
Kaynara pulang ke rumah bukan tanpa sebab Kaynara harus membuat rencana buat menjatuhkan Aldo biar gimana pun Kaynara tidak ingin lagi Aldo mempengaruhi nya setiap perkataan Aldo sangat menganggu Kaynara, meski Kaynara tau Aldo hanya ingin menghancurkan nya.Kaynara banyak mencari informasi mengenai Aldo melalui beberapa orang yg dia suruh untuk mengali informasi mengenai Aldo.Nabila ikut membantu bahkan dia jadi semakin dekat dengan Kaynara
"Meski kita belum punya rencana setidaknya kita tau mengenai pak Aldo"ucap Nabila senang
"Aku tidak yakin yg kita lakukan ini secara pak Aldo orang yg sangat licik"ucap Kaynara
"Sudah lah kita jangan mengharapkan hasil nya tapi kita mengharapkan jatuh nya pak Aldo"ujar Nabila
"Sama aja menginginkan kabar yg baik"ujar Kaynara malas
Cklek
"Nabila Kay ayo kita sarapan"ujar Nanda masuk Kaynara meraih tongkat nya dan berdiri
"Iya tan"ujar Nabila berdiri
"Kamu sudah mandi Kay"tanya Nanda
"udah ma aku bisa sendiri"ujar Kaynara berjalan dengan pelan
"Mama tidak suka kamu melakukan nya sendiri harus nya kamu tunggu mama"ujar Nanda cemberut jika Kaynara sudah tidak membutuhkan nya
"Aku sudah besar ma bisa melakukan semuanya sendiri"ujar Kaynara malas
"Tetap saja kamu anak mama yg harus manja"ujar Nanda mencium pipi Kay membuat gadis itu menunjukkan wajahnya jengkel
"Ihh kenapa wajah nya"ujar Nanda menatap Kaynara
"Udah ahh malas jadi nya mood ku tidak baik hari ini"ucap Kaynara malas
"Ohh seperti itu sini"ujar Nanda memegang wajah Kaynara lalu mengecupi wajah itu
"Ihhh mama"kesal Kaynara tapi Nanda tidak henti menciumi membuat Kayanan hanya pasrah
"Tante menciumi wajah Kay seperti itu yg bisa kulit wajah nya mengelupas"ujar Nabila cekikikan
"Lihat lah Nabila mengejek ku kan"kesal Kaynara
"Iya sayang"ujar Nanda stres merangkul Kaynara
"Selamat pagi kak Kay kak Nabila"ujar Arin tersenyum yg ternyata sudah ada di meja makan
"Arin pagi pagi sudah ada di sini"ujar Nanda menarik kursi
"Iya tan aku mau kasih kabar sama kak Kay dan kak Nabila jika aku sudah di terima di universitas yg sama"seru Arin
"Benarkah, apa aku bilang"ujar Nabila tersenyum senang memeluk Arin mereka melompat senang
"Ayo kay"ujar Nabila dengan loncat loncat memegang tangan Kaynara
"Lepas mau mengajak ku loncat tidak lihat kaki ku"kesal Kaynara
"Hehe selain senang aku hanya ingin mengejek mu jika kami bisa melakukan semua tapi kamu tidak"ujar Nabila dengan loncat Kaynara sangat kesal dia memukul Nabila dengan tongkat nya
" Ya ampun Kay iri banget melihat kebahagiaan orang"cibir Nabila
"Udah ayo sarapan"ucap Kalvin lalu mereka duduk
"Kak Kay hari ini mau ke kampus"tanya Arin
"Iya ma aku mau ikut Nabila aja ke kampus"ujar Kaynara baru ingat jika dia belum memberi tau mama nya
"Tidak Kay kamu istirahat saja nanti biar mama bicara sama dosen mu"ujar Nanda
"Ma aku mau ke kampus barang Nabila aku sudah sehat"ujar Kaynara
"Kay kaki mu aja seperti itu"ujar Kalvin
"Aku baik baik saja pokoknya aku akan ke kampus"ucap Kaynara ngotot
"Awas nanti nyusahin mama dan papa lagi dengan tingkah keras kepala mu udah tau sakit "ujar Gavin
"Tidak apa semua nanti biar aku yg jagain Kaynara nya"ujar Nabila
"Baik lah Nabila jagain Kay nya ya"ujar Nanda
"Iya tan"ujar Nabila tersenyum mereka segera sarapan
###
Gavin di kejar pekerjaan karna Kalvin jarang datang ke perusahaan membuat Gavin harus melakukan nya sendiri apa lagi beberapa hari Kalvin mengurus Kaynara yg sakit jadi Kalvin seakan melepaskan tanggung jawabnya,tapi Gavin tidak masalah karna nanti dia juga akan menguasai perusahaan, soal harta Gavin dan Kaynara mendapatkan jatah masing masing dari orang tua nya kekayaan Kalvin dan Nanda tidak bisa di anggap remeh bersatu Keuda perusahaan itu yg berbeda bidang bisnis membuat kedua nya sangat banyak mendapat kan keuntungan
Tok tok
"Masuk"teriak Gavin
__ADS_1
"Pak ini jadwal anda"ujar nya menyerah kan sebuah buku agenda Gavin terpaku
"Ya ampun apa iya papa melihat hal seperti ini setiap hari cewek nya seksi banget body waw"batin Gavin tanpa sadar pikiran kotor nya terbesit di otak nya
"Kamu di sini sebagai apa"tanya Gavin tapi wajahnya datar tidak jauh dari Kaynara
"Saya sekretaris pak nama saya Elis"ucap nya tersenyum
"Oke Elis makan siang nanti ikut bersama saya"ucap Gavin snatai
"Dengan seneng hati pak"ujar nya tersenyum lalu melangkah pergi
"Semangat jika seperti ini"ujar Gavin tersenyum mesum nama nya juga pria apa lagi Gavin termasuk orang yg mapan jika kebutuhan nya muncul tentu hal mudah bagi Gavin untuk menuntaskan nya
####
Nabila menunggu Kaynara di depan kelas Kaynara karna Nabila kelas nya juga sudah selesai, tidak lama Kaynara muncul berjalan dengan pelan menggunakan tongkat nya
"Pulang dulu yuk kaki ku jadi nyeri"ujar Kaynara
"Apa kata mama mu aku bisa habis ini jika sampai kamu sakit lagi "ujar Nabila mengaruk kepalanya tidak gatal
"Emang aku selemah itu apa"ucap Kaynara sebal
"Mana besok harus di paksa kuliah lagi akan ada pengawas"ucap Kaynara sebal niat nya bukan kuliah hari ini tapi dia malah belajar
"Ya mau gimana lagi tapi ya jika kamu ngak mau kuliah tinggal minta aja sama papa mu pasti semua segan langsung tidak mengizinkan mu kuliah besok"kekeh Nabila
"Aku bukan anak manja ya"ujar Kaynara
"Besok kan ada pengawas aku punya rencana "ujar Kaynara saat mereka berada di dalam mobil
"Rencana apa"tanya Nabila serius
"Pak Aldo kan di percaya memegang keuangan di kampus ini bagaimana kita jebak supaya dia di keluar kan dari kampus ini"ujar Kaynara
"Ide bagus tuh"ujar Nabila meski cara mereka terdengar licik itu biar Kaynara jauh dari pengawasan Aldo
"Nanti malam kita ke kampus lagi untuk mencuri uang itu dan meletakkan di rumah pak aldo"ujar Kaynara
"Oke"ujar Nabila yakin mereka sepakat melakukan itu
####
🌙🌙🌙
"Pak Aldo emang rapi tidak pernah kejahatan nya ketahui"bisik Kaynara
"Pasti ada cctv nya ini"gumam Nabila lalu mengeluarkan ponsel menyalahkan senter ponsel menemukan cahaya merah pertanda ada kamera Nabila segera mengambil nya
"Hei kemari lihat ini brangkas nya"ujar Kaynara menuju kotak besi itu
"Wah benar juga"ujar Nabila
"Bagaimana kita membuka nya"ujar Kaynara binggun Nabila terkekeh geli
"Kamu lupa siapa ayah ku"ujar Nabila
"Tidak mungkin keahlian ayah mu kamu kuasai"ujar Kaynara tidak percaya memang mereka tau dulu nya Danu seorang mafia kini sudah beralih berbisnis di bidang kuliner dan pengirim barang ke luar negeri
"Ya ngak percaya dari merantas komputer memberi virus bahkan aku jago bela diri"ujar Nabila
"Memangnya kamu ngak di ajari oleh papa mu"tanya Nabila
"Aku kan ngak dekat sama papa ku yg ada aku jago masak seperti mama ku"ujar Kaynara
"Masak,engak engak itu bohong kan"ujar Nabila
"Ngak percaya banget, udah jangan banyak bicara lakukan tugas mu"ujar Kaynara
"Iya iya"ujar nabila berjongkok mulai memutar kunci berangkas nya Kaynara melihat sekitar
"Berhasil "ujar Nabila tersenyum puas
"Ahli juga kamu menjadi pencuri"ujar Kaynara
"Siapa dulu"ujar Nabila sombong
"Ayo cepat"ucap Kaynara menyuruh Nabila mengambil uang nya mereka mengambil separuh uang nya lalu segera pergi menuju rumah Aldo
"Kay mau tarok mana uang nya"ucap Nabila saat mereka lewat pintu belakang berhasil masuk ke rumah Aldo
"Kita umpatin aja di bawa sofa ruangan pak Aldo"ucap Kaynara
"Oke tapi di mana ruangannya"ucap Nabila binggun mereka naik tangga dengan pelan
__ADS_1
"Kay lihat ruangan itu sangat mencolok pintu nya juga mewah aku yakin itu ruangan pak Aldo"ujar Nabila lalu mereka berjalan ke sana dan ternyata benar itu ruangan Aldo mereka segera masuk Nabila meletakkan uang itu di bawah sofa dengan rapi
"Nabila kita harus ubah juga laporan keuangan kampus "ujar Kaynara membuka laptop yg ternyata tidak di kunci
"Bodoh juga ternyata dia"ujar Kaynara lalu mengubah laporan nya
"Selesai"ucap Kaynara menutup kembali laptop itu Kaynara melirik sebuah berkas SKY Entertainment itu lah tulisan bekas itu Kaynara penasaran membuka nya yg ternyata berisi informasi mengenai perusahaan SKY di bawah tumpukan itu ada banyak sekali berkas yg Kaynara ketahui semuanya nama perusahaan yg terjatuh yg ternyata Aldo mengambil ahli perusahaan yg berkembang dengan jebakan nya
"Wah pak Aldo ini berbahaya banget"ujar Nabila
"Ayo kita pulang"ujar Nabila menarik tangan kaynara mereka segera pergi dengan pelan agar tidak ketahuan
Kaynara berada di kamarnya untuk beristirahat apa lagi kaki nya terasa nyeri tapi Kaynara sangat penasaran sebuah foto yg tidak sengaja di lirik di ruangan pak Aldo ada foto pak Aldo bersama seorang wanita yg di ketahui Kaynara bernama Alen jadi Kaynara mencari nama yg tertera Alen Wulan sari
"Siapa wanita itu ya"gumam Kaynara penasaran dia mengambil laptopnya dan menyelidiki wanita itu dari akun media sosial milik pak Aldo semasa muda yg membuat Kaynara kaget menemukan foto papa nya yg berfoto dengan kedua nya
"Aku akan bertanya besok sebelum berangkat kampus"gumam Kaynara mematikan laptop nya segera beristirahat
☀️☀️☀️
Kaynara sudah berada di meja makan untuk sarapan ada juga Gavin yg lagi sarapan di sana dari tadi Kaynara mengulur waktu tidak berangkat karna mau bertanya mengenai Alen pada papa nya tapi yg di tunggu belum juga datang
"Lama banget sih ngapain aja mereka lama lama aku yg mendatangi kamar mereka"batin Kaynara
"Pada hembusan angin saja apa kamu juga marah bocah"ujar Gavin melihat perubahan wajah Kaynara
"Bukan urusan mu"sindir Kaynara sesekali meneguk susu nya lalu Nanda dan Kalvin turun untuk sarapan
"Kay belum berangkat "ujar Nanda duduk
"Iya ma"ucap Kaynara mencari waktu yg tepat agar bisa bertanya
"Emm pa"ucap Kaynara serius
"Papa mengenal wanita nama nya Alen Wulan Sari"tanya Kaynara langsung
"Memang nya kenapa "ucap Kalvin santai
"Aku ingin bertemu dengan nya pa di mana bisa aku menemui nya"ucap Kaynara menghentikan Nanda yg ingin menyuap sarapan nya
"Memang nya kenapa sih dengan wanita itu sampai kamu ingin bertemu kenal aja tidak kamu sama wanita itu"ucap Nanda menatap Kaynara
"Tidak dia itu sosok wanita berbakat serta berjasa di kampus kami ya aku hanya ingin mengikuti jejak nya"ucap Kaynara santai
"Kay jika mau bohong itu jangan pada mama mu"ujar Nanda serius
"Mama banyak tanya aku ingin tau Alen Wulan Sari itu siapa"ujar Kaynara
"Alen Wulan Sari itu pernah menikah dengan papa mu berapa bulan ya mama lupa juga"ujar Nanda menceritakan sosok Alen
"Lalu di mana dia"ujar Kaynara penasaran
"Saat menikah dengan papa mu dia hamil sekitar berapa bulan tapi kecelakaan menimpa nya dia jatuh dari tangga membuat perut nya ke bentur sampai dia ikut meninggal "jelas Kaynara
"Meninggal"ucap Kaynara
"Dia dari keluarga mana ma"tanya Kaynara semakin penasaran
"Memang nya kenapa Kay kamu ingin tau sosok Alen"ujar Kalvin
"Ingin tau aja pa"ujar Kaynara
"Dia orang yg berjasa karna dia juga mama dan papa menikah karna dia menitipkan wasiat untuk menikahi mama mu papa mah ogah menikah sama wanita pembangkang dan jelek "ujar Kalvin menatap Nanda sinis
"Jika ngak cinta kenapa bisa punya anak dua seperti mereka"jengkel Nanda
"Kan dulu sayang"ujar Kalvin
"Alah dulu apaan tatapan mu itu sama saja seperti dulu"ujar Nanda sinis
"Iya ma sekertaris papa seksi banget"ujar Gavin
"Hei papa tidak pernah memandang nya mama mu lebih seksi"ujar Kalvin cepat
"Aku bertanya Alen itu siapa"jengkel Kaynara
"Tuh keras kepala anak mu sama seperti mu jika keinginan nya tidak terpenuhi ngamuk pasti"sindir Nanda
"Ma jelas kan pada ku siapa Alen itu"ujar Kaynara penasaran
"Tanya papa mama ngak tau banget siapa Alen"ujar Nanda
"Pa siapa Alen"ujar Kaynara, Kalvin mulai menjelaskan Alen itu siapa dan dari keluarga mana
"Berarti Alen dan pak Aldo itu kakak adik apa kematian Alen itu pak Aldo menyalahkan mama dan papa sehingga ingin menghancurkan orang tua ku"batin Kaynara
__ADS_1
"Jika begitu aku ngak boleh terlihat lemah sehingga pak Aldo menjadi akan senjata untuk menghantarkan orang tua ku seharusnya aku yg harus jadi tameng untuk mereka"batin Kaynara bertekad dalam hati nya jika dia akan selalu melindungi orang tua nya apa pun yg terjadi