
Rumah Adiwinata itu menjadi sepi karna acuh nya Kaynara dan Gavin kadang Kedua nya tidak bersama dan jika sarapan bersama tidak bicara satu sama lain Kedua nya sama sama keras kepala.Karna Gavin ngotot Elis tinggal bersama nya jadi Kaynara akan mengajak Arin dan Nabila tinggal bersama nya
"Kak Kay kita ngapain di sini"ujar Arin dengan membawa kopernya
"Pokoknya aku tidak akan membiarkan wanita ular itu tinggal di sini dengan tenang sekalian kita buat dia terjebak oleh kita"ujar Kaynara
"Terus kita kenapa harus menginap "ujar Nabila
"Wanita ular itu harus tau posisi nya bukan lah keluarga Adiwinata tapi sebagian pembantu"ujar Kaynara
"Maksud nya"ujar Nabila binggun
"Kamar kosong masih hanya ada 3 jadi aku mau kalian berdua menempati nya dan sisa nya aku akan rusak ayo"ajak Kaynara naik ke lantai atas
"Rusak bagaimana"ujar Nabila mereka masuk ke kamar tamu dan terlihat atap kamar itu botol jendela nya serta kasur nya
"Ini kamu yg buat Kay"ujar Nabila
"Iya lah aku ngak sudih di tempati wanita ular itu enak aja dia"ujar Kaynara
"Kalian letak kan barang di kamar kosong kalian ya"ujar Kaynara dan mereka keluar dari kamar itu menuju kamar masing masing
"Kita harus apa"ujar Nabila setelah selesai Arin dan Nabila meletakkan barang nya
"Heh kak itu kak Gavin"tunjuk Arin pada Gavin yg masuk bersama Elis
"Ayo kita lihat"ujar Kaynara turun
"Arin Nabila kalian di sini"tanya Gavin
"Iya kak Kaynara sedikit demam jadi kamu mau menemani nya seperti nya beberapa hari tinggal di sini"ujar Nabila tersenyum
"Elis kamar mu di atas ya ayo"ajak Gavin mereka segera mendekati nya
"Kak Gavin itu kamar ku"ujar Arin saat Gavin ingin masuk salah satu kamar tamu
"Kamar satu nya saja"ujar Gavin melangkah
"Itu juga kamar ku kak"ujar Nabila
"Ya udah kamar yg ini aja"ujar Gavin masuk di kamar satu nya
"Gavin masak aku tidur di kasur yg separuh nya terbakar kamar nya rusak"ujar Elis
"Iya ya kenapa bisa"ujar Gavin
"Kalian satu kamar aja "ujar Gavin pada Arin dan nabila
"Ngak bisa kak aku ngak biasa tidur berdua sering gatel mana tidur nya Arin ngorok berisik"ujar Nabila
"Kak Nabila juga sering ileran kak aku juga ngak mau sekamar sama kak Nabila"kesal Arin bisa nya Nabila mengatakan itu ya meski itu hanya sebuah alasan
"Gavin apa aku sekamar dengan mu saja"ujar Elis
"Menjijikan ya Arin ada suami tidak ingin tinggal bersama istri tapi dengan wanita lain di mau aneh sekali ya menjijikan itu kekasih nya apa istri nya"ujar Kaynara santai
"Elis tidak bisa kita tinggal sekamar"ujar Gavin benar apa yg di bilang Kaynara
"Jika begitu sementara aku tinggal di kamar orang tua mu saja"ujar Elis
"Lancang sekali kamu ingin menempati kamar orang tua ku kamu pikir kamu siapa"ujar Kaynara kesal
"Benar apa kata nya Elis nanti mama dan papa ku marah"ujar Gavin
"Ada solusi wanita ular ini bisa tinggal di kamar pembantu masih banyak yg kosong"ujar Kaynara santai
"Arin apa pantas calon kakak ipar tinggal di kamar pembantu"ujar Gavin jengkel terhadap Kaynara
"Arin apa pantas seorang istri tinggal di kamar pembantu sedang kan tuan rumah adalah suami nya sendiri"sindir Kaynara
"Gavin ngak papa aku tinggal di kamar pembantu yg penting bisa tinggal bersama mu"ujar Elis memeluk lengan Gavin
"Hebat sekali sadar juga posisi nya"ujar Kaynara
"Bocah satu ini menjengkelkan banget lihat saja nanti jika aku sudah menjadi istri kakak nya akan ku buat semua keluarga membenci nya"batin Elis
"Memang nya tidak apa"tanya Gavin
"Ya ngak papa asal tinggal bersama mu"ujar Elis tersenyum
"Yab udah ayo ku antar"ujar Gavin mengandeng tangan Elis pergi
"Dasar wanita itu"kesal Nabila
"Tapi kak seperti nya wanita itu baik"ujar Arin
"Arin itu tidak seperti yg terlihat "kesal Nabila dan Kaynara
"Oke oke ngak juga ngomong nya barengan "ujar Arin mengankat tangan nya mereka segera pergi
###
Meski tinggal di kamar pembantu Elis mau saja demi mendapatkan apa yg dia mau apa lagi setelah masuk ke dalam rumah Adiwinata yg seperti istana itu membuat Elis sangat senang mengambil foto sebanyak nya
"Aku mandi dulu deh"gumam Elis segera menuju kamar mandi
Cklek
"Sepi kak"ujar Arin pelan masuk dengan pelan bersama Nabila dan Kaynara karna tadi Gavin pergi karna ada pekerjaan
"Ayo cepat pasang"bisik Kaynara meletakkan alat di tas Elis kamera
"Selesai nyambung belum"ujar Nabila, Kaynara melihat di ponsel terpasang dengan benar
"Ayo udah selesai"ujar Kaynara mereka bertiga segera pergi
__ADS_1
"Lihat saja Elis kamu akan hancur"ujar Kaynara tersenyum licik
"Ayo kita senang senang"ujar Arin senang mereka segera pergi
####
🌙🌙🌙
"Setelah dipikir pikir seperti nya lebih baik hidup kaya lagian Gavin lebih tampan dari Arif lebih jaya lagi"ujar Elis menghias wajah nya
"Aku akan selalu hidup enak"ujar Elis kegirangan
Cklek
"Elis"tiba tiba Arif masuk dengan mengendap ngendap
"Arif kamu ngapain bisa ke sini"ujar Elis panik mengunci pintunya
"Aku menyelinap mencari mu ternyata kamar mu di sini"ujar Arif
"Ada apa"ujar Elis
"Aku sangat merindukanmu"ujar Arif menangkup wajah Elis
"Arif seperti nya aku ingin kita mengakhiri hubungan kita"ujar Elis
"Kenapa"ujar Arif serius
"Kamu tidak mampu membebaskan orang tua ku"uaje Elis
"Tidak kamu tidak akan lepas dari ku setelah aku kehilangan semua nya kamu ingin mengakhiri hubungan ini"ujar Arif meski perusahaan nya mulai bangkit karna uang dari Gavin tetap saja Arif tidak bisa kehilangan Elis
"Itu urusan mu"ujar Elis
"Aku akan mengatakan pada tuan Gavin jika aku bukan lah kakak mu melain kan calon suami mu aku akan bilang sama tuan Gavin jika kamu mendekati nya hanya ingin harta nya mengambil uang nya perlahan ingin hidup enak dan aku juga akan mengatakan pada tuan Gavin jika Erin hanya korban dari rencana licik jebakan itu"ujar Arif serius membuat Elis tertawa geli
"Arif Arif silahkan bilang semua nya Gavin tidak akan percaya itu tinggal aku katakan semua nya jika kamu memaksa ku sehingga aku melakukan itu semua karna apa aku melakukan untuk membantu mu membangkitkan perusahaan dan untuk memenuhi kebutuhan kita dan kamu hanya di anggap jahat oleh Gavin dan Gavin tidak akan percaya jika aku sangat jahat karna dia sangat mencintai ku"ujar Elis tertawa
"Kamu anggap aku bodoh Elis"ujar Arif memegang bahu Elis
"Maksud mu"ujar Elis
"Kamu itu sudah tidak lah suci lagi karna aku beberapa kali sudah menyetubuhi mu aku merekam nya untuk meningkatkan naf** ku mau aku tunjuk kan pada tuan Gavin jika kamu wanita menjijikan"ujar Arif tersenyum puas
"Kamu bohong kan"ujar Elis
"Kamu mau lihat"ujar Arif lalu mengeluar kan ponsel nya menunjuk kan pada Elis jika mereka melakukan nya berkali-kali
"Sialan kamu Arif "kesal Elis
"Sudah lah Elis kita itu di takdir kan bersama jangan kamu bisa berpaling hanya sekedar tuan Gavin lebih segala nya dari ku"ujar Arif mencium Elis
"Oke jangan kasih tau Gavin tapi biarkan aku hidup senang bersama Gavin menikmati kekayaan ini"ujar Elis pasrah
###
☀️☀️☀️
"Pagi"ujar Elis mencium pipi Gavin yg lagi sarapan bersama
"Pagi"ujar Gavin
"Leher kamu"ujar Gavin menyentuh leher Elis
"Banyak sekali nyamuk di kamar itu sehingga tubuh ku merah semua"ujar Elis tapi Gavin di bukan pria bodoh tidak dapat membedakan gigitan serangga dengan gigitan manusia
"Aku tidak akan mengkhianati mu sayang"ujar Elis mencium pipi Gavin
"Ayo sarapan "ujar Gavin ,Elis segera duduk
"Semakin tidak terkendali saja rumah ini"gumam Bik semia yg berdiri di samping Kaynara
"Kay apa yg akan kamu lakukan selanjutnya"bisik Nabila
"Aku sudah tau rencana selanjutnya kalian tunggu aja hasil nya"ujar Kaynara tersenyum misterius dan mereka menikmati makan
Tanpa mereka sadari ternyata Kaynara menyebar kan rekaman semalam sehingga berita itu heboh tapi Kaynara lebih nekat mengirim rekaman itu full pada Gavin hanya saja Gavin belum melihat rekaman itu
"Kay ngak kampus"ujar Nabila setelah mereka selesai sarapan sedang kan Bik semia melihat keadaan Erin
"Ngak ,malas seperti nya"ujar Kaynara berdiri mereka duduk di sofa ruang tamu
"Gavin ayo kita kantor"ujar Elis tersenyum
dret dret
"Bentar dari asisten ku"ujar Gavin menjawab telpon dari asisten nya Boy
"Hallo"ujar Gavin
"Tuan maaf menganggu apa tuan melihat berita hari ini"tanya nya
"Tidak,memang nya berita apa"tanya Gavin
"Kelakuan memalukan sekretaris Elis tersebar luas tuan"ujar Boy
"Maksud mu"ujar Gavin datar boy menjelaskan yg berita hari ini tentang kelakuan sekretaris Adiwinata Grub tapi Kaynara hanya menyebar bagian adegan dewasa saja
"Oke"ujar Gavin mematikan sambungan teleponnya Gavin melihat pesan Kaynara dan hanya melihat nya
"Sebentar"ujar Gavin menjauh dari Elis segera membuka kiriman Kaynara soal rekaman cctv full itu Gavin berwajah dingin
"Maksud nya ini apa"ujar Gavin memegang bahu Elis menunjukkan rekaman Vidio itu
"Itu hanya di edit aghh sakit"lirih Elis kesakitan
__ADS_1
"Editan kamu menikmati nya dan apa hah ternya kamu hanya ingin harta ku pantas saja kamu selalu minta uang yg banyak dengan berbagai alasan"ujar Gavin
"Itu tidak benar Gavin"ujar Elis
Plak
"Kamu yg wanita menjijikan sekarang pergi dari sini"teriak Gavin menampar Elis
"Pergi dari sini"teriak Gavin menyeret Elis menuju kamar Elis mengambil semua barang itu
"Jangan pernah muncul di hadapan ku sebelum aku benar membunuh mu wanita menjijikan urusan kita belum selesai"ujar Gavin datar melempar barang Elis dan Elis dan Gavin menutup pintu
"Silahkan pergi nona"ujar satpam itu
"Sial siapa melakukan ini aku akan mencari tau"ujar Elis segera pergi
"Sudah sadar kah aku terlalu cerdik memasang rekaman ya meski aku tidak layak menonton nya"ujar Kaynara santai
"Breksek berani nya dia menipu ku"geram Gavin
"Bukan berani tapi kak Gavin terlalu bodoh"ujar Kaynara tajam membuat mereka saling menatap tajam pintu di buku membuat mereka menoleh ternyata Erin dan Bik semia yg datang
"Nona keadaan Erin sudah membaik dokter bilang boleh pulang tapi belum boleh kerja yg berat"ujar bik semia mendekati mereka
"Kak Gavin semoga sadar dan jauhi wanita ular itu"ujar Kaynara
"Aku tidak tau kesalahan ku sebanyak apa terhadap mu"ujar Gavin menyesal harus bertengkar dengan adik nya
"Aku tidak peduli"ujar Kaynara datar
"Aku mau semua tetap rahasia yg terjadi"ujar Gavin serius
"Merahasiakan apa"suara itu membuat semua menoleh dan kaget
"Mama"ujar Kaynara mendekat
"Merahasiakan apa Kay"ujar Nanda serius
"Mama kok pulang sendiri lagi"ujar Kaynara menemani Nanda yg mendekat
"Ya kamu dan Gavin tidak bisa di hubungi jadi mama cemas dan berkunjung papa tinggal nanti mama balik lagi"ujar Nanda
"Kalian belum jawab pertanyaan mama merahasiakan apa"ujar Nanda
"Ma sebenarnya"ujar Kaynara ingin jujur semuanya tidak ingin lebih jauh bohong pada mama nya
"Jika sebenarnya Kaynara punya teman ya "ujar Gavin cepat
"Tidak seperti itu"ujar Kaynara
"Gadis ini siapa"tanya Nanda menunjuk Erin
"Ma sebenarnya"ujar Kaynara di tutup oleh Gavin mulutnya
"Dia sahabat Kaynara ma ya jadi Kaynara tidak mengakui nya tetap ingin merahasiakan nya"ujar Gavin lagi
"Benar Kay"tanya Nanda
"Tidak ma"ujar Kaynara
"Benar tan Kay terlalu malu mengakui nya iya kan kay"ujar Nabila tersenyum kaku
"Sahabat wah sejak kapan kamu bersahabat sama Kaynara anak tante ini terlalu galak"ujar Nanda tersenyum
"Tidak tan...nyonya"ujar Erin melirik Gavin menatap nya tajam
"Berapa lama kenal sama Kaynara"ujar Nanda
"Sebenarnya tidak lama sih tan aku kenal sama Kaynara hanya saja baru jumpa"ujar Erin menunduk
"apa boleh tan aku tinggal di sini"ujar Erin pelan
"Tentu saja kamu adalah alasan anak tante berubah "ujar Nanda tersenyum
"Terimakasih tan "ujar Erin
"Iya ayo"ajak Nanda
"Lho kamu kok ke sana"ujar nanda melihat Erin n melangkah
"Kamar aku di sana tan"ujar Erin
"Kay kok kamu menyuruh teman mu tidur di kamar pembantu"ujar Nanda
"Karna kamar penuh ma ya kamar nya penuh"ujar Gavin
"Kan bisa sekamar sama Kaynara"ujar Nanda
"Sama aku"ujar Kaynara
"Iya ayo siapa nama mu"ujar Nanda
"Erin tante"ujar Erin tersenyum canggung
"Ambil barang mu kamu akan pindah ke kamar Kaynara"ujar Nanda
"Ma"ujar Kaynara memlas
"Kay dengan teman tidak boleh seperti itu teman seperti keluarga lihat mama tetap baik hubungan sama tante dewi dan tante Lin meski kami punya dunia sendiri"ujar Nanda tapi Kaynara hanya diam menolak menatap mama nya
"Ya sudah ya Erin nanti nyusul aja seperti nya Kaynara sangat rindu sama tante kalian semua juga tegang banget ayo"ujar Nanda merangkul Kaynara menuju kamar Kaynara
"Aku harus bagaimana"ucap Erin
"Ikut sana ingat jangan sampai Kaynara mengatakan semua nya awas kamu "ujar Gavin membuat Erin mengerti lalu menuju kamar nya untuk mengambil beberapa baju nya
__ADS_1