Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 66


__ADS_3

Karna kepulangan Gavin jadi Nanda mengundang keluarga untuk merayakan kepulangan Gavin membuat acara kecil kecilan,Nanda dan Kalvin menyambut para teman dan keluarga yg datang mengobrol seperti biasa apa lagi mereka sudah lama tidak mengobrol karna sibuk nya mereka


"Hallo kak Gavin"ujar Arin mencium tangan Gavin yg berdiri di samping Gavin


"Hai juga Arin"ujar Gavin mengelus kepala Arin


"Selamat untuk keberhasilan nya ya Gavin"ujar Danu memberi selamat


"Ya om tidak lama juga Nugi akan menyusul"ujar Gavin tersenyum simpul


"Nugi anak nya tante Dewi ya kak"tanya Arin


"Iya"ujar Gavin


"Ayo kita duduk dulu"ajak Nanda mereka segera duduk


"Kak, Kaynara ngak ikut lagi"tanya Lin


"Dia keras kepala nya sama seperti papa nya"ujar Nanda tertawa kecil


"Biar aku aja tan ajak Kaynara"ujar Nabila berdiri


"Ehh jangan mood Kaynara lagi ngak bagus nanti biar tante aja yg panggil "ujar Nanda berdiri lalu naik ke lantai atas ke kamar


"Nabila sama Kaynara satu kampus tante mau titip Arin"ujar Lin


"Waduh tante jangan titip sama Kaynara dulu aja mama nitipin aku sama Kaynara tapi dia malah meninggalkan aku terus nanti Arin sama aku aja biar aku yg ajarin dia"ujar Nabila


"Iya boleh kak"ujar Arin meski dia sedikit canggung dengan Nabila tapi ini demi kuliah nya


"Kaynara ngak ikut turun"ujar Nanda mendekat Kaynara yg berbaring


"Ngak ma sana aku mau istirahat mama sama yg lain aja"ujar Kaynara menutup tubuh nya dengan selimut


"Ayo turun sayang kekasih om Danu sama om Aron udah datang"ujar Nanda


"Justru itu ma aku bosan dengan pembicaraan kalian udah ahh jangan paksa aku"ujar Kaynara malas


"Ayo lah sayang kita juga mau membicarakan acara buat kakak kamu"ujar Nanda membujuk


"Ck aku pun tidak ingin ikut ma"ujar Kaynara


"Ayo lah sayang "ucap Nanda menarik tangan Kaynara


"Iya iya"ujar Kaynara beranjak


"Nah gitu dong"ujar Nanda tersenyum merapikan rambut Kaynara yg berantakan lalu merangkul Kaynara


"Jangan masam kayak gitu dong"ujar Nanda tersenyum


"Nanda kayak masih muda aja bergaul sama anak nya"kekeh Dewi


"Bunda ngak tau aja asli nya Kaynara itu seperti apa kadar datar dan galak nya 1000 %"ucap Nabila tertawa kecil


"Nah gitu dong"ujar Nanda duduk di samping Kaynara


"Kaynara titip Arin ya nanti mau kuliah tempat yg sama "ujar Lin


"Terserah dia lah tante di udah besar ngak perlu di jagain juga"ujar Kaynara malas


"Jagain Arin nya Kaynara di kan masih baru di sana"ujar Nanda


"Iya ma iya"ujar Kaynara


"Aku mau minta bantuan Kalian untuk buat acara Gavin nanti"ujar Kalvin


"tidak masalah "ucap Danu


"Baju kita samaan aja untuk acara nya kalian pilih aja nanti biar kita buat sama sama"ucap Kalvin


"Aku bisa atur kak"ujar Lin tersenyum


"Aku tidak mau ikut"ujar Kaynara dengan ketus


"Kenapa"ucap Kalvin


"Ya ngak mau aja ikut nya aku mau di rumah aja"ujar Kaynara


"Ini kan acara kakak mu masak ngak mau ikut"ujar Nanda


"Aku malas ma"ujar Kaynara


"Jangan malas seperti itu kamu Kaynara "ujar Kalvin tidak suka dengan sikap Kaynara


"Ya aku memang pemalas untuk bernafas saja aku malas"ketus Kaynara


"Kamu tidak ada sopan santun sama sekali"kesal Kalvin


"Aku memang tidak berguna pa siapa juga yg mau aku berguna papa sama mama aja paksa aku lanjut kuliah aku ogah tidak minat sama sekali"ujar Kaynara berdiri

__ADS_1


"Kamu ini tidak pernah menghargai papa sebagai papa mu"ucap Kalvin berdiri


"Mau menghargai seperti apa lagi yg papa mau aku sudah lakukan semuanya yg papa mau"ujar Kaynara


"Kamu belum melakukan apa apa Kaynara"ucap Kalvin


"Terserah aku tidak ingin ikut acara itu"ujar Kayaba ngotot


"Kenapa kamu iri pada kakak mu begitu kenapa tidak ingin ikut"ujar Kalvin mulai kesal


"Udah lah pa aku malas acara seperti itu"ujar Kaynara


"Ya udah jika tidak ingin ikut sekalian kamu tidak usah berhubungan dengan keluarga ini jika tidak mau mendengar kan perkataan papa"ujar Kalvin marah


"Oke oke"ujar Kaynara berlalu pergi menuju lantai atas


"Kenapa sih pa harus ngomong seperti itu dengan Kaynara"ucap Nanda


"Kamu belain aja dia terus sampai dia jadi anak pembangkang seperti itu"ujar Kalvin


"Kaynara itu tidak perlu di marahi seperti itu dia perlu di mengerti"ujar Nanda lalu naik lagi ke lantai atas


"Maaf jadi kacau seperti ini acara nya"ucap Kalvin tidak enak


"Kita keluarga tidak masalah"ujar Danu paham dengan keadaan


"Kaynara kamu mau kemana "ujar Nanda melihat Kaynara menurun kan semua baju nya


"Aku mau pergi aja kehadiran ku beban untuk semua "ujar Kaynara


"Kamu tidak akan kemana-mana "ucap Nanda mengambil tas Kaynara


"Kamu mau ninggalin mama seperti itu"ujar Nanda lalu memeluk Kaynara


"Jangan tinggalkan mama sendiri"ujar Nanda


"Meski papa tidak pernah memahami mu kamu yg harus memahami jangan meninggalkan keluarga begitu saja"ujar Nanda


"Maafkan aku ma entah kenapa aku selalu tidak bisa mengendalikan diri ku dan emosi ku"ujar Kaynara


"Mama paham mama akan selalu bersama mu"ujar Nanda mencium kedua mata Kaynara menenangkan anak nya


####


Perayaan menyambut Gavin lagi di atur di hotel ternama , Kalvin juga akan mengumumkan pensiun nya yg akan di ganti oleh Gavin acaranya di adakan sangat mewah.Keadaan rumah sudah sepi hanya tinggal Gavin dan Kaynara yg lagi sarapan sedang kan Kalvin dan Nanda sudah berangkat


"Kenapa bertengkar terus sama papa "ujar gavin santai meski tatapan Kaynara sangat tidak suka


"Ngak usah ikut campur deh"ketus Kaynara meneguk air putih lalu berlalu Gavin segera mengejar nya


"Hari ini aku yg akan mengantar"ujar Gavin


"Tunggu ponselku tinggal"ujar Gavin lari ke meja makan


"Dasar introvert sejati"ujar Gavin saat kembali melihat Kaynara melaju kan sepeda nya dengan earphone di telinganya Gavin membiarkan Kaynara berangkat sendiri


Kaynara termenung memikirkan perkataan Gavin apa dia memang benar untuk mama nya lama termenung Kaynara merasakan tepukan di bahu nya


"Jangan bilang kabur dari kampus "ujar nya tersenyum


"Om Daren"ujar Kaynara tersenyum simpul pada Daren


"Wajah mu sangat masam bicara kenapa jangan kabur dari kampus ya"kekeh Daren mengacak rambut Kaynara karna Kaynara sudah Daren anggap seperti anak sendiri


"Tidak kok om "ujar Kaynara pelan


"Lalu kenapa kamu di sini"ujar Daren menatap Kaynara


"Om"ujar Kaynara ragu


"Apa papa kandung ku itu benar papa Kalvin atau benar lagi papa ku itu om Aron sama om Daren dan pak Aldo"lirih Kaynara


"Kamu kenapa bilang seperti itu apa kamu meragukan mama mu tidak menjaga dengan baik diri nya meragukan mama mu jika wanita baik baik sehingga kamu berfikir dia tidur sembarang pria"ujar Daren


"Tidak bukan seperti itu om kita tidak tau bagaimana pak Aldo mempermainkan mama saat itu "lirih Kaynara


"Kamu tidak boleh seperti itu selain mama mu sangat mencintai papa mu om sendiri yg menjadi saksi bagaimana mama mu di perlakukan kan Aldo menculik mama mu bukan untuk memiliki nya tapi menghancurkan nya dan menyingkirkan nya"ujar Daren


"Perlu kamu tau kamu itu anak kandung Kalvin mama mu sangat menyayangi mu kamu jangan pernah mengecewakan nya"ujar Daren serius


"Apa aku ini beban buat mereka om"ujar Kaynara menatap ke depan


"Bocah ini mikir apa sih tidak ada anak menjadi beban orang tua"ujar Daren


"Apa kamu meragukan kasih sayang orang tua mu"ujar Daren tersenyum


"Tidak jauh dari sini mama mu syuting lihat lah sebentar dia dari jauh orang di sekitar mu tidak sama seperti kita tinggal di tempat Aldo dulu kamu harus bisa mengalahkan mereka bukan menjadi pengalah lalu terjatuh tapi hadapi dengan berani"ujar Daren tersenyum mengecup kepala Kaynara lalu berlalu naik mobil dan pergi tadi Daren tidak sengaja melihat Kaynara


"Hah sungguh melelehkan"gumam Kaynara lalu beranjak mengendarai sepeda nya dengan earphone nya Kaynara berhenti di tempat Nanda yg lagi memantau syuting

__ADS_1


Dret dret


Kaynara di kaget kan oleh getaran posnel nya karna serius melihat mama nya yg sibuk dengan lokasi syuting Kaynara juga tidak melihat kehadiran Lin


"Ngapain Nabila menghubungi ku"gumam Kaynara lalu melaju kan sepeda nya menuju kampus


###


"Tante tidak membantu mama ku"ujar Kaynara serius melihat kehadiran Lin di kampus nya


"Menemani Arin sebentar "ujar Lin tersenyum Kaynara merebut berkas di pegang oleh Lin


"Temani sana mama ku kasihan dia harus melakukan sendiri urusan Arin biar aku yg urus"ujar Kaynara serius


"Tidak apa tan aku juga akan memantau Arin*ujar Nabila tersenyum


"Oke,tante akan menemani mama mu"ujar Lin sedikit heran dengan Kaynara hari ini meski begitu dia percaya kan pada Kaynara dan Nabila


"Tinggal penyerahan berkas kan"ujar Kaynara lalu menemani Arin untuk tes masuk kampus nya Kaynara juga memberikan beberapa pengalaman yg pernah dia alami


"Aku harus masuk ke kelas "ujar Kaynara melirik jam di pergelangan tangannya dan pergi


"Tidak buruk"gumam Kaynara tersenyum tipis segera menuju kelas nya


###


"3 hari lagi pengumuman nya aku yakin kamu berhasil"ujar Nabila melihat Arin tersenyum baru selesai melaksanakan tes nya


"Bagaimana lancar"ucap Kaynara mendekat baru selesai kelas nya


"Aku sedikit merinding jika Kaynara mulai ada perubahan"ucap Nabila


"Sekali lagi mengejek ku aku benar menghajar mu"kesal Kaynara


"Santai nona galak amat"ujar Nabila cekikikan


"Bagaimana kita belanja aja untuk acara kak Gavin malam nanti"ujar Nabila


"Boleh kak"ujar Arin tersenyum senang


"Bentar"ucap Kaynara mengeluarkan dompet nya uang nya masih berapa lembar


"Santai aku yg traktir uang ayah ku banyak ngak kayak kamu kere"ujar Nabila cekikikan karna masalah keuangan Kaynara, Nabila tau bagaimana karna Nanda sering cerita dengan Dewi


"Cerewet banget "ujar Kaynara mengapit kepala Nabila membuat Arin cekikikan melihat nya memang Kaynara sudah dekat dengan kedua nya Kaynara saja terlalu menutup diri


"Kalian duluan saja aku kan naik sepeda"ujar Kaynara saat mereka sampai parkiran


"Biarin aja besok aku akan menjemputmu saat kuliah ini di tinggal dulu"ucap Nabila


"Tapi aku sangat menyayangi sepeda ku jika di curi bagaimana"ujar Kaynara tidak rela kehilangan sepeda nya


"Udah ayo"ujar Nabila menyeret tangan Kaynara menuju mobil nya mereka segera meluncur


###


Nabila mengajak Arin dan Kaynara ke pusat perbelanjaan terbesar di kota itu tentu mereka bersenang-senang sesaat ya meski nanti Nabila di marahi sesaat pada bunda nya karna menghambur kan uang


"Jujur kapan terakhir ke tempat ini"ujar Nabila dengan berjalan masuk


"Jika aku 2 bulan lalu kak di ajak sama mama"ujar Arin


"Hei jika kamu bagaimana "ujar Nabila merangkul Kaynara


"Aku terlalu sibuk tidak penting ke tempat ini"ketus Kaynara


"Wah kamu pekerja keras banget Kaynara atau sibuk dengan diri sendiri"ejek Nabila tertawa geli


"Kamu membuat aku jengkel"kesal Kaynara menepis lengan Nabila yg terus mengejek nya


"Santai santai ayo kita mau beli apa"ucap Nabila mereka mulai memilih untuk persiapan nanti malam


"Kak aku mau pilih aksesoris ini aja deh"ujar Arin mereka mampir ke tempat aksesoris


"Kaynara pilih lah jangan malu malu"ujar Nabila ikut memilih


"Tidak itu bukan gaya ku"ujar Kyanana malas


"Iya gaya mu kan tomboi "ujar Nabila cekikikan


"Jangan mengejek ku"kesal Kaynara menendang kaki Nabila membuat Nabila sedikit ingin terjatuh


####


"Wah Kaynara ngak beli apa apa"ujar Nabila saat mereka selesai belanja


"Iya kak Kay ngak beli sama sekali"ujar Arin


"Hukuman nya Kaynara yg akan bawa semua barang kita"ujar Nabila menyerah kan belanjaan nya dengan Arin pada Kaynara

__ADS_1


"Hei kenapa aku membawa nya"kesal Kaynara


"Udah terima aja makan nya harus belanja,kita makan yuk lapar"ujar Nabila mengajak mereka ke lantai atas tempat makan karna sudah banyak tenaga mereka terbuang karna berbelanja


__ADS_2