
Berita mengenai Gavin dan Erin menyebar awal nya mereka mengira Gavin dan Erin hanya kumpul kebo banyak komentar yg menghina Gavin tapi ada akun lain menyebar foto pernikahan mendadak Gavin dan Erin membuat semua makin heboh tapi televisi SKY Entertainment mewawancarai Kalvin dan Nanda dan mereka menjelaskan jika kedua menikah di saat Kalvin dan Nanda berada di negara X
Erin menggeliat pelan kali ini Erin sadar betul apa yg mereka lakukan Erin memeluk selimut dengan erat sekarang Erin mempertanyakan apa yg Gavin rasa dia sangat penasaran Erin mempertanyakan perasaan Gavin hanya saja jika benar Gavin menyukai nya berarti Erin tidak perlu berfikir pergi di saat Gavin mencampakkan nya
"Sudah bangun"suara Gavin ada disekitar Erin lalu Gavin mencium bibir Erin lebih berani
"Mas boleh aku bertanya hal yg sensitif tidak"tanya Erin serius
"Mengenai apa"ujar Gavin datar
"Itu emm mengenai perasaan mas Gavin Nugi bilang jika aku lebih agresif dan mas Gavin menerima berarti mas Gavin menyukai ku dan apa yg mas Gavin lakukan sekarang itu karna mas Gavin menyukai ku"ujar Erin menatap Gavin
"Apa kamu perlu mengetahui perasaan ku entah itu rasa benci atau rasa menyukai "ujar Gavin datar
"Iya perlu "ujar Erin
"Maksud ku aku perlu tau dengan rasa benci kamu akan membuang ku atau rasa cinta menjadikan aku istri mu selama nya aku perlu tau itu dan menyiapkan jika aku pergi dari keluarga Adiwinata"ujar Erin serius Gavin terdiam
"Tidak perlu rasa apa yang aku rasakan entah itu rasa benci atau rasa menyukai aku akan menjadikan mu istri ku selama nya perjanjian 3 bulan itu akan aku singkirkan kita akan hidup selamanya"ujar Gavin serius menyentuh wajah Erin
"Apa kamu mau Erin"ujar Gavin serius di angguki Gavin
"Menyingkir dulu aku mau ambil baju ku"ujar Erin tersenyum malu
"Baiklah"Gavin memungut pakaian Erin
"Pakai lah kemeja ku lagian kamu kan sudah ku pecat"ujar Gavin santai
"Tidak ada bantahan"ujar Gavin lalu membawa keluar seragam Erin membuang nya ke sampah
"Ruangan ini mewah banget"ujar Erin melihat lalu bangkit Erin menemukan kamar mandi merasa takjub dengan kamar mandi yg megah itu sama seperti kamar mandi di rumah Adiwinata
###
Erin sangat merasa risih memakai kemeja Gavin yg tadi di pakai Gavin mana ukuran baju besar membuat Erin sangat risih tapi Gavin sangat memaksa Erin mau tidak mau Erin mengikuti kemauan Gavin, tidak hanya tentang baju Gavin juga memaksa Erin memeluk lengan nya tentu Erin tidak mau nanti pekerjaan yg lain berfikir yg aneh apa lagi sekarang Eien tengah di pecat oleh suaminya sendiri
"Ayo jika ngak mau kita ngak akan makan"ujar Gavin menatap Erin
"Apa kata orang nanti Erin berusaha menggoda bos padahal udah punya suami"ujar Erin
"Bilang aja kamu tidak mau kan Bagus itu tau jika aku suami mu"kesal Gavin
"Ighh kenapa malah Bagus tidak ada hubungannya aku hanya tidak mau mereka berfikir yg aneh saat aku memijit mas Gavin aja aku di gosipin "ujar Erin menolak
"Ayo ngak ada yg akan menggosipkan mu ayo aku sudah lapar"ujar Gavin
"Tapi"ujar Erin
"Ayo mau kamu aku gendong sampai ke mobil kamu tinggal pilih mau memeluk lengan ku atau aku gendong"kesal Gavin
"Pemaksa sekali dia"gumam Erin binggun
"Iya iya"ucap Erin dia terpaksa memeluk lengan Gavin apa lagi dia sudah sangat lapar.Erin memeluk lengan Gavin tapi dari dia keluar dari ruangan Gavin semua pekerja sibuk saja dengan pekerjaan apa takut dengan Gavin atau apa Erin tidak mengerti sampai Erin berpapasan dengan Bagus dan Bagus hanya memberi hormat berlalu begitu saja membuat Erin menghentikan langkahnya ada yg tidak beres dengan teman nya yg lain
"Mereka kenapa apa karna takut dengan mas Gavin"gumam Erin menatap Gavin
"Ada apa kamu tidak ingin Bagus itu cemburu "bisik Gavin.
__ADS_1
"Apa kita berlebihan mas kenapa tidak ada yg menggosip kan aku"ujar Erin heran
"Berhenti memikirkan orang mending kita makan siang lapar"ujar Gavin merangkul Erin mereka keluar dari perusahaan besar tapi baru keluar mereka sudah di serbu oleh wartawan
"Tuan tuan izinkan kami mewawancarai anda"ujar nya menghalangi langkah Gavin tentu jadi tanda tanya di benak Erin ada apa
"Tuan kami hanya ingin bertanya mengenai istri anda"ujar yg lain
"Apa istri ,apa kami terciduk kenapa ada yg tau mampus aku pasti di marahi sama papa Kalvin"batin Erin
"Hanya sebentar kami ada urusan"ujar Gavin
"Tuan tuan anda bertemu dengan istri anda di mana dan jelas kan mengenai perjalanan kalian"tanya nya
"Saya bertemu dengan istri saya di ranjang "ujar Gavin santai membuat Erin replek memukul lengan Gavin memalingkan wajahnya
"Aku benar kan"ujar Gavin
"Tidak seperti itu"ucap Erin cepat
"Mengenai istri anda sendiri tuan keluarga nya dari kalangan apa"tanya nya
"Mengenai itu istri saya hanya orang biasa orang tidak punya dia anak yatim piatu orang tua nya sudah meninggal sejak dia kecil dan selama ini dia tinggal dengan paman nya"ujar Gavin
"Apa benar tuan anda menikah karna cinta"tanya mereka ingin tau
"Tentu saja saya mencintai istri saya ini bukan karna wajah nya saya tau dia jelek saya tidak dia pelet tapi saya menikahi nya karna dia bisa menerima saya apa ada nya saat saya ada di bawah"ujar Gavin merangkul Erin
"Sudah ya kami bisa mati kelaparan jika menceritakan kisah kami"ujar Gavin merangkul Erin masuk ke mobil
"Mas Gavin benar mencintai ku"tanya Erin tersenyum
"Iya iya tapi mas dengan semua orang tau jika aku istri mas Gavin pasti papa marah banget nanti"ujar Erin cemas
"Tidak juga sebelum berita ini tersebar mereka pasti menghubungi mama karna beberapa televisi itu milik perusahaan mama jaid mereka pasti izin lagian papa melarang kamu kasih tau mengenai ku bukan tanpa alasan itu di saat masa hukuman saja jadi dia tidak akan marah"ujar Gavin melirik Erin sekilas
"Syukur jika begitu aku takut nanti dia marah"ujar Erin lega
"Jangan khawatir aku akan melindungi mu"ujar Gavin mengelus bahu Erin pokus dengan jalanan
"Terkadang aku berfikir yg di lakukan mas Gavin ini bentuk rasa cinta lihat saja dia sangat berbeda dari pertama kami menikah rasa benci menghalangi kedekatan kami tapi rasa cinta bisa membuat semakin dekat"batin Erin dia jadi bertanya tanya perasaan Gavin bagaimana apa benar Gavin mulai menyukai nya lagian Erin tidak akan mengejek nya jika benar Gavin menyukai nya
###
Semua keluarga merasa puas dengan Gavin mengenal kan Erin di publik dan media itu berarti Gavin benar menerima Erin sepenuhnya, terutama Nanda dia sangat bahagia akhir nya anak laki-laki nya menemukan wanita tepat untuk nya ,Nanda menatap Kaynara yg berbaring di pangkuan nya lagi memainkan Game sejenak Nanda khawatir dengan kehidupan anak nya ini apa Kaynara akan menemukan cinta sejatinya apa Kaynara akan menemukan pria yg tepat untuk nya
"Kay kamu ngak ingin cari pacar mama rasa kamu udah cukup mencari pasangan apa lagi sebentar lagi kamu akan lulus kuliah"ujar Nanda tersenyum
"Tidak ma"jawab Kaynara santai
"Benar Kay apa kamu tidak punya pacar "ujar Kalvin ikut bicara
"Tidak ada"ujar Kaynara santai
"Apa kamu punya orang di cinta"ujar Nanda
"Tidak ada ma kenapa mempermasalahkan itu sih"Kaynara duduk dengan kesal
__ADS_1
"Kay dulu kami ingin menjodohkan anak kami pada anak tante Dewi dulu papa berfikir akan menjodohkan kakak kamu sama Nabila tapi dia keburu nikah jadi jika kamu tidak ada pasangan papa mau jodohkan kamu sama Nugi"ujar Kalvin
"Aku tidak mau di jodohkan aku tidak mau mempunyai pasangan dan aku tidak mau mencintai apa lagi menikah"kesal Kaynara
"Orang Kaynara itu menyukai sesama wanita"ujar Gavin masuk bersama Erin
"Orang tidak normal itu menular atau dari keturunan keluarga papa dan mama tidak ada yg menyimpang"ujar Nanda
"Lalu apa ma nama nya Kaynara itu gila gitu"ujar Gavin terkekeh
"Kalian ngak usah ribet mikirin pasangan ku sekarang aku hanya ingin tanggung jawab ku terhadap perusahaan biarkan aku belajar dengan tenang"ujar Kaynara
"Siapa juga yg menyuruh mu segera menikah Kay paling juga jika di jodohkan setelah kamu selesai kuliah "ujar Kalvin
"Terserah pokoknya aku tidak mau menikah titik"geram Kaynara berdiri dan berlalu
"Lihat tuh mas dari keras kepala mu nurun tuh sama anak mu"ujar Nanda
"Memang nya kamu tidak sadar itu bukan keras kepala tapi pembangkang sama seperti mu"ujar Kalvin
"Kok malah aku"ujar Nanda menggeleng
"Mas aku mau jenguk Kaynara dulu ya"ujar Erin lalu berlalu menuju lantai atas
"Gavin jaga istri mu dengan baik mama senang kamu mengenalkan istri mu"ujar Nanda tersenyum Gavin hanya mengangguk
"Kay"Erin masuk ke kamar Kaynara
"Jangan sekarang jangan membujuk ku mengenai itu Erin"Kaynara mengankat tangannya menyerah
"Itu pilihan mu jika ingin bertanggung jawab mengenai perusahaan tapi kamu pun akan menikah Kay"ujar Erin
"Rin aku mohon jangan sekarang itu menyakiti ku sangat dalam aku mohon "minta Kaynara dengan lirih
"Serumit itu cinta mu Kay"ujar Erin heran membuat Kaynara terdiam
"Rin aku ingin sendiri menikmati kesendirian kamu sudah menikah dan jangan anggap aku sebagai saudara mu seperti dulu anggap saja aku sebagai sahabat mu aku senang kak Gavin mengakui mu sebagai istri nya itu berarti kak Gavin mulai menerima mu "ujar Kaynara menjeda ucapan nya
"Lebih utama kan kak Gavin aku pun lebih mempercayakan kamu sama kak Gavin kamu hanya boleh datang kepada ku di saat ingat curhat selebihnya jangan Rin kak Gavin akan baik menjaga mu jadi aku ingin pokus dengan kehidupan ku pokus dengan kuliah ku"ujar Kaynara menatap ke depan
"Kay kok kamu ngomong gitu sih apa aku tidak boleh memeluk mu seperti ini"Erin menyandar kan kepalanya di bahu Kaynara
"Bukan itu maksudku bodoh tentu boleh hanya saja jangan sering menghabiskan waktu mu bersama ku kak Gavin pun butuh kamu"ujar Kaynara memukul kepala Erin
"Iya aku mengerti kok udah di jelasin mama Nanda"ujar Erin tersenyum memeluk Kaynara ikut Kaynara menikmati pemandangan depan mereka meski tidak terlalu indah tapi itu mampu menenangkan pikiran mereka rasa sunyi itu
####
Erin sedikit sedih dengan pernyataan Kaynara tapi perkataan Kaynara itu ada benar nya juga meski mereka bersahabat tapi mereka memiliki dunia sendiri dan berbeda apa lagi Erin hanya ipar nya Kaynara yg berarti Erin harus mementingkan suaminya dan lebih mengurus suami nya dengan baik lagi
"Kamu bengong"ujar Gavin mendekati Erin yg berbaring
"Aku memikirkan Kaynara dia tidak ingin terlalu lama bersama ku"ujar Erin
"Kalian bertengkar"ujar Gavin serius
"Tidak dia bilang aku harus lebih pokos aja ngurus mas Gavin"ujar Erin
__ADS_1
"Perkataan nya membuat aku sedih meski aku tau itu yg terbaik tapi mas ya aku merasa Kaynara itu menyembunyikan sesuatu dari perasaan nya aku yakin Kaynara itu punya yg dia sembunyikan setiap aku menatap mata nya yg penuh cinta tersimpan rasa menyedihkan yg tidak mampu di baca dan di ketahui "ujar Erin
"Kamu jangan pikirkan Kaynara dia itu tidak akan membiarkan orang lain menyakiti nya "ujar Gavin menatap Erin entah kenapa melihat wajah sedih itu membuat Gavin tidak nyaman dia mulai posesif terhadap Erin tersimpan rasa tidak ingin kehilangan Erin entah itu rasa nyaman atau rasa cinta Gavin tidak peduli yg dia inginkan Erin tetap lah Erin