
Kaynara yg mendengar berita kehamilan nya dari penjelasan dokter merasa syok setengah mati bisa bisa nya dia hamil 8 minggu Kaynara terus tidak mendengar apa paa pikiran nya terasa buntu tidak dapat berfikir bahkan mendengar percakapan dokter dan Nanda pun sudah tidak masuk di otak Kaynara
"Aku hamil"batin Kaynara air matanya jatuh
"Anak siapa yg ku kandung bisa bisa nya aku melupakan hasil dari perbuatan menjijikan itu"batin Kaynara
"Tidak Arya bisa tidak bisa menerima ini dia akan meninggalkan aku"batin Kaynara dia berjalan pelan dengan air mata terus menetes Kaynara menuju balkon kamar nya
"Hei di mana Kaynara"ucap Nanda menyadari lalu menoleh melihat Kaynara duduk di pembatas balkon
"Heh Kaynara"teriak Nanda lari
"Apa yg kamu lakukan ayo turun"ucap Nanda panik lalu Kaynara memutar tubuh nya
"Kenapa aku harus hamil ma"lirih Kaynara
"Kenapa aku harus hamil dari hasil menjijikkan ini Arya akan meninggalkan ku sebelum itu terjadi lebih baik aku mati saja"ucap Kaynara menangis
"Tidak Kay itu tidak benar ayo turun sayang kamu lagi hamil itu berbahaya"ucap Nanda
"Yg lain jangan membujuk ku "lirih Kaynara
"Kay pikir dulu jangan melakukan hal yg bodoh"ucap Erin panik
"Aku tidak mungkin menyimpan benih pria menjijikan ini"ucap Kaynara menangis
"Pria menjijikan apa sih Kay itu anak Arya"ucap Nanda sangat khawatir.Arya yg baru sampai melihat Kaynara di atas dia segera lari apa yg terjadi Arya tidak tau
"Mama jangan berusaha membujuk ku ma maafkan aku"Kaynara terus menangis
"Hei kay"Arya ngos ngosan habis lari
"Apa yg terjadi kenapa kamu ingin melakukan itu"ucap Arya mengatur nafasnya
"Aku sudah hamil hasil menjijikan itu Arya untuk apa aku di dunia ini"ujar Kaynara
"Apa aku menjijikan untuk mu Kay itu anak ku ayo kay aku sudah sangat bahagia memiliki nya jangan sampai aku kehilangan kalian jangan konyol"ucap Arya frustasi
"Jangan membujuk ku Arya aku benci hamil anak Halim aku benci hidup ini"ucap Kaynara
"Kay kamu lupa yg kita lakukan hah bagaimana kita menikmati di malam yg panjang kamu lupa malam yg indah itu"ucap Arya sedikit mendekati dengan pelan
"Sebelum itu Halim kan yg melakukan itu aku merasa jijik Arya dengan diri ku"ucap Kaynara pilu
"Bodoh sekali gadis ini kamu lupa kamu sampai mencakar ku karna rasa perih saat aku memaksa mu itu anak aku Kay aku orang pertama yg menyentuh mu percaya lah aku lagi tidak membujuk mu ini kebenaran nya kay aku sudah memaafkan mu aku tidak bisa hidup tanpa mu Kay ayo turun sayang"ucap Arya
"Kamu tidak bohong"lirih Kaynara
"Kamu seperti kehidupan ku aku bersumpah demi diri mu Kay sungguh "ucap Arya lalu merengkuh tubuh Kaynara
"Hiks hiks kamu jahat Arya kamu tidak memberi tau ku kebenaran itu kamu tau rasanya seperti apa "Kaynara memukuli dada Arya menangis sesegukan
"Maaf kan aku maaf maaf maaf"Arya mencium kepala Kaynara memeluk dengan erat
"Jangan lakukan hal yg bodoh lagi Kay"ujar Arya dia takut jika Kaynara benar jatuh
"Kamu jahat pada ku"ucap Kaynara memeluk Arya dengan erat
"Jangan nangis nanti anak kita jadi sangat cengeng aku tidak mau itu terjadi aku mau anak kita sama seperti kamu yg pemberani tentu nya sangat galak"ucap Arya menyeka air mata Kaynara membuat Kaynara tersenyum memeluk Arya
"Hah Kay kamu benar membuat jantung mama berhenti mama ini udah tua"ucap Nanda lega
"Iya kaynara ini aduh aku benar berdebar"ucap Erin
"Pak Arya saya tidak tau permasalahan nya tapi saya saran kan pak Arya jangan sampai membuat istri pak Arya stres itu menganggu janin nya"ucap dokter itu
"Jangan khawatir dokter saya akan selalu membuat istri saya tersenyum ayo kasih saya selama untuk saya karna akan segera jadi ayah"ucap Arya tersenyum lebar
"Selamat untuk pak Arya"ucap dokter itu tersenyum
__ADS_1
"Ahh terimakasih dokter"ucap Arya tersenyum memeluk Kaynara
"Saya permisi karna saya sudah selesai "ucap nya lalu berlalu
"Kita periksa ke rumah sakit yuk"ucap Arya
"Tapi"Kaynara mendongak menatap Arya
"Ngak apa kita lihat perkembangan anak kita"ucap Arya tersenyum mengelus perut Kaynara
"Iya aku mau"ucap Kaynara membuat Arya tersenyum lebar
"Mama aku ajak Kaynara ke dokter dulu"ucap Arya
"Ya udah tapi selama Kaynara hamil kalian harus tinggal di sini ngak boleh di Apartemen biar ada yg jagain Kaynara"ucap Nanda
"Aku sih terserah Kaynara ma"ucap Arya
"Aku ikut kamu aja"Kaynara memeluk lengan Arya
"Ya udah deh ma kami akan tinggal di sini selama Kaynara hamil"ucap Arya tersenyum
"Ya sudah berangkat saja"ucap Nanda mereka segera pergi
"Erin mama pergi dulu ya ada pekerjaan di kantor"ucap Nanda mengelus pipi Erin dan per
"Kaynara sudah hamil seperti nya Arya sangat antusias aku ngak bisa meminta nya"Erin menghembuskan nafas nya kasar lalu berlalu
###
Erin menemui Gavin di kantor sepanjang jalan Erin mengetahui kamar Kaynara hamil antara senang dan sedih juga tapi apa boleh buat Erin tidak bisa memaksa kehendak.Erin saat masuk ke ruangan Gavin segera memeluk leher Gavin dan mencium pipi itu malah Erin duduk di pangkuan Gavin memeluk leher Gavin
"Aduh kenapa lagi sayang nya aku ini hhmmm"ucap Gavin mencium kening Erin
"Aku sangat bersendih "ucap Erin menatap Gavin
"Kaynara hamil"ucap Erin
"Bagus dong kita bisa meminta anak itu"ucap Gavin tersenyum
"Seperti nya tidak bisa mas"ucap Erin
"Biar aku meminta nya nanti anak itu pasti jadi milik kita sayang"ucap Gavin
"Mas, Arya mengetahui istri nya hamil sangat bahagia dan antusias wajar itu juga anak pertama mereka kita tidak bisa memaksa mereka"ucap Erin Gavin hanya menghembuskan nafas kasar
###
Setelah di periksa dokter Kaynara hamil 7 minggu tentu itu berita yg sangat membuat Arya bahagia dia akan segera menjadi seorang ayah bisa di lihat oleh Kaynara jika Arya sangat bahagia di lihat dari wajah nya yg berseri karna tersenyum bahagia
"Kamu mau makan apa dari pagi belum makan"ucap Arya masuk ke mobil
"Apa aja"ucap Kaynara menyenderkan tubuhnya ke job mobil
"Ngak ingin sesuatu apa"tanya Arya
"Ngak"ucap Kaynara
"Ehh makan sate aja lah kita juga ada di luar "ucap Kaynara
"Ya udah kita cari sate ya"Arya segera melaju kan mobil nya sangat mudah bagi mereka mencari penjual sate setelah mendapat kan nya mereka segera pulang Arya menyiapkan makanannya bahkan menyuapi Kaynara yg makan
"Aku bisa sendiri lho Arya"ucap Kaynara
"Tidak apa aku suapin "ucap Arya tersenyum terus menyuapi Kaynara sampai selesai makan
"Udah kenyang atau masih mau makan apa"tanya Arya menyerahkan gelas berisi air
"Udah cukup aku mau tidur saja"ucap Kaynara meneguk nya
__ADS_1
"Minum obat yg di kasih sama dokter tadi aku mau balik kantor"ucap Arya
"Iya"ucap Kaynara Arya mengecup kening Kaynara lalu berangkat kerja
###
Keluarga sudah berkumpul memulai makan malam dan mereka semua sudah mengetahui kehamilan Kaynara membuat Kalvin sangat bahagia mengetahui nya kehamilan Kaynara
"Makan yg banyak dan sehat Kay"Nanda menambahkan sayur ke piring Kaynara membuat makanan itu sepiring penuh
"Ma cukup aku ngak nafsu makan jika lapar aku makan sendiri ini kebanyakan bagaimana aku menghabiskan nya"ucap Kaynara
"Biarin aja lah ma"ucap Kalvin mengeleng
"Kay kamu kan hamil kamu tau pernikahan aku dan Erin belum mempunyai anak jadi untuk anak pertama ini biarkan kami yg merawat nya"ucap Gavin
"Kak Gavin aku rasa Arya ngak akan izinin dia sangat antusias lagian ini anak pertama kami jika pun nanti kak Gavin sama Erin ingin mengasuh anak kami bisa anak kedua kak jika anak pertama aku rasa Arya ngak izinin "ucap Kaynara
"Bicara apa nih"Arya mendekat meletakkan tas nya dan menggulung lengan kemeja nya duduk di samping Kaynara
"Kak Gavin ingin merawat anak yg aku kandung"ucap Kaynara menyuap kan ke mulut nya
"Untuk anak pertana maaf banget aku yg akan merawat nya tapi aku janji setelah anak itu lahir aku akan membuat Kay hamil lagi dan kalian bisa mengasuh nya"ucap Arya meraih sendok ikut Kaynara makan sepiring berdua karna Arya menyadari porsi makan Kaynara banyak ngak akan bisa Kaynara memakan nya
"Ya kelamaan dong"ucap Gavin
"Sabar aja lah aku tidak akan mengingkari janji ku"ucap Arya
"Ya tidak bisa dong Arya kami udah lama menanti"ucap Gavin
"Mas udah lagian hak nya Arya memberi atau tidak anak itu udah baik Arya ingin memberikan anak kedua nya nanti tunggu aja"ucap Erin meraih tangan Gavin
"Ya udah kami akan menunggu dengan sabar"ucap Gavin mengalah
"Kenapa makan mu sedikit sih"ujar Arya menoleh ke arah Kaynara
"Ngak nafsu makan nanti aja jika aku pingin makan nanti akan makan"ucap Kaynara
"Biar aku bantuin habisi nya tapi kamu tetap makan"ucap Arya tersenyum malah menyuapi Kaynara membuat Kaynara tersenyum menatap Arya
"Papa saat mama hamil dulu ngak pernah manjain mama"ucap Nanda menoleh ke arah Kalvin
"Anak pertama aku manjain kamu kok dan anak kedua kamu lupa jika dulu kamu jauh dari ku"ucap Kalvin
"Ya ngak kayak Arya sampai menyuapi istri nya"ucap Nanda
"Jika begitu kita buat anak lagi aja"ucap Kalvin tersenyum Nanda hanya menatap sebal dengan suaminya ini
Setelah makan malam Arya dan Kaynara balik ke kamar ingin beristirahat Kaynara selalu membantu suaminya melepaskan pakaian atau berpakaian ya Kaynara lebih memfokuskan diri ke suaminya
"Aku jadi merasa jadi pabrik pembuatan anak"ucap Kaynara menatap Arya dengan melepaskan kancing kemeja Arya
"Ya mau bagaimana lagi aku juga sih mau punya anak lagi setidaknya umur anak kita 3 tahun atau 5 tahun tapi kasihan juga Erin sebagai wanita pasti ingin punya anak"ucap Arya
"Iya benar itu saat mereka mengetahui kehamilan ku sangat antusias seperti diri mu"ucap Kaynara tersenyum meletakkan pakaian Arya ke keranjang kotor
"Iya ya karna aku mencintaimu mu mempunyai anak bersama mu adalah kebahagiaan ku"ucap Arya memeluk Kaynara dari belakang mencium tengkuk itu membuat Kaynara terdiam Arya yg menyadari itu jadi gugup
"M.... maafkan aku replek"ucap Arya dan Kaynara berbalik menatap Arya
"Setelah malam itu kenapa kamu tidak lagi menyentuh ku"tanya Kaynara serius
"Aku tidak mau memaksa mu"ucap Arya pelan
"Aku tidak merasa terpaksa kok"ucap Kaynara cepat dia mengigit bibirnya kenapa dia malah mengatakan itu Arya tersenyum menyentuh wajah Kaynara
"Benar"tanya Arya tersenyum
"Iya aku merasa tidak terbebani apa lagi terpaksa "ucap Kaynara pelan Arya tersenyum dan mencium singkat bibir Kaynara membuat Kaynara mendongak Kaynara menatap mata Arya yg menatap dalam Kaynara mengalungkan tangannya di leher Arya dan memejamkan matanya mendapat kode itu Arya langsung mencium bibir itu cukup lama menempel memang kedua nya tidak pernah bermesraan merasa canggung, Arya menarik pinggang Kaynara dan menekan tengkuk itu mencium Kaynara dalam Kaynara juga membalas nya lama lama mereka merasa dunia milik mereka berdua sama sama menginginkan dan akhirnya mereka lanjut di atas kasur yg besar dan empuk mengulang adegan panas itu
__ADS_1