Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 141


__ADS_3

Setelah dari kantor Arya mengajak Kaynara untuk periksa ini kali pertama Arya akan melihat anak nya tentu itu suatu mendebar kan untuk Arya terlihat jelas di wajahnya jika dia gugup ingin melihat anak, mereka di temani oleh Erin yg ikut karna memang biasanya Kaynara di temani Nanda atau Erin untuk periksa kandungan


"Nona Kaynara ajak suami nya"ucap dokter itu tersenyum


"Iya dok"ucap Kaynara


"Silahkan nona kita USG dulu ya "ucap dokter itu membantu Kaynara berbaring


"Tidak ada keluhan lain nona"tanya dokter itu dengan menyiapkan semuanya


"Hanya pegal saja "ucap Kaynara


"Tenang saja dokter aku menjaga nya dengan baik tapi sekarang tidak lagi karna sudah ada suaminya"ucap Erin tersenyum


"Dok aku mau lihat perkembangan anak ku"ucap Arya tidak sabar


"Iya pak"ucap dokter itu memulai USG nya Arya bisa melihat dengan jelas pergerakan anak nya mata Arya berbinar melihat nya anak nya tumbuh dengan sehat


"Perkembangan nya cukup bagus dan janin nya juga sehat"ucap dokter itu tersenyum melihat reaksi Arya


"Apa pak Arya mau lihat jenis kelamin nya karna nona sendiri mau melihat jenis kelamin menunggu anda"ucap dokter


"Itu tidak perlu dok mau perempuan atau laki-laki dia tetap kesayangan ku"ucap Arya tersenyum menoleh pada Kaynara


"Terimakasih sayang menjaga nya dengan sangat baik"ucap Arya mencium kening Kaynara


"Terimakasih kembali karna sudah mau kembali"ucap Kaynara tersenyum lebar mengusap pipi Arya


"Tidak perlu di khawatir kan seperti nya pertumbuhannya cukup bagus"ucap dokter


"Terimakasih dok"ucap Kaynara merapikan penampilan nya


"Erin Erin"Kaynara menatap Erin yg bengong


"Ahh iya"ucap Erin tersenyum


"Setelah anak ini lahir aku janji akan menikah kan anak ku untuk mu jangan khawatir itu jangan sedih"ucap Kaynara


"Mana mungkin aku bersedih atas kebahagiaan mu Kay kamu tidak hanya adik ipar ku"ucap Erin tersenyum


"Lalu kenapa bengong atau kamu sudah membayang kan jika nanti hamil"ucap Arya


"Tidak juga"ucap Erin mengigit bibirnya


"Sudah ada Arya aku tidak perlu ikut tapi ada yg ingin aku tanya kan pada doker tapi aku masih ragu takut kecewa lagi karna udah berapa kali periksa tetap negatif "ucap Erin


"Kenapa ragu periksa aja "ucap Kaynara


"Udah berapa kali Kay aku periksa tapi hasil nya negatif aku tidak mau kecewa tapi aku udah 2 bulan ini tidak datang bulan "ucap Erin


"Aku takut itu hanya faktor stress ku lagian aku tidak ada tanda kehamilan "ucap Erin lagi


"Kata siapa aku saat hamil tidak mual tidak lemas biasa aja"ucap Kaynara


"Faktor stres tidak pernah mengalami sampai 2 bulan nona coba saja periksa kegagalan past ada tapi untuk menenangkan hati meski itu gagal setidaknya kita tau hasil nya"ucap dokter


"Iya benar Erin periksa lah dulu kami temani kok"ujar Kaynara


"Baik lah"ucap Erin tersenyum kaku jujur kal ini dia berdebar dokter mulai memoles kan jelly untuk USG dia memperhatikan monitor itu termasuk Arya dan Kaynara


"Sayang semoga kamu ada teman nanti ya"Arya menatap monitor itu sambil mengelus perut Kaynara


"Ehh dia menendang mau dapat teman ya"kekeh Arya mencium perut Kaynara


"Perkiraan seperti itu"ucap dokter menyentuh perut Erin


"Maksud dokter "ucap Erin menurunkan kaki nya


"Dari periksa seperti nya itu janin tapi bisa tes dulu"ucap dokter membuka laci mengambil tespek Erin segera menuju kamar mandi


"Semoga saja"ucap Kaynara penuh harap


"Jika saya tidak salah itu benar janin nona semoga ada keajaiban nya"ucap dokter tersenyum mereka menunggu lalu Erin keluar menyerah kan tespek itu


"Lihat"dokter itu membeberkan tespek itu


"Positif"ucap Arya dan Kaynara


"Iya benar perkiraan janin nya baru 2 minggu"ucap dokter


"Apa ,m....maksud d... dokter saya hamil"ucap Erin menatap dokter


"Iya benar nona"ucap dokter tersenyum


"Tidak mungkin"Erin kaget dan tidak menyangka dengan kabar itu sampai dia jatuh pingsan


"Ehh Erin"Kaynara memukul bahu Arya untuk melihat Erin


"Dia pingsan"ucap dokter memeriksa denyut nadi Erin dia pingsan karna syok


"Bukan nya senang malah pingsan mendapatkan kabar baik atau dia di ancam sama kak Gavin"ucap Kaynara


"Udah bawa ke ruangan pemeriksaan "ucap dokter Arya segera membantu membawa ke ruangan pemeriksaan


###

__ADS_1


Gavin lari saja mendengar istri nya yg menemani Arya dan Kaynara periksa malah mendengar istri nya pingsan tentu Gavin sangat khawatir dengan istri nya itu, Gavin segera mendekat melihat Arya dan Kaynara mengobrol dengan dokter


"Bagaimana istri ku"ucap Gavin sangat cemas


"Bagaimana dia bisa pingsan"geram Gavin


"Gavin tadi Erin menerima perkataan dokter"belum sempat Arya selesai bicara Gavin sudah tersulut emosi dia mengcengkram baju dokter wanita itu


"Jika istri ku sampai terluka aku akan membunuh mu berani sekali kamu membuat istri ku pingsan"bentak Gavin


"Tenang dulu kak Gavin ini maluin banget sih"kesal Kaynara langsung menendang kaki Gavin karna kesal dengan tingkah Gavin


"Erin pingsan karna dokter ini mengatakan jika dia hamil"ucap Arya


"Apa hamil "wajah Gavin seketika berubah


"Tidak itu tidak mungkin"ucap Gavin


"Lihat sana Erin membutuhkan mu"Arya menepuk bahu Gavin memaksa Gavin masuk


"Dok maafkan atas kelakukan Gavin ya"ucap Arya tidak enak


"Tidak apa pak jika begitu saya permisi "ucap nya tersenyum dan pergi Arya dan Kaynara segera masuk


"Sayang"Gavin mengengam tangan Erin melihat Erin sadar menyentuh kepalanya


"Mas kenapa aku di sini"ucap Erin menyentuh kepalanya dan duduk lalu dia menatap Kaynara yg tersenyum


"Mas Gavin"Erin menuduk air matanya jatuh


"Ada yg sakit sayang katakan kenapa kamu pingsan dan menangis ayo katakan aku sangat cemas"ucap Gavin gelisah


"Mas udah dengerin penjelasan dokter"ucap Erin menatap Gavin serius


"Aku tidak terlalu peduli aku ingin kamu baik baik saja "ucap Gavin


"Tapi benar apa yg dokter katakan itu benar kamu tengah hamil"ucap Gavin


"Hiks hiks mas Gavin"Erin merengkuh tubuh Gavin dengan erat


"Aku akan sama seperti Kaynara aku akan jadi seorang ibu "ucap Erin menatap Gavin


"Iya sayang"ucap Gavin mencium kedua pipi Erin lagi , Erin benar haru dia merengkuh tubuh Gavin dengan erat akhirnya keinginan nya kenyataan dia benar hamil


"Gavin sebaik nya ajak dulu Erin konsultasi pada dokter kami pulang dulu"ucap Arya


"Iya kalian pulang duluan aku masih mau bicara sama dokter"ucap Gavin mereka segera pergi


"Ayo aku bantu"Gavin mengengam tangan Erin mereka segera menuju ruangan dokter


"Wajar sih Erin kayak gitu penantian nya sangat lama udah mau 2 tahun"ucap Kaynara berjalan bersama Arya


"Kalian bahagia"ucap Hakim menghalangi langkah mereka


"Anak ku masih di penjara karna kalian"ucap Hakim datar


"Halim pantas mendapatkan itu om"ucap Arya


"Aku tau om juga komplotan Ardo om mau harta nya SKY dan Halim mau Kaynara hanya itu beda nya tapi tujuan kalian tetap lah sama om harus sadar yg om lakukan itu salah om ngak akan bisa mendapatkan yg om ingin kan"ucap Arya


"Biar kan Hakim mendapatkan hukuman nya dan jika om tetap ingin menganggu keluarga kami aku akan bekerjasama pada papa Kakvin dan om Danu untuk menjatuhkan om Hakim jangan pernah coba coba lagi menganggu kami "ucap Arya mengajak Kaynara segera pergi


"Berani kamu mengancam om Hakim padahal mama bilang om Hakim sangat berbahaya "ucap Kaynara


"Tentu saja harus berani demi kamu dan buah cinta kita"ucap Arya tersenyum mencium pipi Kaynara


"Iya deh yg akan jadi pelindung kami"ujar Kaynara tersenyum memeluk lengan Arya


###


Kabar kehamilan Erin membuat kebahagiaan untuk keluarga Adiwinata terutama Gavin dia sangat bahagia akhirnya setelah sekian lama Erin bisa hamil juga tentu nya Gavin selalu berusaha menyenangkan istrinya.Kalvin juga mengundang keluarga besarnya menghadiri syukuran atas sadar nya Arya dan kehamilan Erin apa lagi sebentar lagi Kaynara akan melahirkan cucu pertama dari keluarga Adiwinata


"Terimakasih semua sudah hadir di acara kecil kami ini"ucap Kalvin tersenyum


"Atas sadar nya Arya kami ucap kan terimakasih untuk Fahmi dan Lily yg bekerja keras dalam merawat Arya"ucap Kalvin


"Dan hari ini juga kami ingin memberi kabar bahagia kepada kalian semua jika menanti saya telah hamil setelah hampir 2 tahun lama nya mereka menikah akhirnya mereka akan segera punya anak"ucap Kakvin


"Aku saran kan kalian jangan menyerah dalam membuat anak"kekeh Gavin memeluk pinggang Erin


"Ya kami ikut senang Kalvin atas kebahagiaan mu kami juga mau mengumumkan pernikahan Nugi dan Arin mereka juga akan segera menikah"ucap Danu tersenyum


"Benarkah wah itu berita yg membahagiakan "ucap Kalvin


"Iya kak lagian kami rasa Arin sudah seharusnya menikah "ucap Lin tersenyum


"Jangan terlalu memaksa kehendak mereka Lin nanti tidak bagus biarkan mereka menentukan masa depan "ucap Nanda


"Bilang aja kamu iri kan ngak bisa jadi besan aku"ucap Dewi


"Idih iri bagaimana lihat anak anak ku sudah bahagia semua masak iya mau bikin lagi"ucap Nanda


"Masih ingat ngak dulu Lin mau jadi mantu mu mau nikah sama Nugi ehh malah anak nya yg mau"ucap Nanda tertawa jika mengingat masa lalu mereka


"Iya jangan jangan kamu pelet anak ku ya"ucap Dewi

__ADS_1


"Udah tua gila nya ngak pernah hilang "ucap Lin tersenyum


"Mereka lucu ya jika kumpul nya"ucap Arya tersenyum mengelus perut Kaynara


"Begitu lah mereka"ucap Kaynara


"Ayo pepet terus"ucap Arya menepuk bahu Bimo


"Apaan sih biasa aja"ucap Bimo malu malu


"Bimo emang ngak mau apa sama Nabila"ucap Erin tersenyum


"Mau sih selain cantik dia kaya"ucap Bimo mengaruk kepala nya


"Heh awas macam macam sama adik ku"kesal Nugi menarik baju Bimo


"Kak Nugi ini apaan sih biarin aja kak Nabila mau pacaran dia udah dewasa juga lagian kak Bimo baik kan kak Arya"ucap Arin


"Iya benar itu"ucap Arya tersenyum


"Tuh kak Bimo itu baik tau"ucap Arin tersenyum


"Sekarang kamu pilih aku atau dia"kesal Nugi


"Udah Arin kak Nugi memang seperti itu kamu aja mau nikah sama dia jika aku jadi kamu ngak akan mau sama pria emosian"ucap Nabila kesal


"Ngak ngak kok aku orang nya penyabar"ucap Nugi merangkul Arin mencium pipi Arin


"Jauh jauh belum juga nikah"Aron langsung menarik Nugi menjauhi anak nya tatapan nya dingin pada Nugi


"Ayah"Arin memeluk ayah nya manja


"Syukurin kak Nugi punya saingan"ucap Nabila tersenyum


"Ngak bisa lagi gangguin aku sama Bimo dia akan sibuk sama ayah mertuanya"ucap Nabila memeluk Bimo


"Nabila jangan genit"Dewi mulai kesal saat Nabila genit dengan pria asing langsung saja Dewi mencubit lengan Nabila


"Sakit ma"ucap Nabila cemberut


"Ngak apa tan aku juga mau kok di peluk"ucap Bimo


"Kamu keenkan"ucap Arya menendang kaki Bimo


"Ngak bisa apa membela sahabat nya"kesal Bimo


"Arya jangan menindas Bimo aku tidak mau anak kita kayak Bimo aku mau anak kita kayak kamu"Kaynara mencubit pipi Arya gemes


"Iya juga maafkan aku Bimo jangan sampai anak ku mirip kamu"ucap Arya menyesal


"Kenapa dia tidak mati saja biar aku bisa nikahin Kaynara"gerutu Bimo


Bugh


"Aku akan menghantui mu"kesal Arya memukul bahu Bimo dengan keras


"Awas sayang jauh jauh sama Bimo"Arya memeluk Kaynara posesif menatap Bimo galak


"Wah wah Arya manja banget sih sama istri nya"ucap Erin tersenyum


"Udah aku buntingin juga masih aja memuji Arya"kesal Gavin


"Ngak kok mas Gavin ku ya paling tampan"Erin memeluk Gavin dengan mesra


"Aku lega akhirnya keluarga kita bahagia"ucap Nanda tersenyum


"Iya benar"ucap Kakvin mengecup pipi istri nya


"Kalian buat acara"Hakim tiba tiba masuk mendekati Nanda


"Kak Hakim"Nanda tersenyum pada Hakim


"Bebas kan anak ku Nanda"ucap Hakim serius


"Kak Hakim yg hakim lakukan itu salah dia mau melecehkan Kaynara padahal dia tau dia dan Kaynara itu sepupu tapi apa yg dia lakukan kami udah cukup diam menahan apa yg kalian lakukan aku harap kak Hakim mengerti"ucap Nanda


"Aku sudah berusaha membebaskan anak ku tapi sia sia aku menyerah "ucap Hakim serius


"Seharusnya harta SKY itu milik ku Nanda"ucap Hakim serius


"Pak Hakim SKY bukan lah milik keluarga Kasim"ucap Lin serius


"Diam kamu tidak berhak ikut campur "ucap Hakim serius


"Yg di katakan Lin itu benar kak lagian Lin sama seperti saudari ku sendiri Kak Hakim jangan menganggu keluarga kami lagi"ucap Nanda serius


"Heh Hakim pergi deh jika kamu masih berani menganggu keluarga kami aku benar mengirim ku sama seperti anak mu aku udah kumpul kan kejahatan mu"ucap Kalvin mendekati Hakim melihat kan ponsel nya banyak kejahatan Hakim


"Aku tidak bertidak karna mencintai istri ku karna itu permintaan nya jika tidak aku benar mengirim ku ke penjara"ucap Kalvin serius


"Oke oke aku akan kembali lagi ke negara X aku menyerah mengambil harta SKY yg tidak dapat aku miliki aku akan pergi "ucap Hakim melangkah pergi


"Main main dia sama kita"ucap Kalvin lega untung dia udah periksa semuanya mencari kejahatan Hakim untuk mengancam nya


"Kalvin terimakasih"ucap Nanda tersenyum menatap Kalvin

__ADS_1


"Iya sayang"ucap Kakvin tersenyum mencium bibir Istri nya mereka semua tersenyum sudah menemukan kebahagiaan masing masing


Tamat


__ADS_2