Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 89


__ADS_3

Erin dan Gavin resmi kembali ke rumah Adiwinata pekerjaan Kalvin juga sudah selesai dia mempercepat karna takut nanti anak anak melakukan hal yg tidak dia inginkan apa lagi Kaynara sendiri menjalankan perusahaan memberikan Kalvin juga khawatir akan hal itu


Gavin terbangun mencari badan di sampingnya kosong membuat Gavin heran sepagi ini Erin kemana tidak mau meninggalkan Erin ,Gavin segera bangkit dari tempat kasur mewah nya


"Kemana Erin"gumam Gavin beranjak menuju dapur tapi tidak ada kehadiran Erin


"Tuan butuh sesuatu "ucap bik semia melihat Gavin


"Saya cari istri saya"ujar Gavin serius


"Nona Erin izin tuan pulang ke rumah untuk membereskan barang barang ngak enak dia bilang"ujar baik semia


"Apa kenapa tidak membangun kan aku"kesal Gavin segera berlari menuju parkiran mengambil mobilnya siap meluncur ke sana.Saat Gavin sampai Erin lagi membereskan baju baju mereka Gavin segera menghampirinya


"Erin kenapa tidak memberi tau ku"ujar Gavin meraih tangan Erin


"Ngak apa mas aku ngak enak jika mama menyuruh orang membereskan rumah ini masak mereka nanti mengemas baju dalam kita ngak enak"ujar Erin tersenyum


"Aku mau kamu berjanji kamu mau apa kasih tau aku "ujar Gavin serius


"Iya lain kali aku akan izin nanti maaf ya"ujar Erin tersenyum


"Aku bantu"ujar Gavin ikut membereskan pakaian mereka kedua nya bersama sama membereskan rumah itu Gavin ikut mengerjakan bersama Erin


"Mas udah mas nanti telat mau kerja"ujar Erin membawa tas mereka


"Biar aku"ujar Gavin meraih tas itu lalu mereka keluar Erin kaget ada mobil terparkir


"Kita naik mobil aja biar cepat"ujar Gavin memasukan tas mereka ke mobil


"Tapi nanti jemput ya sepeda nya aku sangat suka naik sepeda"ujar Erin tidak rela meninggalkan sepeda nya


"Iya nanti aku bawah"ujar Gavin tersenyum mengusap kepala Erin lalu mereka masuk mobil segera melaju


"Erin sama Gavin tidak sarapan"tanya Nanda duduk di meja makan


"Tadi tuan Gavin menyusul nona Erin nyonya mengambil barang mereka"ujar bik semia


"Sepagi ini"tanya Kalvin tidak percaya


"Iya tuan"ujar bik semia membantu Nanda tersenyum


"Gavin ngak sarapan"ujar Kalvin melihat Gavin membawa tas


"Entar dulu pa mau mandi dulu"ujar Gavin tersenyum tapi Erin mendekati meja makan


"Kay mau kampus"sapa Erin


"Iya mau ikut ngak"ujar Kaynara


"Ngak deh mau kerja soal nya"ujar Erin


"Ayo kita mandi dulu"ujar Gavin menarik tangan Erin menuju lantai atas


"Mas mau telat nih"ujar Erin melihat jam


"Ngak apa "ujar Gavib meletakkan tas itu


"Mandi bareng aja biar cepat"ujar Gavin melepaskan baju nya


"Malu ahh"ujar Erin tersipu


"Ayo aku sangat lapar"ujar Gavin menarik Erin menuju kamar mandi mereka hanya mandi bersama dengan membelakangi satu sama lain


"Mas kerja kantor lagi"tanya Erin membantu Gavin berpakaian


"Iya di suruh papa"ujar Gavin mengambil jam nya Erin mengenakan dasi Gavin merapikan sebaik mungkin


"Ayo"ujar Gavin meraih jas nya dan mereka turun


"Lho Gavin Erin kerja"tanya Kalvin saat Gavin duduk


"Iya pa dia kerja sebagai OG"ujar Gavin mengambil sarapan


"Lho kenapa"ujar Kalvin


"Itu pekerjaan ku pa dari dulu"ujar Erin tersenyum


"Ma pa aku berangkat dulu"ujar Kaynara berlalu


"Kay aku ikut kamu saja ya"ujar Erin berdiri


"Ya udah ayo"ujar Kaynara dan berlalu bersama Erin


"Erin sarapan nya"ujar Gavin berdiri memegang piring tapi Erin sudah pergi sama Kaynara


"Gavin kamu nanti berangkat barang papa kita akan menyelesaikan hukuman ini"ujar Kalvin


"Iya pa"ujar Gavin lari mengejar Erin


"Erin berangkat barang aku saja kita sarapan dulu kamu belum sarapan"cegah Gavin saat Kaynara dan Erin akan berangkat menggunakan sepeda


"Entar aja mas aku ngak akan pingsan kok lagian ngak enak nanti sama yg lain masak aku berangkat barang bos"ujar Erin

__ADS_1


"Tapi kan aku suami mu"ujar Gavin tidak rela


"Udah kak Gavin hanya membuat aku telat saja "ujar Kaynara melaju kan sepeda nya Erin hanya tersenyum memeluk leher Kaynara mereka sangat dekat


"Sialan aku selalu dia acuhkan jika ada Kaynara"geram Gavin menendang pagar itu segera kembali masuk ke rumah


###


Gavin berangkat ke kantor nya barang Kalvin yg memerintahkan Boy untuk mengadakan pertemuan darurat seluruh pemegang saham Kalvin akan mengumumkan hal serius.Saat Kalvin dan Gavin sampai semua staf kantor berbaris menyambut mereka sekilas Gavin melihat Erin juga ikut menyambut tapi entah kenapa Gavin tidak nyaman melihat pria yg berdiri di samping Erin mereka terlihat sangat dekat


"Perhatikan semua hari ini Gavin akan kembali berkerja"ucap Kalvin


"Selamat datang kembali tuan"ucap mereka semua Kalvin mengajak Gavin menuju ruangan meeting


"Gavin Erin kerja di kantor kita sebagai OG"tanya Kalvin


"Iya pa Erin sudah lama kerja jauh sebelum nikah sama aku dia udah kerja jadi OG di sini"ujar Gavin


"Oke"ujar Kalvin mereka segera masuk ke ruangan itu Gavin duduk di tempatnya dan Kalvin memulai pidatonya


"Perhatikan semua nya"ujar Kalvin serius


"Mulai hari ini Gavin akan resmi menjadi Presdir Adiwinata Grub saya pun mulai hari ini akan pensiun soal di mana saya mengumumkan anak kedua adalah pewaris tunggal Adiwinata itu benar ada nya dan hari ini saya pun menyambut pewaris tunggal untuk Kaynara saya akan serah kan kembali pada Gavin"ucap Kalvin serius


"Dan mengenai anak saya itu saya harap jangan ada yg mempublikkan nya karna dia masih harus banyak belajar dia juga adalah calon CEO SKY Entertainment jika ada yg mempublikkan nya saya akan menuntut nya"ujar Kalvin semua berdiri bertepuk tangan dan memberi selamat pada Gavin sebagai pemilik baru perusahaan


"Gavin papa tinggal dulu papa bertanggung jawab penuh mengenai Adiwinata Grub sekarang papa serahkan pada mu kamu jaga perusahaan keluarga kita "ucap Kalvin memeluk anak nya menepuk bahu anak nya itu


"Aku akan menjalankan perusahaan dengan baik pa tidak akan mengecewakan papa lagi"ujar Gavin serius


"Bagus itu"ujar Kalvin menepuk bahu Gavin lalu Kalvin pergi


###


Gavin memulai bekerja memeriksa laporan nya selama Kaynara mengerjakan perusahaan keuangannya menurun sedikit menurut Gavin wajar karna Kaynara tidak ada ilmu tidak bangkrut hanya penuruan sedikit itu wajar


"Erin belum makan tadi kan"ucap Gavin melirik jam nya tapi dia ingin menelpon Erin tidak punya nomornya Gavin lupa menyimpan nomor Erin


"Tuan ada beberapa berkas yg harus di tanda tangani"ujar Boy meletakkan berkas itu Gavin membacanya


"Boy panggil kan OG bernama Erin suruh keruangan saya"ucap Gavin serius


"Apa ada masalah tuan"ujar Boy cemas


"Tidak suruh saja menghadap saya"ujar Gavin


"Jika ada apa mengenai Erin kasih tau saya tuan biar saya memberi tau nya"ucap Boy


"Panggil kan saja"bentak Gavin


"Baik tuan"ujar nya segera pergi


Tok tok tok


"Masuk"teriak Gavin lalu Erin dan Boy masuk


"Tuan ini Erin"ujar Boy


"Lalu kamu kenapa masih berdiri di sini Boy kembali bekerja "ujar Gavin


"Jangan takut nanti jika ada kesulitan kasih tau aku"ujar Boy sedikit ragu meninggalkan Erin


"Tuan memanggil saya"ujar Erin serius sedikit menunduk


"Apa sudah makan"tanya Gavin tanpa menatap Erin


"Sudah tuan tadi saat sampai di sini saya makan bersama Bagus"ujar Erin menghentikan mata Gavin yg lagi menatap berkasnya


"Siapa bagus"tanya Gavin nada suaranya terdengar kesal


"Bagus teman saya tuan"ucap Erin


"Pijitin aku merasa pegal"ucap Gavin


"Tuan itu bukan tugas saya"ucap Erin sedikit membantah


"Hei lakukan tugas sebagai istri"geram Gavin membuat Erin mendekat tersenyum kecil


"Baik"ujar Erin berdiri ke belakang Gavin mulai memijit bahu Gavin


Tok tok tok


"Masuk"teriak Gavin lalu ada wanita masuk


"Tuan sore nanti ada meeting penting ini jadwal anda"ucap nya menatap Erin yg memijit Gavin sesekali Gavin memegang jemari Erin


"Baik lah letak kan saja nanti saya akan menyuruh Boy menyusun jadwal nya"ucap Gavin


"Baik tuan"ujar nya segera pergi


"Waduh capek banget kok jadi banyak seperti ini bisa lembur ini"ujar Gavin memijit kening nya


"Lebih baik aku kembali jadi orang biasa"ujar Gavin

__ADS_1


"Lho kenapa"tanya Erin heran


"Ya banyak sekali pekerjaan ku"ujar Gavin memutar kursi nya menghadap Erin


"Bukan nya sama saja jadi orang biasa kerja j "ujar Erin


"Ya beda"ucap Gavin menatap Erin meletakkan tangan Erin di bahu nya


"Karna"ucap Gavin menatap mata Erin memeluk pinggang Erin


"Di sini waktu ku terbatas sedangkan di sana aku bebas aku lebih suka menghabiskan waktu bersama mu"batin Gavin


Cklek


"Tuan"ujar Boy masuk replek Erin mundur mendengar suara Boy begitu pun Gavin memutar kursi nya dia jadi salah tingkah seperti ini


"Kamu boleh pergi Erin"ujar Gavin serius Erin segera pergi


"Sindi bilang ada jadwal yg harus saya urus tuan"ujar Boy


"Ya itu"ujar Gavin


"Kenapa tidak mengetuk pintu"ucap Gavin serius


"Tadi saya sudah ketuk tuan tidak menjawab"ujar Boy mengambil buku kecil itu


"Boy aku ingin mengetahui Erin tadi"ucap Gavin serius


"Kenapa tuan"ujar Boy serius


"Saya hanya ingin tau saja mengenai nya apa lagi mengenai dia di sini"ucap Gavin datar


"Erin banyak dekat dengan orang di sini tuan termasuk saja yg dekat dengan nya semua pria menyukai Erin meski di jelek tapi semua yakin dia istri idaman termasuk saya tapi sayang dia sudah menikah "ucap Boy serius


"Lalu kenapa kamu mendekati nya saya mengerti tatapan kamu Boy"ketus Gavin


"Saya tanya pada Elis dia bilang dalam waktu 3 bulan Erin akan bercerai dengan suaminya makan nya saya sendiri ingin mendekati nya"ucap Boy


"Pergi sana"bentak Gavin kesal Boy keheranan kenapa tuan nya kesal Boy segera pergi


"Sial banget aku kenapa sih"ucap Gavin mengusap wajah nya kasar tidak bisa tenang


"Erin"panggil sindi pada Erin yg melintas


"Iya mbak"ujar Erin


"Wah kamu ngapain memijit pak bos mesra kayak gitu kamu udah nikah lho"ujar nya


"Iya Rin meski bos jaya Raya tapi udah nikah ngak boleh seperti itu"ujar yg lain


"Sebenarnya suami ku mengenal tuan Gavin ya kenal sama tuan Gavin"ujar Erin memberi alasan


"Serius kenal bagaimana"tanya nya


"Suami aku kerja sebagai kurir di perusahaan teman bos suami ku sering bertemu dengan pak bos makan nya kami kenal"ujar Erin


"Meski begitu ngak boleh dong terlalu dekat sama pak bos kasihan suami kamu itu nama nya kamu mengkhianati nya"ujar nya


"Iya aku minya maaf lain kali tidak lagi dekat dekat sama pak bos"ujar Erin tidak enak segera pergi


###


Erin sudah pulang tidak semangat karna gosip karna ada orang melihat nya bersama nya tadi membuat Erin di gosip kan di kantor padahal itu suami nya sendiri


"Lesu amat"ujar Kaynara merangkul Erin yg naik tangga


"Di gosipin di kantor"ucap Erin tidak semangat


"Wah siapa berani gosipin kamu "ujar Kaynara lalu Erin masuk ke kamar di ikuti Kaynara


"Iya tadi mas Gavin minta di pijitin jadi aku pijitin ehh ketahui sama pekerjaan yg lain mereka kan tau aku udah nikah tapi masih genit sama mas Gavin jadi gosip deh"ucap Erin pasrah


"Lagian kamu suami udah jadi bos masak kerja sebagai OG berhenti aja"ucap Kaynara


"Ngak bisa aku masih banyak hutang sama Elis"ujar Erin


"Hutang"ujar Kaynara


"Iya hutang selama aku hidup bersama keluarga nya"ujar Erin


"Banyak"tanya Kaynara


"Sekitar 500 juta"ucap Erin


"Nanti aku bilang sama kak Gavin"ujar Kaynara


jangan"ucap Erin


"Kenapa kamu itu tanggung jawab kak Gavin jadi biarkan kak Gavin bayar hutang nya"ujar Kaynara


"Jangan Kay mas Gavin udah pusing dari pekerjaan "ucap Erin


"Terserah kamu aja tapi kak Gavin udah tau"ujar Kaynara

__ADS_1


"Iya udah tau setiap aku gajian maka aku harus bayar sama Elis makan nya ngak bisa berhenti"ujar Erin


"Terserah kamu asal dia jangan macam macam aja sama kamu lihat aja jika sampai dia nyakitin kamu"ujar Kaynara geram membuat Erin tersenyum sahabat nya ini sudah kembali


__ADS_2