
Kaynara sudah siap ingin ke kantor Kaynara hanya mengunakan baju kaos dan celana panjang karna baju kantor nya ada di apartemen Kaynara menyiap kan baju Arya pokus nya pada ponsel Arya karna Kaynara iseng ingin melihat uang Arya , Kaynara duduk di kasur membuka ponsel Arya dia kaget menemukan uang Arya tidak tersisa Kaynara memeriksa riwayat transfer uang nya ada banyak sekali transfer dalam jumlah besar yg jika di amati seperti nya itu dari bisnis Arya lalu Kaynara membuka dompet Arya uang nya tidak terlalu banyak
"Arya kesulitan uang apa dia tidak mau memberi tau ku jika kesulitan"gumam Kaynara dia meletakkan kembali dompet itu Kaynara segera pergi
"Kay kalian mau pulang"tanya Nanda yg duduk di meja makan
"Iya ma tapi mau kerja sekalian pulang ngak betah aku di sini ma"ujar Kaynara duduk
"Ya yg ingin selalu berdua bersama suaminya"kekeh Erin
"Papa sedikit khawatir pada Arya"ujar Kalvin serius
"Apa Arya banyak terlibat hutang "batin Kaynara
"Khawatir kenapa pa"tanya Kaynara menunggu papa nya bicara lagi
"Takut kamu hajar jika Arya tidak mengikuti kemauan mu"ujar Kalvin dan tertawa
"Ighh papa aku kira apa tadi"kesal Kaynara dia sudah gelisah memikirkan Arya bisa bisa nya papa nya menjahili nya
"Arya mau ngajar"tanya Nanda melihat Arya mendekat
"Iya ma aku buru-buru aku duluan Kay nanti minta jumput sama tante Lin aja ya aku buru-buru "Arya pamit dan segera pergi
"Mau kemana Arya buru buru ya"batin Kaynara menatap pintu keluar itu
"Arya tidak mungkin macam macam Kay dia ngak akan selingkuh"ujar Erin melihat tatapan Kaynara
"Dia selingkuh juga ngak apa"santai Kaynara
"Wah enak banget mulut nya bicara jika Arya menyerah sama kamu dan menemukan orang yg bisa membalas cinta nya mau tau rasa kamu jangan nanti kembali ke rumah menangis ya"ujar Gavin
"Arya ngak akan mengkhianati ku mengerti "ujar Kaynara sombong
"Memang nya kamu tidak mencintai Arya apa"tanya Nanda membuat Kaynara terdiam
"T..t..tidak"Kaynara tergugup dengan pertanyaan itu hanya mengatakan iya dan jujur pada keluarga nya kenapa terasa berat bibir itu mengakui jika mencintai Arya
###
Kaynara kepikiran dengan Arya apa benar Arya sekarang berada di masa masa sulit bahkan sudah gajian Arya belum memberi uang bulanan membuat Kaynara semkain cemas dengan Arya
"Kay kamu kenapa sih tante perhatikan ngak pokus bentar lagi ada pak Halim lho ikut gabung jangan sampai kita melakukan kesalahan"ujar Lin duduk di samping Kaynara yg nampak bengong
"Aku kepikiran soal Arya tan"ujar Kaynara
"Arya memang nya kenapa"tanya Lin
"Aku lihat uang tabungan Arya udah habis uang di dompet nya juga hanya tersisa sedikit bahkan uang bulanan dia belum kasih pada ku padahal tanggal segini dia udah gajian"ujar Kaynara
"Ada masalah kamu menuntut uang bulanan sama Arya"tanya Lin serius
"Bukan begitu tan aku tau Arya sekarang mengalami masa sulit setidaknya dia ajak aku bagi dengan ku jika mengalami masa sulit aku bisa menahan lapar bersama nya bahkan aku sangat senang hati menjadi pegangan nya di saat kondisi seperti ini aku tidak mempermasalahkan masalah uang aku lebih senang berada di samping nya tapi kenapa dia tidak jujur pada ku"jelas Kaynara
"Kay kamu harus ngerti juga Arya dia tidak terbiasa berjuang dari nol siapa tau dia juga tidak terbiasa berbagi kesulitan nya dengan orang lain kamu butuh memahami nya saja"ujar Lin
"Iya tante benar aku harus bisa memahami Arya apa lagi dalam kondisi seperti ini"ujar Kaynara menghembuskan nafasnya kasar
"Dan ingat Kay jangan membantu nya menjatuhkan harga diri suami mu maksud tante kamu jangan memberi uang pada nya secara tiba-tiba maksud tante setidak nya jika kamu bantu dengan uang di saat kalian berdua itu sebagai pinjaman laki laki itu besar ego dan harga diri meski Arya pria yg baik dan lembut tapi dia tetap seorang pria apa lagi kedudukan kekuasaan lebih tinggi kamu dari nya"jelas Lin
"Iya tan aku mengerti "ujar Kaynara dia juga lebih semangat
####
Arya terpaksa harus menjual mobil yg menemani nya berjuang karna Arya butuh modal lagi untuk lebih mengisi tokoh nya,tokoh barang antik Arya memang tidak terlalu besar tapi isi nya mencapai ratusan juta
"Lho Arya kamu udah pulang mobil mu kemana"Kaynara kaget saat masuk Apartemen sudah ada Arya
"Mobil ku ada di bengkel tadi mogok "ucap Arya tersenyum mendekati Kaynara mengusap tengkuk nya
"Bahan makanannya habis"tanya Arya pelan
__ADS_1
"Mungkin aku tidak sempat melihat nya"ujar Kaynara
"Emm kita makan di luar saja"ujar Arya lagi
"Nanti dia mengajak ku makan di restoran mahal ini pasti aku di ajak ke sana demi menyenangkan ku"batin Kaynara
"Apa telur nya masih "tanya Kaynara
"Masih"jawab Arya
"Boleh ngak kita makan telur goreng aja aku lagi ke pingin "ujar Kaynara
"Telur goreng"ujar Arya
"Jika kamu mau makan di luar ya udah kamu aja aku lagi pingin makan telur goreng atau kamu pesan aja makanan bagaimana "ujar Kaynara
"Ahh tidak aku akan makan dengan mu biar aku menggoreng telur nya"ujar Arya tersenyum
"Jangan gosong ya"ujar Kaynara tersenyum
"Aku mandi dulu"ujar Kaynara lalu berlalu ke kamar
"Goreng telur itu gampang untuk ku"gumam Arya membuka kulkas mulai menggoreng telur nya
"Besok aku akan ajak Arya makan aja ya dia pasti menghemat uang nya ngak makan siang bisa bisa dia"gumam Kaynara segera masuk ke kamar mandi.Setelah mandi dan memakai baju Kaynara segera menuju dapur melihat Arya yg sudah menunggu nya
"Wah enak nih"Kaynara duduk lalu memakan nya Arya sejenak menatap Kaynara melihat Kaynara memakan nya Arya juga memakan nya dengan lahap karna lapar
"Suatu saat kamu akan lupa menangis karna aku akan membahagiakan mu maafkan aku"ujar Arya dia menahan kesakitan hati nya kenapa wanita yg amat di cintai makan hal sederhana seperti ini
"Hidup bersama mu sudah membuat aku bahagia "ujar Kaynara tersenyum mereka lanjut makan dengan lahap Kaynara menatap Arya yg makan dengan lahap kelihatan jika Arya kelaparan
"Arya bagaimana besok kita makan di lokasi syuting ku aja"ujar Kaynara
"Kenapa"tanya Arya serius
"Aku ingin makan di luar bersama mu tapi aku sangat sibuk besok jadi kamu aja menemui ku kita makan sama sama di sana"ujar Kaynara
"Itu akan seru"ujar Kaynara tersenyum
Ponsel Arya mendering Arya melihat layar ponselnya ada teman nya yg ingin membeli barang antik nya Arya menoleh melirik Kaynara sudah terlelap Arya bangkit sedikit menjauh
"Ya hallo"ujar Arya pelan
"Hallo Arya"ujar nya
"Ya bagaimana kapan kamu akan mendatangi tokoh ku dan melihat barang nya"ujar Arya
"Arya maaf banget aku tidak bisa menemui mu dan aku juga tidak bisa menjadi partner kerja mu"ujar nya
"Lho kenapa kita sudah sepakat"ujar Arya
"Arya perusahaan Santoso baru saja memberi ku dana pada bisnis ku dan CEO nya mengancam jika aku berani melakukan transaksi bersama mu maka dia akan menarik dana itu aku bisa bangkrut Arya"ujar nya
"Kita udah sepakat lho kok kamu seperti ini aku bisa mengalami kerugian"ujar Arya
"Maaf banget Arya aku benar tidak bisa "ujar nya dan memutuskan sambungan teleponnya
"Hallo hallo"ucap Arya dia menatap ponsel nya mengacak rambutnya frutasi
"Eghmm Arya belum juga tidur"Kaynara dengan malas membuka mata
"Ahh iya"Arya mendekati Kaynara dan berbaring
"Arya"Kaynara berbalik menyentuh wajah Arya
"Kamu tidak pernah tidur memeluk ku"ujar Kaynara
"Ya sudah aku saja memeluk mu"Kaynara memeluk Arya dengan hangat
"Jika gagal coba lagi masih ada banyak klien"ujar Kaynara pelan
__ADS_1
"Kamu mendengar nya"ucap Arya pelan
"Iya itu menganggu ku tidur"ujar Kaynara menatap Arya
"Maafkan aku"ujar Arya menghembuskan nafasnya kasar
"Apa kesalahannya mu hah"tanya Kaynara menunjang kepala nya dengan tangannya
"Kebahagiaan ku adalah bersama mu aku sangat bahagia bersama mu"Kaynara tersenyum mengengam tangan Arya
"Apa kamu tau dulu aku sering bertengkar dengan Bimo dia mengatakan aku terlalu bodoh mencintai mu meletakkan cinta tulus ku pada orang seperti mu tapi sekarang aku sangat yakin jika cinta ku pada mu sudah tepat terimakasih "ucap Arya mencium tangan Kaynara
"Bisa tidur capek nih aku udah seharian dengerin omelan tante Lin setidaknya malam ini aku bisa istirahat dengan tenang"ujar Kaynara berbaring
"Iya baik lah"ujar Arya lalu memeluk Kaynara dengan hangat membuat Kaynara yg membelakangi Arya tersenyum malu mengigit jemarinya merasakan pelukan itu
"Ya ampun Arya kenapa mau aku bilang peluk kamu mau peluk aku kenapa ngak inisiatif sendiri sih meluk nya jika seperti ini stamina ku penuh tau"batin Kaynara pipi nya merah merona merasakan pelukan Arya begitu hangat
###
☀️☀️☀️
"Arya Arya"Kaynara menggoyang kan bahu Arya yg bengong
"Ahh iya kenapa"Arya tersadar dari lamunannya
"Makan mie instan aja ya aku bangun kesiangan"ujar Kaynara meletakkan seporsi mie instan padahal Kaynara sengaja memasak mie instan karna bahan makanan yg lain sudah habis
"Iya ngak apa"ujar Arya mulai memakan nya
"Nanti pas makan siang kamu datang saja ya"ujar Kaynara menatap Arya
"Iya "ujar Arya
"Datang nya sebelum makan siang jika ngak sibuk "ujar Kaynara
"Ya aku akan datang khawatir banget sih aku selalu menepati janji ku"ujar Arya
"Oke aku tunggu"ujar Kaynara tersenyum mereka segera menikmati sarapan dengan mie instan
###
"Aku bawakan apa ya untuk Kaynara"gumam Arya dia masih aktif mengajar di kampus bahkan gaji Arta sudah di pakai untuk modal usaha nya sekarang Arya benar tidak punya uang hanya tersisa beberapa ratus saja
"Tapi kaynara bilang ngak usah bawa apa apa mending aku langsung saja deh"gumam Arya dia ingin naik taksi takut biaya nya mahal jadi Arya naik ojek menuju lokasi syuting
"Karna belum masuk jam makan siang sekalian menghabiskan waktu bersama Kaynara"gumam Arya berjalan memasuki lokasi itu senyum Arya mengembang tiba tiba senyum itu pudar oleh pandangan tidak menyenangkan itu di mana Kaynara lagi bersandar di kursi dan Halim menyentuh kepala Kaynara terlihat seperti berciuman Arya replek membalikkan tubuhnya
"Apa yg mereka lakukan apa mereka"gumam Arya lalu kembali menatap kedua nya tidak dapat menahan itu Arta berjalan menjauh pergi
"Apa yg pak Halim lakukan "tiba tiba Kaynara membuka mata yg tadi tertidur Kaynara mendorong Halim dengan keras membuat Halim terjatuh dari kursi nya memang benar Halim berniat mencium Kaynara yg tengah tertidur setidaknya dapat menyentuh bibir Kaynara
"Aduh maaf tadi ada sesuatu aku berniat mengambil nya"ujar Halim memberi alasan
"Kamu tidak perlu seperti itu saya tidak suka"kesal Kaynara
"Iya maaf"ujar Halim kembali duduk Kaynara meraih ponselnya di sampingnya kenapa Arya belum sampai apa Arya ada pekerjaan Kaynara melihat dari jauh jika Lin sibuk dengan ending film nya karna tadi kecapekan Kaynara tertidur
"Arya kemana"gumam Kaynara melirik jam dia berdiri dan pergi berniat menjenguk Arya
"Kamu tidak akan lepas Kaynara kamu selama nya jadi milik ku"senyum misterius Halim tercetak jelas di wajahnya
"Lho Arya kamu disini aku tungguin"ujar Kaynara saat dia ingin ke mobil melihat Arya
"Ahh iya"Arya menolak menatap Kaynara yg tidak Kaynara sadari
"Ayo kita makan aku sudah siapin untuk mu"ujar Kaynara mengengam tangan Arya
"Iya"ucap Arya mengikuti arah langkah Kaynara
"Ada hubungan apa sebenarnya pak Halim sama Kaynara masak iya pria yg di cintai Kaynara itu pak Halim"batin Arya dia merasa hati nya benar terbakar melihat tadi menatap Halim membuat darah Arya benar mendidih
__ADS_1
"Tenang Arya tenang jangan membuat kekacauan meski kamu sangat ingin memukul pria bajingan gila ini kamu harus bisa mengendalikan amara mu"batin Arya berusaha menenangkan diri nya yg bergejolak hebat