Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 40


__ADS_3

Kalvin mengenakan kancing bajunya serta mengenakan resleting celananya Kalvin menatap dirinya di cermin dengan kemeja putih dan celana biru itu dia terlihat makin tampan dan gagah Kalvin menyisir rambutnya Kalvin melirik pakaian Nanda yg berserakan lalu Kalvin berbalik mengambil baju kemeja lengan pendek milik Nanda


"Kancing baju Nanda rusak semua dia pakai baju apa nanti"gumam Kalvin


"Baru sadar jika kamu merusaknya "ucap Nanda keluar dari kamar mandi dengan handuk yg hanya selutut rambut Nanda masih basah


"Hhmm seksi"ucap Kalvin menatap Nanda lapar


"Awas mengulang lagi aku ngak mau lagi ke kantor ini"ucap Nanda kesal Kalvin hanya menyengir memeluk Nanda dari belakang


"Tanda di leher mu kurang nyata"bisik Kalvin mengigit leher Nanda


"Tunggu"ucap Nanda berbalik memegang kera baju Kalvin


"Ini bekas bibir siapa"ucap Nanda serius


"Lupa tadi jika kamu mencium nya"kekeh Kalvin


"Ohh iya ya lagian kamu udah kotor masih di pakai"ucap Nanda


"Suka aku jika bekas tubuh mu menempel pada ku"ucap Kalvin mencium leher Nanda


"Ighh genit"ucap Nanda risih


"Aku pakai baju apa"ucap Nanda


"Pakai kemeja aku aja dulu"ucap Kalvin


"Emang bisa"tanya Nanda


"Bisa lah"ucap Kalvin mengambil kemeja putih nya Nanda segera menuju kamar mandi memakai celana nya


"Baju nya besar banget "gumam Nanda lebih memilih memasukkan kemeja itu lalu menggulung lengan kemeja itu sampai ke siku Nanda menyanggul asal rambutnya lalu keluar


"Aku ngak bawa makeup bagaimana mau makan di luar"ucap Nanda merapikan baju nya


"Ngak usah pakai makeup"ucap Kalvin memeluk Nanda dari belakang mencium tengkuk Nanda


"Geli"ujar Nanda memeluk lengan Kalvin dan Kalvin mencium sampai ke leher Nanda hanya pasrah apa yg Kalvin lakukan


"Jika gini ngak selesai kita makan aku rasa nya ingin miliki kamu lagi "bisik Kalvin serak Nanda berbalik


"Aku sangat lapar ingin makan banyak udah ya"ucap Nanda memelas


"Baik lah ayo"ucap Kalvin memeluk pinggang Nanda membuat Nanda tersipu mereka keluar dari ruang rahasia itu dan keluar dari ruangan itu


"Sudah ayo"ucap Kalvin pada Arjun yg menunggu mereka semua orang memperhatikan Nanda yg sesekali di ciumi oleh Kalvin


"Apa mereka bergosip Arjun "tanya Kalvin santai


"Sudah saya bereskan tuan"ucap Arjun membuka pintu mobil


"Bagus itu"ucap Kalvin menatap Arjun datar dan masuk ke mobil Arjun segera melajukan mobilnya


"Kalvin "ucap Nanda memeluk Kalvin


"Aku nanti boleh ya makan banyak kamu kan ketemu sama klien aku mau makan banyak"ucap Nanda bermanja Kalvin tersenyum menatap Nanda


"Seperti nya kamu sangat pandai mengetahui apa yg aku ingin sehingga kamu tau bagaimana meminta nya pada aku"ucap Kalvin memegang wajah Nanda


"Apa aku boleh minta, pikiran mu selalu kotor"kesal Nanda


"Iya boleh apa yg kamu mau akan aku penuhi"ucap Kalvin mencium bibir itu Nanda berpindah duduk jadi di pangkuan Kalvin memeluk leher Kalvin dia seperti mabuk cinta menikmati kebahagiaan bersama Kalvin sampai lupa keberadaan Arjun


"Sudah sampai tuan"ucap Arjun keluar dari mobil menyadarkan Nanda


"Iss Kalvin kenapa buat aku lupa mulu sih"kesal Nanda lalu mengenakan kancing kemejanya


"Kamu kan istri ku wajar "kekeh Kalvin mencium sudut bibir Nanda mereka berdua keluar dari mobil


"Kalvin aku berantakan "bisik Nanda


"Iya kamu jadi makin seksi"ucap Kalvin datar lalu merapikan rambut Nanda


"Jangan buat aku cemburu nanti"ucap Kalvin mencium sudut bibir Nanda lalu segera mencari tempat


"Ketemu lagi Nanda"ucap nya tersenyum Nanda hanya mengangguk duduk di sebelah Kalvin


"Kalvin mau pesan kue itu"bisik Nanda memeluk lengan Kalvin menunjuk ke arah pelanggan yg lain yg lagi makan


"Pesan kue sama eskrim nya 2 porsi"bisik Kalvin pada Arjun


"Jadi bagaimana tuan Kalvin apa bisa kita meeting sekarang"ucap nya


"Iya tuan Jonathan bisa di mulai"ucap Kalvin lalu membuka laptop yg di bawa Arjun tadi


"Saya ingin membuat komplek perumahan karna beberapa arsitek perusahaan masih mengerjakan apartemen jadi saya ingin anda yg jadi arsitek pembuatan komplek nya"jelas Kalvin,Arjun meletakkan kue dan eskrim nya Nanda tersenyum segera melahap kue itu


"Jika saya mampu saya akan menerima"ucap Jo tersenyum selebihnya nanti biar asisten saya menjelaskan "ucap Kalvin menyerah kan pada Arjun dan Arjun menjelaskan , Kalvin melirik Nanda yg lahap memakan kue nya Kalvin menatap Nanda yg di mata Kalvin Nanda sangat cantik dan mempesona apa lagi Nanda makan kue itu membuat Kalvin rasa nya gemes tanpa sadar Kalvin mencium pipi Nanda membuat Nanda menatap nya malah pandangan mereka terkunci


"Jangan buat aku malu panas pipi ku"bisik Nanda menempel di dada Kalvin tersipu menatap Jo


"Tidak sadar karna kecantikan mu"bisik Kalvin

__ADS_1


"Apa kamu bilang tadi"ucap Nanda menatap dengan tersenyum


"Aku cantik"ucap Nanda lagi


"Tidak maksud ku "ucap Kalvin tersenyum


"Aku benaran cantik"ucap Nanda antusias


"Tidak"ucap Kalvin cepat mengalih kan pandangannya


"Menyebalkan"ucap Nanda kembali pokus pada kue nya Kalvin menyimak penjelasan Arjun


"Baik saya akan menerima nya"ucap Jo


"Ini kontrak nya pak*ucap Arjun menyerah kan kontrak nya Jo membacanya


"Oke saya setuju "ucap Jo menanda tangani nya


"Kita makan siang dulu"ucap Kalvin menyuruh Arjun memesan makanan


"Om juga pandai lho membuat kue"ucap Jo memangku dagu nya menatap Nanda


"Aku lebih pandai"ucap Kalvin mengengam tangan Nanda


"Momy suka ya om makan kue"tanya Nanda tersenyum


"Iya makan nya dulu om belajar buat kue"ucap Jo


"Jadi yg disukai itu anak nya apa ibu nya"kesal Kalvin membuat Nanda replek menutup mulut Kalvin dengan tangannya


"Apa yg kamu katakan"ucap Nanda pelan


"Lihat saja dia menjengkelkan menatap mu seperti itu kamu juga ngapain senyum senyum pada nya"ucap Kalvin


"Iss maluiin tau ngak"ucap Nanda


"Kamu malu sama aku"geram Kalvin


"Jangan marah lagi"ucap Nanda tidak enak dengan Jo


"Aku mau batal kan kontrak nya biarkan aku rugi banyak"geram Kalvin


"Jika dia mulai cemburu buta aku susah "gumam Nanda


"Jangan marah ngak enak sama om Jo"bisik Nanda memeluk pinggang Kalvin meletakkan wajahnya di dada Kalvin


"Please jangan marah terus"ucap Nanda mendongak


"Aku tidak mau kamu dekat dekat sama pria lain ngak mau kamu manis dan tersenyum pada pria lain"ucap Kalvin memeluk pinggang Nanda


"Iya ini kan lagi pdkt untuk Dedy baru"ucap Nanda cekikikan Kalvin tersenyum mencium kening Nanda


"Maaf ya tuan Kalvin saya tidak bermaksud buat marah hanya saja Nanda mengingat kan saya soal momy nya yg dulu membangkitkan kehidupan saya"ucap Jo


"Menatap Nanda membuat hati saya tenang seakan dia kebahagiaan Landa"ucap Jo tersenyum


"Kenapa om Jo ngak ajak momy nikah"tanya Nanda


"Sudah tapi mony mu tidak mau saya sudah bujuk tapi tetap saja"ucap Jo mulai menikmati makan siang nya


"Momy itu merasa bersalah sih om menurut ku momy hanya perlu waktu jika dia tidak mau ya mau bagaimana lagi "ucap Nanda


"Padahal aku ingin sekali melihat Momy bahagia jika mendengar cerita ibu Amel momy sudah lama menderita sejak dia di duakan aku hanya ingin melihat momy bahagia"ucap Nanda


"Om akan usahakan jangan khawatir"ucap Jo tersenyum mereka mulai makan siang


####


Setelah makan siang Kalvin mengantar Nanda pulang tidak membolehkan Nanda kemana mana karna pasti Nanda capek tadi setelah mereka melakukan hubungan suami istri mereka segera berangkat makan siang Kalvin menyuruh Nanda beristirahat biar nanti tidak sakit


"Jangan pulang malam nanti"ucap Nanda membenarkan kera kemeja Kalvin


"Aku sendiri sibuk harus meninjau pembangunan Apartemen apa lagi harus tetap memeriksa soal pembangunan komplek kamu istirahat saja "ucap Kalvin memeluk pinggang Nanda


"Iya aku masuk dulu ya"ucap Nanda tersenyum


"Cium dulu"ucap Kalvin menunjuk sudut bibirnya


"Malu ahh"ucap Nanda tersipu


"Jika tidak kamu tidak akan lepas"ucap Kalvin santai


Cup


"Dah"ucap Nanda setelah mencium sudut bibir Kalvin dia segera lari


"Nanda kenapa senyum senyum"suara Daniah mengagetkan Nanda


"Ahh tidak mah,ehh ada Momy juga"ucap Nanda tersenyum


"Kapan sampai mom"tanya Nanda mendekat


"Baru aja sampai "ucap Landa

__ADS_1


"Mau gabung ngobrol sayang"ucap Landa


"Ahh tidak mom aku mau istirahat saja capek"ucap Nanda tersenyum


"Capek"ucap Landa


"Kata ibu Amel di kantor tidak terlalu sibuk kamu capek kenapa"ucap Landa menatap wajah Nanda memang raut wajah nya terlihat capek


"Ahh iya mom tadi aku ke kantor Kalvin membantu nya seperti nya dia sangat sibuk"jelas Nanda dengan senyum senyum


"Ohh bantuin Kalvin"ucap Daniah tersenyum menggoda


"Udah dulu ya mom ma mau istirahat"ucap Nanda tersenyum lalu menuju lantai atas


"Seperti nya hubungan Nanda dan Kalvin makin berkembang baik"ucap Daniah menyeduh teh hangat nya


"Aku lega jika Nanda dan Kalvin bisa bahagia "ucap Landa tersenyum


"Lalu kamu"ucap Daniah


"Aku kenapa dengan diri ku"ucap Landa menyeduh teh nya


"Setidaknya nikmati kebahagiaan mu masak kamu menderita terus "ucap Daniah


"Aku sudah bahagia melihat anak ku bahagia Niah"ucap Landa tersenyum


"Itu bukan kebahagiaan Landa tapi rasa lega orang tua mana yg tidak bahagia melihat anak nya bahagia meski dengan cara yg salah melihat Nanda bahagia itu rasa lega"ucap Daniah


"Lalu kebahagiaan apa yg harus aku miliki"ucap Landa menatap Daniah serius


"Aku tidak tau kamu sendiri tau kebahagiaan mu"ucap Daniah menyeduh teh hangat nya dengan melirik Landa


"Kamu tau Kalvin ada niatan mau jodohin aku sama Jo saat kerja sama mereka"ucap Daniah


"Itu bagus"ucap Landa tersenyum


"Ya benar itu"ucap Daniah


"Tapi sayang cinta ku masih belum pudar terhadap ayah Kalvin sayang sekali Jo di umur kepala 4 tapi belum nikah sama sekali"ucap Daniah membuat Landa tersenyum tipis


"Jadi kamu menyuruh ku ke sini untuk membicarakan Jo"kekeh Landa


"Ehh kamu sendiri lho yg menebak aku mah mau habisi masa senggang saja kamu lho yg mulai"ucap Daniah


"Udah lah aku tau apa tujuan mu ingin aku setuju kan menikah dengan Jo"ucap Landa


"Wah Jo ngajak kamu nikah"ucap Daniah kaget


"Lalu kenapa tidak kamu terima "ucap Daniah seakan kaget


"Udah lah Niah kamu kayak masih muda aja kamu pikir aku ngak tau jalan pikiran mu"ucap Nanda


"Landa aku tau sejak Kasim menduakan cinta mu kamu merasakan penyesalan telah meninggal Jo dan lebih memilih Kasim yg ternyata cinta nya tidak tulus terhadap mu "ucap Daniah


"Kamu pasti merasa bersalah sama Jo secara terlalu kejam kamu memperlakukan Jo berjuang menyamakan kasta kalian nyata nya kamu mencampakkan nya membuang benih cinta kalian "ucap Daniah


"Sudah lah Niah jangan mengungkit hal itu aku menikmati hidup damai seperti ini"ucap Landa menatap sendu ke arah cangkirnya


"Apa kamu merasa bersalah Landa aku bisa membantu mu menebus rasa bersalah mu pada Jo"ucap Daniah


"Dengan cara"ucap Landa menatap Daniah


"Membuat Jo bahagia"ucap Daniah


"Apa kebahagiaan Jo"tanya Landa


"Landa Landa kamu masih sama bodoh"tawa Daniah


"Apa maksudmu aku tidak mengerti"ucap Landa


"Dulu sekarang sama kebahagiaan Jo itu hanya kamu Landa masak iya perlu aku jelaskan kita udah tua kamu masih ingin mengutamakan ego mu itu memikirkan masa lalu"ucap Daniah membuat Landa terdiam


"Jangan bilang kamu masih mencintai bedebah Kasim itu kenapa kamu menolak Jo"ucap Daniah tersenyum


"Kamu tau"ucap Landa tertahan membuat Daniah tertawa


"Iya aku tau bahkan saat kamu menikah dengan Kasim kamu masih mencintai Jo di saat Kasim menikah lagi kamu ingin selingkuh sama Jo menanam kan benih Jo bukti cinta kalian tapi ternyata Jo hilang"ucap Daniah tertawa


"Kenapa kamu bisa tau"ucap Landa


"Ck ayo lah Landa kamu seperti anak gadis aja yg polos aku ini udah lama bersahabat dengan mu kamu kira kamu dan ibu Amel aja bisa bicara melalui mata aku pun bisa bicara melalui raut wajah mu aku bisa menebak pikiran mu di saat menatap wajah mu"ucap Daniah


"Kamu membuat aku pusing"ucap Landa


"Udah terima aja Jo nya"ucap Daniah tersenyum


"Oke aku ingin menguji takdir ku dan Jo"ucap Landa menghembuskan nafasnya kasar


"Aku akan ke suatu tempat aku akan berangkat sekarang tidak akan memberi tau siapa siapa kamu juga tidak usah memberi tau siapa siapa jika aku pergi jika aku dan Jo bertemu maka aku bersedia di nikahi Jo"ucap Landa


"Jika itu keputusan mu aku menunggu kabar baik"ucap Daniah


"Oke"ucap Landa dia segera pergi untuk memikirkan tempat mana yg ingin dia tempati biar Jo tidak bisa menemuinya

__ADS_1


__ADS_2