Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 122


__ADS_3

Dunia Kaynara jauh lebih baik sekarang meski terkadang saat di siang hari Kaynara banyak menghabiskan waktu nya di kantor karna dia sudah mulai sibuk sama hal nya dengan Arya yg perlahan memulai bisnisnya tidak mudah bagi Arya tapi dia tetap akan berjuang menunggu hasil yg baik untuk datang pada nya nanti


"Martha"gumam Kaynara mengetik kan jemari nya di setir mobil nya Kaynara melihat Martha keluar dari mobil bersama teman nya


"Kebetulan banget aku akan membalas nya tidak tau dia sedang berurusan sama siapa orang seperti ini harus di kasih paham"gumam Kaynara dia memundurkan mobil nya dan menunggu setelah lama menunggu Kaynara melihat Marta masuk mobil bersama teman nya langsung saja Kaynara menabrak nya begitu kuat sehingga menimbulkan suara


"Siapa berani menabrak mobil ku tidak lihat atau dia tidak ada mata"kesal Martha keluar dari mobil Kaynara tersenyum licik lalu melangkah keluar


"Kaynara"ujar Martha kaget


"Adik nya Gavin"tanya teman nya


"Kay apa maksud mu menabrak mobil ku"suara Martha terdengar lembut


"Aku setuju jika aku menabrak mobil mu"ujar Kaynara menatap sinis


"Panggilan Kay hanya untuk orang terdekat ku dan kelurga ku dan kamu bukan siapa siapa jadi jaga mulut mu "ujar Kaynara


"Aku sengaja menabrak mobil mu maksud ku tidak sengaja"ujar Kaynara santai


"Kata kan berapa harus ku ganti orang seperti mu akan dendam dan mengincar jika tidak diurus dengan baik masalah nya"ujar Kaynara santai


"Maksud mu apa Kay"ujar Martha


"Teman mu bisa kamu tipu tapi aku tidak"ujar Kaynara melangkah lebih dekat


"Ya ampun tangan ku bisa terluka memegang baju murah mu ini ahh sial aku tidak bawa air untuk mencuci tangan ku karna menyentuh mu"ujar Kaynara menepuk tangannya


"Mampus lah Martha dia lebih mengerikan dari Gavin mulut nya pedes banget"bisik teman nya


"Santai santai kenapa tegang begitu"ujar Kaynara


"Ahh kamu takut ya bicara pada ku karna aku CEO SKY Entertainment atau kamu takut karna aku sahabat Erin"tatapan Kaynara membunuh di akhir kalimat nya


"Maksud mu apa aku selalu baik pada siapa saja profesi ku dokter pasti sangat baik"ujar Martha tersenyum


"Profesi dokter aku rasa tidak yakin harus nya kamu itu berprofesi sebagai pelakor ya ampun mulut ku ini jika ngomong suka benar aja"ujar Kaynara cekikikan


"Tutup mulut mu Kaynara aku sudah berusaha sabar ya kamu tidak sopan pada ku jangan kamu pikir aku takut dengan mu"ucap Martha marah


"Terlihat dengan jelas wujud mu Martha"ujar Kaynara sinis


"Aku peringatkan jangan pernah menganggu Erin dan Kak Gavin ini hanya peringatan jika kamu berani lihat saja apa yg akan aku lakukan"ujar Kaynara lalu masuk mobil dan melaju kan mobil nya


"Ya ampun gini amat kita mengahadapi orang kaya"ujar teman Martha


"Aku tidak takut sama sekali lihat saja Erin sialan itu berani mengadukan perbuatan ku"kesal Martha lalu masuk ke mobil dan berlalu


###


Erin melirik Gavin yg tersenyum pada nya memangku kepala nya dengan tangannya Erin menatap Gavin serius membuat Gavin keheranan ada apa lagi dengan istri nya tidak pernah kah Gavin menikmati wajah bahagia di wajah istri nya


"Ada apa kenapa wajah mu ini sering tegang kamu tertekan di dekat ku"tanya Gavin membelai wajah Erin


"Tidak"ujar Erin memiringkan tubuhnya menghadap Gavin


"Mas Gavin pernah bosan pada ku"tanya Erin serius


"Tidak cukup kah untuk mu seluruh tubuhku aku berikan pada mu tidak cukup kah untuk mu atas yg aku lakukan selama ini untuk mu semua itu karna aku mencintaimu sayang kamu tidak yakin semua itu"ujar Gavin memeluk Erin


"Tidak bukan seperti itu aku mempertanyakan hak aku"ujar Erin terpotong Gavin mencium bibir nya


"Hak apa yg ingin kamu pertanyaan kan sayang"ujar Gavin tersenyum


"Iss dengerin aku dulu"sebal Erin


"Apa aku punya hak memiliki mu apa aku punya hak cemburu apa aku punya hak untuk melawan orang yg berusaha merebut mu dari ku"tanya Erin serius Gavin hanya tersenyum mencium leher Erin singkat

__ADS_1


"Hak ku banyak pada mu begitu pun kamu banyak hak mu pada ku kenapa harus bertanya selama itu tidak menghancurkan hubungan kita selama itu tidak membuat aku marah kenapa harus mempertanyakan itu"ujar Gavin


"Aku kagum atas cinta tulus Arya aku memang mencintai mu tapi tidak dengan ketulusan kali ini aku benar ingin mencintaimu setulus hati ku"ujar Gavin mencium tangan Erin


"Tapi ingat jangan menjadi Kaynara malah tidak menghargai itu semua"ujar Gavin tersenyum Erin sangat bahagia mendengar ucapan Gavin lalu Erin memeluk Gavin


"Aku milik mu tuan Gavin Adiwinata"ujar Erin tersenyum


"Iya sih jelek Erin"kekeh Gavin


"Ayo ngaku sekarang aku jelek atau tidak "ujar Erin


"Kamu sangat cantik "ujar Gavin tersenyum Erin terlihat tersenyum bahagia memeluk Gavin


###


"Ini karna mas Gavin udah melempar ku ke ranjang nya malah dia tidak mau mengantar ku pulang malah pergi untuk meeting menyebalkan"gerutu Erin berjalan keluar dari kantor Gavin


"Aku minta jemput aja deh"Erin menelpon supir rumah untuk menjemput nya setelah itu Erin menunggu


"Heh berani kamu mengadukan pada orang apa yg aku lakukan"ujar Martha mendekat


"Siapa yg mengadukan mu apa untungnya untuk ku"ujar Erin berdiri


"Dasar munafik "geram Martha ingin menampar Erin tapi Erin menepis tangan itu


"Aku terlalu bodoh harus takut dan terpengaruh oleh ucapan mu itu tapi aku sadar dan yakin jika mas Gavin hanya mencintai ku dan soal anak dia tidak mempermasalahkan itu "ujar Erin


"Berani kamu ya"ujar Martha kesal Erin dengan cepat melintir tangan Martha


"Aku ini istri dari Gavin Adiwinata kamu tidak takut aku menghancurkan mu pengaruh ku di perusahaan Adiwinata Grub cukup besar berhati hati jika aku berbuat sesuatu akan menghancurkan kehidupan mu"ujar Erin mendorong Martah


"Lihat saja kamu tidak tau kegilaan ku mencintai Gavin aku akan dapatkan Gavin apa pun caranya "ujar Martha menahan bahu nya yg terasa nyeri


"Aku yakin mas Gavin tidak akan berpaling dari ku"ujar Erin percaya diri


"Tapi aku akan menjebak Gavin dengan kelicikan ku lihat saja "ujar Martha lalu pergi


🌙🌙🌙


"Kay kita ngak mau nginap ke rumah mama udah lama kamu tidak bertemu dengan keluarga mu"ujar Arya berbaring di kasur melirik Kaynara pokos dengan ponsel nya


"Tidak aku lagi sibuk sama kantor"Kaynara menarik lengan Arya dan menjadi kan lengan Arya sebagai bantal


"Kay kamu tau ngak jika kamu menyentuh ku mendadak seperti ini bisa membuat ku jantungan"ujar Arya


"Bucin"ejek Kaynara


"Rasakan ini"Arya menarik tangan Kaynara menyentuh dadanya yg berdegup kencang


"Ya ampun benar bisa jantungan kamu"ujar Kaynara serius


"Bilang dong jika mau menyentuh ku biar siap"ujar Arya tersenyum


"Baik lah bisa peluk aku"ujar Kaynara serius


"Boleh "ujar Arya


"Kamu ngak ada malu seperti gadis lain apa kay malu kek "ujar Arya memeluk Kaynara melingkar kan tangannya di perut Kaynara itu kali pertama mereka berbaring dengan berpelukan


"Buat apa malu" Kaynara menyingkirkan ponsel nya


"Hhm aku mau tidur"Kaynara membelakangi Arya memeluk lengan Arya


"Ya ampun pelukan ini candu nih ya ampun aku bisa gila jika seperti ini pipi ku panas sialan"batin Kaynara mengigit bibirnya menahan gejolak dadanya yg bergemuruh hebat


"Emm Ar apa kamu tidak menginginkan aku"Kaynara mengigit bibirnya dengan pertanyaan agresif nya itu sama seperti ajakan

__ADS_1


"Aku"ucap kaynara keluh terucap


"Siap kok "ujar Kaynara lagi pipi nya terasa panas


"Arya"Kaynara menoleh dan melihat Arya terlelap dengan damai raut wajahnya terlihat capek Kaynara mendekatkan tubuhnya menyingkir poni Arya yg mulai menutupi jidatnya sedikit panjang


"Manis sekali suami ku ini"ujar Kaynara mengecup kening Arya menatap wajah Arya dengan seksama


"Aku tidak sanggup lagi jika kehilangan mu Ar kamu tau cinta ku pada mu seperti apa aku pun tidak dapat menafsirkan nya yg penting aku ingin bersama mu dan jauh dari mu seperti nafas ku menghilang aku akan selalu ada di samping mu selalu lebih baik menahan rasa lapar dari pada menahan kerinduan"batin Kaynara dan memeluk Arya ikut Arya memejamkan matanya


###


Kaynara berjalan di restoran itu ada Lin bersama mereka akan mengadakan meeting bersama televisi yg lain awal nya Lin menyarankan untuk menolak karna televisi itu baru di kenal Lin tidak paham betul tapi Kaynara ingin bicara dulu sama klien baru nya siapa tau menguntungkan mereka


"Selamat siang nona Kaynara"ucap nya menjabat tangan Kaynara


"Silakan duduk langsung saja saya tidak suka basa basi"ujar Kaynara duduk


"Saya Halim saya baru pindah dari negara Z jadi baru juga memindahkan bisnis saya ke sini bidang bisnis kita sama di perfilman saya juga sudah melihat karya karya nyonya Nanda saya melihat film yg anda buat nona saya cukup tertarik dan saya ingin berkerja sama"ujar nya langsung


"Oke berapa besar dana yg ingin pak Halim berikan karna ini film layar lebar dana nya cukup besar"ujar Kaynara


"Berapa yg nona minta saya pasti memenuhi itu karna saya memang tertarik akan kerja sama ini"ujar nya santai


"Oke kontrak kerja sama nya akan segera kita setujui "ujar Kaynara


"Kay pikir matang matang dulu"bisik Lin


"Tidak apa tan "bisik Kaynara


"Ohh ya ngomong ngomong kita pernah bertemu sebelumnya lho"ujar Halim


"Di mana saya tidak pernah bertemu dengan pak Halim"ujar Kaynara binggun


"Negara X"ucap nya


"Ahh mungkin saja saya tidak ingat betul"ujar Kaynara


"Baik kami permisi "ujar Kaynara berdiri


"Nona ini waktunya makan siang mari kita makan siang bersama"ujar nya Kaynara melirik jam di pergelangan tangannya itu jam nya Arya sengaja Kaynara memakai nya karna Kaynara selalu melirik jam dan biar dia selalu ada bersama Arya jadi memakai jam Arya itu bukan jam biasa Arya memesan jam itu spesial untuk dirinya sendiri karna jam itu di tengah tengah terdapat tulisan nama nya


"Baik lah kita makan sebelum pergi"ujar Kaynara kembali duduk Lin lalu duduk


"Pak Halim maaf jika saya mengatakan hal yg lancang nona Kaynara sudah menikah jadi waktunya sedikit tersita"ujar Lin


"Benar kah wah saya tidak tau jika dia sudah menikah"ujar nya tersenyum


"Iya saya sudah menikah"ujar Kaynara lalu pesanan mereka sampai mereka segera menyantap nya


"Nona saya juga ingin melihat syuting film apa boleh"ujar Halim


"Tentu boleh nanti datang saja nanti saya kirim tempat lokasi syuting nya"ujar Kaynara


"Iya nona "ujar nya tersenyum mereka lanjut makan dengan mengobrol Kaynara menjawab seadanya saja jika waktu Kaynara kosong tidak bekerja dia kepikiran sama Arya yg berjuang sendiri di luar sana, setelah makan Lin dan Kaynara segera pamit


"Kaynara jika sekali lagi bertemu dengan orang kamu tutup cincin nikah "ujar Lin saat mereka di mobil


"Memang nya kenapa tan aku rasa tidak ada yg keberatan dengan poster tubuh ku saat duduk atau bertemu orang"ujar Kaynara heran perlahan Lin melaju kan mobil nya


"Kaynara kamu masih muda dan kamu CEO perusahaan banyak orang akan mengejar mu dengan kamu sembunyikan seperti itu orang berfikir kamu belum menikah sehingga membuat mereka mendapatkan kesempatan"ujar Lin


"Tan semua orang juga tau jika aku sudah menikah"ujar Kaynara


"Ada sebagian tidak Kaynara tante tidak merasa pak Halim tatapan nya sangat misterius entah ada tujuan lain atau tujuan ingin mendekati mu"ujar Lin


"Jangan khawatir tan seperti nya pak Halim baik kok lagian kan aku bisa jaga diri sendiri "ujar Kaynara

__ADS_1


"Kamu tidak paham betul kejam nya dunia ini Kaynara kamu akan mengerti jika kamu mendapatkan pelajaran tante berharap kamu nanti tidak salah langkah jika mendapatkan pelajaran itu"ujar Lin sedikit cemas


"Tante jangan khawatir aku akan melakukan semuanya sebaik mungkin "ujar Kaynara tersenyum dia benar mengambil tanggung jawab itu dengan sungguh-sungguh selain bekerja Kaynara ingin membantu keuangan Arya semoga Arya segera menstabilkan keuangan biar Arya tidak bekerja sekeras itu kaynara sakit melihat Arya seperti itu


__ADS_2