Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 99


__ADS_3

"Sialan kamu ya"Kaynara langsung meninju perut Arya membuat Arya mengaduh kesakitan dan di tinggal kan oleh Kaynara


"Udah deh Arya mending menyerah aja cewek kayak gitu"ujar Bimo mendekat


"Ngak ngak cewek kayak gini harus jadi istri ku aku akan perjuangkan lihat saja nanti "ujar Arya bertekad dia segera pergi bersama Bimo untuk ke sekolah.Arya berfikir keras bagaimana bisa mendekati Kaynara hingga Arya memutuskan berangkat sekolah mengunakan sepeda menunggu di persimpangan sekolah nya.Arya melihat Kaynara dari jauh Arya segera mencegat sepeda Kaynara


"Mau apa lagi"kesal Kaynara


"Kita taruhan jika kamu duluan datang ke sekolah aku akan menuruti permintaan mu tapi jika aku yg sampai nya datang kamu harus menuruti permintaan ku bagaimana"ujar Arya memberi tantangan


"Kamu kira saya akan takut oleh tantangan mu itu ayo siapa takut "ujar Kaynara sinis lalu mendahului Arta


"Aku pasti menang"triak Kaynara


"Hei itu nama nya curang"Arya segera mengayun sepeda nya mereka berdua sama sama ingin menang tapi tetap saja Kaynara tetap lah wanita kalah oleh kekuatan Arya membuat Arya menang


"Yes aku menang"seru Arya senang


"Itu aja senang"sinis Kaynara turun dari sepeda


"Eitss kamu harus turuti permintaan ku "ujar Arya meraih tangan Kaynara


"Apa mau mu"ujar Kaynara serius


"Aku tunggu sepulang sekolah di taman dekat sekolah ini jika tidak datang kamu benar pengecut "ujar Arya tersenyum


"Bya bya manis"ucap Arya lalu melaju kan sepeda nya


"Dasar tidak waras"ujar Kaynara segera masuk ke kelas.Saat pulang sekolah Arya menunggu Kaynara dan ternyata Kaynara benar memenuhi undangan itu lihat saja dia datang mendekati Arya yg tersenyum menatap nya


"Mau apa"ujar Kaynara datar


"Ayo duduk dulu"ujar Arya bersender di pohon itu dan memberikan Kaynara eskrim Kaynara ikut duduk


"Hobi mu apa"tanya Arya menatap Kaynara


"Bersepeda "jawab Kaynara santai menikmati eskrim itu


"Tanya balik masak ngak ngerti"ujar Arya


"Hobi mu apa"tanya Kaynara santai


"Basket sih tapi mulai hari ini hobi ku akan ku ganti"ujar Arya


"Kenapa"tanya Kaynara


"Karna kamu suka sepeda jadi aku akan mengikuti mu suka sepeda juga"ujar Arya menyeka eskrim di bibir Kaynara mata mereka jadi bertemu


Sejak kejadian itu Kaynara maupun Arya jadi dekat mereka selalu bersepeda barang jika di persimpangan jalan menuju sekolah Kaynara seneng bersama Arya dia merasa mempunyai sesuatu yg tidak pernah dia rasakan karna Arya asik jika diajak bicara apa lagi Arya kadang orang nya konyol membuat Kaynara benar melupakan jati diri nya sejenak jika dia orang yg pemarah dan galak


"Hei kasar banget sama murid"Arya memeluk Kaynara saat di dorong oleh Aldo dengan kasar


"Apa urusan mu"ujar Aldo tajam


"Wah mau aku laporkan sikap bapak ke murid "Arya mengeluarkan ponselnya siap melapor Aldo segera pergi


"Dia itu siapa sih "tanya Arya mereka berdua bersepeda menuju taman


"Guru ku"jawab Kaynara santai sampai mereka sampai di taman itu


"Dia sering mengancam ku"ujar Kaynara menceritakan beban nya pada Arya


"Kamu jangan takut apa pun bahaya mu akan aku tanggung akan aku halangi bahaya mu"ujar Arya serius


"Tidak perlu itu"ujar Kaynara


"Kaynara aku serius buat apa aku selalu menemui mu rumah ku jauh dari sekolah mu sekolah ku juga jauh kamu mau tau alasan nya"ujar Arya serius Kaynara diam menatap Arya


"Itu semua karna aku mencintaimu aku akan berikan semuanya untuk mu aku mencintaimu sejak pertama kali melihat mu aku tidak perlu kamu tidak mencintai ku aku hanya ingin menjadi perisai mu atau jadi kan aku senjata mu untuk melawan semua orang "ujar Arya serius mencium kedua tangan Kaynara


"Setelah aku dewasa tunggu la aku karna aku ingin memperistri mu aku akan selalu mencintaimu seperti detak jantung mu seperti tetesan air hujan"ujar Arya dan memeluk Kaynara dengan cinta Kaynara merasa hangat pelukan itu dia mulai menyukai Arya membalas pelukan itu


Sejak kejadian itu Arya dan Kaynara selalu menghabiskan waktu bersama di taman itu kadang mereka main di sana bercanda main sepeda atau pun berbaring menatap langit bahkan mereka mengukir nama kedua nya di akar pohon tempat mereka bersama Arya selalu mengucapkan mencintai Kaynara menunjuk kan cinta nya meski Kaynara tidak pernah membalas nya di dalam lubuk hati Kaynara paling dalam sangat mencintai Arya yg selalu menghiasi hari nya


"Kay maafkan aku"ujar Arya serius menatap Kaynara


"Kenapa meminta maaf Ar"ujar Kaynara


"Aku harus meninggalkan mu maafkan aku"ujar Arya


"Kamu mau lanjut pendidikan aku akan menunggu mu mengulang setiap yg kita lakukan "ujar Kaynara

__ADS_1


"Aku tidak bisa awal nya kehidupan ku baik baik saja nyatanya tidak Kay aku tidak akan kembali maafkan aku kamu jika tidak mencintai ku jadi aku harap kamu bisa mencari pengganti ku "mata Arya berkaca-kaca


"Kenapa"ujar Kaynara


"Kita tidak bisa bersama"ujar Arya


"Kamu udah janji selalu mencintai ku kamu akan menemui ku lagi kan"ujar Kaynara


"Tidak Kay aku harus memenuhi tanggung jawab ku aku harus mencapai semua nya maaf aku tidak bisa "ujar Arya menatap Kaynara


"Dasar pembohong "triak Kaynara memukul dada Arya


"Apa yg kamu katakan selama nya akan bersama ku selama nya akan membahagiakan aku lalu ini apa kamu ingin pergi dan meninggalkan aku"ujar Kaynara


"Maaf aku benar tidak bisa"lirih Arya tidak berdaya melangkah pergi Kaynara mengejar Arya


"Jangan pergi"ujar Kaynara memeluk Arya dengan erat


"Kamu tidak bisa merebut dunia dan kehidupan ku kamu tidak bisa merenggut hidup ku"ujar Kaynara menangis


"Maafkan aku Kay aku benar tidak bisa maaf "Arya melepaskan pelukan Kaynara dan berlari pergi Kaynara hanya menangis


"Apa kamu tau aku mencintaimu Arya"triak Kaynara tapi Arya sudah tidak kelihatan lagi


"Aku juga sangat membenci mu kenapa kamu meninggalkan aku seperti ini kenapa "Kaynara berteriak menangis satu tahun Arya membahagiakan Kaynara yg memang sangat dia cintai tapi Arya sendiri meninggalkan Kaynara


Flashback end


"Pembohong "Kaynara berteriak mendorong Arya yg berada di atasnya tatapan penuh amarah


"Kak Kay tidak apa apa"ujar Arin mendekat


"Terimakasih menolong nya jika tidak ya ampun Kay kamu membuat aku akan di hajar oleh keluarga mu"ujar Nugi cemas


"Tidak apa aku baru sampai kemarin dan ingin jalan jalan karna di sini sumber kehidupan ku yg hanya tinggal kenangan "ujar Arya tersenyum


"Waduh tangan mu terluka "ujar Nugi melihat lengan Arya mengalir kan darah


"Tidak apa"ujar Arya


"Kak berikan sapu tangan mu untuk mengobati nya supaya tidak banyak mengeluarkan darah"ujar Arin pada Nugi


"Kak Kay kan punya ayo berikan kak kasihan"ujar Arin


"Aku"ujar Kaynara menunjuk dirinya


"Aku lebih baik melihat dia mati"ujar Kaynara tajam menatap Arin


"Ayo lah kak"Arin merebut tas Kaynara dan melihat sapu tangan Kaynara


"Maaf ya mas tangannya*Arin mengikat luka Arya dengan sapu tangan itu


"Terimakasih"ucap Arya


"Ohh ya aku melupakan stau hal karna aku tidak terbiasa berterima kasih jadi aku akan mengenal kan diri aku Kaynara A......."ucapan Kaynara terhenti Kaynara tidak bisa mengenal kan diri nya pada Arya


"Kaynara dan ini tunangan ku"ujar Kaynara memeluk lengan Nugi


"Tunangan"ujar arya menatap Kaynara


"Tentu saja apa keberatan mas Arya putra Santoso "ujar Kaynara penuh penekanan


"Tidak sama sekali aku doa kan bahagia selalu biarkan aku yg menderita karna aku pantas mendapatkan itu"ujar Arya melangkah pergi


"Semoga kamu mati suatu saat aku akan menghukum mu sehingga kamu tidak mampu bernafas"Kaynara berteriak menghadap danau itu sejenak Arya menoleh dan berlalu pergi


"Siapa yg kamu sumpah kan itu"ujar Nugi


"Ayo ahh pulang jadi malas"ujar Kaynara benar kesal


"Baru jug bentar"ujar Nugi


"Aku pulang sendiri aja"ujar Kaynara berjalan


"Kita pulang aja kak besok lagi kita ketemu di kampus "ujar Arin lalu mereka pergi


###


Kaynara melempar tas nya lalu masuk ke kamar mandi menyalahkan shower Kaynara berdiri di guyuran air itu Kaynara membayang kan saat saat bersama Arya begitu indah hidup nya


"Selama ini aku berjuang hidup apa kamu tau itu kamu bilang tidak akan kembali itu menghancurkan kehidupan ku aku harus memperbaiki hati meski aku hancur berkali kali tapi kenapa kamu kembali aku sangat membenci mu"Kaynara meninju dinding itu berkali kali menahan sakit di hati nya

__ADS_1


"Kay kamu sudah pulang"Nanda berteriak


"Iya ma"teriak Kaynara


"Cepat ya mama tunggu di sini"ujar Nanda, Kaynara bergegas mandi karna mama nya menunggu


"Ada apa ma"ujar Kaynara keluar dari kamar mandi


"Pakai dulu baju mu"ujar Nanda Kaynara segera memakai baju nya


"Sini anak mama"Nanda mendudukkan Kaynara di kasur lalu Nanda mengambil handuk kecil itu menggosok rambut Kaynara


"Bentar lagi anak mama akan nikah ingat satu hal ya Kay setiap apa pun kamu di mata mama kamu tetap lah anak anak"ujar Nanda tersenyum menciumi wajah anak gadisnya


"Apaan sih ma main nikah nikah"ujar Kaynara malas


"Betul dong yg mama bicara kan"ujar Nanda mengusap pipi Kaynara


"Iya tapi ma"Kaynara memegang tangan Nanda dia terdiam saat mengingat kejadian tadi siang tadi Arya sempat mengusap pipinya entah kenapa malah membuat Kaynara malu malu tersipu mengingat nya


"Ehh kenapa malah tersenyum seperti itu"ujar Nanda terkekeh


"Tidak ma tidak"Kaynara berdiri menuju cermin melihat pipi nya senyum malu malu


"Aghh kenapa kamu senyum seperti itu"Kaynara menepuk pipinya tapi dia salting malah tertawa geli pipinya merah


"Hei ada apa"ujar Nanda ikut senang melihat anak nya itu


"Apa Nugi mencium pipi mu kamu mulai menyukai Nugi ya"ujar Nanda tersenyum


"Nugi ahhh iya iya"ujar Kaynara tersenyum malu dia tidak dapat menyembunyikan senyum nya itu membuat Nanda tertawa geli


"Mama"Kaynara jadi kesal menarik tangan mama nya dan mengusir mama nya


"Kay kok kamu mengusir mama"teriak Nanda masih tertawa


"Aduh Kaynara aku tersenyum seperti ini sih malah hati ku bergetar tidak Kay kamu sudah memutuskan membenci nya tidak boleh seperti ini tidak atau hah kamu langsung aja nikah sama kak Nugi pria itu kan kamu benci kan ya ya"Kaynara berjalan menuju kasur lalu berbaring memejamkan matanya tapi yg terlintas malah wajah Arya yg semakin dewasa dan tampan senyum nya itu ahh Kaynara jadi kegirangan bertemu dengan Arya dia malah berguling tidak jelas menutup pipi nya merah karna tersipu


###


Karna semalam begadang jadi Kaynara bangun telat dia harus buru buru berangkat ke kampus nya karna telat mama nya juga tidak membangunkan kan karna ada meeting pagi juga terpaksa Kaynara harus pergi dengan sepeda


"Aduh benar telat aku"ujar Kaynara berlari menuju kelas nya


Brak


"Maaf aku telat "Kaynara ngos ngosan membuka pintu sedikit kasar menatap dosennya yg membuat Kaynara terkejut dosennya adalah Arya sampai Kaynara melotot kan mata nya sama hal dengan Arya dia kaget juga


"Apa pun itu siapa pun itu saya tetap disiplin yg utama"ujar Arya mendekati Kaynara


"Siapa nama mu"ujar Arya serius


"Kaynara"ketus Kaynara


"Keluar kamu harus bisa menghargai waktu setelah ini datang ke ruangan saya"ujar Arya


"Lagian kamu ini siapa sih"Kaynara mulai kesal


"Aku pak Arya dosen baru di sini"ujar Arya sedikit tersenyum tapi tipis


"Apaan ini"ujar Kaynara tidak terima


"Heh udah keluar sana"ujar yg lain Kaynara dengan kesal keluar kelas itu dia jadi telat


"Tenang semua kita lanjut lagi"ujar Arya menuju meja nya mulai menjelaskan


###


"Apa pak dosen akan menghukum ku"tanya Kaynara saat sampai di ruangan Arya


"Tidak aku hanya ingin mengingat kan jika kamu jangan telat lagi "ujar Arya berdiri dari duduknya lalu menyerah kan sapu tangan itu


"Terimakasih mengobati luka ku"ujar Arya


"Aku tidak peduli aku sudah bahagia jangan menganggu hidup ku"ujar Kaynara acuh


"Hah baik lah jika kamu sudah bahagia dan mendapat kan pendamping hidup tapi boleh kah aku meminta satu hal"ujar Arya


"Izinkan aku memeluk mu sebentar saja"ujar Arya serius Kaynara terdiam entah kenapa dia jadi gemetar dan Arya memeluk nya dengan hangat Kaynara rindu pelukan ini sampai terasa Kaynara tidak ingin melepaskan nya


"Terimakasih buat semua nya aku tidak akan menganggu mu"ujar Arya lalu kembali duduk Kaynara segera keluar dari ruangan itu

__ADS_1


__ADS_2