Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 20


__ADS_3

Sebenarnya Danu mencurigai keluarga Kasim jika ada hal yg di rencanakan pada Nanda banyak sekali bukti nya yg Danu dapat kan hanya saja Danu ingin mendapatkan semua nya karna Nanda tidak sabar jadi Danu memberi kan pada Nanda apa yg Nanda minta tapi tidak menjelaskan semua nya pada Nanda


Nanda sudah sadar sudah bisa gerak tapi untuk mengerak kan wajahnya Nanda butuh waktu karna masih terasa perih dan nyeri karna obat anti nyerinya sudah habis jadi akan terasa sakit


"Kenapa ngak makan sayang"ucap Landa menyuapi Nanda dengan tangan karna jika dengan sendok itu nanti mengenai bibir Nanda yg luka


"Sakit mom aku mau minum aja"ucap Nanda pelan menahan rasa sakit


"Tapi harus makan nanti mau minum obat"lirih Landa sakit melihat Nanda


"Dengan minum pun aku akan kenyang"ucap Nanda meraih tangan Landa memeluk nya erat Landa tersenyum mengecup kening Nanda lalu mengambil cangkir perlahan memberi Nanda minum


"Hai Nanda"sapa Daren masuk


"Daren"ucap Nanda


"Kok kamu di sini ngak syuting "tanya Nanda pelan


"Aku dengar dari anak yg lain jika kamu sakit habis di keroyok "kekeh Daren


"Hanya kecelakaan kecil "ucap Nanda tersenyum kecil


"Aduh kasihan wajah cantik ini"ucap Daren menyingkir rambut Nanda


"Aww sakit "jerit Nanda menepis tangan Daren


"Hehe ya sorry"ucap Daren tersenyum


"Nanda "ucap Dewi masuk bersama Lin dan yg lain ibu Amel sudah siap siaga karna ada Daniah dan Kalvin


"Ahh Daren itu sahabat ku Dewi dan Lin adik ku"ucap Nanda


"Daren"seru Dewi dan Lin kegirangan mendekat


"Wah kak Daren lebih keren aslinya"ucap Lin semangat


"Daren aku sangat mengidolakan mu aku cemburu Nanda bisa foto sama kamu"ucap Dewi


"Hhmm hhmm"dehem Danu


"Hehe tapi pokoknya senang bisa bertemu dengan Daren bintang terkenal dan keren"ucap Dewi


"Foto kak"ucap Lin menyerah kan ponsel nya pada Danu


"Masak aku foto dengan wajah seperti ini ngak adil"ucap Nanda pelan


"Tidak apa kamu tetap cantik"ucap Daren terkekeh


"Berhenti menggoda ku ngak sopan banget di depan momy ku"ucap Nanda pelan


"Ahh tante baik kok"ucap Daren tersenyum


"Ayo foto kelamaan dengerin Nanda"ucap Dewi berdiri di samping Daren lalu mereka mengambil foto


"Wah Lin keren banget"ucap Dewi kegirangan mendapatkan foto itu


"Biasa aja Daren orang nya ngeselin cewek terus mainan nya nanti kalian baper"kekeh Nanda


"Ngak kok setelah ketemu kamu"ujar Daren tertawa kecil


"Sana syuting nanti gaji mu aku potong "ucap Nanda


"Daren syuting nya akan segera di mulai nanti sutradara nya nyariin kamu"ucap Amel


"Iya bu Amel"ucap Daren


"Bu bos lekas sembuh kami anak anak sepi tanpa hadir bu bos"ucap Daren tersenyum lalu berlalu pergi Amel mengunci pintunya dan dia melepaskan jas yg dia pakai menekuk lengan kemeja karna Amel mengunakan baju kantor


"Mau apa kalian"ucap ibu Amel melipat tangannya di dada berdiri di samping Landa


"Kami ke sini mau memperjelas pokok masalahnya"ucap Daniah


"Menjelaskan pokok masalah seperti apa tidak puas melihat Nanda seperti itu"ucap Amel


Tok tok tok


Amel berjalan karna ada yg mengetuk pintu lalu membuka pintu terlihat Kasim dan keluarga nya


"Kak itu bukan nya orang yg berada di rumah di saat kita menemukan momy"seru Lin respek melihat Jaka


"Iya benar orang itu ibu Amel yg kami lihat di rumah kosong itu kami ingat banget "ucap Dewi lagi


"Kalian jangan sembarangan "ucap Hasim

__ADS_1


"Diam"ucap Landa tegas lalu berdiri


"Tidak ada seorang ayah yg kejam seperti kamu hanya diam melihat putri kandungnya di sakiti melihat darah dagingnya di sakiti "ucap Landa menunjuk Hasim


"Karna Nanda salah"ucap Hasim


"Salah,coba jelaskan mana kesalahan Nanda"ucap Landa


"Memicu Kalvin emosi itu ucapan ayah dan mama Ningsih yg membela Welly yg mengatakan hal tidak benar"ucap Nanda


"Aku tidak pernah mengancam Welly dan aku tidak pernah mengancam Alen semasa hidup tapi kalian memberi kesaksian palsu yg memaksa Kalvin dan mama Daniah percaya sehingga membuat Kalvin memukul ku"ucap Nanda


"Aku diam atas perbuatan mu bukan aku takut tapi aku menghargai mu tapi kali ini aku kecewa pada mu karna kamu menyakiti Nanda"ucap Landa


"Sebenarnya yg mengatakan kesaksian jika Nanda campur tangan meninggalkan Alen itu mereka dan kami bodoh percaya sehingga membenci Nanda"ucap Daniah menunjuk keluarga Kasim


"Kebusukan kalian sudah terbongkar"ucap Amel yg sudah di jelaskan oleh Daniah dan Danu tadi


"Ya kami akui kami ingin secara tidak langsung Kalvin membunuh Nanda karna dia semua kedudukan kami terancam"ucap Ningsih


"Kurang ajar kalian"ucap Landa marah


"Kalian pikir kalian siapa"ucap Landa


"Jangan kalian kira aku bodoh tidak tau soal penculikan aku itu di lakukan oleh kalian berdua aku sabar karna aku tidak ingin Nanda kehilangan sosok seorang ayah"ucap Landa


"Tapi ini kamu Kasim sangat keterlaluan batas kesabaran ku habis"ucap Landa lantang


"Aku Landa Ayunda SKY ingin menggugat cerai pada mu"tegas Landa membuat semua tercengang termasuk Amel dan Daniah karna dulu saat Kasim menikah lagi kedua nya membujuk untuk bercerai tapi Landa tetap bertahan


"Apa kamu bilang menggugat cerai aku"ucap Kasim tersenyum sinis


"Kamu kira aku bercanda"ucap Landa


"Oke jika itu keputusan mu aku mau harta bagi dua"ucap Kasim membuat Landa berdecih


"Asal kamu tau Kasim setelah Nanda lahir semau harta kekayaan ku itu atas nama Nanda Ayunda SKY dan hasil yg kamu peroleh selama ini yg di awasi Amel itu semua atas nama Nanda Ayunda SkY jadi kamu tidak akan mendapatkan apa apa"tegas Landa


"Kamu berbohong kan"ucap Kasim


"Jika tidak percaya tanya pada pengacara nama Nanda sudah lama terdaftar sebagai pewaris tunggal ku"ucap Landa


"Padahal Nanda sudah bersikap adil pada kalian membiarkan uang selalu masuk ke rekening kalian setiap bulan dan Welly sebagai model tetap selalu ada job begitu pun anak kalian yg lain mendapatkan pekerjaan yg lain dan uang bulanan Nanda tidak mengusik nya karna itu hak kalian tapi apa yg kalian balas pada nya"ucap Landa benar marah


"Landa maafkan aku"ucap Kasim menyesal


"Landa maafkan aku"ucap Kasim


"Amel"teriak Landa membuat Kasim paham jika Landa berteriak nama Amel itu berarti terusir tidak ada negosiasi Kasim dan keluarga nya segera pergi dari sana


"Momy"ucap Nanda menurunkan kaki nya Landa menoleh


"Jika momy cerai lalu siapa nanti nemani masa tua momy bukan kah Momy cinta sama ayah"tanya Landa


"Rasa cinta momy lebih sangat besar pada kamu di banding ayah kamu"ucap Landa mengelus kepala Nanda


"Momy akan mencari kan ayah baru untuk mu"ucap Landa tersenyum mencium tangan Nanda


"Tapi Momy kan udah tua"ucap Nanda


"Momy mu masih punya sejarah cinta pertama "ucap Amel santai


"Ngomong ngomong soal cinta karna Amel mengatakan itu apa kamu mau tau Nanda jika ibu Amel sampai sekarang masih gadis "ucap Landa santai


"Landa"ucap Amel mengingat kan


"Apa "ucap Lin Dewi dan Nanda


"Aww sakit"Nada menyentuh dagu ya lalu Nanda melirik ke atas membayang kan pasti kehidupan nya seru jika terus menggoda Amel membuat Nanda senyum senyum


"Apa kamu pikirkan kamu kira saya tidak laku begitu tidak menikah itu pilihan"ucap Amel kesal melihat wajah Nanda


"Tapi ibu Amel mau pilih atau tidak ibu Amel tetap perawan tua"ucap Nanda terkikik menyentuh dagu nya karna sakit


"Kamu"ucap Amel geram


"Beruntung aku sudah nikah ngak perawan tua seperti ibu Amel karna ibu Amel sering dekat dengan ku nanti perawan tua nya menular"ucap Nanda


"Ibu Amel ngajak nikah karna pilihan kan ngak"ucap Lin melirik Amel dan Landa karena mereka sering melihat kedekatan Amel dan Landa


"Ihh jangan jangan Nanda anak tante Landa dan ibu Amel karna mereka punya hubungan ihhh jijik"ucap Dewi


"Hei diam kalian pikir saya ini tidak normal begitu"kesal Amel

__ADS_1


"Momy jangan dekat sama ibu Amel momy kan nanti janda nanti ibu Amel meniduri momy jangan mom"ucap Nanda memeluk Landa


"Bocah tengil berhenti menggoda ku"kesal Amel


"Ibu Amel perawan tua ibu Amel perawan tua"ejek Nanda


"Ahh ganti aja ya mon manggil ibu Amel ganti panggil nya perawan tua"ucap Nanda tertawa sampai bibirnya berdarah lagi


"Nanda berhenti tertawa"ucap Landa duduk mengambil kapas lalu menyentuh bibir Nanda


"Mom pelan sakit"ucap Nanda meringis


"Landa kami kesini benar sangat meminta maaf atas telah yg terjadi sama Nanda juga mama sangat bersalah maafkan mama ya"ucap Daniah menyesal mendekati Nanda


"Ngak apa kok ma aku paham kalian sayang sama Alen tapi takdir mengambil Alen "ucap Nanda


"Aku udah maafin mama kok"ucap Nanda pelan


"Terimakasih Nanda"ucap Daniah memeluk Nanda dengan erat


"Nanda kamu mau kan kembali ke rumah menjadi menantu mama "ucap Daniah penuh harap


"Tidak "ucap Amel, Daniah menatap Landa penuh arti


"Amel Lin ayo ikut kita bicara di luar soal kuliah Lin"ucap Landa mengengam tangan Lin dan Amel mengintip dari belakang pergi


"Dewi Danu ayo ikut juga"ucap Daniah mengajak semua pergi hanya tinggal Nanda dan Kalvin


"Berbicara soal mama tadi soal jadi menantu nya"ucap Kalvin melangkah


"Itu terserah kamu mau ambil keputusan seperti apa"ucap Kalvin serius


"Jika kamu izinkan aku akan tetap berdiri di samping mu menjadi istri mu"ucap Nanda


"Alen wanita sangat baik kalian sangat menyayangi nya yg di tulisan Alen juga itu wasiat terakhir nya "ucap Nanda


"Aku mau minta maaf atas apa yg aku lakukan"ucap Kalvin serius


"Benar karna rasa sakit ku jadi aku lampiaskan pada mu menyalah sepenuh nya kematian Alen itu perbuatan mu maafkan aku sampai menyakiti mu seperti ini"ucap Kalvin


"Kamu izinin aku jadi istri mu"ucap Nanda tersenyum kecil


"Iya aku tidak boleh terpuruk pada masa lalu aku harus keluar"ucap Kalvin


"Aku juga mau minta maaf"ucap Nanda


"Kita pada posisi awal saja tidak saling membenci tapi tetap pada kedudukan masing-masing"ucap Kalvin


"Tidak apa aku paham"ucap Nanda tersenyum


"Oke"ucap Kalvin berjalan keluar Nanda berbaring setelah dia memasukkan pil itu ke mulut nya dia sangat senang ini nama nya perjalanan awal antara dia dan Kalvin


###


Luka Nanda perlahan mengering dan di izinkan pulang karna desakan Daniah jadi Amel yg tidak percaya pada Kalvin ikut menginap di rumah Daniah bersama Landa ikut serta tentu Landa sangat senang karna satu rumah bersama orang yg dia sayangi


"Semua berjalan mulus nona cek juga laporan yg lain"ucap Amel berdiri


"Aku ngerti perawan tua"ucap Nanda santai


"Ehh aku hanya bercanda"ucap Nanda saat Amel mengangkat tangannya


"Besok tepat waktu jika tidak saya hukum"ucap Amel


"Menurut cuti perusahaan itu harus sembuh total aku belum sembuh"ucap Nanda


"Spesial untuk mu tidak ada cuti panjang besok kerja"ucap Amel berlalu pergi Nanda sebal menatap Amel


"Ini laporan apa dari manajer keuangan "gumam Nanda melihat nya


"Kalvin boleh tidak aku minta bantuan ibu Amel baru saja keluar aku tidak mengerti soal laporan kiriman manajer keuangan "ucap Nanda menatap Kalvin yg memainkan ponselnya


"Kemari"ucap Kalvin duduk Nanda tersenyum dia segera melangkah garis jarak mereka duduk di kasur menunjukkan laporan Kalvin membaca nya


"ini laporan keuangan yg baru harus kamu sama kan dengan yg lama apa meningkat atau menurun"ucap Kalvin lalu Nanda menuju tas nya mengambil berkas itu membuka nya sangat berbeda jauh ada lagi kiriman nya


"Jika ingin mengetahui uang perusahaan itu dikirim ke mana kamu lihat di sini"ucap Kalvin mengajari karna ada yg mengambil uang perusahaan dengan jumlah besar


"Tuh Hakim mengambil nya"ucap Kalvin


"Menarik uang dalam nominal besar apa lagi melalui bank itu butuh tanda tangan mu sebagai CEO perusahaan jadi jika Hakim minta tanda tangan jangan di kasih dia akan mencair kan uang itu sebaiknya di selidiki dulu"jelas Kalvin


"Terimakasih aku sudah paham"ucap Nanda

__ADS_1


tersenyum lalu menutup laptopnya Nanda menyimpan nya lalu berbaring di sofa menarik selimut


"Berarti Hakim berusaha korupsi untuk membangun perusahaan baru berusaha mengambil uang perusahaan dari keuntungan yg di dapat aku tidak boleh hanya diam besok harus aku selidiki Hakim"batin Nanda lalu memejam kan mata nya


__ADS_2