
Selama seminggu ini Nanda hanya di boleh kan Kalvin berada di rumah istirahat total membuat Nanda bosan padahal setelah 3 hari beristirahat membuat badan Nanda terasa kembali sehat tapi Kalvin tetap tidak membolehkan Nanda beraktivitas dulu jika Nanda melanggar Kalvin akan marah marah tidak jelas pada Nanda kadang membuat Nanda jengkel dengan tingkah Kalvin yg tidak bisa Nanda pahami
"Aku mau kerja"ucap Nanda saat mereka sarapan
"Biarkan saja Kalvin Nanda mempunyai aktifitas dia udah lama cuti"ucap Daniah
"Ya sudah boleh tapi ingat jangan terlalu capek"ucap Kalvin serius
"Bagaimana kau mau capek yg mengawasi ku ibu Amel"ucap Nanda
"Siap sana aku yg akan mengantar"ucap Kalvin
"Ngak deh aku pakai ini aja "ucap Nanda tersenyum Kalvin menatap Nanda dari atas sampai bawah Nanda hanya mengenakan dress berwarna silver sial nya di mata Kalvin sangat cantik dan anggun
"Malu pakai baju itu"ucap Kalvin
"Ngak apa aku paling berada di dalam ruangan saja"ucap Nanda
"Terserah kamu"ucap Kalvin jadi jengkel
🚘🚘🚘
"Apa kamu benar sudah sehat"tanya Kalvin dengan sesekali melirik Nanda
"Iya"ucap Nanda
"Boleh dong minta jatah"ucap Kalvin memicingkan matanya
"Tidak boleh"ucap Nanda melipat tangannya
"Kamu mau enak aja nanti ngak mau bertanggung jawab"ucap Nanda sinis Kalvin hanya tersenyum simpul menghentikan mobilnya
"Aku berangkat dulu"ucap Nanda tersenyum lalu ke luar dari mobil
"Awas aja jika ada yg ketahuan melirik istri ku langsung aku habisi "ucap Kalvin datar menatap Nanda yg masuk gedung itu
"Ibu Amel"ucap Nanda masuk ke ruangan Amel membuat Amel terkejut
"Ibu Amel kok jadi sombong sih tidak mau lagi menjenguk ku"ucap Nanda cemberut
"Ya dokter kan bilang kamu harus istirahat total"ucap Amel
"Iya aku sudah sehat setidaknya paksa kek Kalvin untuk mengizinkan aku bosan tau ngak ada kerjaan"ucap Nanda
"Kantor tidak terlalu sibuk sekarang"ucap Amel
"Lho kenapa aku di pecat gitu"ucap Nanda cepat
"Nanda di dalam perusahaan perfilman jika tidak mengerjakan projek kita tidak akan sibuk paling juga memeriksa laporan"jelas Amel
"Ohh seperti itu lalu aku ngapain bosan"ucap Nanda
"Terserah kamu mau apa"ucap Amel menatap laptop nya
"Ibu Amel tetap sibuk mau kerja sendiri ya ngak adil tau"ucap Nanda
"Ini pekerjaan ku kamu jangan mengusik ku"geram Amel
"Itu aja marah"ucap Nanda berdiri lalu menuju ruangannya
"Kerja apa ini bosan"ucap Nanda membuka laptopnya Nanda sekenanya apa yg harus dia kerjakan
####
"Lapar banget "gumam Nanda melirik jam ternyata sudah pukul 3 sore
"Ya ampun keasikan nonton "ucap Nanda dia bukan nya kerja malah nonton Nanda keluar dari ruangannya masuk ke ruangan Amel tapi kosong
"Mungkin ibu Amel sudah pulang aku pulang sendiri saja"ucap Nanda lalu mengeluarkan ponselnya memesan taksi online
🚖🚖🚖
Nanda menatap jendela mobil yg melaju tapi sopir itu seperti nya mesum sesekali melirik Nanda yg nampak mempesona pikiran nya kotor sopir itu membayangkan jika dia menyentuh Nanda pasti sangat beruntung,Sopir itu membelok mobil nya ke alur lain Nanda yg menyadari itu binggun
"Pak ini bukan jalan saya"ucap Nanda tapi sopir itu hanya diam menambah kecepatan nya
"Pak mau bawa saya kemana"ucap Nanda panik
"Diam saja"ucap nya tersenyum mesum lalu menghentikan mobilnya di daerah hutan Nanda melihat sopir itu berhenti mengambil tas nya lalu kabur dari sana
"Hei tunggu"teriak sopir itu mengejar Nanda
"Sial aku bertemu dengan supir mesum ini"ucap Nanda lari sekuat tenaga
"Mau kemana anak manis"ucap nya sudah mencegat Nanda dari depan
"Bapak mau apa"ucap Nanda takut sopir itu memeluk Nanda dari belakang yg ingin kabur lagi lalu menyeret Nanda
"Lepaskan aku"ucap Nanda memberontak pria itu menyudut kan Nanda ke pohon membuat Nanda ketakutan
"Makanan lezat "ucap nya menyobek dress Nanda bagian depan membuat Nanda benar takut
Bugh
"Tidak tau malu "ucap seseorang memukul pria gagah itu Nanda meringkuk ketakutan
"Pergi dari sini"ucap nya galak sopir itu kabur setelah mendapatkan satu tonjokan kuat
"Apa kamu baik baik saja"tanya nya berjongkok di depan Nanda
"Aku takut"lirih Nanda menangis menatap wajah pria itu yg terkejut dia memegang kedua pipi Nanda menyeka air mata Nanda dengan lembut
"Kamu akan baik baik saja selama bersama ku"lirih nya memeluk Nanda penuh kasih sayang
"Hiks hiks aku takut"ucap Nanda gemetar pria itu mengelus kepala Nanda dengan sayang mengecupi kepala Nanda
"Om om"ucap Nanda merasa pelukan pria itu membuat pria itu tersadar
__ADS_1
"Mau antar aku pulang om"ucap Nanda penuh harap
"Apa yg aku pikirkan tapi dia"ucap nya menatap lekat wajah Nanda
"Iya aku akan mengantar mu pulang"ucap nya merangkul Nanda membawa ke mobil beruntung dia tadi melihat Nanda
"Aku sangat merindukanmu sayang"batin nya sesekali melirik Nanda setelah 20 menit mobil mereka sampai Nanda keluar dari mobil
"Mama"teriak Nanda pada Daniah yg lagi menyiram bunga
"Sayang kamu kenapa"ucap Daniah panik berlari memeluk Nanda
"Hiks hiks aku mau di lecehkan ma aku takut"lirih Manda menangis
"Tidak apa sayang tidak apa kamu sudah aman"ucap Daniah menyeka air mata Nanda
"Beruntung om itu menolong ku"tunjuk Nanda pada pria yg berdiri di mobil
"Daniah"ucap nya nampak terkejut lalu mendekat
"Anak kamu"tunjuk nya pada Nanda
"Jonathan"ucap Daniah tersenyum tipis
"Ahh tidak dia menantu ku"ucap Daniah tersenyum
"Mama kenal"ucap Nanda penasaran
"Iya kebetulan om Jo ini pernah jadi teman mama"ucap Daniah tersenyum
"Jika begitu aku balik ya Niah "ucap pria itu canggung masuk mobil
"Nanda pria itu cinta pertama Momy mu"bisik Daniah pelan
"Serius ma"ucap Nanda berbinar Nanda menatap ke langit dan tersenyum Daniah hanya cekikikan
"Om Jo om"teriak Nanda berlari sedikit pria itu menurunkan kaca mobil nya
"Kenapa"ucap nya masih sama menatap Nanda lekat
"Karna om sudah menolong ku sebagai tanda terimakasih besok aku ajak om makan siang"ucap Nanda tersenyum
"Maaf aku sangat sibuk"ucap Jo sopan
"Om sekali ini saja aku mohon"ucap Nanda memelas
"Sial wajah ini"gumam Jo kesal
"Baik lah saat makan siang aku tunggu di restoran z"ucap nya lalu melaju kan mobil nya
"Mama sepemikiran "ucap Nanda tersenyum nakal
"Tentu saja sayang"ucap Daniah tersenyum
"Mama sendiri kenapa ngak mau nikah padahal papa udah lama meninggal"ucap Nanda penasaran
"Mama sangat dekat ya sama om Jo"tanya Nanda
"Sangat dekat"ucap Daniah tersenyum mengingat Jo dan Landa
"Ma cerita dong hubungan Momy sama om Jo"ucap Nanda penasaran
"Om Jo itu pria baik hati tampan gagah lagi dia cinta pertama Momy mu mereka menjalin hubungan 2 tahun tapi karna om Jo itu orang nya pekerja keras dia sering LDRan sama Mony mu ya datang lah sih Kasim itu merusak hubungan mereka sampai Momy mu selingkuh dan lebih memilih Kasim dari pada Jo sampai membuat Jo benar patah hati dari yg mama lihat ya Jo masih mencintai Momy mu terlihat dari tatapannya saat menatap mu"ucap Daniah
"Pantas saja ma tadi saat dia menatap wajah ku dia memperlakukan ku sangat lembut bahkan menciumi kepala ku"ucap Nanda cekikikan
"Siapa yg mencium mu"suara tegas itu membuat Nanda dan Daniah terperanjat kaget
"Kalvin"ucap kedua nya
"Siapa yg mencium mu"ucap Kalvin mendekati Nanda
"Itu om Jo"ucap Nanda jujur
"Om Jo siapa "kesal Kalvin
"Apaan sih marah marah"ucap Nanda sebal meninggalkan Kalvin
"Hei aku belum selesai "ucap Kalvin sebal mengejar Nanda
"Siapa om Jo Nanda"suara Kalvin terdengar menahan amarah Nanda berbalik
"Bukan siapa siapa dan bukan urusan mu"ucap Nanda terlihat acuh
"Sialan bukan urusan ku dia menyentuh milik ku"ucap Kalvin menarik pinggang Nanda lalu mencium bibir Nanda tentu mata Nanda melotot Kalvin menekan tengkuk itu Nanda memberontak sejenak tapi lama-lama dia menikmati ciuman Kalvin yg sudah rindu
"Kalvin "lirih Nanda memeluk Kalvin malu saat para pelayan menatap mereka
"Apa hmm"ucap Kalvin memegang dagu Nanda mencium beberapa kali bibir Nanda tersenyum malu itu
"Ighh aku malu"ucap Nanda memeluk leher Kalvin pipi nya bersemu merah
"Kalvin "ucap Nanda mendongak
"Tadi aku hampir saja ingin di lecehkan beruntung om Jo itu menolong ku"ucap Nanda
"Apa"ucap Kalvin
"Kamu tidak apa-apa kan"ucap Kalvin cemas di angguki Nanda
"Kamu ngak usah keluar rumah lagi"ucap Kalvin serius
"Ighh apa aku budak"kesal Nanda berjalan naik tangga
"Nanda"panggil Kalvin
"Jika berjalan bersama ku wajib memeluk lengan ku"tegas Kalvin
__ADS_1
"Tidak ada penolakan "ucap Kalvin saat Nanda ingin bicara
"Iya iya"ucap Nanda tersenyum memeluk lengan Kalvin
####
Nanda tidak main dengan ucapannya lihat saja sekarang dia lagi membujuk momy nya memaksa ikut dengan nya Landa ogah karna dia sudah tau jika Nanda mengajak nya untuk bertemu Jo Daniah sudah cerita kemarin apa yg terjadi
"Momy ayo mom"ucap Nanda menarik tangan Landa
"Momy ada pekerjaan sayang"ucap Landa menolak dia belum siap bertemu dengan Jonathan pria yg pernah dia sakiti pada akhirnya Landa merasa karma di duakan itu kenapa Landa menerima saat Kasim poligami dengan itu Landa bisa merasakan apa yg Jo rasa kan
"Momy please aku ngak tau mau ngomong apa sama om itu jika nanti Kalvin salah paham bagaimana please mom"ucap Nanda menarik tangan Landa
"Hah baiklah"ucap Landa mengalah saat melihat Nanda seperti itu luluh sudah perasaan Landa
"Ibu Amel ayo kita berangkat"ucap Nanda semangat Amel yg tidak tau apa apa hanya ikut saja
"Mom kok samaan pakai baju sama kayak aku baju kaos "ucap Nanda tersenyum
"Hanya ikut sama permainan mu sayang"kekeh Landa
"Mama Daniah udah cerita ya"ucap Nanda tersenyum lebar
"Iya"ucap alanda
"Ahh ngak seru mama Daniah mah"ucap Nanda membuat Landa terkekeh lega rasanya bisa melihat tingkah anak nya
"Mom kok lama"ucap Nanda menunggu di restoran bersama Landa
"Sabar aja sayang "ucap Landa santai
"Nah nah itu om Jo"tunjuk Nanda pada pria yg mendekati mereka Amel yg berdiri di samping Nanda hanya bengong menatap Jo
"Hai Nanda"sapa Jo tersenyum
"Silahkan duduk om momy sudah lama menunggu ngak sabar kata nya bertemu sama om Jo"ucap Nanda semangat
"Yg ingin bertemu siapa yg menjebak siapa"ucap Landa santai memakan kue itu
"Ihhh mom itu milik ku"ucap Nanda menyingkir kan kue itu
"Hanya minta sedikit"ucap Landa
"Ngak boleh "ucap Nanda melahap kue itu
"Mau pesan apa"ucap Jo
"Ibu Amel seperti nya kenal betul sama Om Jo punya kisah ya"ucap Nanda tersenyum
"Bocah tengik ini""ucap Amel mengeleng
"Om Jo aja pesan kan kami"ucap Nanda tersenyum Jo mulai memesan
"Senang bertemu denganmu Landa ahh maksud ku Nanda"ucap Jo tersenyum yg tadi menatap Landa jadi menatap Nanda
"Iya om"ucap Nanda melahap makanannya
"Om Jo udah nikah belum"ucap Nanda semangat Jo mengeleng pelan
"Ohh om Jo duda"ucap Nanda tertawa
"Ngak om masih bujang"ucap Jo santai
"Apa"ucap Nanda
"Kok om ngak nikah"ucap Nanda penasaran
"Jika hati sudah di miliki seseorang susah untuk di lepas sayang nya wanita yg sangat om cintai itu pergi tidak pernah kembali"ucap Jo serius
"Om Jo mau ngak sama momy ku"ucap Nanda tersenyum Jo menatap Landa yg engan menatap nya
"Tidak"ucap Jo
"Nanda sudah makan lah nanti kamu sakit lagi"ucap Landa menepuk bahu Nanda
"Kenapa om ngak mau mommy ku ini sangat cantik lho"ucap Nanda kecewa
"Tidak tertarik Nanda om lebih suka pada mu"ucap Jo tertawa geli
"Jika momy mau ngak"ucap Nanda tapi Landa menatap Amel yg engan menatap nya
"Menurut om gimana sih jika orang tua menjodohkan anak nya itu karna ingin anak nya di jaga pada orang yg tepat sebelum nya seperti itu anak menjodohkan orang tua nya ingin orang tua nya di jaga"ucap Nanda tersenyum menatap Jo
"Momy ku mengalami hal tragis bahkan dia sempat berpisah bersama ku selama 20 tahun"ucap Nanda Jo menghentikan menyuapkan makanannya menatap Landa yg engan menatap nya
"Maaf"lirih Jo pelan
"Bahkan momy ku ini pernah di sakiti"ucap Nanda menceritakan kisah Momy nya Jo nampak terkejut
"Apa kamu tinggal di rumah yg sama"ucap Jo serius Landa tetap diam
"Jangan memaksa hati yg tidak pernah kita miliki "ucap Landa kata itu terakhir Landa ucapkan dulu
"Nanda nama yg bagus om sangat menyukai nama itu apa kamu"ucap Jo menatap Nanda
"Jangan macam macam dia bukan anak mu"ucap Landa menatap Jo sungguh mulut Jo terasa bungkam oleh tatapan Landa
"Tidak nama Nanda dulu itu nama yg ingin aku berikan pada anak ku kelak Nanda Ayunda "ucap Jo
"Alah udah dewasa ngak perlu seperti ini memalukan"ucap Amel santai
"Apa kamu tau Nanda pria sialan ini sering membuat momy mu melawan saya menjengkelkan menatap wajahnya"kesal Amel membuat Nanda tertawa
"Mama Daniah sudah cerita dia bilang Nanda tatapan om Jo sangat lekat pada mu dia berharap saat itu kamu adalah wanita pertama yg dia cintai menatap wajah mu mengingatkan dia pada kenangan indah itu"ucap Nanda cekikikan
"Momy mau ke toilet dulu"ucap Landa berdiri lalu berlalu dia tidak tahan menahan air mata nya saat di toilet Landa menangis dia bukan seperti anak ABG hanya saja Landa merasa bersalah pada Jo dulu banyak janji yg mereka ucapan jika akan menjaga kesetiaan sampai mati menjaga cinta mereka sampai mati nyatanya Jo benar menjaga janji itu tulus mencintai nya Landa malu melanggar janji itu malu terhadap Jo Landa memang jahat menyia kan cinta Jo yg sangat besar dan tulus
__ADS_1