sini kenapa menangis"ujar Arya memergoki Arin yg menangis di balkon lantai paling atas


"Entahlah pak aku lelah berjuang cinta kak Nugi tetap akan di nikahan sama kak Kay"ujar Arin menyeka air mata seketika Arya mengepal kan tangannya


"Tetap lah yakin akan cinta mu Arin berani mencintai jangan pernah berani untuk menyerah cinta itu di perjuangan kan jika tidak lupakan dengan berani saya harap takdir berpihak pada mu"ujar Arya prihatin


"Pak Arya di sini kenapa"ujar Arin menatap Arya

__ADS_1


"Saya hanya menenangkan diri tempat sunyi tempat ternyaman untuk kita menenangkan diri"ujar Arya


"Iya bapak benar"ujar Arin menatap ke depan Arya pun melakukan hal yg sama mereka beruds diam dengan pikiran masing-masing


__ADS_2