
Gavin tidak percaya kenapa dia bisa menikah dengan gadis jelek ini dia terpaksa harus menikah padahal dia di jebak oleh gadis licik ini Gavin tidak membayangkan menikah seperti ini dengan di hadari para warga di sekitar rumah Elis dan lebih menakutkan lagi dia menikah dengan gadis yg menjebak nya dengan licik Gavin benci wanita itu sangat membenci nya, pak RT juga mengatakan jika semalem Erin mengatakan jika Elis merencanakan akan tidur dengan kekasih nya karna takut akan melakukan zina jadi pak RT itu mendatangi nya Gavin benar frutasi di buat nya
"Ayo keluar"betak Gavin melihat Erin hanya menunduk memeluk tas nya karna tidak ada pergerakan Gavin menarik tangan Erin dengan erat masuk ke rumah Adiwinata
"Dari mana saja"ujar Kaynara nampak ingin menelpon Gavin benar frutasi mengacak rambutnya Kaynara keheranan melirik wanita di samping kakak nya yg Kaynara lihat wanita itu berkulit sawo matang dengan wajah berjerawat penampilan juga ketinggalan zaman dan usang
"Siapa dia"ujar Kaynara menatap nya dari atas sampai bawah
"Aku sudah menikah tadi"ujar Gavin
"Apa"pekik Kaynara kaget
"Menikah bagaimana bisa"ujar Kaynara
"menikah dengan kekasih kakak"ujar Kaynara
"Tutup mulut mu masak aku suka pada wanita seperti ini"geram Gavin
"Lalu "ujar Kaynara
"Wanita ini tidak hanya jelek tapi busuk hati nya dia menjebak ku memberi ku minum pera**** dan meniduri ku dan dia mengatakan pada pak RT di sana dia akan ada yg berbuat kotor jadi kami di gerebek rencana yg sempurna"ujar Gavin frustasi
"Lalu dia siapa"ujar Kaynara lagi
"Dia adik sepupu nya kekasih ku dia benar licik"ujar Gavin
"Cih menjijikkan sekali harus mempunyai kakak ipar wanita murahan seperti ini"sinis Kaynara
"Siapa nama nya"tanya Kaynara menatap tajam
"Erin"jawab Gavin
"Erin"ujar Kaynara lalu terdiam menatap wajah yg menuduk itu
"Erin tidak asing tapi terasa jauh wajahnya seperti pernah lihat ahh sudah lah mungkin lihat di jalan"batin Kaynara
"Lalu kak Gavin mau bagaimana "ujar Kaynara
"Kay aku tidak mau mama dan papa sampai tau aku tidak mau sampai ada yg tau ini cukup kita yg tau rahasia ini"ujar Gavin
"Jika sampai kelakuan kakak ini sampai tersebar bagaimana"ujar Kaynara
"Aku sudah urus mereka semua mereka tidak akan berani melakukan ini"ujar Gavin
"Terserah"ujar Kaynara malas
"Kamu tinggal di kamar pembantu sana jika kamu berani melakukan kesalahan dan sampai membuat aku marah lihat saja aku akan membuat mu seperti debu"tajam Gavin dan dia mengangguk menyeret kaki nya yg masih teras sakit menuju ruangan yg di tunjuk Gavin tadi
"Aku kampus dulu kak"ujar Kaynara
"Mau aku antar"ujar Gavin
"Tidak usah mending Kak Gavin istirahat saja"ujar Kaynara lalu berlalu untuk berangkat kampus
###
Arin juga sudah mulai masuk kampus lebih banyak menghabiskan waktunya bersama Nabila dan Kaynara kadang juga Kaynara berlatih dengan Danu ilmu bela diri Danu mengajarkan dengan senang hati akan hal itu
"Kay pulang nanti mau ke rumah "tanya Nabila duduk di samping Kaynara yg lagi di perpustakaan
"Sepertinya tidak bisa aku harus mengerjakan tugas "ujar Kaynara memilih buku
"Ya sayang banget "ujar Nabila
"Nanti saja jika aku tidak sibuk"ujar Kaynara acuh
"Ya Udah deh aku duluan ya"ujar Nabila pergi Kaynara lanjut mencari buku nya
Erin setelah membersihkan tubuhnya dia berbaring karna merasa badan nya remuk serta sakit bagaimana tidak remuk tubuh Gavin menghajar nya dengan ganas sedangkan tubuhnya hanya sekecil itu tentu Erin merasa tubuh nya sangat sakit
"Ibu ayah Erin merindukan kalian"lirih Erin berbaring memeluk sebuah foto orang tua nya yg sudah meninggal dunia Erin menangis sesegukan menyeka air matanya
###
Kaynara baru pulang meletakkan buku dan laptopnya di sofa karna mama nya tadi nelpon untuk Kaynara makan siang di rumah Kaynara juga tidak bilang apa yg terjadi mengenai kakak nya biarkan nanti Gavin yg kasih tau sendiri
"Nona makan siang sudah siap"ujar pembantu itu pada Kaynara yg membuka laptop nya tanpa kata Kaynara menuju meja makan segera makan
"Apa kak Gavin sudah makan"tanya Kaynara
__ADS_1
"Tuan lagi istirahat nona tidak ingin di ganggu"jelas nya berdiri di samping Kaynara yg mulai makan setelah makan Kaynara berdiri menuju sofa ruang tamu ingin segera mengerjakan tugasnya tapi Kaynara melihat Erin yg memegang laptop nya ketahui jika Kaynara benar tidak suka jika milik nya di sentuh
"Berani nya kamu"bentak Kaynara membuat Erin kaget sampai menjatuhkan laptop itu
"Apa yg kamu lakukan "ujar Kaynara geram melihat laptopnya terjatuh
"M.... maafkan aku"ujar Erin takut
"Sialan wanita hina ini"teriak Kaynara murka mengankat tangannya membuat Erin memeluk lengan Kaynara
"Maafkan aku,aku akan mengganti nya"ujar Erin memohon ampun
"Lepas"teriak Kaynara mendorong nya
"Aghhh sialan"geram Kaynara pembantu yg mendengar teriakan Kaynara segera mendekat
"Singkirkan dia dari hadapi ku"teriak Kaynara menggelegar
"Nona maaf nona silakan lanjut mengerjakan tugas"ujar kepala pelayan itu lalu menyeret Erin pergi ke dapur
"Kamu belum sampai satu hari tinggal di sini sudah membuat nona murka seperti itu"ujar nya
"Maafkan saya"ujar nya menyeka air mata nya wanita paruh baya itu hanya menghembuskan nafasnya kasar Gavin sudah mempertegas jika mereka di larang melaporkan apa yg terjadi pada orang tua nya
"Jangan menyentuh milik nona"ujar pembantu itu
"Aku hanya melihat laptop nya hidup aku hanya berniat mematikan nya"lirih Erin menuduk
"Hah pergi sana"ujar nya lagi tapi Erin hanya diam dengan menuduk mengigit jemarinya
"Tunggu apa ayo pergi"ujar nya
"Aku mau minta maaf aku sangat lapar dari semalem belum makan"ujar Erin menyeka air mata nya pembantu itu prihatin dengan gadis kecil ini entah dunia yg kejam atau dia yg pandai bersandiwara pembantu bersama Bik semia itu hanya memberikan Erin makan karna Nanda benar tidak suka jika ada yg tinggal di dalam rumah itu kelaparan
"Kamu makan di dalam kamar sana jika kamu menampakkan wajah di depan nona kamu bisa habis di amuk amarahnya "jelas nya
"Terimakasih tante "ujar Erin mengambil mangkuk yg di berikan bik Semia lalu segera masuk kamar
"Gadis yg malang "gumam nya segera membuat kan Kaynara minuman
####
Gavin baru bangun tidur segera makan di siap kan pembantu dia segera mendekati Kaynara yg lagi pokus menatap laptop nya mengerjakan tugas Gavin sudah menebak apa yg terjadi melihat raut wajah adik nya itu yg sangat datar dingin dan masam tidak ada bagus nya
"Jangan menyentuh ku"ujar Kaynara geram
"Ada apa marah marah"ujar Gavin
"Istri kakak itu sudah menyentuh laptopku sampai terjatuh jika dia menyentuh barang kesayangan ku aku benar membunuh nya"geram Kaynara
"Gadis itu memang menyusahkan"ujar Gavin frutasi
"Sudah lah jangan membuat aku makin marah pergi sana aku mau pokus mengerjakan tugas ku"ujar Kaynara serius
"Ck Elis kenapa ya ngak bisa di hubungi"gumam Gavin termenung Elis tidak bisa di hubungi sudah pasti Elis sangat marah besar pada nya
####
Kaynara buru buru dia menunggu bekal yg di siap kan oleh pembantu karna dia tidak sempat sarapan karna buru buru ada kelas pagi setelah mendapatkan bekal itu dan memasukan di tas nya Kaynara berjalan keluar dengan memasang earphone di telinganya tapi Kaynara terdiam tidak menemukan sepeda nya
"Di mana sepe ku"teriak Kaynara scurity yg berjaga segera mendekat
"Di bawa gadis itu nona dia pergi begitu saja"ujar nya
"Apa"pekik Kaynara berlalu keluar gerbang
"Sialan kembali kan sepeda ku"triak Kaynara segera lari mengejar
"wanita sialan"pekik Kaynara membuat Erin menoleh melihat Kaynara lari mendekati nya
"Aku benar akan membunuh mu"geram Kaynara mengcengkram baju Erin
"Maafkan aku"lirih Erin mata nya hampir menangis Kaynara melepaskan itu mendorong Erin dan naik sepedanya Erin memeluk kaki Kaynara tidak membiarkan Kaynara pergi
"Lepas mau mati kamu"ujar Kaynara benar murka
"Aku ingin kerja tidak punya uang lagi tempat kerja ku cukup jauh aku mohon bantu aku"ujar Erin memelas memeluk kaki Kaynara yg naik sepeda
"Ayo naik"ujar Kaynara sebal meski Kaynara memiliki watak yg keras namun hati nya baik Erin dengan semangat di bonceng oleh Kaynara
__ADS_1
"Alamat nya di mana"tanya Kaynara
" kantor Adiwinata Grub"ujar Erin membuat Kaynara menoleh sejenak bertanya bekerja sebagai apa Kaynara melihat seragam perusahaan Erin membuat Kaynara mengerti
"Woi siapa jelek amat adik lho ya hahah"tawa Sabrina yg berpapasan dengan Kaynara
"Cerewet amat masalah mu apa"kesal Kaynara
"Ya marah dia wah adik sih Kaynara jelek amat hahaha cupu lagi sama seperti kakak nya"tawa Sabrina puas Kaynara menghentikan sepeda nya siap menghajar tapi dia melihat ada genangan air membuat Kaynara tersenyum misterius lalu melaju kan sepeda nya dengan cepat memercikkan genangan air itu ke wajah Sabrina
"Kaynara"pekik Sabrina
"Kenapa ngak punya makeup pakai tanah ya hahaha aduh jelek amat muka nya seperti monyet yg kehilangan anak nya "teriak Kaynara dengan meniru kan wajah Sabrina yg sudah cemong dan tertawa puas Erin ikut cekikikan melihat Sabrina
"Awas kamu Kaynara aku akan balas kamu"pekik Sabrina melaju kan mobil
"Heh kenapa ikut tertawa"kesal Kaynara
"Tidak "ujar Erin tersenyum memeluk leher Kaynara yg melaju kan sepeda nya
"Heh jangan sok dekat udah di izinkan pegang bahu pakai berani memeluk leher jangan berani ya"bentak Kaynara menepis tangan Erin
"Iya maaf kan aku"lirih Erin berpegang di bahu Kaynara yg melaju kan sepeda nya
###
Gavin sudah berada di kantor kemarin hari libur jadi dia tidak bekerja hari ini dia kerja tidak sabar bertemu dengan Elis yg harus memperjelas hubungan mereka, Gavin memerintahkan asisten nya memanggil Elis jika sudah tiba tentu asisten Gavin mematuhi perintah Gavin itu
Tok Tok
"Masuk"teriak Gavin lalu Elis masuk memberi hormat
"Tuan memanggil saya"ujar Elis formal
"Elis kenapa kamu tidak bisa di hubungi"ujar Gavin berdiri
"Gavin kamu sudah menikah aku tidak mau jadi pengganggu rumah tangga orang"ujar Elis
"Kamu tau sendiri aku menikah dengan nya karna apa"ujar Gavin
"Aku tau kamu dan Erin menikah karna jebakan Erin sendiri tapi kita tidak bisa pungkiri jika kalian sudah menikah "ujar Elis
"Elis jangan rumit kan hubungan kita setelah 3 bulan aku akan menceraikan Erin dan menikahi mu"ujar Gavin
"Hiks hiks aku sangat mencintai mu tapi apa daya ku Gavin "ujar Elis menangis di pelukan Gavin
"Cinta kita harus kalah oleh kejahatan dan kelicikan Erin aku takut Gavin"ujar Elsi menangis
"Aku tidak akan biarkan kejahatan Erin bisa berhasil kali ini aku berjanji itu aku akan tetap mempertahankan mu"ujar Gavin memeluk Elis dengan erat
####
"Kay kusut banget bukan nya tugas mu udah selesai "ujar Nabila mereka lagi makan siang di kantin
"Iya kak Kay kusut banget "ujar Arin yg menikmati pop mie nya
"Rasanya aku ingin menghabisi sih Erin itu"ujar Kaynara datar
"Erin siapa"ujar Nabila penasaran
"Hah Erin istri nya kak Gavin"ujar Kaynara menghembuskan nafasnya kasar
"Istri kak Gavin "ujar Nabila santai
"Hah istri kak Gavin"ujar arin yg sadar
"What"ujar Nabila tersadar
"Iya kalian harus jaga rahasia ini kemarin kak Gavin nikah Karena di jebak oleh wanita murahan Erin itu"ujar Kaynara
"Ya ampun kasihan banget kak Gavin harus nikah seperti itu pasti wanita itu cantik dan menggoda "ujar Arin kasihan
"Ya kali cantik dan menggoda orang nya jelek banget aku ngak masalah dia jelek bisa di perbaiki dengan uang nya kak Gavin yg aku permasalahkan dia selalu membuat aku kesal dengan tingkahnya dari menyentuh barang ku sembarang aghh pokoknya apa yang tidak aku sukai dia lakukan"geram Kaynara
"Darah tinggi dong "kekeh Nabila
"Ya mau gimana lagi aku sebel dengan nya"ujar Kaynara
"Lalu mau bagaimana "ujar Nabila
__ADS_1
"Kak Gavin hanya minta 3 bulan setelah itu dia akan cerai kan Erin tapi kita harus tetap rahasiakan ini semua"ujar Kaynara
"Tenang kita bisa jaga rahasia"ujar Nabila tersenyum membuat Kaynara lega meski pikiran nya tenang sejenak