Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft


__ADS_3

Nanda tidak menyerah mengambil hati Kalvin dia berusaha mengambil hati Kalvin melalui makanan dari membuat makan malam membuat sarapan dan membuat kan Kalvin kopi saat Kalvin lagi kerja di ruangan nya atau pun kamar Nanda selalu siap siaga seakan tau jadwal Kalvin meski pun Nanda sangat sibuk selalu memprioritaskan Kalvin


"Kamu melanggar garis itu lagi"ucap Kalvin tanpa melihat Nanda


"Hanya memberikan kopi mu saja"ucap Nanda meletakkan kopi di meja naas dan dia kembali berbaring di sofa untuk beristirahat karna Nanda sangat capek Kalvin menyeduh kopi itu mengecap nya menikmati kopi yg sering menemani nya akhir akhir ini Kalvin sekilas melirik Nanda yg sudah terlelap


☀️☀️☀️


Kalvin jadi terbiasa bangun pagi karna untuk ikut sarapan bersama mama mertua nya itu Kalvin malas bangun pagi memang kebiasaan Kalvin malas bangun pagi itu lah Kalvin . Kalvin merapikan penampilan nya siap berangkat Kalvin menoleh melihat Nanda hanya menggunakan dress berwarna maron dengan rambut di sanggul


"Sial kenapa dia jadi cantik banget"batin Kalvin mengumpat karna jika Nanda seharian kerja mengunakan baju kantor dan ika hari libur Nanda hanya mengunakan baju kaos dengan buku dan laptopnya


"Kamu tidak kerja Nanda"tanya Kalvin serius


"Ngak urusan kantor di urus sama ibu Amel jadi aku di rumah saja"ucap Nanda tersenyum lalu Nanda mendongak menatap Kalvin


"Kenapa hah terpesona ya"ucap Nanda tersenyum mendekati Kalvin


"Cih percaya diri banget cewek pembangkang kayak kamu bukan selera ku najis aku"ucap Kalvin jijik


"Ihh Kalvin kok ngomong gitu"ucap Nanda cemberut


"Ohh ya hari ini aku mau kencan kamu jangan sampai menghancurkan nya lagi"ucap Kalvin


"Apa, Kencan"ucap Nanda


"Kalvin kenapa sih mau kencan padahal aku ini istri kamu tapi kamu masih mencari cewek lain"ucap Nanda


"Ya terserah lah yg ingin kamu jadi istri ku siapa Alen bukan aku"ucap Kalvin


"Jahat banget sih"ucap Nanda sedih mengengam tangan Kalvin


"Alen memberi wasiat itu karna dia tau rasa cinta ku lebih besar dari dia makan nya dia mau aku yg gantikan dia"ucap Nanda serius


"Aku tuh sangat mencintai mu"ucap Nanda sedih


"Tapi aku ngak"ucap Kalvin


"Kamu ada karna wasiat Alen dan aku kencan dengan wanita lain itu karna pilihan ku sendiri jika kamu ngak mau ya udah pergi sana ngak ada yg melarang ya satu lagi yg mengejar ku siapa kamu sendiri apa aku suka tidak sama sekali itu kesenangan mu sendiri aku merasa risih"ucap Kalvin


"Benar kamu mau kencan apa dia cantik dari ku apa kamu lebih menyayagi nya dari aku"ucap Nanda sedih


"Iya itu benar dia lebih cantik dari kamu dan aku lebih mementingkan dia dari kamu makan nya jangan ganggu rencana ku kali ini kamu mengerti "ucap Kalvin


"Kalvin saat kamu memukul ku aku maafkan saat kamu mengucapkan kata kasar aku maaf kan semua kesalahan mu aku maafkan tapi jika kamu memilih wanita lain itu sangat menyakiti ku aku tidak bisa seperti ini baik aku menyerah mencuri hati mu menyerah berjuang sendiri kamu tidak akan terganggu karna aku, maafkan aku"ucap Nanda menyeka air matanya melangkah pergi Kalvin acuh saja berlalu pergi dan sarapan


"Nanda lagi lho yg masak enak kan"ucap Daniah santai


"Ohh ya ibu Amel hari ini aku mau jalan sama Lin dan Dewi jangan ganggu kami ya sesuai yg ibu Amel janjikan jika aku berhasil menyelesaikan proyek dengan cepat maka akan dapat cuti"ucap Nanda berusaha tersenyum


"Iya saya akui semangat nona untuk bebas itu kuat sehingga dua film bisa selesai dalam satu bulan ini itu cukup bagus jadi terserah nona mau kemana tapi ingat nanti malam akan ada perayaan nona tidak bisa menghindar tidak ikut lagi"ucap Amel


"Iya ibu Amel aku pulang sore"ucap Nanda tersenyum


"Bagus itu"ucap Amel


"Mau supir temenin sayang "ucap Landa


"Ngak usah mom aku naik taksi aja sama Lin dan Dewi"ucap Nanda


"Hati hati ya sayang "ucap Landa


"Iya mom"ucap Nanda tersenyum


Setelah sarapan Nanda menunggu di depan rumah menunggu Lin dan Dewi yg jemput Kalvin pun segera berangkat tidak seperti hari biasa jika akan masuk mobil Nanda akan lari menyerah kan bekal itu berusaha mencium Kalvin dengan lompat lompat karna pendek nya Nanda tapi ini tidak ada lagi Nanda nampak kurang semangat Kalvin memperhatikan dari kaca spion nya


"Nanda"panggil Dewi melambaikan tangannya di luar gerbang Nanda segera mendekat


"Dewi"ucap Nanda memeluk Dewi erat lalu masuk mobil


"Kak Nan kok murung"tanya Lin mobil segera melaju


"Ck patah hati nih satu bulan aku berjuang mendapatkan hati Kalvin nyata nya apa dia ngak berubah bahkan cari istri baru hiks hiks"ucap Nanda memeluk Lin


"Kasian"ucap Dewi ikut meluk


"Sabar ya aa Daren aja ya"ucap Dewi


"Ihh Dewi"kesal Nanda dan Dewi hanya nyengir


"Kita pokus aja pada acara hari ini"ucap Dewi


"Oke lupakan Kalvin lupakan Kalvin nikmati hari ini"seru Nanda

__ADS_1


"Ye menikmati hari ini"seru Lin di ikuti Dewi


###


Dewi Lin dan Nanda ke tempat wisata mengambil foto bertiga mereka mengunjugi beberapa tempat wisata dengan pemandangan yg indah dan mereka juga ke pantai menghabiskan waktu di sana karna mereka tidak pernah libur paling jika menghabiskan waktu bersama itu kumpul di rumah Lin atau di rumah Dewi paling juga sering belanja di pasar tapi ini berbeda Nanda sudah mempunyai uang


"Wih bagus ini Nan jika kita foto di pantai"ucap Dewi melihat baju yg indah di sebuah butik karna mereka mampir


"Iya benar kak"ucap Lin


"Hei jangan pegang sana nanti kotor"ucap wanita itu


"Kami mau beli"ucap Nanda


"Sana sana"ucap nya


"Kami beli 3 yg ini"tunjuk Nanda


"Pergi sana"ucap nya ingin memukul Nanda


"Kasar banget sih mbak kami mau beli juga"ucap Nanda kesal


"Ayo Nan pergi aja"ucap Dewi mengajak Nanda dan Dewi pergi dengan terpaksa mereka pergi


"Kak lapar udah makan siang nih"ucap Lin menyentuh perut nya


"Kita beli sesuatu duku baru mampir ke restoran gimana"ucap Dewi


"Ide bagus tuh ayo"ucap Nanda mereka mampir ke sebuah mall yg besar


"Wah mall nya gede banget"ucap Dewi takjub


"Jangan norak nanti kita malu di liatin orang "ucap Nanda


"Iya kak Dewi ini maluin aja"ucap Lin


"Hehe maaf aku sangat antusias"cengir Dewi mereka berjalan kesana kemari mencari yg mereka beli


"Ehh Nan kita belum jam itu aja sama bertiga"ucap Dewi menunjuk jam yg buat satu keluarga


"Wah benar itu kak kita pakai terus"ucap Lin


"Ide bagus itu"ucap Nanda lalu mereka mendekat melihat dari kaca


"Bisa diskon mbak jika ambil ketiganya "ucap pelayan itu


"Wah pelayanan di sini bagus ya kak ngak di butik tadi"ucap Lin


"Usss diem"ucap Nanda


"Kami lihat warnanya mbak"ucap Nanda lalu pelayan itu mengeluarkan jam itu dengan berbagai warna yg keren dan bagus


"Maaf mbak ngak bisa di coba jika di coba di beli"ucap nya


"Kak Dewi ini ngak sabaran banget"kekeh Lin


"Kayak nya warna silver bangus ya"ucap Nanda


"Karna putih aja kak lebih cocok dengan kulit kita"ucap Lin


"Iya juga bagaimana kita ambil yang putih"ucap Nanda


"Oke"ucap Kedua nya setuju


"Bagi dua aja Nan bayar nya tadi di kasih sama tuan Danu"ucap Dewi menunjukkan ATM itu


"Lumayan hemat jika mau bantu bayar"ucap Nanda cekikikan menyerahkan ATM nya dan mereka segera membayar dan segera memakainya


"Jika aku punya uang aku yg akan traktir kak Dewi dan kak Nanda"ucap Lin


"Pokus aja pada sekolah"ucap Nanda mengacak rambut Lin lalu mereka naik mobil itu makan siang.Mereka mampir ke sebuah restoran yg di bilang cukup megah ya mereka mau memanjakan lidah


"Emm enak banget makanan sultan"ucap Lin merasa makanannya sangat lezat


"Iya benar aku aja hampir tidak nyangka bisa makan makanan selezar ini"ucap Nanda ikut menikmati


"Aku juga aneh deh makanan selezat dan tempat megah di restoran kenapa makanannya dikit amat cuman sesendok makan ngak cukup buat perut kita"ucap Dewi membuat ketiganya tertawa


"Benar juga ya makanannya dikit amat apa itu rahasia makanan enak"ucap Lin


"Mungkin ini marketing restoran buat pelanggan penasaran dengan rasa dengan makanan nya sedikit"ucap Nanda membuat ketiganya lagi lagi tertawa mereka menghabiskan makanan dengan mengobrol dan bercanda


"Mbak mayar"ucao Nanda mengakat tangannya memanggil pelayan nya lalu pelayanan itu mendekat Nanda segera membayar nya

__ADS_1


"Makasih ya kak"ucap pelayan itu lalu berlalu Nanda dan yg lain siap siap


"Ehh Nan itu ayang Kalvin"tunjuk Dewi pada Kalvin yg baru masuk dengan seorang wanita


"Wah dia beneran berani kencan buta sialan dia"geram Nanda


"Kak itu bukan nya"ucap Lin


"Ayu"ucap ketiganya


"Benar benar keterlaluan ayu dia pasti ninggalin Aji dengan Kalvin yg kaya dan tampan"ucap Dewi


"Aku ngak rela jika aku madu sama Ayu sialan itu"ucap Nanda geram


"Kita menguping kak"ucap Lin menarik tangan Nanda mereka pindah duduk biar lebih dekat dengan Kalvin dan ayu


"Aku suka makanannya terimakasih "ucap ayu tersenyum menyantap makanannya


"Iya selamat menikmati"ucap Kalvin tersenyum kecil


"Bagaimana dengan hubungan kita aku mau ke jenjang serius"ucap Kalvin serius


"Aku juga mau jadi Istri kamu"ucap Ayu tersenyum


"Ya tapi aku mau mengenal mu lebih dekat lagi sebelum membicarakan pernikahan kita jalani aja hubungan beberapa bulan"ucap Kalvin


"Iya ngak papa aku setuju"ucap ayu


"Wah ini ngak bisa di biarin Nan sih ayu gatel itu harus di beri pelajaran"ucap Dewi


"Benar kak kita labrak aja"ucap Lin menarik tangan Nanda


"Heh wanita sialan"ucap Nanda sudah geram membuat Kalvin dan Ayu kaget


"Wah kesempatan ini"gumam ayu tersenyum puas dia memeluk lengan Kalvin


"Kenalin pacar aku tuan Kalvin Ardiwinata "ucap Ayu bangga


"Apa pacar "ucap ketiga nya


"Kak Ayu kayak nya belum mandi"ucap Lin serius melirik Dewi dan Nanda


"Apa maksudmu"ucap Ayu


"Karna badan nya gatel gatel merayu milik orang"ucap Dewi tertawa puas


"Sialan kalian"ucap Ayu geram


"Ehh Ayu ngak puas kamu satu pria"ucap Dewi


"Tuan Kalvin dengar ya dia ini udah merebut pacar nya Nanda dalam arti mantan pacar dia itu sahabat Nada dia sudah menusuk Nanda"ucap Dewi geram dengan ayu sudah lama dia ingin mengajar Atu tapi tidak pernah bertemu


"Kalian pikir tuan Kalvin kenal sama kalian cih debu dan wanita miskin dengar aku kenal sama tuan Kalvin itu di kenal kan sama teman ku Aji salah satu pimpinan di sana"ucap ayu bangga


"Apa temen hahah tuan Kalvin sudah di tipu Aji itu pacar nya yg pasti mau moroti tuan Kalvin "ucap Dewi


"Benar itu kak"ucap Lin


"Memang nya siapa kalian cuman wanita miskin pergi sana"ucap Ayu.


"Apa wanita miskin ehh dengar ya ayu karir model mu itu akan hancur dengan sekejap karna aku"ucap Nanda terhenti ucapan Amel terlintas lagi sebelum memantaskan diri sebagai CEO jangan mengumbar identitas


"Apa hah apa"ucap ayu


"Ya karna aku aku aku akan menyiram mu dengan air got"ucap Nanda cepat


"Cukup"teriak Kalvin pusing


"Ayo ikut dengan ku"ucap Kalvin menyeret Nanda pergi


"Ehh mau kemana"ucap Dewi menarik Ayu


"Kamu masih menghancurkan kencan ku"geram Kalvin


"Kenapa aku berhak aku istri mu"ucap Nanda


"Tutup mulut mu"ucap Kalvin geram


"Aku tidak sama sekali ingin kamu jadi istri ku jadi berhenti mengatakan aku suami kamu"ucap Kalvin dingin


"Oke aku benar menyerah usia pernikahan kita dua bulan satu bukan aku berjuang dengan perasaan ku tapi sia sia jika memang benar kamu tidak bisa aku miliki aku tidak akan melarang mu lagi dekat dengan siapa siapa tapi bukan Ayu dia itu wanita licik dulu dia sahabat ku dan pria bernama Aji itu kekasih ku tapi mereka berselingkuh dan sekarang mereka ingin morotin kamu aja Kalvin percaya pada aku jika kamu mau dekat dengan wanita terserah kamu tapi jangan ayu aku mohon kamu bisa selidiki"ucap Nanda


"Terserah kamu aku tidak peduli dengan mu"ucap Kalvin mendorong Nanda lalu Kalvin masuk mobil sebelum dia melaju kan mobil nya Kalvin mengirim pesan pada anak buah nya untuk menyelidiki Ayu setelah itu Kalvin pergi karna benar kesal dan geram pada Nanda

__ADS_1


__ADS_2