Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Episode 151


__ADS_3

Farhan tersenyum.


"Aku sangat percaya banyak kemiripan di antara kita." ucap Farhan. Laura tersenyum.


"Maafkan aku yah karena kemalangan yang kita jalani kita tidak jadi jalan-jalan tapi kamu tenang saja aku sudah membuat tiket baru, Besok kita akan berangkat." ucap Farhan sambil menunjuk kan Tiket.


Laura tersenyum.


Dia merentangkan kedua tangannya Farhan langsung memeluk Laura yang tidur.


"Kamu sangat Wangi." ucap Farhan. Laura tersenyum. dia mengelus rambut Farhan.


Satu Minggu kemudian Farhan dan Laura baru saja pulang dari Jogja, Sebenarnya mereka bukan khusus liburan saja ke sana melainkan karena ada pekerjaan masing-masing di sana.


Di siang hari mereka baru saja sampai di rumah. Mereka langsung Istirahat karena Besok Farhan harus ke kantor.


Namun di pagi hari nya Laura lagi-lagi dia mual. Bahkan badan nya semakin kurus dan tidak berselera Makan.


Farhan tidak nyaman lagi dengan keadaan istri nya yang seperti itu dia tidak tenang akhirnya dia memaksa istri nya ke rumah sakit.


Menunggu hasil pemeriksaan Laura dan Farhan duduk di ruang tunggu.


"Kenapa aku berfirasat aku hamil yah mas?" tanya Laura.


"Loh bukannya kamu kemari Ijin pasang KB ke aku?" tanya Farhan.


"Aku tidak jadi memasang nya karena aku tau kamu tidak suka walaupun kamu mengijinkan. Dan bulan ini aku Telat datang bulan." ucap Laura.


Farhan terdiam.


"Ya Allah semoga saja kamu beneran hamil." ucap Farhan langsung.


Laura menatap Farhan.


"Humm aku yakin sebenarnya kamu ingin segera punya Anak kan?" tanya Laura. Farhan mengangguk.


"Tapi aku tidak ingin hanya mendahulukan keinginan kamu, aku juga tau kok kalau kamu pasti ingin merasakan masa-masa pacaran dulu." ucap Farhan.


Laura tersenyum. Tidak beberapa lama hasil nya keluar.


Saat mendengar hasil tes nya Farhan bersujud syukur dan ternyata istri nya sudah hamil dua Minggu.


Farhan mencium kening istrinya dia benar-benar sangat senang.


"Terimakasih yah Allah engkau sudah percaya kan kami untuk di titip kam malaikat kecil." ucap Farhan. dia memeluk istrinya.


Pulang dari sana Farhan yang biasa nya membawa mobil dengan kecepatan tinggi sekarang sangat pelan sehingga menimbulkan kemacetan.


"Mas kamu kenapa sangat pelan sekali?" tanya Laura.

__ADS_1


"Janin kamu Masih sangat lemah, aku tidak bisa ceroboh." ucap Farhan.


Sampai di rumah wartawan sudah banyak menunggu mereka karena Farhan langsung mengabar kan kehamilan istri nya melalui Story IG nya.


Baru beberapa jam saja semua orang sudah tau kalau istri Farhan hamil.


Dan itu sudah terdengar oleh pak Adam di malam hari. Di ruang kerjanya dia berfikir keras.


Keinginan nya dari dulu mempunyai penerus baru. dan sekarang menantu nya sudah mengandung Cucu nya.


"Tidak ada pilihan lain lagi, hubungan ku dengan lestari tidak ada harapan lagi. aku akan mengambil tindakan." ucap Adam.


Dia pun menelpon Lestari mengajak nya bertemu.


Keesokan harinya Laura sedang duduk di Cafe sendirian tiba-tiba handphone nya Berdering dia melihat nomor baru yang menelpon nya.


"Halo! Selamat siang!" sapa Laura.


"Selamat siang! Ini dengan Bu Laura?" tanya pria yang menelpon Laura.


"Iyah dengan saya sendiri!" ucap Laura.


"Saya dari kepolisian, Ibu anda sedang di tahan diduga kantor polisi karena terkena kasus perjudian." ucap polisi.


Laura terkejut dia terdiam sejenak.


"Kami harap Ibu langsung ke kantor polisi XXX." ucap Polisi.


Laura bergegas menemui Ibunya di kantor polisi.


Setelah sampai di sana dia melihat Ibu nya sudah di borgol. dia berjalan perlahan mendekat Ibu nya.


"Apa yang terjadi Bu?" tanya Laura.


Bu Novi mengangkat pandangan nya.


"Ngapain kamu ke sini? Pergi!" ucap Bu Novi.


"Aku di telpon oleh pihak kepolisian datang ke sini." ucap Laura.


"Ibu tidak membutuhkan kamu! Kamu senang kan Ibu seperti ini." ucap Bu Novi.


"Apa yang telah ibu lakukan? Apa yang terjadi sebenarnya Bu?" tanya Laura.


"Kamu pasti sudah tau apa kasus nya." ucap bu Novi. Laura Menghela nafas panjang. Namun dia di panggil oleh polisi.


Tidak beberapa lama Pak Adam datang. Dan juga Farhan datang karena sudah di kabari oleh istri nya tadi.


Dari kejauhan Farhan melihat Ayah nya berlutut di depan Bu Novi.

__ADS_1


"Maafkan aku Lestari! Maafkan aku!" ucap Adam.


"Tidak ada yang perlu di maafin lagi, aku mau kamu pergi dari sini, percuma saja kamu menunggu aku di sini aku akan di penjara." ucap Bu Novi.


Novi langsung di bawa pergi oleh polisi. Farhan langsung menghampiri Ayah nya. Dia menyodorkan tangan nya agar Ayah nya Berdiri.


"Ayah ada masalah apa dengan Bu lestari?" tanya Farhan.


Adam diam.


"Ya sudah kalau ayah belum mau bercerita. Aku paham kok." ucap Farhan.


"Apa benar kalau istri kamu hamil?" tanya Adam. Farhan kaget dengan pertanyaan Ayah nya. Farhan mengangguk.


"Selamat yah nak." ucap Adam memeluk Farhan.


"Terimakasih ayah! Do'akan saja semoga sehat-sehat selalu." ucap Farhan.


Pak Adam tersenyum.


"Ayah minta maaf ketika kepergian buk Tasi Ayah tidak datang karena Ayah sangat Sibuk." ucap Adam.


"Aku paham kok Ayah!" ucap Farhan.


"Ayah juga Minta Maaf selama ini sudah sangat egois, ayah sudah memutuskan hubungan dengan Lestari, Kami memang orang tua yang tidak punya hati. Sekarang ayah sadar kalau yang ayah lakukan adalah salah." ucap Adam.


"Maksud Ayah?" tanya Farhan.


"Ayah sudah merestui hubungan kalian, Sekarang sudah ada Cucu Ayah di rahim istri kamu, ayah Akan mengalah." ucap pak Adam.


Mendengar itu Farhan sangat senang.


"Terimakasih ayah." ucap Farhan untuk pertama kalinya Farhan tersenyum mengucapkan terimakasih dengan tulus dan memeluk ayah nya.


Adam yang di peluk seperti itu dia sangat senang.


"Maafkan ayah selama ini sudah sangat jahat dan tidak pernah mendengar kan kamu!" ucap Adam.


Farhan tersenyum. tidak beberapa lama Laura keluar dia melihat Farhan dan ayah nya berpelukan. Dia jadi kebingungan karena itu sungguh momen yang sangat langka.


Pak Adam melihat Laura dia melepaskan Farhan mendekati Laura.


"Selamat yah Nak." ucap pak Adam. Laura kebingungan dia menatap Farhan yang tersenyum tidak seperti biasanya.


"Maafkan Bapak selama ini sudah membuat kamu tidak nyaman bahkan membuat kamu risih, ayah tidak berniat jahat untuk kamu, ayah hanya ingin membuat kamu meninggalkan Farhan namun ternyata cinta Kalian sangat lah kuat, sekarang bapak menyerah dan sekarang bapak merestui hubungan kalian." ucap pak Adam.


Laura mendengar itu sangat terkejut.


...----------------...

__ADS_1


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih Sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author Jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya jika ada saran tulis di kolom komentar ya.


Like komen dan vote sebanyak-banyak nya biar author tambah semangat lagi. Terimakasih 🙏***


__ADS_2