Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 61


__ADS_3

Kalvin sangat bahagia Nanda kembali pulang dia tidak perlu lagi mencari keberadaan Nanda selama ini info mengenai Nanda seolah tertutup rapat tidak bisa di cari keberadaan nya tapi sekarang Nanda kembali dengan sendirinya , kepulangan Nanda membuat semua keluarga bahagia dan lega kembali nya Nanda apa lagi keadaan Nanda baik baik saja membuat keluarga semakin bahagia


"Ma umur ku 10 tahun lho aku sudah semakin besar aku senang bisa bersama mama lagi"ujar Gavin sarapan


"Aku ikut senang"ucap Nanda tersenyum kaku


"Yang penting lagi kita tetap sama sama melanjutkan hidup"ucap Kalvin mengengam tangan Nanda


"Aku juga seperti itu"ucap Nanda mengangguk


"Makan lah"ucap Kalvin tersenyum Nanda hanya mengaduk makanannya


"Aku tidak makan"ucap Nanda


"Kenapa"ucap Kalvin


"Aku kenyang"ucap Nanda lagi


"Nanda karna kamu sudah kembali kamu bisa dong kerja di perusahaan lagi"ujar Amel menatap Nanda


"Pekerjaan perusahaan bukan urusan ku"ucap Nanda


"Keadaan Nanda belum pulih sepenuhnya dia harus banyak istirahat karna dia baru kembali"ujar Kalvin


"Mama mau antar aku ke sekolah"ujar Gavin


"Tidak "ucap Nanda mengeleng


"Tidak apa kamu istirahat saja aku mau kerja karna ada meeting"ucap Kalvin tersenyum mengecup kening Nanda


"Gavin ayo kita berangkat"ucap Kalvin


"Iya pa"ucap Gavin berdiri dan segera berlalu


"Ibu Amel mau bareng"ucap Lin menyudahi sarapan nya


"Iya ayo"ucap Amel berdiri pergi bersama Lin


"Mau istirahat Nanda"ucap Landa


"Tidak "ucap Nanda mengeleng


"Perusahaan atas nama ku"ucap Nanda


"Iya "ujar Landa sedikit binggun tumben sekali Nanda membicarakan itu


"Aku ingin mengalihkan perusahaan atas nama orang lain"ucap Nanda


"Maksud mu kamu ingin memberikan pada Gavin"ucap Landa


"Tidak"ucap Nanda


"Lalu"ucap Landa


"Aku ingin memberi kan pada orang lain cepat di urus"ucap Nanda lalu berlalu pergi


"Landa ada yg aneh deh pada Nanda dia bertingkah tidak selayaknya"ucap Daniah heran


"Apa karna kecelakaan itu"ucap Landa


"Tidak juga"ucap Daniah terasa ganjal


####


Aldo menatap layar yg besar itu di samping nya Nanda yg berbaring dengan beberapa alat di kepala nya yg ternyata selama beberapa tahun ini Aldo menciptakan robot yg sama seperti Nanda untuk merencanakan mengambil ahli harta SKY sekarang memory Nanda bisa robot itu baca dan meniru Nanda


"Berapa lama kita mengisi daya robot itu"tanya Aldo menatap robot layar besar itu arah mata robot itu seperti kamera yg bisa di lihat Aldo


"Cukup lama sekitar 3 jam itu hanya separuh selama siang hari lebih aman untuk nya berinteraksi mending mengisi daya nya di malam hari"jelas nya


"Oke pantau Nanti nya"ucap Aldo tersenyum puas tapi tiba tiba layar besar itu menimbulkan layar hitam


"Kenapa hilang"ucap Aldo lalu menoleh ke arah Nanda ternyata Kaynara masuk melepaskan semua alat yg menempel di kepala Nanda


"Anak kurang ajar"bentak Aldo lalu menarik Kaynara memukuli Kaynara


"Lepas om menyakiti mama ku"ucap Kaynara memberontak Aldo memukuli Kaynara dengan kesal


"Dengar ya bocah kamu itu hanya anak sampah tidak berguna menyingkir dari sini dadar anak tidak tau malu"ucap Aldo menampar Kaynara dan menarik nya ke luar

__ADS_1


"Kaynara"ucap Aron berlutut saat Kaynara di tinggal sendiri di kamar


"Om badan ku sakit tapi aku ngak mau kehilangan mama"ucap Kaynara menangis


"Sudah om bilang jangan mausk ke sana"ucap Aron


"Tapi aku cemas pada mama om"ucap Kaynara


"Tidak apa Kaynara anak yg kuat kok"ucap Aron


"Kenapa semua memaksa aku kuat padahal aku tidak mampu menahan nya"Isak Kaynara memeluk lututnya Aron miris menatap Kaynara benar juga anak seusianya harus nya bermain dengan gembira


"Ini semua karna Daren melimpah kan tanggung jawab pada ku entah kenapa dia sekarang mengirim pesan ini sudah jadi tanggung jawab ku dan dia hilang begitu saja mana ngak bisa lagi memegang ponsel "ujar Aron


"Kaynara apa yg mereka buat dengan mama"tanya Aron


"Aku ngak tau om banyak sekali sesuatu menempel di kepala mama yg tidur dan semua orang menonton film layar nya besar sekali"ujar Kaynara


"Apa mereka menyiksa nona Nanda tapi kenapa harus sekarang kenapa tidak dari dulu"ucap Aron binggun


"Aku harus bisa menyelidiki ini semua"gumam Aron dia harus bisa tuntaskan ini semua dengan cepat


####


Baterai pada robot lumayan banyak jadi Aldo memerintahkan robot itu untuk segera menuntaskan misi nya untuk mengambil ahli harta SKY sebenarnya rencana ini tidak hanya di buat oleh Aldo sendiri ada seseorang yg membantu Aldo dan orang ini lah yg ingin mengambil harta SKY dia tidak menunjukkan identitas nya karena takut identitas nya ketahuan


"Mama aku sudah pulang sekolah lagi belajar sama nenek"ucap Gavin mendekati Nanda yg mendekat Gavin menunjuk kan bukunya


"Jadi apa sudah menyiapkan dokumen nya"ucap Nanda pada Landa


"Dokumen mau pindah kan semua harta"ujar Landa


"Iya "ucap Nanda serius


"Nanti biar momy bilang sama ibu Amel"ucap Landa


"Ma ayo ma ajarin aku"ujar Gavin tersenyum Nanda menoleh ke arah Gavin


"Menjauh"ucap Nanda bergeser


"Mama"ucap Gavin lebih dekat tidak sengaja menekan tengkuk Nanda


"Kamu tidak bisa di bilang "ucap Nanda berdiri lalu melayangkan tamparan nya pada Gavin dengan keras membuat sudut bibir Gavin berdarah


"Nenek mama tidak suka terhadap ku"ucap Gavin memeluk Landa


"Dia menyakiti ku"ujar Nanda lalu berlalu karna Gavin meneken salah satu kabel di tengkuk Nanda


"Biar nenek obati ya sayang bibir mu berdarah"ucap Landa mengusap sudut bibir Gavin


"Nenek aku kecewa sama mama kenapa dia tega pada ku padahal aku sangat merindukan nya"ujar Gavin sedih


"Nenek juga tidak tau sayang kenapa mama tega menampar mu"ucap Landa memeluk Gavin tidak mengerti keadaan Nanda


🌙🌙🌙


"Memang apa sih yg ada di dalam"ucap Aron melihat sekeliling sepi Aron masuk ke ruangan itu tercengang dengan ruangan itu


"Heh kenapa kamu masuk"ucap seseorang


"Maaf saya ingin memeriksa keamanan saya rasa aman saya akan berjaga di luar"ujar Aron lalu melangkah pergi


"Gawat mereka menggunakan kelicikan dari yg aku pahami seperti nya mereka berusaha membuat Nanda palsu apa yg harus aku lakukan bagaimana aku mengirim sinyal di luar "batin Aron berjaga di luar terus berfikir


"Kalvin "panggil Landa saat Kalvin baru pulang kerja


"Iya mom kenapa "ucap Kalvin


"Momy tidak mengerti dengan Nanda dia aneh sekali ingin memindahkan harta SKY atas nama orang lain dia berani menampar Gavin yg anak kandung nya sendiri "ujar Landa


"Menampar Gavin"ucap Kalvin


"Iya "ucap Landa


"Nanti aku akan bicara pada Nanda"ucap Kalvin lalu berlalu melihat Nanda dan ternyata Nanda tertidur lebih tepatnya lagi mengisi daya Kalvin tidak tega membangun kan Nanda yg di kira tertidur


###


Danu sudah tau jika Nanda sudah kembali Dewi mendesak Danu untuk menjenguk Nanda tapi Danu belum mengizinkan karna Danu ingin mereka pergi bersama dan danu lagi ada pekerjaan penting tidak bisa di ganggu

__ADS_1


"Tuan Danu ayo jenguk Nanda"ucap Dewi menyajikan sarapan


"Bunda tidak pernah kah menyadari terdengar aneh kita satu keluarga tapi bunda memanggil ayah dengan tuan kita ini benaran ngak sih keluarga nya"ucap Nugi


"Pintar anak ayah"kekeh Danu mengacak rambut Nugi


"Itu panggilan cinta dong Nugi cinta"ucap Dewi membentuk tangannya seperti hati


"Bunda apakah tante nanda itu mama nya kak Gavin"tanya anak perempuan Danu yg di beri nama Nabila berusia 5 tahun


"Iya sayang"ucap Dewi tersenyum


"Tuan ada paket"ucap pembantu itu memberikan sebuah amplop putih pada Danu


"Baik lah papa lihat dulu kalian sarapan saja"ucap Danu berdiri dan pergi ke ruang kerja nya karna takut paket itu menyangkut pekerjaan nya mengenai mafia


"Dari siapa ini tidak ada kolega ku memberi tau jika mengirim paket "gumam Danu lalu duduk di ruang kerjanya membuka nya berisi ponsel dan sebuah surat


"Ponsel "gumam Danu lalu membuka surat itu


"Tuan Danu aku mendengar anda teman dari Kalvin ini aku Daren yg di tuduh kan itu tidak benar mengenai ku memang benar selama ini aku merawat Nanda karna aku terpaksa jika tidak aku tidak bisa menyelamatkan Nanda aku berpura pura di pihak penculik itu biar bisa menjaga Nanda dan aku berhasil aku sudah memasukkan Aron orang kepercayaan SKY di tempat sana aku mohon bantu aku tapi bukan bantu melepaskan aku tapi bantu lah Nanda aku tidak tau selama aku di penjara apa yg terjadi pada Nanda tuan Danu buka posnel ini jawaban semuanya "Danu membaca surat itu yg ternyata dari Daren


"Daren ya aku ingat dia pernah ada hubungan dengan Nanda dan dia di tangkap karna cabul dan penculikan terhadap Nanda"gumam Danu lalu menghidupkan ponsel itu ada beberapa pesan yg masuk dari Aron


"Daren aku sudah mengetahui rencana mereka ternyata mereka ingin melenyapkan nona Nanda setelah mendapatkan harta SKY"itu pesan terakhir yg Daren terima saat bersama Karian dan ada lagi pesan masuk


"Daren apa pun yg terjadi pada mu aku mohon kamu harus bisa menggagalkan rencana mereka ternyata mereka membuat robot seperti nona Nanda dan ingin mengalihkan harta SKY nona Nanda masih bersama ku sekarang yg di rumah itu Nanda robot kita harus bisa hentikan mereka "Danu melihat pesan itu lalu membuka sebuah video pendek yg berisi rekaman ruangan itu dan terlihat Nanda tergeletak yg di pasang berbagai alat di kepala


"Rencana licik "gumam Danu


"Apa yg harus aku lakukan"gumam Danu berfikir lalu Danu mengumpulkan semua bagian penting dari kelompok nya


"Saya butuh solusi"ucap Danu menceritakan kejadian nya


"Tuan kita harus menghentikan robot itu tapi jika kamera itu terhenti mau tidak mau pemantau akan tau bisa bisa membahayakan nyawa nona Nanda jika penculik itu sangat berbahaya"ucap salah satu mereka


"Itu yg perlu aku dapat kan solusinya"ucap Danu


"Tuan kita serang saja markas lalu ada yg mengintai robot itu untuk menghentikan aksinya "ucap nya


"Benar sebaiknya kita lakukan penyerangan "ucap Danu lalu menyerahkan strategi pada asisten lalu Danu pergi dia tau siapa yg bisa di andalkan untuk memantau robot itu


"Hallo Nanda"ucap Dewi mendekat ya Dewi ya di tugas kan Danu memantau pergerakan robot itu


"Lho kalian lagi apa"ujar Dewi duduk sekilas membaca surat di atas meja itu


"Ini Nanda minta surat wasiat"ucap Kalvin


"Dasar sialan siapa sebenarnya dalang ini semua"batin Dewi


"Nanda kamu tidak merindukan aku apa"ucap Dewi serius dan Nanda hanya menggeleng


"Aku tau harus apa"batin Dewi lalu dengan sengaja mengambil air pura pura tidak sengaja menumpahkan air di kertas itu


"Ya ampun maafkan kecerobohan ku"ucap Dewi bersalah


"Kamu"geram nya


"Kita bisa membersihkan nya Nanda"ucap Landa meski Amel membantah keputusan Nanda tapi Nanda kekeh dan Landa selalu membela anak nya itu


Danu sudah mengepung tempat itu yg sudah di ketahui Danu lalu Danu memerintahkan anak buah nya memberi bom di bagian belakang bangunan itu sehingga menimbulkan ledekan


"Periksa ledakan apa itu"ucap Aldo pada anak buah nya


"Apa ini bantuan aku harus selamat kan siapa Kaynara apa nona Nanda "gumam Aron melihat Aldo memerintahkan anak buah nya mengambil senjata


"Kaynara dengar kan om ya kamu bersembunyi di sini dulu ingat nanti i om kembali ya kamu jangan kemana mana"ucap Aron pada Kaynara yg hanya berbaring karna sering di siksa Aldo tapi Aron tidak bisa bertindak Kaynara hanya mengangguk


"Kamu ikut"ucap Aldo pada Aron memberi kan senjata lalu mereka menuju depan Aldo membuka pintu itu


"Serang"teriak Danu pada anak buahnya mulai menembak Aldo menutup kembali pintu itu


"Semua bersiap"ucap Aldo menyiapkan senjata


Doar


Aldo serta yg lain terpental karna ledakan itu termasuk Aron tapi mereka bisa bangkit mengambil senjata mulai membalas serangan Danu menembakan mereka semua


"Itu tuan Danu aku yakin dia datang untuk menyelamatkan nona Nanda "batin Aron lalu menggeser tubuhnya perlahan dan diam diam Aron menembaki anak buah Aldo sehingga mereka kalah jumlah

__ADS_1


"Sialan mereka siapa kenapa jumlahnya banyak sekali "ucap Aldo berlindung ke dalam kembali terdengar ledakan Aldo emosi mengambil bom dan membalas nya tentu anak buah Danu ada yg meninggal karna ledakan itu tapi Karna ledakan itu mengguncang bangunan itu hingga bergetar hebat


"Semua masuk"teriak Danu mulai masuk bersama anak buah nya yg lain tidak kenal takut


__ADS_2