Perjalanan Cinta

Perjalanan Cinta
Draft 43


__ADS_3

Nanda mengatur nafasnya menatap Kalvin raut wajah Kalvin terlihat lega Kalvin juga mengatur nafasnya berbaring di sebelah Nanda lalu Kalvin berbaring memeluk Nanda dengan mesranya Nanda tersenyum malu menutupi tubuh mereka Kalvin paling pandai membuat nya malu dan tersipu


"Huh lega nya seakan beban ku menghilang"ucap Kalvin mencium kening Nanda


"Kamu capek kan tidur lah"ucap Nanda mengelus rambut Kalvin dengan lembut membuat Kalvin benar merasa nyaman sampai terlelap,Nanda mengibaskan selimut sebentar melihat ada bekas mereka bercinta tadi Nanda memakai baju kemeja Kalvin lalu membersihkan bekas itu karna Kalvin masih tertidur juga Nanda tidak mau menganggu waktu istirahat Kalvin


"Kalvin sama Nanda mana belum sarapan"ucap Landa memakan roti selai itu


"Jika hari libur mah biasa Kalvin"ucap Daniah santai lalu mereka menatap Nanda yg turun dari tangga


"Kalvin ngak ikut sayang"ucap Landa menyerah kan roti tawar itu pada Nanda


"Kalvin masih tidur mom"ucap Nanda tersenyum memoleskan selai di rotinya


"Ahh masak"ucap Daniah tersenyum menggoda


"Bagaimana Nanda rasanya"ucap Daniah menurun naik kan alis nya


"Rasa apa ma"ucap Nanda binggun


"Rasa"ucap Landa mengelus leher Nanda yg bercak merah membuat Nanda tersipu malu


"Ayo bagaimana rasanya kamu mulai paham"goda Daniah


"Aahh gimana aku mau jelas kan nanti jika mama sama Mony pingin bagaimana kan kalian udah lama ngak rasain"ucap Nanda cekikikan


"kurang ajar bocah ini mengejek kita dua"ucap Daniah membuat Landa tertawa geli


"Tapi sepertinya hanya kita Daniah yg tidak akan merasakan nya"ucap Amel melirik Landa


"Memang nya kenapa dengan ku"ucap Landa


"Karna kamu akan segera menikah dengan Jo"ucap Daniah cekikikan


"Ck kayak nya ngak deh dia acuh pada aku seperti nya memang dia mau melamar mu"ucap Landa


"Hei kamu udah tua bukan ABG lagi masak iya cemburu dengan sahabat sendiri"ucap Daniah tertawa geli melihat Landa seperti anak ABG saja


"Ehh tapi enakan Jo apa Kasim nih"goda Amel


"Jo sih ehh tidak tidak"ucap Landa keceplosan membuat Daniah dan Amel tertawa geli Nanda masih mencerna obrolan mereka


"Tidak maksud ku bukan seperti itu"ucap Landa cepat


"Aku heran kenapa Jo bisa berada di jalan 5T sedangkan apartemen nya berada di jalan Z"ucap Landa


"Momy ngak tau jika om Jo akan membuat proyek di jalan 5T"ucap Nanda


"Proyek apaan momy aja ngak tau dia ada proyek"ucap Landa


"Iya beberapa hari yg lalu aku menemani Kalvin meeting sama Om Jo yg mana om Jo akan menjalankan proyek di sana karna apartemennya jauh jadi om Jo memilih tinggal di daerah sana biar lebih gampang memantau proyek nya nanti"jelas Nanda


"Benar kan kali ini kamu emang di takdir kan dengan Jo"ucap Daniah


"Memang nya ada apa sih"ucap Nanda penasaran


"Momy kamu membuat tantangan pada takdir jika dia ketemu sama Jo dia akan menerima lamaran itu tapi dia tidak memberi tau siapa siapa di mana dia berada ehh ketemu benaran sama Jo"ucap Daniah tertawa


"Paling ini rencana kamu kan menyuruh Kalvin menyerah kan proyek itu"ucap Landa


"Enak aja sejak Kalvin lulus kuliah aku mah ogah mengurus perusahaan pusing aku"ucap Daniah


"Paling Amel ngaku aja"ucap Landa


"Duh dia kira mulut ku ini ember dengan Nanda saja aku ngak memberi tau keberadaan mu"ucap Amel


"Udah kalian itu memang udah waktu nya di takdir kan bersama"ucap Daniah tertawa


"Berhenti menggoda ku"kesal Landa


"Aduh kesal sendiri dia"ucap Amel


"Kita jalan aja yuk bagaimana "ucap Daniah


" Kita ke salon aja sekalian belanja "ucap Daniah lagi


"Kami ikut saja"ucap Landa


###

__ADS_1


Nanda siap siap karna di ajak orang tua nya jalan jalan menikmati hari libur karna memang Nanda sudah lama tidak menikmati hari libur nya,Nanda mendekati Kalvin yg masih terlelap dia baru ingat belum izin dengan Kalvin


"Kalvin Kalvin"ucap Nanda menggoyang kan tubuh Kalvin


"Eghmm kenapa aku masih ngantuk"ucap Kalvin malas bangun


"Aku di ajak mama dan Momy untuk jalan nanti kamu sarapan sendiri saja"ucap Nanda


"Kemana"ucap Kalvin menatap Nanda


"Ngak tau mama kata nya mau ajak nyalon dan belanja gitu"ucap Nanda


"Ya udah"ucap Kalvin tersenyum memeluk punggung Nanda dengan memicingkan bibir nya


"Cium"ucap Kalvin manja membuat Nanda tersenyum malu


"Malu"ucap Nanda


"Jika ngak mau"ucap Kalvin nakal


"Iss sebel kamu ini cabul banget sih"ucap Nanda ingin mencium sekilas bibir Kalvin tapi Kalvin menahan tengkuk Nanda membuat Nanda melotot kan mata nya Kalvin memperdalam ciuman mereka Nanda jadi membalas dia berbaring di atas tubuh Kalvin membalas ciuman itu yg semakin lama semakin menuntut lebih


"Jangan lirik pria lain"ucap Kalvin mengusap bibir Nanda yg basah Nanda mengatur nafas memeluk Kalvin


"Ighh sebel habis lipstik ku"ucap Nanda beranjak menuju meja rias memoleskan lipstik nya lagi


"Aku berangkat"ucap Nanda meraih tas nya lalu pergi


"Tidur lagi"ucap Kalvin memeluk guling kembali memejam mata nya karna masih mengantuk


###


"Nanda apa kamu pernah nyalon seperti ini"ucap Daniah saat ketiga nya di rawat dengan baik sedangkan Amel hanya menonton karna memang dia tidak suka seperti itu


"Jika sampai pipi di urut seperti ini belum sih ma paling perawatan biasa pernah dulu Lin dan Dewi mengajak ku"ucap Nanda


"Setiap hari juga ngak apa kamu lakukan Nanda sekarang kan selain anak SKY kamu adalah istri milyader"kekeh Landa


"Aku juga sibuk Mom ngak sempat menghabiskan waktu seperti ini mau nya menghabiskan waktu bersama suami tapi gitu deh suami pun butuh istirahat karna sibuk nya ya begitu lah resiko menjadi istri milyader aku rela berbagi sama pekerjaan dari pada berbagi pada wanita lain"ucap Nanda


"Jika Kalvin berani mama akan menjadi panglima perang nya "ucap Daniah tertawa geli


###


"Ngak enak tanpa Nanda"gumam Kalvin bukan nya menuju dapur Kalvin malah masuk mobil mencari keberadaan Nanda


"Dia bilang tadi makan di restoran ini"gumam Kalvin keluar dari mobil tadi dia menelpon Nanda bertanya di mana tapi tidak mengatakan jika akan menjenguk nya,dari jauh Kalvin menatap Nanda yg lagi makan bersama mama dan mertua nya ada juga Amel di sana


"Nanda ada Kalvin "senggol Daniah menunjuk Kalvin membuat Nanda menoleh kaget dengan kehadiran Kalvin


"Kalvin kamu ngapain nyusul "ucap Nanda


"Aku sangat lapar "ucap Kalvin duduk di samping Nanda


"Ya terus makan sana ada pembantu di rumah"ucap Nanda


"Ngak enak ngak ada kamu masak kamu mau aku makan di temeni pembantu"ucap Kalvin memeluk pinggang Nanda meletakkan dagu nya di bahu Nanda


"Kalvin apaan kamu ini aku malu"ucap Nanda risih


"Aku mau makan lapar"ucap Kalvin cemberut


"Nanda kamu makan aja sama Kalvin ya kami mau pulang sekalian kalian bayar "ucap Landa beranjak dan pergi bersama Daniah dan Amel


"Kalvin gangguin aku aja sih"ucap Nanda cemberut


"Lagian kamu ngapain kumpul sama para ibu ibu yg ngak punya suami nanti mereka mengira kamu anak gadis mereka"ucap Kalvin


"Kami tadi ke salon setelah itu belanja lapar jadi makan bukan nya nongkrong"ucap Landa


"Apa lah itu layani aku makan biar mereka tau jika kamu punya suami"ucap Kalvin kesal Nanda cemberut di buat Kalvin dia segera memesan satu porsi makan lagi dan menyuruh pelayan menyingkirkan makanan sisa mereka tadi


"Salah kamu sendiri tadi tidur"ucap Nanda menikmati makan nya


"Ya karna aku nungguin kamu yg ngak balik ke kamar aku ngak bisa tidur tanpa kamu"ucap Kalvin menyantap makanannya


"Ya ampun aku baru menyadari jika Kalvin tidak mau mengalah "batin Nanda menatap Kalvin


"Setelah makan kita langsung balik aja"ucap Nanda

__ADS_1


"Kenapa malu jalan sama aku bukan nya habiskan waktu berdua mau langsung pulang"ucap Kalvin


"Terserah kamu lah aku jadi serba salah"ucap Nanda menahan emosi karna Kalvin bertingkah seperti itu


Karna kesal seakan Nanda malu jalan bersama nya jadi Kalvin tetap mengajak Nanda jalan jalan menghabiskan waktu di luar lihat saja yg Kalvin lakukan lagi lagi membuat Nanda selain risih di lihat orang karna Kalvin terus menciuminya Nanda juga malu jika melakukan kemesraan di tempat umum biar gimanapun Nanda tidak terbiasa akan hal itu tapi Kalvin melakukan itu seperti menunjuk kan jika Nanda milik nya


"Kalvin udah dong malu di lihatin orang"ucap Nanda menatap Kalvin yg ada di bawa nya karna mereka berbaring di bangku tiduran pantai


"Kenapa sih dari tadi malu terus bersama ku benar malu jalan bersama ku"kesal Kalvin


"Konsep malu nya beda Kalvin lihat semua orang liatin kita terus atas apa yg kamu lakukan pada ku kamu mau aku jadi tontonan semua orang "ucap Nanda melirik semua mata tertuju pada nya


"Sudah lah kamu memang malu jalan bersama ku jadi jengkel aku kamu pulang sendiri saja"kesal Kalvin berdiri dan pergi


"Kekanakan juga Kalvin "gumam Nanda berdiri lalu menuju ayunan yg di ikat di kedua sisi pohon Nanda berbaring di sana dengan kaca mata memejamkan matanya berusaha menenangkan pikirannya


"Wih bisa nyantai juga kamu"ucap nya membuat Nanda duduk di atas ayunan itu menurunkan kaca matanya


"Aji dan Ayu"ucap Nanda tersenyum tipis


"Mana tuh suami kaya mu itu"ucap Aji tersenyum Nanda mengenakan kacamata nya lagi menyilang kan kaki nya


"Kenapa bertanya"ucap Nanda santai


"Aku heran deh kok bisa tuan Kalvin nikah sama cewek kayak Nanda ini"ucap Ayu sinis


"Kamu tidak tau jika aku tidak lah polos lagi menatap nya membuat pikiran ku nakal aku menggoda nya saat dia menolak ku aku berikan dia godaan maut agar dia tidak bisa melupakan ku sayang nya dia langsung menikahi ku jadi ngak bisa deh morotin harta nya"ucap Nanda


"Hhmm kayak nya Aji cinta mati deh sama aku kok kalian langgeng pacaran nya ngak mau nikah opss jangan jangan Aji juga memanfaatkan mu dia kan suka memanfaatkan orang abis manis pas di buang"ucap Nanda cekikikan


"Kamu"geram Ayu


"Jangan kamu kira aku takut ya walau kamu itu nona SKY aku pun bisa menyuruh Aji menghasut tuan Kalvin "ucap Ayu geram


"Ya benar itu aku adalah orang kepercayaan nya"ucap Aji bangga Nanda hanya tertawa geli


"Kamu tidak paham betul ya jika aku berkata tuan Kalvin bisa berlutut di depan ku apa lagi jika aku sudah merayu nya"ucap Nanda jengkel


"Ngomong ngomong kamu semakin cantik ya Nanda"ucap Aji kali ini tatapan Aji beda lagi Nanda hanya tertawa


"Terimakasih atas pujiannya tapi aku tidak mau ngurusi sampah terlalu jijik jadi sedikit jauh "ucap Nanda dengan wajah jijik


"Apa maksudmu"ucap Aji kesal


"Opss aku kurang jaga ucapan ya sayang sekali aku terlalu jujur "ucap Nanda


"Lagian kalian ngak takut sama sekali menganggu ku"ucap Nanda


"Kami ngak takut pada mu"ucap Aji


"Hhmm hhmm"dehem Kalvin mendekat tadi dia kembali ngak mungkin Kalvin meninggalkan Nanda sendiri kadang jika emosi Kalvin lupa mengontrol ucapan nya


"Tuan Kalvin"ucap Aji dan Ayu sendiri mundur Kalvin duduk di samping Nanda


"Tuan Kalvin"ucap Nanda menempelkan kepala nya di dada Kalvin


"Tuan Kalvin mereka menganggu ku bisa tidak kasih mereka pelajaran dikit aja"ucap Nanda menusuk dada Kalvin dengan lembut


"Sialan Nanda kenapa aku bisa on seperti ini padahal aku tau dia mau memanasi mereka"batin Kalvin menahan gejolak tubuh nya


"Kamu mau apa sayang"suara Kalvin terdengar berat menatap Nanda dengan lekat


"Terserah yg penting mereka jerah mau ya suami tampan ku"ucap Nanda dengan manja


"Tuan maafkan kami lain kali kami tidak ulangi lagi"ucap Aji menuduk


"Kamu harus membayar ulah mu ini Nanda"bisik Kalvin menghirup aroma leher Nanda


"Sialan aku hanya bersandiwara"bisik Nanda jadi gugup


"Harus aku maafkan sayang akan ku lakukan semua kemauan mu"ucap Kalvin tersenyum tipis menatap Aji dan Ayu


"Kayak nya harus jadi pemaaf deh"ucap Nanda


"Pergi sana"ucap Nanda tersenyum puas menatap Ayu dan Aji yg segera pergi


"Nanda kamu menguji ku"ucap Kalvin menindih Nanda


"Ehh aku hanya bersandiwara"ucap Nanda cekikikan

__ADS_1


"Tunggu kata nya mau pulang tadi meninggal kan aku sendiri"ucap Nanda tersenyum mengalungkan tangannya di leher Kalvin karna mereka terhalang oleh kain ayunan itu apa lagi mereka berada pojok pantai


"Aku hanya emosi ngak bisa mengontrol ucapan ku dan juga aku tidak mau kamu di rayu pria lain"ucap Kalvin lalu mencium bibir Nanda Kalvin meraih kedua sisi ayunan lalu melipat nya memegang nya dengan erat dengan satu tangan sehingga menutupi tubuh mereka Kalvin mencium leher Nanda membuat Nanda mengigit bibir nya memeluk kepala Kalvin yg terus turun ciuman Kalvin berada di dadanya terus menciumi dada Nanda


__ADS_2