
sebenarnya saat pembicaraan Amel dan Nanda saat itu kejahatan Kasim sudah terlihat di saat Amel mencari tau soal penggelapan uang yg akan membangkrutkan perusahaan tapi mereka tidak menemukan bukti nya jadi Amel dan Nanda membuat rencana untuk mencari kejahatan keluarga Kasim,Nanda harus bersandiwara apa pun yg terjadi Nanda harus tetap pada misi nya Amel sudah bertekad membalas semua keluarga Kasim atas apa yg dia lakukan selama ini pada Landa dan masalah perusahaan itu sebenarnya Kalvin sudah meminjamkan uang pada perusahaan Amel dan Amel hanya menyebar berita palsu mengatakan jika perusahaan SKY bangkrut.Nanda memeluk lengan Kalvin masuk ke rumah sakit itu meski sedikit cemas tapi Kalvin menyakinkan Nanda jika momy nya sudah baik baik saja
"Bagaimana di sana"tanya Kalvin mereka berada di dalam lift
"Tidur ku sangat nyenyak ternyata memeluk guling lebih enak dari pada memeluk mu"ucap Nanda santai
"Enak saja akan ku buang semua guling di kamar kita"kesal Kalvin membuat Nanda tertawa
"Makan nya jika malam hari tangan nya jangan nakal"ucap Nanda cekikikan Kalvin gemes dengan Nanda menciumi wajah Nanda
"Aku sangat merindu kan mu tapi aku juga paham kamu pasti butuh kenyamanan di sana"ucap Kalvin mengusap wajah Nanda
"Makasih ngertiin aku"ucap Nanda tersenyum lift terbuka mereka segera melangkah
"Anak ini mulai menikmati dunia nya sendiri "ucap Amel tersenyum membuat Jo menoleh
"Kenapa lihat lihat"ucap Amel galak
"Bisa senyum juga cewek galak ini ya ampun Landa bisa bisa nya kamu betah dengan nya"gumam Jo.Saat mereka masuk Landa menatap ke luar jendela ada air mata di pipinya ada juga Daniah yg duduk di sofa Nanda meletakkan jari nya di mulut nya untuk diam membuat Daniah keheranan.Nanda mengengam tangan Landa lalu mengecup pipi Landa dengan lembut membuat Landa menoleh menatap wajah Nanda
"Mom kok sakit sih"ucap Nanda
"Maafkan aku ya mom buat Momy kayak gini janji ngak akan lagi"ucap Nanda mengecup tangan Landa
"Nanda"ucap Landa duduk merengkuh tubuh Nanda dengan erat
"Jangan tinggalkan momy lagi momy ngak punya siapa siapa lagi jangan tinggalkan momy Nanda "ucap Landa menangis sesenggukan memeluk Nanda dengan erat Landa melepaskan pelukannya menyeka air mata Landa
"Aku kan udah kata kan sama momy jika aku sangat menyayangi momy tidak ada yg bisa memisahkan kita"ucap Nanda tersenyum memeluk Landa mengecup pipi Landa
"Momy tau seminggu ini hari yg berat untuk ku tapi demi Momy aku lakukan momy di saat aku berteriak saat itu aku melampiaskan rasa ketidak berdayaan ku melihat Mony seperti itu"ucap Nanda mencium tangan Landa
"Semua bohong Momy hanya satu yg benar"ucap Nanda
"Apa"lirih Landa cemas
"Di saat ibu Amel mendorong ku serius sakit banget aku yakin dia sengaja mendorong ku"kesal Nanda
"Heh salah sendiri kenapa rencana sempurna ingin kamu hancur kan dengan melihat Mony ku menangis"ucap Amel
"Salah ku"ucap Nanda berbalik menatap Amel
"Ibu Amel kale"ucap Nanda kesal
"Kamu yg salah"ucap Amel
"Ibu Amel"ucap Nanda
"Kamu"ucap Amel tidak ingin kalah
"Ibu Amel"ucap Nanda kesal
"Kenapa malah bertengkar"ucap Daniah
"Dasar perawan tua keras kepala"ucap Nanda geram
"Apa kamu bilang"ucap Amel galak
"Apa"ucap Nanda kesal Jo tersenyum tipis menatap Nanda yg di tangkap oleh Kalvin
"Tuan Jonathan maksud nya apa menatap istri saya seperti itu"ucap Kalvin datar menatap Jo
"Saya hanya kagum saja terhadap Nanda"ucap Jo santai
"Aneh tau"ucap Nanda menyenggol perut Kalvin dengan siku nya
"Nanda"ucap Landa
"Iya mom"ucap Nanda duduk di samping Landa mengengam tangan itu
"Momy akan menuruti semua kemauan mu Momy ngak akan menyuruh mu bekerja tidak akan menikah lagi dan tidak akan memaksa mu"ucap Landa mencium tangan Nanda
"Ma kayak nya lucu ya jika aku gendong adik"kekeh Nanda
"Ngak lucu dari pada kamu gendong adik mending kamu gendong anak ayo pulang kita bikin"kesal Kalvin
"Ighh Kalvin apaan sih ngak jelas"ucap Nanda cemberut
__ADS_1
"Mom kan udah aku jelaskan semua yg terjadi itu tidak benar itu hanya drama saja"ucap Nanda
"Asal momy tau aku lebih menyayangi nyawa momy dari pada nyawa ku"ucap Nanda tersenyum menatap Landa
"Kebahagiaan momy adalah kebahagiaan ku juga aku mau momy bahagia jika menikah jalannya Momy bahagia maka menikah lah "ucap Nanda tersenyum Landa menyentuh wajah yg tersenyum itu pada nya memeluk Nanda dengan erat dia lega Nanda nya kembali lagi pada nya tidak seperti kemarin yg membenci nya
"Kamu segalanya buat momy jangan melakukan hal seperti kemarin Momy tidak berdaya"ucap Landa mencium tangan Nanda
"Iya mom ngak lagi"ucap Nanda tersenyum mencium kening momy nya
"Aku turut prihatin atas apa yg menimpa mu sampai kamu sakit seperti ini"ucap Jo menatap Landa
"Terimakasih Jo"ucap Landa
"Ahh manis nya makasih Jo"ucap Nanda cekikikan Landa tersenyum menatap Landa mencubit lengan Nanda lembut
"Aww mom"Nanda cemberut menatap Landa yg mencubit nya lalu memeluk Landa dengan manja Landa tersenyum mengelus kepala Nanda
"Ibu Amel dan Nanda benaran menjebloskan keluarga Kasim ke penjara "ucap Kalvin
"Sebenarnya sebelum kami melakukan rencana itu sudah konfirmasi sama komisaris jika kami mau satu keluarga itu di penjara selama 6 bulan karna itu permintaan Nanda awal nya dia menolak tapi atas desakan saya jadi dia mengizinkan tapi semua bukti sudah di pegang oleh nya dalam arti jika keluarga itu melakukan kejahatan lagi mereka segera di proses secara hukum "jelas Amel
"Tapi sepertinya Karim dan Welly ngak berat karna mereka hanya ikut soal penggelapan uang saja beda sama Hakim rencana pembunuhan serta ayah dan Mama Ningsih "jelas Nanda
"Kami juga menambahkan kasus penculikan 20 tahun lalu penculikan Landa Ayunda SKY"ucap Amel
"Bagus itu biar mereka tau rasa"ucap Daniah
"Mereka terlalu banyak membuat kerugian"ucap Amel
"Nanda"ucap Landa
"Apa kamu membenci ayah mu"tanya Landa menatap Nanda
"Tidak "ucap Nanda
"Seandainya jika rencana ayah itu terjadi maka beda ceritanya mom"ucap Nanda
"Momy tau jika rasa benci mengalah kan rasa cinta maka jalan nya mengakhiri seperti kata Kalvin kita takut kehilangan karna kita pernah merasakan kehilangan kita baru berjumpa mom sakit rasanya jika harus terpisah lagi"ucap Nanda mencium jemari Landa
"Entah kenapa aku bisa merasakan sisi gelap Kalvin aku seakan meresapi sisi gelap itu seakan menuangkan pada orang yg bersalah pada ku"ucap Nanda menoleh pada Kalvin
"Yg penting semua sudah berlalu "ucap Kalvin mengelus kepala Kalvin
"Benar itu ada nya"ucap Daniah
"Nanda"ucap Kalvin menepuk tangan Nanda yg mengengam tangan Landa di usap nya dari Kalvin tangan Nanda itu dengan wajah memelas
"Kebelet pingin banget"bisik Kalvin menempel
"Kamu apaan aku masih ingin bersama momy "bisik Nanda
"Nanda seperti nya Momy mau istirahat capek biar ibu Amel saja menjaga Momy kamu istirahat saja"ucap Landa
"Tapi Mom"ucap Nanda
"Iya mom Nanda sangat butuh istirahat ayo my wife"ucap Kalvin merangkul Nanda memaksa Nanda keluar dari sana
"Jika Kalvin sudah cinta pada wanita memang seperti itu "kekeh Daniah
"Amel kamu merasa lapar tidak sih kita kantin yuk"ucap Daniah
"Tidak "ucap Amel acuh
"Heh orang mau bicara berdua "kesal Daniah
"Lagian kamu Daniah kayak anak muda saja membiarkan kami berdua "ucap Landa menggeleng dia bersandar di ranjangnya
"Bela terus Amel nya ingat siapa menemani mu saat Nanda membuat meninggal kan mu itu aku bukan Amel "kesal Daniah
"Benar bocah mulai cemburu nya "ucap Landa
"Emm Landa apa kamu sudah membaik "ucap Jo duduk di samping Landa
"Iya aku baik"ucap Landa menatap Jo
"Jonathan"ucap Landa serius
__ADS_1
"Segala rasa yg membebani ku selama ini yg menghancurkan kehidupan mu aku benar minta maaf sebesar-besarnya jika pun ada yg bisa harus aku gantikan aku akan gantikan"ucap Landa benar menyesal dia merasa atas apa yg terjadi sekarang ini adalah balasan nya di masa lalu
"Landa aku sudah memaafkan mu aku tidak merasa kamu bersalah jika kamu mau ganti kan rasa sakit ku maka ganti lah dengan rasa bahagia ku itu kamu"ucap Jo menepuk tangan Landa
"Mau kah kamu menikah dengan ku"ucap Jo lagi Landa ingin bicara tapi Jo meletakkan jari nya di bibir Landa
"Jangan jawab atas rasa bersalah mu aku butuh hati mu menemani masa tua ku Nanda bukan rasa bersalah perasaan ku tidak berkurang sedikit seperti dulu malah makin bertambah jadi jangan balas aku dengan rasa bersalah mu itu"ucap Jo serius Nanda duduk Lalu memeluk Jo dengan lembut
"Maafkan aku Jo dengan keegoisan ku ini kamu semakin menderita "ucap Landa tetap memeluk Jo
"Jatuh cinta kembali pada mu adalah hal yg indah untuk ku"ucap Landa menatap Jo lalu mencium pipi Jo singkat
"Hoek mual aku"ucap Amel
"Amel emang kamu tidak punya getaran cinta apa"ucap Daniah
"Punya terhadap Landa"ucap Amel
"Apa"ucap Landa kaget membuat Amel tertawa geli
"Rasa cinta ku beda aku sangat bahagia jika melihat keluarga SKY bahagia"ucap Amel tersenyum
"Kamu tidak benar menyukai ku Amel"ucap Landa
"Pikiran mu itu sama seperti Nanda ,ya engak lah kamu kira aku ini tidak normal"ucap Amel
"Siapa tau kamu benar"ucap Landa membuat mereka tertawa geli menatap wajah Amel yg masam dari dulu Landa paling suka menggoda Amel di bantu oleh Daniah sedang kan Jo hanya tersenyum lebar menetap ketiga nya tidak ada yg berubah
####
Awal nya Kalvin ingin mengajak Nanda menginap di hotel tapi Nanda tidak mau karna nanti membuat dia susah tidak ada baju tidak ada makeup dan Nanda akan susah untuk bersiap siap nanti nya makan nya Nanda tidak mau menginap di hotel Kalvin mau saja yg penting dia bisa melepaskan rindu nya.kalvin tersenyum mengelus tangan Nanda mereka keluar dari mobil
"Rumah sepi ya"ucap Nanda melangkah masuk
"Iya kan semua berada di rumah sakit"ucap Kalvin lalu memeluk pinggang Nanda saat mereka masuk ke dalam rumah
"Kamu tau ngak sebesar apa aku merindukanmu"ucap Kalvin membelai wajah Nanda
"Kamu merindukan aku"kekeh Nanda
"Ngak rindu ngan cinta"ucap Kalvin tersenyum
"Iya aku tau kita saling mencintai pasti saling merindu "ucap Nanda mengalungkan tangannya di leher Kalvin mata mereka terkunci menatap bersama dengan mata penuh kerinduan Kalvin mencium bibir Nanda yg sudah dia rindu kan itu memegang tengkuk Nanda begitu pun Nanda membalas ciuman Kalvin mengelus kepala Kalvin langkah mereka terus maju dan mundur biar sampai ke kamar tapi tidak lepas dari ciumannya
"Kamu tidak akan lepas "ucap Kalvin tersenyum mendorong Nanda ke kasur
"Aku hanya ingin satu kali ya"ucap Nanda menahan dada Kalvin
"Enak saja stau minggu kita ngak bertemu jika setiap malam aku melakukan nya berarti 7 kali jadi kamu harus bayar 7 kali"ucap Kalvin cekikikan menindih Nanda
"Apa 7 ihh Kalvin aku tidak mau banyak banyak 2 aja udah buat aku mampus masak 7"ucap Nanda protes
"Kamu hanya cukup diam aku yg bekerja"ucap Kalvin cekikikan
"Tenaga mu full banget sih untuk 7 ronde"ucap Nanda cemberut
"Aku akan buat kamu merasakan dan ingin mengulang terus bersama ku"ucap Kalvin mengusap bibir tipis itu lalu menciumnya Kalvin menyatukan tangan mereka menikmati ciuman lembut itu Nanda bisa rasakan cinta Kalvin entah kenapa dia merasakan ada yg berbeda kali ini membuat Nanda ketagihan sentuhan Kalvin yg memabukkan itu
####
☀️☀️☀️
Nanda meletakkan kepalanya di perut Kalvin karna Kalvin terlelap juga dengan asal semalam Kalvin benar gila tidak main mengajak Nanda 7 ronde Nanda berteriak capek pun Kalvin tidak berhenti terus melakukan nya itu Nanda bisa apa bisa pasrah meski badan nya terasa remuk
"Eghmm badan ku sakit semua"ucap Nanda serak mengucek mata dia meneliti tubuh Kalvin sampai ke wajah
"Kalvin "teriak Nanda geram membuat Kalvin terlonjak kaget
"Ada apa"ucap Kalvin kaget
Plak
"Keterlaluan badan ku sakit semua"ucap Nanda memukul pelan wajah Kalvin
"Ya ampun"kekeh Kalvin menarik Nanda ke pelukannya
"Sungguh semalam sangat luar biasa "ucap Kalvin tersenyum
__ADS_1
"Aku nya tidak luar biasa badan ku sakit semua"ucap Nanda kesal
"Nanti di urut"ucap Kalvin membalikkan Nanda lalu mencium lembut bibir itu Nanda terpancing lagi dia mengalungkan tangannya membalas ciuman itu dalam hati Kalvin senang sudah mengetahui titik kelemahan Nanda tanpa sadar Nanda memeluk punggung Kalvin dengan erat membuat Kalvin sampai melakukan nya lagi dan Nanda tidak menolak malah mengikuti sentuhan lembut yg seperti menghipnotis nya