Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 24


__ADS_3

Nanda benar menyerah dengan Kalvin yg menurut Nanda tidak bisa dia takluk kan Nanda benar menyerah dia akan pokus saja dengan pekerjaan nya.Amel membawa gaun yg indah serta heels dan tas pesta untuk Nanda tapi Nanda hanya senyum senyum memfoto jam nya karna chatting sam Lin dan Dewi yg menunjukkan jam yg tadi mereka beli


"Apa mau menunggu ponsel itu saya hancur kan baru nona bergerak"kesal Amel melihat Nanda tidak mendengar kan nya


"Ibu Amel ini selalu menganggu kesenangan ku"kesal Nanda berdiri


"Cepat ganti baju ini"ucap Amel menyerah kan gaun itu lalu Nanda mengambil nya masuk ke kamar mandi tidak lama dia keluar


"Sialan dia semakin cantik dan anggun "batin Kalvin bengong menatap Nanda , Kalvin duduk di ujung kasur penasaran dengan penampilan Nanda


"Aghhh ibu Amel aku tidak mau pakai baju ini ribet banget"ucap Nanda sebal


"Pakai"ucap Amel tegas Nanda benar kesal


"Biar saya makeup "ucap Amel lalu Nanda duduk di meja rias Amel menyiapkan makeup nya serius merias wajah Nanda menyemprot beberapa makeup setelah 30 menit Nanda selesai karna Amel sudah biasa make over Landa dulu jadi Amel akan cepat merias wajah seseorang Nanda berbalik melihat tampilan Kalvin menjatuhkan ponselnya melihat Nanda begitu cantik dengan rambut yg di gerai dan bergelombang


"Pakai Heels ini"ucap Amel


"Bu Amel aku tidak terbiasa memakai nya jika aku jatuh bagaimana"ucap Nanda cemas


"Tidak akan saya yg akan mendampingi nona"ucap Amel


"Baik lah aku latihan sebentar ya menyamankan kaki ku"ucap Nanda berpegang di bahu Amel lalu memakai nya berhenti sedikit


"Gampang"ucap Nanda tersenyum


"Aku ambil kan tas nya dulu"ucap Amel menuju sofa Nanda berjalan pelan


"Ehhh"kaki Nanda terpeleset ke samping membuat Nanda oleng


Bugh


Nanda terpaku saat dia malah menindih Kalvin tidak sengaja menabrak kan tubuh nya ke Kalvin mata mereka bertemu Nanda mengcengkram bahu Kalvin karna gugupnya jarak mereka bahkan Kalvin bisa merasakan nafas Nanda yg di wajahnya cukup lama mereka bertatapan dan Amel sengaja membiarkan itu


"Kamu"ucap Kalvin serius


"menyakiti kaki ku"ucap Kalvin


"Ahh maaf"Nanda segera berdiri pipi nya merah dan salah tingkah Nanda melangkah keluar


"Ahh jantung ku mau copot"ucap Nanda menyentuh dadanya yg berdebar tidak karuan


"Ayo kita berangkat"ucap Amel ,Nanda menghembuskan nafas kasar dan melangkah, Kalvin keluar dari kamar melihat Nanda sudah sampai ke pintu keluar dan pergi


"Sial dia jadi secantik itu aku harus ikuti"ucap Kalvin mengambil kunci mobil nya segera pergi


"Selamat datang nona SKY"ucap Daren menyambut mengulur kan tangan Nanda tersenyum kecil


"Jangan aneh"ucap Nanda memeluk lengan Daren takut jatuh banyak wartawan yg mendekat Nanda dan Daren ya karna pesta itu di adakan pakai topeng jadi mereka tidak bisa mengenali Nanda


"Nona bagaimana dengan kesusksesan film nya"tanya nya


"Saya turut bangga dengan para pemain nya aktingnya bagus semua dan kerja keras mereka tidak luput dari kesuksesan film nya dan untuk semua terimakasih atas dukungan nya"ucap Nanda tersenyum lalu masuk ke dalam Amel juga ikut memberikan penjelasan


"Kamu sangat cantik malam ini"ucap Daren tersenyum


"Berhenti meledak ku"ucap Nanda sebal


"Ihh serius "kekeh Daren


"Karna telat ayo kita dansa ikut yg lain"ucap Daren


"Aku ngak bisa dansa"ucap Nanda


"Ikutin aku aja ayo lah"ucap Daren mengengam tangan Nanda mereka masuk ke tempat dansa mulai berdansa Daren memeluk pinggang Nanda mengengam tangan Nanda erat sedang kan Nanda hanya memegang bahu Daren mereka terus berdansa


"Terimakasih ya atas kerja keras mu proyek ku selesai dengan cepat"ucap Nanda tersenyum


"Bu bos aku di gaji seakan bu bos tidak ingin mengaji ku mengatakan itu"ucap Daren tersenyum


"Ya seperti gitu malas mengajak orang seperti mu"canda Nanda


"Boleh juga ngak di gaji"ucap Daren


"Bagus itu"ucap Nanda tersenyum


"Asal kamu mau jadi istri ku"ucap Daren tersenyum


"Ihhh Daren"ucap Nanda mencubit pinggang Daren


"Awww suka sekali mencubit ku tapi nggak papa cubitan cinta"kekeh Daren lalu dia melirik ibu Amel yg masih bicara dengan wartawan


"Nanda aku mau berbicara sesuatu pada mu"ucap Daren

__ADS_1


"Tapi apa pun yg aku kata kan nanti tidak merubah hubungan kita aku mau kamu berjanji "ucap Daren serius


"Iya aku janji"ucap Nanda tersenyum


"Aku punya kejutan untuk mu"ucap Daren tersenyum lalu mengajak Nanda ke lantai atas mereka menuju sebuah ruangan saat masuk Nanda terpaku ruangan itu sangat indah apa lagi di sinari oleh bulan membuat keindahan ruangan itu terpancar


"Bagus banget "ucap Nanda takjub Daren melepaskan topengnya lalu melepaskan topeng Nanda


"Nanda aku "ucap Daren mengengam kedua tangan Nanda lalu berlutut


"Mau kah kamu menjadi istriku"ucap Daren mencium kedua tangan Nanda


"Aku memang pria tidak baik tapi setelah pertemuan pertama kita aku menyadari jika cinta itu memang ada nya sejak pertemuan itu aku jatuh hati pada mu aku sangat mencintaimu jadi mau kah kamu menjadi istri ku Nanda"ucap Daren serius tentu Nanda kaget dengan pernyataan itu dia menganggap Daren seperti sahabat nya sendiri tidak lebih


"Daren"ucap Nanda menarik tangan nya


"Aku tidak bisa"ucap Nanda


"Kenapa"ucap Daren berdiri


"Aku sudah menikah berita mengenai ku dan Kalvin itu ada benar nya hanya saja kami merahasiakan nya maafkan aku Daren kamu pria baik tapi aku tidak bisa selain aku sudah menikah aku sangat mencintai Kalvin"ucap Nanda serius patah sudah hati Daren dengan kenyataan itu tapi dia sudah mencurahkan hati nya


"Apa kamu bahagia"ucap Daren serius


"Aku sangat bahagia meski cinta Kalvin pun tidak bisa aku miliki"ucap Nanda melangkah Daren segera mencegat nya


"Ehh tunggu"ucap Daren memeluk Nanda


"Kamu sudah janji tidak merubah hubungan kita"ucap Daren serius Nanda melepaskan pelukan itu


"Aku hanya menganggap mu sebagai sahabat maafkan aku Daren"ucap Nanda


"Iya aku akan berusaha mengerti tetap lah seperti ini Nanda tetap bersama mu bahu ku selalu lebar untuk air mata mu"ucap Daren serius


"Aku mohon "ucap Daren memelas


"Baik lah "ucap Nanda


"Sekarang cerita kan pada ku soal Kalvin "ucap Daren mengajak Nanda duduk lalu Nanda menceritakan


"Tidak apa meski aku hanya jadi senderan mu aku rela"ucap Daren tersenyum menyenderkan kepala Nanda di bahu nya


"Maaf aku tau apa yg kamu rasakan"ucap Nanda


"Kurang ajar"geram Kalvin yg melihat dari bawah karna Daren dan Nanda berada di atas gedung, Kalvin ingin masuk tapi di halangi beberapa bodyguard


"Maaf acara ini hanya untuk orang yg bersangkutan"ucap nya


"Sial"ucap Kalvin masuk mobil lalu pulang


"Ehh ibu Amel pasti nyariin aku"ucap Nanda baru sadar lalu berdiri


"Pelan pelan nanti kamu terjatuh"ucap Daren merangkul Nanda mereka turun Nanda dan Daren sepakat tetap menjalin hubungan sebagai sahabat Daren pun tidak apa asal dia bisa dekat dengan Nanda


"Dari mana saya menunggu lama"kesal Amel


"Kepo"ucap Nanda


"Ayo kita naik Daren kamu juga ikut"ucap Amel


"Ya Bu"ucap Daren mereka naik ke atas panggung segera memberikan sambutan pada keberhasilan film mereka


"Sial sial sial "umpat Kalvin masuk kamar nya dia jadi kesal melihat Nanda memeluk Daren


"Awas dia berani pacaran sedang kan aku dia hancurkan kencan buta nya"ucap Kalvin geram


###


Acara semalam berjalan lancar setelah memberi sambutan Nanda pulang karna besok dia harus kerja takut telat apa lagi Nanda tidak terbiasa oleh pesta malam jadi setelah itu Nanda pulang


Pagi ini Nanda tetap diam irit bicara bahkan dia mengacuhkan Kalvin yg memang Kalvin pun masih kesal dengan Nanda malah memiliki hubungan dengan pria lain sedang kan Kalvin di ganggu oleh Nanda jika berkencan


"Lho Momy mau kemana"tanya Nanda saat turun ada koper Landa


"Nanda momy kan agak lama di sini lagian Momy perhatikan Daniah dan Kalvin udah naik memperlakukan mu jadi Momy mau pulang ke rumah "ucap Landa


"Jika itu keputusan momy ya udah aku akan jaga diri di sini"ucap Nanda tersenyum


"Ya harus sayang "ucap Landa mengecup kepala Nanda


"Ibu Amel antar aja momy nanti aku bisa berangkat sendiri"ucap Nanda


"Tapi nona"ucap Amel

__ADS_1


"Biar aku yang antar sekalian berangkat kerja"ucap Kalvin melirik jam di pergerakan tangan nya


"Ya udah Kalvin jaga baik ya Nanda nya awas kamu jangan ulangi lagi kesalahan mu yg lalu"ucap Landa


"Iya"ucap Kalvin singkat lalu Nanda mengantar Landa ke mobil


"Ma aku berangkat"ucap Kalvin pamit pergi


"Ayo berangkat"ucap Kalvin masuk mobil Nanda berjalan gontai menuju mobil lalu masuk


"Kenapa kamu tidak membuat kan aku makan siang"ucap Kalvin datar Nanda mengakat satu alis nya


"Lupakan saja"ucap Kalvin melaju kan mobil nya


"Kamu jangan berani untuk selingkuh ya"ucap Kalvin datar dengan pokus di jalanan


"Di jawab kenapa diam"geram Kalvin


"Yang minta jangan di kejar itu siapa kamu jadi buat apa aku buat kan kamu makan siang dan selingkuh siapa yg selingkuh kamu yg ingin cari wanita lain yg jadi istri mu"ucap Nanda sebal


"Jangan kamu pikir aku tidak tau apa yg kamu lakukan semalam aku lihat kamu memeluk pria itu"geram Kalvin


"Memeluk pria"ucap Nanda heran menatap Kalvin lalu dia ingat dengan Daren


"Ohh dia Daren teman ku"ucap Nanda baru mengingat


"Alah teman apaan jelas jelasan kalian pelukan "ucap Kalvin


"Apa itu bentuk kecemburuan "ucap Nanda


"Tidak sama sekali aku kesal kamu bisa punya pacar sedangkan aku"ucap Kalvin


"Siapa yg punya pacar dia hanya teman ku"ucap Nanda


"Turun sana"ucap Kalvin menghentikan mobilnya


"Apa kamu memang pria tidak bertanggung jawab menurunkan aku"ucap Nanda geram


"Turun sudah sampai"ucap Kalvin kesal Nanda menoleh dan benar sudah ada di depan perusahaan Nanda segera keluar dari mobil dan Kalvin pergi


"Nona saya bantu"ucap nya mengambil tas Nanda pria berjas hitam itu mengikuti Nanda


"Kamu siapa"tanya Nanda


"Saya bodyguard kepercayaan ibu Amel nona saya juga kepala keamanan untuk keluarga nyonya Landa"jelas nya mengikuti Nanda


"Silahkan masuk nona"ucap nya membuka kan pintu buat Nanda segera Nanda masuk ruangan nya


"Pagi nona Nanda"ucap tuan Dani menjabat tangan Nanda bersama Dandi ada juga Daren


"Pagi tuan"ucap Nanda tersenyum


"Wah kami terkejut dengan keuntungan yg kami dapatkan "ucap tuan Dani tersenyum


"Terimakasih tuan tuan atas dukungan nya itu juga tidak luput dari kesuksesan Daren ohh ya tuan dengan ketenaran Daren bisa kok menjadi kan Daren bintang model biar bisa promo kan produk kalian"ucap Nanda


"Iya kami sudah bertanya tadi "ucap nya


"Ohh ya nona soal tuan Hakim dia terus menemui kami biar kami bisa bergabung dengan perusahaan nya apa nona berniat membuat cabang baru"tanya tuan Dani


"Tidak sama sekali mungkin dia berusaha menyaingi perusahaan saya"ucap Nanda


"Baik nona terimakasih atas kerja sama nya"ucap nya menjabat tangan Nanda lalu berlalu pergi


"Tuan Kalvin sangat beruntung memiliki mu"ucap Daren tersenyum Nanda mendongak menatap Daren


"Kenapa"ucap Nanda menatap Daren


"Beruntung aja seandainya aku lebih dulu menemukan mu ahh mungkin sudah menikahi mu"kekeh Daren tersenyum


"Daren aku tidak mungkin melepaskan Kalvin percaya ada banyak orang jauh lebih baik dari aku"ucap Nanda


"Semoga bertemu"ucap Daren


"Aku harus balik nih ada beberapa job untuk ku aku mau lihat dulu"ucap Daren


"Semangat"ucap Nanda tersenyum Daren hanya tersenyum kecil dan berlalu Nanda duduk kembali ke kursi nya


"Siapa nama mu"ucap Nanda pada bodyguard itu


"Aron nona"ucap nya


"Saya mau minta informasi mengenai apa yg terjadi dengan kak Hakim soal menemui beberapa klien saya apa kamu bisa tapi saya minta jangan sampai ibu Amel tau akan hal ini"ucap Nanda

__ADS_1


"Baik nona saya akan mencari informasi nya"ucap nya lalu berlalu Pergi Nanda harus tau apa tujuan Hakim menemui klien nya jangan sampai Nanda kalah dalam melangkah yg ada Hakim akan benar menguasai perusahaan biar gimana pun Hakim bekerja sangat lama di perusahaan itu inti perusahaan nya tentu Hakim tau jadi Nanda tidak ingin ketinggalan informasi


__ADS_2