Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 109


__ADS_3

Kaynara benar jengkel terhadap Sabrina baru hari pertama kerja Sabrina sudah mengerjai nya habis habisan dan Kaynara harus menahan amarahnya itu sangat sulit menahan jika bersangkutan dengan Sabrina musuh bebuyutan nya


"Bagaimana Kay hari pertama magang"tanya Kalvin menatap Kaynara


"Aku ingin pindah di perusahaan mama aja di sana ada Sabrina dia terus menyusahkan aku"kesal Kaynara


"Kay itu tantangan buat kamu "ujar Nanda


"Itu kenapa aku ingin jadi pengangguran saja kayak Erin enak "ujar Kaynara


"Erin suami nya Presdir wajar lah kamu jika nanti suami mu tukak parkir gimana"ujar Kalvin


"Iya ya kan sekarang Arya tidak punya apa-apa"ujar Gavin


"Ehh siapa bilang Arya dia tidak akan kembali Kaynara kan ngak mau"ujar Kalvin


"Kenapa kalian mengungkit aku kan sudah mengakui kesalahan "lirih Kaynara


"Aku merasa Arya itu benar mati deh aku sudah kerah kan semua anak buah Nugi pun ikut membantu tapi sangat sulit menemukan nya"ujar Gavin


"Tidak papa rasa Arya itu terluka parah entah dia koma ngak bisa jalan yg nggak bisa keluar di tempat dia tinggal bahkan Albert aja tetap mencari Arya kita harus lebih dulu menemukan Arya sebelum Arya di temukan oleh orang yg tidak punya hati seperti mereka"ujar Kalvin


"Memang nya kenapa sih mereka mengincar Arya lagian mereka sudah menguasai perusahaan Santoso"ujar


Gavin


"Mereka memastikan jika Arya benar sudah mati karna jika Arya kembali maka kekuasaan mereka akan jatuh Arya pewaris tunggal harta Santoso lagian Albert sudah tua mau tidak mau investor akan menunjuk Arya itu kenapa mereka harus memastikan Arya


benar benar mati"ujar Kalvin


"Aku sama Nugi tetap curiga sama Bimo sahabat Arya itu pa dia sahabat lama Arya selama ini Arya juga kadang tinggal di sana tapi kenapa Bimo biasa saja"ujar Gavin


"Kemungkinan Bimo hanya ingin harta saja"ujar Erin


"Tidak Bimo adalah asisten Arya jika benar dia ingin harta dia tidak akan peduli saat papa dan Arya berkelahi mengenai dendam nya Albert"ujar Kalvin


"Papa sudah memberikan dana pada setiap rumah sakit jadi jika suatu saat nanti Arya di ajak berobat informasi akan sampai pada papa"ujar Kalvin


"Semoga saja Arya bisa ditemukan biar Kaynara bisa punya semangat hidup"ujar Nanda


"Kenapa aku"ujar Kaynara


"Kay kamu memang mengakui kesalahan tapi kamu masih sangat egois tidak mengakui perasaan sendiri "ujar Nanda


"Biarkan saja jika Arya di ambil orang baru tau rasa dia"ujar Kalvin membuat Kaynara terdiam


###


Kaynara dan yg di beri satu proyek untuk menyelesaikan membuat film pendek Kaynara dan yg lain bekerja dengan keras selama hampir satu bulan ini Kaynara berusaha menahan amarah meski Sabrina selalu membuat nya lembur karna menambah pekerjaan nya


"Akhirnya selesai juga proyek kita"seru yg lain senang


"Aku yakin pak Harto puas dengan karya kita ini dan memberi nilai bagus terhadap kita"ujar yg lain


"Etss enak aja aku ketua nya"ujar Sabrina mengambil berkas itu


"Heh biang kerok enak aja main ambil usaha orang "Kaynara mengambil nya lagi


"Perusahaan ini milik papa ku jika kamu macam macam aku suruh papa beri nilai jelek terhadap mu"ujar Sabrina


"Kaynara akan kita keluar kan dan yg lain tetap ikut aku yg jadi ketua nya"ujar Sabrina


"Kurang ajar kamu tidak tau aku harus lembur mengerjakan bersama mereka "geram Kaynara tidak mampu menahan amarahnya langsung menendang Sabrina membuat Sabrina terjatuh


"Ahh lutut ku sakit sialan kamu Kaynara"triak Sabrina kesakitan


"Kaynara bantuin bisa habis kita jika ketahuan pak Harto"ujar yg lain


"Ayo kita bawa ke rumah sakit"ujar yg lain menarik Kaynara mengajak ke rumah sakit membawa Sabrina


####


Kaynara benar jengkel terhadap Sabrina enak saja main ambil usaha nya tapi karna ada keributan mengenai anak nya membuat pak Harto turun tangan


"Siapa yg membuat anak saya celaka"ujar pak Harto masuk ke ruang dokter


"Saya kenapa"kesal Kaynara


"Anak bapak ini sudah keterlaluan mau ambil hasil karya kami"geram Kaynara

__ADS_1


"Ngak pa dia bohong pa aku dan yg lain mengerjakan nya tanya aja dengan mereka"ujar Sabrina


"B...benar pak"mereka takut dengan ancaman Sabrina


"Pekerjaan Kaynara bagus selama ini dia tidak pernah membuat ulah kamu jangan membuat ulah Sabrina"ujar pak Harto


"Dia mendorong aku pa"ujar Sabrina


"Kaynara apa benar"tanya pak Harto


"Iya karna dia menjengkelkan"kesal Kaynara


"Kamu bisa saya pecat dan memberi nilai buruk terhadap mu"ujar pak Harto


"Silahkan aku tidak takut aku sudah muak"geram Kaynara dan berlalu pergi


"Dia pikir dia siapa berani sekali"gerutu Kaynara dia telanjur kesal tidak tau setiap hari Kaynara lembur mengerjakan proyek itu


"Kak aku lihat kak Kaynara"ujar Lily memegang bahu seseorang


"Di sini"tanya nya


"Iya"ujar Lily


"Lily apa dia terluka aku mohon tanya kan dia aku akan berdiri di sini mendengar kan nya"ujar nya


"Kak Arya ini gimana sih jelas jelas Kaynara yg menyebabkan kak Arya seperti ini"kesal Lily ya Arya telah sadar dan lily mengajak nya untuk periksa


"Kak Arya mah"ujar Lily lalu mengarahkan Arya bersembunyi di balik tembok


"Kaynara "sapa Lily


"Apa aku lagi kesal jangan membuat ku makin kesal"kesal Kaynara


"Aku hanya ingin bertanya kamu kenapa di sini"ujar Lily


"Aku sudah jengkel terhadap anak bos tempat ku magang enak saja aku susah payah mengerjakan proyek ku dia mau ambil aja! sampai aku mendorong nya"geram Kaynara


"Aku kira kamu sakit"ujar Lily tersenyum canggung


"Kamu di sini kenapa*tanya Kaynara serius


"Aku balik dulu"ujar Kaynara datar dan berlalu pergi


"Udah dengar kak"ujar Lily


"Aku bahagia mendengar dia baik baik saja"ujar Arya pelan


"Ayo kak kita pulang"ujar Lily memegang tangan Arya mereka segera pergi


###


Kaynara pulang dengan wajah kesal Nanda yg berada di rumah memperhatikan tingkah Kaynara dengan wajah kesal itu bukan wajah sedih tapi kesal membuat Nanda bertanya ada apa


"Kay tumben pulang siang"tanya Nanda


"Aku kesal Sabrina anak pak Harto itu ingin mengambil karya yg aku bikin sama yg lain sampai aku menendang nya pak Harto memecat ku biarin aja aku sudah kesal"ujar Kaynara


"Lho kok gitu Kay"ujar Nanda


"Aku kesal ma dia semena mena"ujar Kaynara dan berlalu


"Sayang aku mendapatkan kabar jika Arya tadi di ajak seseorang ke rumah sakit tapi dokter sudah mengatakan besok harus kembali "ujar Kalvin senang mendekati Nanda


"Bagus lah jika begitu mas aku lega dengar jika Arya baik baik saja" Nanda tersenyum mereka senang mendengar informasi dari Arya


###


Arya duduk di kamar nya mendengar suara Kaynara saja membuat hati Arya tenang setidaknya Kaynara sudah baik baik saja Arya senang dengar nya lalu Bimo masuk bersama Lily


"Aku sudah ketahuan jika selama ini mengumpulkan informasi untuk melawan om Albert"ujar Bimo masuk dan duduk


"Lalu"tanya Arya


"Aku di pecat"ujar Bimo


"Seharusnya kamu tidak melakukan itu Bimo itu pekerjaan mu "ujar Arya


"Cari kerja lain aja nanti aku melihat mu sudah sadar sudah merasa lega"ujar Bimo

__ADS_1


"Kamu tetap berhati-hati "ujar Arya


"Om Albert tidak akan melepaskan dengan mudah mungkin ini jebakan untuk mu"ujar Arya


"Iya aku akan berusaha"ujar Bimo dia harus lebih cerdik di banding Albert benar apa kata Arya menghadapi Albert yg licik ini harus hati hati


####


Arya di ajak Lily lagi kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan Lily masuk ke ruangan dokter itu melihat Arya dokter itu mengetik sesuatu di ponselnya


"Silahkan duduk"ujar nya tersenyum ramah


"Saya ingin memeriksa kan kakak saya dok apa bisa sembuh atau tidak dia habis kecelakaan koma selama 3 bulan baru sadar nya"ujar Lily


"Saya periksa sebentar "ujar nya berdiri mendekati Arya lalu Arya melepaskan kacamata nya dokter itu mulai memeriksa Arya


"Mata nya masih bisa harapan bisa melihat asal ada pendonor nya"ujar dokter


"Tuh kan kak apa aku bilang kak Arya pasti bisa melihat lagi jangan menyerah kak"ujar Lily tersenyum tapi percuma Arya tidak akan bisa melihat nya tersenyum karna sekarang ini Arya mengalami kebutaan


"Ohh ya dok bagaimana mengenai donor mata kakak saya"ujar Lily


"Kami akan mengecek apa ada donor untuk kakak nya nanti kami hubungi tinggal kan nomor telpon nya"ujar nya Lily meninggalkan nomornya


####


"Akhirnya aku menemukan informasi Arya ada di rumah sakit terbesar di kota ini dia lagi pemeriksaan "ujar Kalvin senang


"Arya"gumam Kaynara dia berdiri dari meja makan dan segera lari


"Kay tunggu "ujar Kalvin mengeleng dengan anak nya itu tidak sabaran, Kaynara masuk ke mobil mama nya dan melaju kan mobil nya


"Lily keuangan kakak mu lagi terbatas pakai lah kartu ku dulu"ujar Arya menyerah kan dompet nya


"Ngak apa kak lagian kak Arya sudah seperti keluarga ku sendiri kita sama sama berjuang dengan keadaan ini berjuang untuk keuangan kak Bimo berjuang untuk kesembuhan kak Arya lagian ini hanya pemeriksaan saja uang ku cukup"ujar Lily mengembalikan dompet Arya lalu segera membayar mereka segera pergi Lily memegang lengan Arya dengan Arya memakai kaca mata hitam dan tiba tiba Lily menghentikan langkahnya saat di parkiran


"Lily kenapa berhenti apa ada sesuatu ayo kita harus segera pulang "ujar Arya dia berusaha menajamkan pendengaran nya tapi tetap saja Arya belum terbiasa


"Lily jawab langkah yg terhenti itu menimbulkan reaksi terkejut atau rasa takut"ujar Arya kenapa Lily terdiam sedangkan Lily membeku saat mata nya bertemu dengan mata Kaynara menatap mereka berdua ada sedikit rasa kecewa di mata Kaynara


"Arya memakai cincin pernikahan sama seperti Lily apa mereka sudah menikah"batin Kayanan tiba tiba pikiran nya kacau


"Lily jawab aku"ujar Arya jadi cemas


"Kak aku aku"Lily terbata menatap Kaynara tiba tiba ada beberapa orang menarik tangan Arya lalu memukul perut Arya membuat Arya terjatuh


"Kak Arya" Lily kaget


"Sekarang ikut kami"ujar nya menyerang Arya yg terjatuh Arya merogoh saku celananya dan mengeluarkan tongkat yg terlipat Arya merentangkan tangan mempertajam pendengar nya mendengar suara langkah Arya mengayunkan nya sehingga orang itu terjatuh


"Kalian pikir dengan aku buta aku tidak bisa melawan"ujar Arya melangkah dengan pelan melangkah dan tiba tiba Arya terjungkal saat Albert menendang nya


"Heh ternyata kamu sama saja seperti Kalvin susah di bunuh kali ini aku harus beri kan jasad mu agar semua orang tau kamu sudah mati"Albert menarik baju Arya memukul nya Lily panik karna takut Arya di culik Kaynara menendang Albert membantu Arya berdiri


"Lily kamu tidak apa apa"ujar Arya meraba wajah Kaynara tapi tangan Arya terhenti di wajah Kaynara


"Ar"suara Kaynara bergetar itu membuat Arya terdiam Albert datang menendang Arya sampai terjatuh Kaynara berdiri lagi membantu tapi anak buah Albert ikut serta Arya berdiri berusaha mencari sumber suara tapi dia di hajar oleh Albert habis habisan


"Bawa dia pergi"ujar Albert pada anak buah nya


"Tidak mudah Albert"ujar Kalvin datang bersama Gavin


"Kalvin"Albert menyerang Kalvin tentu Kalvin tidak tinggal diam Gavin membantu adik nya


"Kak ayo"ujar Lily membantu Arya berdiri


"Lily apa Kaynara baik baik saja"ujar Arya cemas


"Iya kak dia di bantu oleh tuan Gavin"ujar Lily mengambil tongkat lipat Arya yg terjatuh mereka melangkah


"Kalian mau kemana"Nanda mendekati kedua nya Arya terdiam tidak berkutik


"Nyonya izinkan kami pergi jangan halangi kami"ujar Lily memohon


"Arya om Kalvin ingin bicara sebentar dia juga beruntung bisa selamat mereka mencari mu dengan lama"ujar Nanda meraih tangan Arya


"Lily kita mampir dulu ke rumah Adiwinata aku ingin bicara pada om Kalvin jangan khawatir aku bisa mengatasi nya kamu hanya tinggal menemani ku"ujar Arya


"Iya kak"ujar Lily sedangkan Albert kabur karna kalah oleh Kalvin meski Kalvin tua tapi cara nya bertarung tidak kalah hebat semasa dia masih muda dulu membuat Albert terdesak mundur

__ADS_1


__ADS_2