Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 68


__ADS_3

Para tamu sudah banyak datang hari pun semakin malam Kalvin Gabin dan Nanda mulai naik di atas panggung untuk berpidato awak media juga datang untuk menyiarkan secara langsung acara itu


"Terimakasih semua kehadiran kalian"ujar Kalvin mulai berpidato


"Acara malam ini sangat spesial karna kepulangan anak saya Gavin Adiwinata dia tidak hanya kembali lagi ke kota ini tapi dia juga akan mengganti kan saya dalam mengelola perusahaan Adiwinata Grub"ujar Kalvin


"Dalam waktu dekat ini saya akan pensiun yg akan di terus kan pada anak saya Gavin Adiwinata"ujar Kalvin semua bertepuk tangan


"Tuan"ucap wartawan itu


"Dengan usia anda semakin tua jadi anda mengalihkan perusahaan itu atas tuan muda lalu bagaimana dengan nyonya Nanda apa dia akan tetap seperti ini sampai tua apa kah dia akan segera pensiun juga"tanya nya


"Soal perusahaan SKY Entertainment siapa pun itu mau anak saya keponakan saya yg pasti mendapatkan jabatan itu memang layak dia dapat kan"ujar Nanda secara tegas


"Lalu kenapa nona SKY tidak pernah menunjuk kan dirinya bahkan di acara penting ini tidak ada kehadiran nya"tanya nya lagi


"Siapa bilang anak saya ada di antara kalian tapi dia memang seperti itu unik dan langkah dia orang nya galak pemarah mudah sekali ngambek nya dan dia juga sangat tidak menyukai acara seperti ini makan nya dia harus selalu bersembunyi "kekeh Nanda membuat Kaynara tersipu dengan ucapan Nanda


"Wah kak Kay cantik banget jika tersenyum "ujar Arin tersenyum lebar


"Hei diam"ujar Kaynara


"Sekarang ini memang anak saya tidak akan menampak kan diri nya karna dia belum siap dalam segi apa pun sekarang ini dia lagi belajar "ujar Nanda


"Baik semua saya akan segera menyerahkan jabatan saya pada anak saya Gavin tapi Gavin juga tetap dalam pengawasan saya"ujar Kalvin membuat semua bertepuk tangan proses penyerahan jabatan dilakukan Kalvin dan Gavin


"Aku ke toilet sebentar "ujar Kaynara berlalu menuju toilet


"Ehh kak itu siapa yg merangkul kak Kay"ujar Arin menoleh seseorang yg merangkul Kaynara


"Ikutin yuk"ujar Nabila penasaran


"Tapi kak jika kak Kay marah karna masalah nya kita campuri bagaimana"ujar Arin takut


"Udah itu gampang"ujar Nabila menyeret Arin mengikuti Kaynara


"Menunggu siap apaan yg ada mereka dengan perlahan menyingkirkan mu termasuk mama mu sendiri"ujar nya berbisik di telinga Nanda


"Pak Aldo anda tidak bisa memisahkan kasih sayang aku dan mama ku"kekeh Kaynara santai


"Bocah bocah kamu itu terlalu bodoh tidak lihat semua keluarga membuang mu kamu hanya sampah yg tidak berguna yg akan segera di campak kan"ujar Aldo menepuk wajah Kaynara lalu berlalu pergi


"Mama ku tidak akan melakukan itu"ucap Kaynara mengepal kan tangannya lalu kembali berjalan menuju toilet


"Itu siapa dan apa maksud nya mengatakan itu"ujar Arin yg mengintip


"Itu pak Aldo aku tidak memikirkan apa yg di katakan nya aku hanya berfikir ada urusan apa antara Kaynara dan pak Aldo"ujar Nabila berfikir


"Sudah kak mari kita kembali ke pesta"ucap Arin mengajak Nabila pergi


Kaynara mencuci tangannya menatap dirinya perkataan Aldo hanya merusak moodnya lebih baik Kaynara tidak serius menanggapinya Kaynara segera keluar dari toilet ingin kembali ke pesta tapi Kaynara melihat Sabrina yg lagi memerahi pelayan di sana


"Heh kamu tidak lihat kamu mengotori pakaian ku"geram Sabrina


"Maafkan saya nona saya tidak sengaja "ujar nya


"Ahh menjengkelkan orang seperti kamu hanya membuat kami pusing"kesal Sabrina


"Maafkan saya nona saya akan bersih kan"ujar nya ingin menyeka noda itu tapi Sabrina menepis nya


"Ngak usah pegang saya dengan tangan kotor mu"bentak Sabrina


"Heh Sabrina cuman kotor dikit ngak segitu nya juga"kesal Kaynara


"Orang tidak mampu seperti mu mana tau ngak usah ikut campur deh"ujar Sabrina


"Idih kayak aku suka aja ikut campur urusan mu"ujar Kaynara


"Lihat saja saya akan melaporkan mu biar di pecat"ancam Sabrina


"Nona maafkan saya"mohon nya


"Baik lah minta pengampunan dan berlutut"ujar Sabrina dan wanita sedikit berumur itu berlutut memegang kaki Sabrina


"Maafkan saya nona saya mohon jangan laporkan saya "mohon nya


"Bagus itu ayo cium kaki saya"ucap Sabrina wanita itu dengan terpaksa mencium kaki Sabrina

__ADS_1


"Kenapa iri"ucap Sabrina melihat tatapan Kaynara


"Makan nya jadi seperti aku dong biar terhormat"ujar Sabrina berlalu pergi dengan angkuh


"Bu kenapa harus melakukan itu seharusnya ibu abaikan saja biarkan di pecat pun bisa cari pekerjaan lain dari pada harga diri di injak seperti itu"ujar Kaynara datar


"Tidak apa orang tidak mampu seperti kita memang tidak punya harga diri saya lebih mementingkan pekerjaan keluarga saya butuh uang bukan harga diri cari pekerjaan pun sangat sulit seperti ini"ujar nya menepuk bahu Kaynara lalu berlalu pergi Kaynara pun kembali ke pesta melihat keluarga nya bicara dengan para orang penting


"Lama banget "ucap Nabila


"Aku ketemu sama Sabrina lagi memaki pelayan"ujar Kaynara duduk di samping Arin


"Ck aku rasa kamu yg sering cari masalah sama orang gila seperti Sabrina"ujar Nabila


"Aku tidak mencari masalah"ujar Kaynara pelan menikmati acara nya


####


"Mau pulang"ujar Dewi menghampiri anak nya


"Iya bun ngantuk udah malem banget"ujar Nabila menguap


"Bunda cari ayah dulu ya kita pulang para tamu juga mulai udah pulang"ujar Dewi berlalu mencari keberadaan Danu


"Arin ayo nak kita pulang "uajr Aron mendekat


"Iya pa ,kak aku duluan"ujar Arin beranjak


"Kaynara semangat selalu"ujar Aron menepuk kepala Kaynara lalu berlalu pergi bersama Dewi dan Arin


"Para tamu pada pulang kamu mau pulang juga*ujar Nabila berdiri saat Danu dan Dewi mendekat


"Ikut kalian aja kayak nya orang tua ku masih lama"ujar Kaynara berdiri


"Ya ayo nanti om antar"ujar danu mereka melangkah


"Kaynara"ucap Nanda sedikit berlari kecil


"Kamu pulang sama mama masak mau pulang sama mereka"ujar Nanda merangkul Kaynara


"Kalian kan masih lama ma aku mau pulang besok ada kuliah"ujar Kaynara


"Ya udah kami pulang ya"ujar Nabila tersenyum lalu melangkah bersama orang tuanya


"Tapi ma"ucap Kaynara lalu melihat Kalvin dan Gavin mendekat


"Ayo kamu mau istirahat kan"ujar Kalvin memeluk pinggang Nanda


"Iya ayo"ujar Nanda mereka segera keluar dari gedung itu


"Udah lama kita ngak sama sama seperti ini"ujar Gavin saat mereka masuk mobil


"Kamu yg sering hilang" kekeh Nanda dia duduk di belakang bersama Kaynara sedangkan Gavin menyetir dan di samping nya Kalvin


"Kay kuliah mu lancar"tanya Kalvin tapi Kaynara menatap keluar jendela


"Kay papa mu bertanya"ujar Nanda menyentuh bahu Kaynara


"Ahh iya ma"ujar Kaynara kaget


"Kuliah mu lancar tanya papa"ujar Nanda


"Iya pa lancar semua"ujar Kaynara


"Bagus jika begitu"ujar Kalvin


"Ma apa hidup susah itu ngak enak"tanya Kaynara menatap mama nya


"Kenapa bertanya seperti itu"ujar Nanda tersenyum


"Aku hanya ingin tau saja kenapa orang susah selalu di perlakukan tidak baik"tanya Kaynara


"Mama rasa kamu sudah dewasa untuk mencari jawaban nya"ujar Nanda


"Sekarang mama tanya jika di depan mu ada yg tertindas apa yg akan kamu lakukan"tanya Nanda


"Dian saja hanya melihat nya"ucap Kaynara membuat dia langsung dapat jitakan dari Nanda

__ADS_1


"Aww ma sakit"keluh Kaynara menyentuh kening nya


"Kamu yg bertanya kenapa orang susah tidak di perlukan dengan baik tapi jika kamu melihat nya hanya diam"ujar Nanda


"Kamu harus bertindak tapi kamu harus pahami dulu siapa yg salah tidak semua orang kaya itu bersalah kamu harus bisa mengapresiasi isi otak kamu sendiri Kay"ujar Nanda tersenyum mengecup kening Kaynara


"Berarti aku salah yg hanya diam"ujar Kaynara memeluk mama nya


"Sangat salah "ujar Nanda mengecup kepala Kaynara lagi


"Aku tidak akan melakukan itu lagi "ujar Kaynara mencium pipi mama nya


"Iya dong kamu kan anak kesayangan mama dan papa jadi harus bisa jadi pemberani membela yg lemah"ujar Nanda menciumi wajah Kaynara


"Iya ma"ucap Kaynara tersenyum


"Huh mama ngak adil banget sih giliran Kaynara di cium mulu"ujar Gavin


"Wajar dong Kaynara kan cewek ngak malu kamu jika mama ciumi mulu"ujar Nanda


"Aku mau jadi cewek aja"ujar gavin


"Jadi transgender juga bisa Gavin"ujar Nanda tertawa


"Ya ampun ma liat aku gagah dan perkasa ini masak jadi transgender"ujar Gavin cepat membuat Nanda tersenyum mengacak rambut Gavin dari belakang


###


"Sayang kamu istirahat saja yg cukup hari ini sangat melelahkan mu apa lagi seharian kamu kerja nanti aku nyusul"ujar Kalvin mengecup kening Nanda dan menuju ruang kerja nya bersama Gavin saat mereka sampai


"Emm ma"ucap Kaynara berjalan mendekati Nanda


"Aku malam ini mau tidur di temani mama"ucap Kaynara pelan


"Baik lah ayo"ujar Nanda merangkul Kaynara menuju kamar Kaynara


"Ganti baju dulu sayang"ujar Nanda menghapus make up nya Kaynara menuju kamar mandi


"Aku tidak boleh seperti ini bertahun tahun pak Aldo selalu menghantui kehidupan ku aku harus cari tau apa kemauan pak Aldo"gumam Kaynara menatap bayangan dirinya segera membersihkan tubuhnya


"Hari ini kamu sangat kelelahan ya sayang"ucap Nanda berbaring di samping Kaynara


"Tidak juga ma aku hanya ingin di peluk sama mama"ujar Kaynara


"Baiklah sini mama peluk"ujar Nanda mengecupi wajah anak nya menyentuh wajah Kaynara dengan telunjuknya Nanda tersenyum kecil mencium kedua mata Kaynara


"Mama lelah"tanya Kaynara menatap mama nya


"Seketika rasa lelah mama hilang saat menatap wajah mu"ucap Nanda tersenyum mencium pipi Kaynara lalu memeluk nya


"Terimakasih ma menyayagi ku seperti ini aku sangat menyayangi mama"ujar Kaynara mengerat kan pelukannya


"Iya sayang"ucap Nanda


"Apa aku cerita sama mama aja ya soal pak Aldo selama ini aku menutupi itu takut pak Aldo berurusan sama mama dan dia menculik mama dan membawa nya pergi "batin Kaynara


"Ma aku mau jujur sesuatu jika sebenarnya sejak aku bersekolah pak Aldo selalu mengikuti ku menghasut aku seakan membenci mama dan papa"ujar Kaynara pelan tapi Nanda hanya diam


"Mama ngak marah atau sedih"ucap Kaynara mendongak melihat wajah tenang Nanda yg ternyata sudah tertidur


"Selamat istirahat ma"ucap Kaynara tersenyum kecil mencium kening mama nya


"Aku sangat menyayangi mama"lirih Kaynara mencium kening Nanda dengan lembut lalu menarik selimut menutupi tubuh mama nya Kaynara ikut berbaring dan memejamkan matanya


"Gavin kamu mau papa yg ajarin apa kamu mau mandiri sendiri mengelola perusahaan"ujar Kalvin serius


"Jika aku terserah papa aja aku sudah lakukan papa suruh kerja beberapa bulan di perusahaan luar negri mencari pengalaman "ucap Gavin karna setelah lulus Kalvin meminta Gavin kerja di luar negri beberapa bulan menambah pengalaman Gavin


"Iya papa tau itu tapi papa takut kamu kaget dengan dunia bisnis papa akan mengawasi mu sementara waktu sampai papa benar yakin jika kamu bisa papa lepas"ujar Kalvin


"Iya pa"ucap Gavin


"Baik lah istirahat besok hari pertama mu kerja"ucap Kalvin menepuk bahu gavin lalu berlalu pergi Gavin pun sama ingin istirahat


"Nanda kemana"gumam Kalvin tidak menemukan Nanda di kamar nya Kalvin segera pergi menuju kamar Kaynara karna Nanda selalu menghabiskan waktu nya bersama Kaynara kadang Kalvin cemburu dengan Kaynara seakan mengambil nya


"Apa ku bilang dia selalu di sini"ucap Kalvin masuk ke kamar Kaynara yg juga terlelap

__ADS_1


"Anak ku ini begitu cantik melebihi mama nya tapi kenapa sangat keras kepala"kekeh Kalvin mengsuap pipi Kaynara lalu mengecup nya lembut Kalvin berjalan menuju samping Nanda


"Dia sangat kelelahan kerja dan hari ini menghadiri pesta ini sabar my wife anak kita akan mengganti mu kelak aku yakin Kaynara bisa mengantikan kamu di perusahaan SKY karna Kaynara anak yg tangguh dan tegar "ujar Kalvin mengecup bibir Nanda lalu keluar dari kamar itu untuk istirahat karna seperti nya besok juga hari melelahkan untuk nya


__ADS_2