Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 45


__ADS_3

Setelah mengantar Nanda ke kamar tamu keluarga Kasim berkumpul di kamar Kasim untuk berdiskusi masalah ini apa lagi Nanda begitu dekat dengan Landa apa memang benar apa tidak yg terjadi tadi


"Wajah Nanda tadi benar membenci momy seperti nya dia benar membenci Momy nya itu"ucap Welly


"Iya ayah anak buah kita di kantor SKY melaporkan jika ibu Amel dan Nanda tadi di kantor bertengkar masalah kasus ini aku yakin Nanda tidak percaya yg di bilang ibu Amel"ucap Hakim


"Aku puas banget melihat Landa seperti itu memohon minta anak nya di kembalikan"ucap Ningsih tersenyum puas


"Kita tetap waspada dan jangan memberi celah terus hasut Nanda supaya making membenci Landa "ucap Kasim tersenyum jahat


"Daniah"ucap Landa memeluk Daniah dengan erat saat mereka sampai


"Landa kamu kenapa "ucap Daniah membalas pelukan itu


"Nanda tidak ingin pulang dia membenci ku aku ngak mau kehilangan dia Daniah"ucap Landa mengeleng pelan


"Amel sebenarnya apa yg terjadi"tanya Daniah


"Tadi siang aku bicara pada Nanda jika ayah nya telah melakukan penggelapan uang dan dia marah pada aku sampai kami bertengkar hebat"ucap Amel


"Kamu selalu memperlakukan anak ku seperti itu apa kamu tau berarti nya dia untuk ku"teriak Landa meluapkan kekesalan nya


"Sudah ku bilang jangan mengatakan apa apa pada Nanda tentang ayah nya kenapa kamu melakukan itu kenapa"teriak Landa emosi


"Landa tenang lah besok biar aku bicara pada Nanda tenang ya ayo kita istirahat dulu"ucap Daniah merangkul Landa menuju kamar biar Landa istirahat


###


☀️☀️☀️


Nanda sarapan bersama yg lain mengobrol dengan keluarga ayah nya Nanda jadi sangat dekat pada mereka bahkan sesekali mereka bercanda.Setelah sarapan Nanda duduk di ruang tamu bersama Ningsih dan Kasim karna yg lain mulai pergi untuk kerja Nanda terlihat dekat dengan Kasim tidak segan Nanda kadang memeluk ayah nya itu


"Maaf aku lancang"ucap Daniah masuk


"Mau apa kamu"ucap Ningsih


"Itu menantu ku jadi aku mau bicara sebentar "ucap Daniah


"Mau bicara apa ma duduk lah"ucap Nanda tersenyum


"Ngak apa ma di depan mama Ningsih dan ayah tidak apa aku percaya pada mereka"ucap Nanda tersenyum Daniah duduk menatap Nanda yg juga menatap nya heran


"Nanda kamu tidak ingin pulang kasihan Kalvin"ucap Daniah serius


"Aku mau pulang"ucap Nanda mereka menatap Nanda


"Tapi asal momy tidak tinggal bersama kita lagi ma aku ngak mau ketemu sama Momy lagi"ucap Nanda


"Kenapa kamu lakukan kasihan Momy mu bukan nya kamu sangat menyayangi nya dia tersiksa kamu membencinya "ucap Daniah lembut


"Aku sangat menyayangi momy tapi itu dulu ma"ucap Nanda memejamkan matanya air matanya jatuh


"Momy sangat menyakiti ku mengecewakan ku aku bukan boneka yg bisa dia atur aku sudah dewasa aku ngak mau lagi ketemu sama dia"ucap Nanda menyeka air mata nya


"Daniah jangan memaksa Nanda kamu membuat nya menangis"ucap Kasim mengusap bahu Nanda


"Pulang lah Nanda"bujuk Daniah


"Tidak ma keputusan ku sudah bulat aku tidak mau pulang jika Momy ada di rumah"ucap Nanda


"Kamu jangan memaksa nya Daniah"ucap Ningsih


"Hah baik lah aku pulang "ucap Daniah beranjak dan pergi


"Tidak apa sayang jangan menangis "ucap Kasim menyeka air mata Nanda


"Dulu ayah pun merasakan hal yg sama Momy mu itu memukul ayah jahat pada ayah membuat ayah tidak sanggup sampai menikah lagi ayah memaafkan mama ya meski dia selalu selingkuh dengan Jo itu bahkan mungkin sekarang mereka akan menikah karna rencana jahat nya sudah selesai karna ayah cerai kan"ucap Kasim


"Kekuasaan itu melupakan Momy mu jika orang di sekitar nya butuh kehidupan dia hanya memikirkan kepentingan nya"ucap Kasim lagi Nanda menyimak dengan serius


"Bohong "ucap Landa lalu mendekat


"Sayang jangan percaya ucapan nya"ucap Landa duduk di samping Nanda


"Kamu sayang kan sama momy percaya kan sayang pada momy "ucap Landa tersenyum menyentuh wajah Nanda


"Landa kamu masih sama keras kepala tidak mengakui kesalahan mu"ucap Kasim


"Mom sudah"ucap Nanda pelan


"Iya momy salah momy salah"ucap Landa menatap Nanda


"Jangan tinggalkan momy"ucap Landa menangis memeluk Nanda dengan erat


"Landa lepas kan Nanda"ucap Kasim menarik tangan Landa tapi pelukan Landa sangat erat


"Jangan pisahkan kami"lirih Landa memeluk Nanda begitu erat


"Landa lepas"ucap Kasim menyentak tangan Landa membuat Landa terjatuh


"Kalian kasar sekali "ucap Daniah membantu Landa berdiri tapi Landa menepis nya memeluk kaki Kasim


"Kamu mau apa aku berikan pada mu tapi jangan ambil Nanda dari ku"lirih Landa sesegukan

__ADS_1


"Nanda segalanya untuk ku jangan ambil dia"lirih Landa,Kasim berjongkok


"Jika begitu serahkan perusahaan itu atau kamu akan melihat Nanda membenci mu seumur hidup "bisik Kasim


"Mom"suara Nanda terdengar lembut Landa mendongak lalu dia berdiri


"Kenapa sayang"ucap Landa memegang wajah Nanda lalu Nanda memegang tangan Landa lembut


"Momy jangan lagi membujuk ku seperti itu aku tidak akan mau mom hidup bersama momy yg selalu menyakiti ku aku tersiksa Momy jadikan alat untuk menjalankan perusahaan itu aku lelah mom pura pura bahagia please Momy pergi jangan temui aku sampai mommy membujuk ku sampai nangis darah pun aku tak kan kembali"ucap Nanda


"Momy akan turuti kemauan mu sayang "lirih Landa memegang pipi Nanda tapi Nanda menepisnya memalingkan wajahnya


"Maaf Momy aku ngak mau tinggal sama Momy aku mau tinggal sama ayah saja"ucap Nanda menatap ke arah lain Landa terdiam


"Sudah kamu pergi sana Nanda tidak ingin bertemu dengan mu"ucap Ningsih mendorong Landa


"Kasar sekali kalian"ucap Daniah jengkel


"Ayo Landa kita pulang "ucap Daniah mengajak Landa pergi yg terdiam


"Udah sayang momy mu dia memang keras kepala "ucap Kasim


"Iya ayah benar aku mau main game saja"ucap Nanda mengeluarkan ponselnya mulai membuka aplikasi game nya


"Nanda benar tidak ingin kembali pada Landa"bisik Ningsih


"Udah kita biarin aja Nanda"bisik Kasim lalu pergi


"Landa aku aneh kenapa Nanda bisa jadi seperti itu"ucap Daniah dalam perjalanan pulang


"Aku tidak punya semangat hidup seakan jantung ku tidak berfungsi dengan baik"lirih Landa menangis menangkup wajahnya


"Aghhh Nanda"teriak Landa menangis menangkup wajah nya menangis sesegukan Daniah hanya mengusap bahu Landa yg meraung menangis Daniah mengerti perasaan Landa seperti apa Nanda segalanya untuk nya tapi anak nya meninggalkan nya tentu perasaan Landa tidak baik baik saja


###


"Apa Nanda sudah tidur"tanya Kasim mereka berkumpul di kamar Kasim


"Iya sudah"ucap Ningsih


"Bagaimana uang itu apa sudah kamu bangun perusahaan "tanya Kasim


"Udah ayah uang 20 triliun itu sangat cukup dan perusahaan SKY terancam bangkrut hahahah"tawa Hakim puas


"Kerja bagus"ucap Kasim puas


"Kita akan lihat kehancuran Landa"ucap Ningsih puas


###


Cklek


"Landa keluar yuk atau kita cari makan bosan nih"ucap Daniah masuk ke kamar Landa tidak menemukan Landa di kasur saat Daniah menoleh kearah sofa melihat Landa tergeletak


"Ya ampun Landa"ucap Daniah mendekati Landa memeriksa napas Landa


"Ahh syukur kamu masih hidup Landa Landa"ucap Daniah menepuk pipi Landa yg tidak sadarkan diri dan wajah pucat


"Tolong pak"teriak Daniah keluar dari kamar meminta bantuan untuk membawa Landa ke rumah sakit


###


"Nanda mau kemana rapi seperti itu"tanya Ningsih


"Mau ketemu sama Kalvin ma udah lama kami ngak ketemu"ucap Nanda tersenyum


"Udah lihat belum kekacauan di kantor SKY yg seperti nya sudah bangkrut"ucap Kasim


"Aku ngak peduli yah"ucap Nanda


"Aku berangkat dulu ya "ucap Nanda melangkah keluar setelah satu minggu akhirnya dia bisa keluar


"Aku puas banget melihat kehancuran SKY tentu Landa juga"ucap Kasim tertawa


"Iya kamu benar rasanya hati ku berbunga"ucap Ningsih bahagia


Nanda turun dari taksi dengan memakai kacamata nya dia berjalan gontai mendekati Amel yg lagi menatap kantor polisi itu Nanda mengikuti gaya Amel yg menyilang kan kaki nya


"Itu merek nya kantor polisi"ucap Nanda


"Sudah tau bocah"ucap Amel melepaskan kaca matanya


"Waw tidak ada artis sehebat kamu sandiwara mu sangat sempurna"ucap Amel bangga


"Siapa dulu dong"ucap Nanda bangga dan cekikikan


"Bagaimana berhasil "tanya Amel


"Ngak"ucap Nanda


"Buat apa kamu mengajak ku ke sini sialan"geram Amel


"Aku hanya becanda ibu Amel buset deh ngak bisa amat di ajak becanda"ucap Nanda

__ADS_1


"Ayo kita masuk"ucap Amel santai Nanda mengikuti Amel


"Selamat siang "ucap posisi


"Ada yg bisa kami bantu "ucap nya sopan


"Saya mau ketemu sama komisaris "ucap Amel serius


"Silahkan masuk bu"ucap nya mempersilahkan lalu Nanda dan Amel masuk yg ternyata sudah di tunggu


"Pak ini nona Nanda"ucap Amel


"Iya saya pernah lihat nya bersama tuan Kalvin"ucap nya


"Jadi bagaimana sudah dapat buktinya"ucap nya


"Pak jika mengenai penggelapan uang sudah ada bukti siapa yg melakukan nya serta soal rencana pembunuhan ku itu ini bukti nya sesuai kata bapak jika mengambil bukti dengan sarung tangan saya sudah lakukan"ucap Nanda menyerah kan botol kecil itu yg dia temukan di laci kamar Hakim


"Bisa periksa"ucap nya pada dokter di samping


"Ya benar racun ini sama seperti yg saya temukan saat merawat nona Nanda"ucap nya meneliti


"Saya juga sudah mendapatkan bukti video"ucap Nanda menyerah kan ponselnya


"Anak buah saya dalam perjalanan menangkap keluarga Kasim"ucap nya lalu berdiri keluar bersama yg lain


"Nanda"ucap Kasim kaget saat Nanda keluar karna mereka satu keluarga di bawa polisi


"Ayah maafkan aku"ucap Nanda menyesal


"Aku sangat menyayangi momy ku lebih mementingkan nyawa momy di banding nyawaku ayah terlalu bahaya untuk keselamatan momy ayah kan menyuruh salah satu preman yg ingin membunuh momy saat di restoran ibu Amel mengetahui nya"jelas Nanda


"Ayah juga menggelapkan uang perusahaan 20 triliun bersama keluarga ayah yg lain dan kak Hakim juga yg ingin membunuh ku"ucap Nanda menjelaskan jika semua nya hanya sandiwara Amel dan Nanda untuk memberi pelajaran Kasim dan keluarga nya atas apa yg mereka lakukan


"Aku harap ayah dan yg lain merenungi kesalahan kalian apa yg mau kalian ambil dari Momy aku perusahaan itu semua milik momy yah aku pun tidak berhak perusahaan itu ayah mau misah kan aku dan momy itu tidak akan terjadi aku harap setelah bebas dari sini ayah bisa merenungi semuanya"ucap Nanda


"Kurang ajar kamu Nanda aku akan membalas mu"teriak Hakim tidak terima


"Bebas kan kami"ucap Kasim serius


"Maaf yah aku tidak bisa ini hanya penebusan kesalahan ayah"ucap Nanda serius


"Lihat saja Nanda kami akan membalas mu"ucap Ningsih marah lalu Amel mengajak Nanda pergi biar polisi menentukan hukuman buat mereka


"Rindu Kalvin"gumam Nanda mengeluarkan ponsel nya dengan masuk mobil bersama Amel


"Kalvin di mana"tanya Nanda saat panggilan tersambung


"Di tempat proyek jalan 5T"ucap Kalvin


"Ya sudah jangan lupa makan"ucap Nanda memutuskan sambungan teleponnya


"Aku mau lihat Kalvin kerja apa banyak cewek"gumam Nanda tersenyum mengarahkan ibu Amel menuju tempat kerja Kalvin.Nanda memperhatikan Kalvin yg duduk di kursi memperhatikan pekerja serta Jo yg mengarahkan para kuli bangunan itu Nanda melihat memang ada beberapa cewek seksi yg berkeliaran di sana bahkan ada yg terang terangan menggoda seperti mencari uang bukan buat mencari suami tapi Kalvin hanya bermuka masam menatap Jo yg serius


"Hai cowok"ucap Nanda berdiri di depan Kalvin membuat Kalvin kaget mata nya segar seketika


"Hai"ucap Kalvin tatapan nya mulai nakal


"Godain aku yuk"ucap Nanda cekikikan


"Kamu seksi sih tapi istri ku jauh lebih seksi"ucap Kalvin


"Ahh masak apa aku kurnag menarik"ucap Nanda tersenyum


"Tidak juga ayo jika mau"ucap Kalvin beranjak Nanda dengan cepat memeluk Kalvin takut Kalvin benar membawa nya ke hotel


"Kalvin ngak rindu apa sama aku"ucap Nanda mendongak


"Rindu sih aku kesal lihat lah mereka menggoda ku tapi kamu nya ngak bisa di temui"ucap Kalvin cemberut


"Mereka siapa sih mau godaan kamu"ucap Nanda


"Mereka itu wanita malam di daerah sini hanya mencari uang"ucap Kalvin


"Aku sangat merindukanmu tidur ku sepi tanpa mu"ucap Kalvin mengecup kening Nanda


"Aku dengar momy masuk rumah sakit tadi mama telepon aku"ucap Kalvin


"Momy sakit"ucap Nanda lalu Jo mendekat


"Ayo jenguk momy"ucap Nanda


"Kita ke hotel aja dulu"ucap Kalvin nakal


"Ighh Kalvin ayo jenguk momy dulu"ucap Nanda


"Saya ikut "ucap Jo cepat


"Baik lah ayo"ucap Kalvin


"Kamu pergi sama om Jo aja biar aku sama ibu Amel"ucap Nanda


"Kenapa"ucap Kalvin

__ADS_1


"Nanti kamu aneh aneh bukan nya ke rumah sakit malah ke hotel"ucap Nanda cemberut Kalvin tertawa geli


"Ngak akan"ucap Kalvin tersenyum mereka segera pergi menuju ke rumah sakit untuk melihat keadaan Landa


__ADS_2