Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 128


__ADS_3

"Tidak ada yg mengenal Kaynara melebihi kamu Arya ya meski aku sedikit tidak menyukai Kaynara tapi aku rasa Kaynara bukan wanita seperti itu rendah harga diri nya Kaynara itu wanita berpendidikan dan terhormat ya meski dia bar bar"ujar Bimo


"Kaynara itu memiliki nama baik yg besar dia tidak sebodoh itu melakukan hal menjijikan itu berselingkuh oke jika mereka memiliki hubungan di belakang mu tapi aku rasa Kaynara bukan tipe wanita murahan yg akan menjalin hubungan terlarang bersama pria lain bahkan melewati batas"ucap Bimo


"Ya kamu benar meski Kaynara tidak mencintai ku selama ini dia tidak pernah menjalin hubungan dengan pria lain aku hanya cemburu dan emosi dengan ucapan pak Halim kemarin aku yakin dia kecewa atas ucapan ku"ujar Arya menghembus kan nafas nya dengan kasar


"Kenapa bisa aku tidak mempercayai nya pikiran ku benar kabut saat itu rasa cemburu menguasai hati ku aku akan meminta maaf pada nya karna melakukan kesalahan setidaknya aku masih memiliki cinta meski semua hancur agar aku ada alasan untuk bertahan"ucap Arya menyesal atas apa yg dia lakukan pada Kaynara


"Bagus itu aku pun senang jika kamu mulai merasa tenang"ucap Bimo tersenyum menepuk pundak Arya memberi semangat


"Aku menjadi yakin kembali pada Kaynara"ujar Arya tersenyum tipis


"Itu baru teman ku"ujar Bimo terkekeh


Dret dret


"Tante Lin menelpon"ucap Arya melihat ponsel nya ada telepon dari Lin


"Di angkat lah tunggu apa lagi"ujar Bimo


"Ya hallo tan"ujar Arya


"Arya apa Kaynara bersama mu"tanya Lin


"Tidak tan tadi pagi sekali aku ada pekerjaan dan aku meninggalkan Kaynara di Apartemen"ujar Arya


"Kemana dia tadi dia sudah datang ke kantor pusat tante menelpon ada masalah dan dia ngak ada ada di kantor pusat"ujar Lin


"Masalah apa tan"ujar Arya serius


"Masalah soal Kaynara menyerahkan semua hak nya pada Hakim Kasim saudara tiri mama Nanda"ucap Lin


"Apa, Kaynara tidak mungkin ceroboh lalu di mana dia"ucap Arya berdiri


"Tante ngak tau coba kamu cari dulu tante ingin menghubungi papa Kalvin "ujar Lin


"Iya tan"Arya memutuskan sambungan teleponnya lalu berusaha menelpon Kaynara tapi tidak kunjung di angkat


"Ayo kita cari Kaynara"Arya segera lari Bimo pun mengikuti


Nanda yg mengetahui jika Kaynara menyerahkan perusahaan langsung memecat Kaynara sebagai CEO SKY Entertainment agar akses nya terhenti dan Nanda menjelaskan jika Kaynara bukan lah ahli waris saat penyerahan itu yg terjadi Nanda hanya memperkerjakan Kaynara di perusahaan itu bahkan itu di setujui oleh pengacara keluarga karna Lin sudah ada firasat tapi masalah nya bukan soal tanda tangan Kaynara kenapa ada di pernyataan itu pertanyaan nya kemana Kaynara


"Aku tidak menemukan Kaynara"ujar Arya masuk bersama Bimo


"Apa kalian bertengkar Arya kenapa bisa Kaynara hilang seperti ini"ujar Kalvin serius


"Aku sedikit bertengkar pa"ucap Arya


"Jika Kaynara sampai terluka kamu yg akan bertanggung jawab"ucap Kalvin tajam


"Pa jangan limpah kan semua kesalahan pada Arya kita belum tau betul apa yg terjadi jika hilang nya Kaynara di sebabkan oleh kak Hakim bagaimana "ucap Nanda


"Gavin apa kamu sudah menghubungi Nugi"tanya Kalvin


"Ya pa sudah dan Nugi mengajak bertemu untuk melihat apa benar Kaynara berada di tempat itu"ujar Gavin


"Ya sudah kita langsung ke sana bila perlu matikan orang yg berusaha mengusik kehidupan kita"ucap Kalvin


"Sayang kamu sama mama dulu ya aku bantuin papa dan Arya cari Kaynara"ujar Gavin


"Iya mas hati hati"Erin memeluk Gavin


"Ayo kita berangkat"ucap Kalvin mereka segera pergi dengan Kalvin bersama Gavin dan Arya bersama Bimo


###


"Gavin kamu yakin di sini"ucap Kalvin ragu saat mereka sampai malah di hotel


"Nah itu Nugi pa"ucap Gavin melihat Nugi lari kecil mendekati mereka


"Nugi kamu tidak salah di sini tempat nya"ucap Kalvin


"Iya om aku udah lacak lokasi Kaynara dan di salah satu kamar hotel ini karna ini bukan hotel keluarga kita jadi aku sendiri susah melihat akses dan aku melacak rekaman cctv dan aku melihat ada Kaynara bersama seseorang masuk di salah satu kamar hotel ini aku juga udah mendapatkan nomor kamar nya tapi aku tidak berani mendobrak nya"jelas Nugi


"Ayo kita ke sana"ujar Kalvin buru buru termasuk Arya


"Apa yg Kaynara lakukan di sini apa dia akan bunuh diri tidak itu bukan Kaynara"batin Arya dia segera mengikuti Kalvin


"Ini om"ucap Nugi saat mereka sampai di depan kamar

__ADS_1


"langsung saja"ucap Kalvin menendang pintu itu beberapa kali sampai benar terbuka


"Kay...... ucapan Kalvin terhenti termasuk yg lain hanya membeku saat melihat Kaynara yg berada di bawah selimut dan pakaian mereka berserakan termasuk Arya hanya mampu membeku saat melihat Halim berada satu selimut dengan Kaynara yg terlelap


"Apa yg kamu lakukan"Gavin menarik Halim sampai Halim terjatuh dari kasur Halim hanya mengunakan boxer nya


"Santai santai"ujar Halim tersenyum puas menatap Arya yg hanya mengepalkan tangannya


"Baru saja menyakinkan Arya jika begini mah kusut masalah nya "gumam Bimo dia juga ikut tersulut emosi melihat kedua nya tapi Bimo tenang karna Arya hanya diam entah syok atau memang tidak berdaya


"Apa yg kamu lakukan pada anak saya siapa kamu"ujar Kalvin marah


"Kay Kay"Gavin menepuk pipi Kaynara dengan keras


"Aww sakit"lirih Kaynara membuka matanya menyentuh pipinya lalu Kaynara kaget saat melihat ada banyak orang


"Bagaimana sayang nikmat"ucap Halim merangkul Kaynara


"Heh menjauh"ujar Gavin mendorong Halim lagi


"A...apa yg terjadi"Kaynara mengerat kan selimut nya


"Om maafkan kami harus melakukan ini kami saling mencintai"ucap Halim memelas pada Kalvin


"Kata kan apa yg terjadi"ucap Kalvin sudah ingin menonjok Halim


"Kami khilaf om sehingga melakukan nya kami melakukan suka sama suka"ucap Halim mengejek


"Apa yg kamu katakan "ucap Kaynara dia ingin bangkit tapi merasakan tubuh nya polos mengurung kan niat nya Arya spontan membalikkan badannya


"A...Arya"panggil Kaynara menatap Arya


"Sayang jangan merasa bersalah seperti itu Arya lebih senang kamu bahagia"ujar Halim mendekat


"Menjauh"Kaynara mendorong Halim


"Ngak usah bersandiwara aku udah kasih tau semua pada Arya soal hubungan kita"ujar Halim


"Kamu harus di hakimi "Kalvin memegang tangan Kaynara ingin menarik Kaynara tapi melihat punggung Kaynara yg polos mengentikan gerakan Kalvin


"Om aku akan bertanggung jawab"ucap Halim serius


"Katakan kebenaran nya jawab"bentak Arya marah


"Arya kamu bukan pria bodoh tidak mengerti apa yg kami lakukan kami melakukan suka sama suka"ujar Halim


"Heh katakan atau kami benar menghajar mu"Bimo ikutan ingin menonjok Halim sedangkan Kalvin memunguti baju anak nya menyerah kan pada Kaynara hati nya pilu melihat itu


"Nugi bawa pria itu ke gudang kosong "ucap Kalvin datar


"Iya om"ucap Nugi


"Heh lepaskan aku kalian tidak tau aku siapa"ucap Halim


"Diam"ucap Nugi memukul tengkuk Halim sampai pingsan dan menyeret Halim pergi


"Ayo pulang"ucap Kalvin menahan amarahnya saat mereka keluar banyak sekali pengunjung menyorot mereka Kaynara hanya tertunduk tidak tau harus melakukan apa


"Mau apa kamu itu suami mu naik mobil itu kita ketemu di rumah"ucap Kalvin saat mereka berada di parkiran Kaynara dengan patuh berjalan mendekati Arya yg sudah masuk mobil


"Masuk lah"Bimo membuka kan pintu Kaynara segera masuk Bimo melaju kan mobil nya tidak ada yg bicara karna tidak tau apa yg di bicara kan sampai mereka tiba di rumah


"Kay kamu baik baik saja"ucap Nanda cemas


"Menjijikan"Kalvin baru bereaksi menarik Kaynara dan menampar Kaynara dengan keras


Plak


Kaynara sampai tersungkur merasakan sudut bibir nya berdarah sedangkan semua hanya mampu terpaku


"Apa yg papa lakukan"ucap Nanda kaget


"Anak kamu sudah berani nya menodai harga diri keluarga ini dia berani nya menginjak harga diri suami nya anak kamu sudah berani tidur dengan pria lain"triak Kalvin murka dia berlutut mencengkram dagu Kaynara dengan keras


"Papa aku aku tidak tau"Kaynara memegang tangan Kalvin yg terasa mematahkan tulang dagu nya


"Apa yg kamu inginkan Kay"bentak Kalvin marah lalu berdiri Kalvin berjalan menuju lemari mengambil snapan dan mengisi peluru mengarah kan di kepala Kaynara


"Pa pa hentikan dulu"ujar Arya menghadang Kaynara memeluk punggung Arya itu kali pertama dia merasakan ketakutan akan kemarahan papa nya

__ADS_1


"Minggir kamu Arya masih mau kamu melindungi wanita menjijikkan ini"ujar Kalvin


"Pa setidaknya kita dengar kan dulu penjelasan Kaynara"ucap Arya


"Ya ampun bodoh sekali pria ini kamu buta tidak lihat apa yg terjadi"ucap Kalvin mencemooh Arya


"Kay katakan sama mama apa yg terjadi"ucap Nanda memegang bahu Kaynara


"Mama aku tidak mengerti saat tante Lin mengatakan permasalahan perusahaan ada pak Halim datang mendengar kan percakapan aku dan tante Lin lalu dia mengatakan tau di mana Hakim Kasim berada aku mengikuti nya yg ternyata di hotel saat di kamar itu aku pingsan sungguh ma aku tidak pernah mengkhianati Arya aku tidak mengerti apa yg di katakan oleh pak Halim tadi"jelas Kaynara menangis sesegukan


"Ohh membuat alasan begitu setelah kamu menikmati apa yg di lakukan pria itu kamu ingin menyangkal "ucap Kalvin


"Pa pa siapa tau Kaynara memang di jebak"ucap Arya


"Oke di jebak lalu siapa yg tau Halim melakukan apa di kamar itu kamu tidak tau Kaynara pokus di selimut Arya"ucap Kalvin datar membuat Arya terdiam


"Biar lah dia mati papa akan menghukum nya"ucap Kalvin memegang tangan Kaynara dengan cepat Arya memegang tangan Kalvin


"Pa aku suami nya Kaynara tanggung jawab ku biarkan aku yg memberi nya pelajaran dan hukuman atas apa yg terjadi"ucap Arya lirih hati nya hancur berkeping-keping Kaynara menatap Arya yg memang mata itu merah penuh kekecewaan dan marah


"Bodoh suami bodoh seperti mu mending mati"Kalvin emosi memukul kan snapan itu ke tubuh Arya dan ingin memukul nya lagi dengan cepat Bimo menahan


"Ahh tidak om anak om yg salah kenapa memukul Arya"ucap Bimo


"Karna Arya terlalu bodoh"triak Kalvin benar murka Bimo tetap memegang snapan itu


"Om aku punya solusi masalah ini apa Kaynara bersalah atau tidak"ucap Bimo


"Maksud mu"ucap Arya


"Kamu kan"ucap Bimo menggantung kan ucapan nya menatap Arya melirik Kaynara


"Apa"Arya memang binggun apa ingin Bimo katakan


"Katakan dengan jelas"ucap Kalvin


"Gini om adik saya seorang dokter nah jadi saya sering kali menemani nya mengerjakan pekerjaan dan apa ha nama nya inti nya antara dinding rahim dan vag**** wanita itu mempunyai selaput apa ya pokoknya gitu deh"ujar Bimo


"Kamu"ucap Kalvin mengerti yg di maksud Bimo tentu karna Kalvin sudah sangat marah akan hal itu


"Kita buktikan saja dengan Arya meniduri Kaynara secara kan selama mereka menikah Arya tidak pernah menyentuh Kaynara nah kita lihat nanti apa yg terjadi"jelas Bimo


"Ta....tapi"Arya terbata


"Apa benar Arya selama kamu menikah dengan Kaynara tidak menyentuh nya sama sekali "tanya Kalvin


"Pa udah"ucap Nanda


"Iya pa"ucap Arya pelan


Bugh


"Kamu pantas mendapatkan istri ternodai atas apa yg kamu lakukan selama ini "Kalvin memukul wajah Arya membuat Arya kesakitan Kalvin mengcengkram baju Arya dengan kuat


"Kamu kira anak saya kotor tidak melakukan itu atau kamu jijik atau kamu sudah tau hubungan ini"ujar Kalvin tajam


"Kok masih di pukul"ujar Bimo


"Jawab"ucap Kalvin mengayun kan tinju nya Kaynara memeluk Arya dengan kuat


"Papa jangan pukul Arya lagi aku mohon"ucap Kaynara berbalik memeluk kaki papa nya


"Mama ajak Kaynara ke kamar"ucap Kalvin


"Tidak pa jangan papa jangan sakiti Arya aku aku akan mengikuti semua perkataan papa apa aja"mohon Kaynara


"Ayo Kay nanti biar Gavin melindungi Arya jika ingin di bunuh papa mu"Nanda menarik tangan Kaynara yg enggan melepaskan pandangan nya dari Arya


"Pa udah kita selesaikan masalah ini"ucap Gavin


"Papa harus gimana"Kalvin mengusap wajahnya kasar semua terdiam dengan pemikiran masing masing sampai 15 menit


"Kamu lakukan Arya"ucap Kalvin menatap Arya


"Pa aku tetap akan menerima Kaynara apa pun dia meski dia sudah berhubungan badan dengan pria itu aku tetap menerima nya dan menerima anak nya kelak"ucap Arya


"Kamu jangan bodoh Arya Kaynara hak nya kamu papa tidak mau tau kamu lakukan agar kita tau kebenaran nya papa ingin kebenaran nya agar bisa memberi nya pelajaran orang yg berani menghancurkan kehidupan kita jika kamu tidak ingin melakukan nya papa menyuruh Bimo melakukan nya"tajam Kalvin


"Aku akan melakukan nya"ucap Arya cepat dan melangkah

__ADS_1


"Aku mau menerima Kaynara tapi masak iya aku harus menyentuh bekas bajingan gila itu meski Kaynara di miliki nya tapi Kaynara milik ku tapi benar apa kata papa kebenaran nya harus terungkap jika Kaynara dan Bajingan gila itu tidak melakukan nya maka aku akan memberi pelajaran bajingan gila itu tapi jika memang terjadi aku tetap akan menerima Kaynara"batin Arya dengan berjalan menuju kamar Kayanan


__ADS_2