
Aron menemani Lin yg lagi buat sarapan di dapur anak mereka masih tertidur juga jadi mereka menghabiskan waktu bersama, Aron membantu Lin memasak bersama para pembantu yg lain Aron tidak malu membantu Lin masak karna menurut Aron justru itu akan menguat kan cinta mereka meski melakukan pekerjaan wanita
"Jika ngak banyak orang aku sudah membantu mu dengan menciumi mu"bisik Aron dengan bersandar di samping dinding melipat tangannya menatap Lin yg masak
"Awas kamu berbuat aneh"ujar Lin mengambil telur
"Pecah kan di atas kepala mu saja"ujar Lin tersenyum melihat kan telur itu
"Mending dengan otot ku saja"ucap Aron menunjuk kan otot lengan nya
"Sombong sekali"ujar Lin menunjuk dada Aron pelan
"Itu kenyataan"kekeh Aron mengengam tangan Lin yg di dada nya
"Lin"ujar Nanda melihat kedua nya terlihat dekat
"Iya kak"ucap Lin mendekat,Aron melanjutkan menggoreng telur nya
"Kamu membuat sarapan"tanya Nanda
"Iya kak apa kak Nan butuh sesuatu"ujar Lin
"Aku membutuhkan pertanyaan"ujar Nanda sedikit binggun
"Kamu dan Aron punya hubungan"tanya Nanda menyelidiki Lin mengigit bibir nya menoleh pada Aron yg sibuk menggoreng telur
"Aku dan mas Aron sudah menikah kak"lirih Lin
"Apa kamu dan Aron sudah menikah"pekik Nanda kaget
"Kamu kenapa sih"ujar Kalvin mendekat memeluk Nanda
"Ihh aku lagi bertanya pada lin"ujar Nanda kesal
"Aku yg menikah kan mereka kamu mau apa"ucap Kalvin santai
"Ihh kok ngak menunggu aku sih"kesal Nanda
"Heh kamu mau santan nya Aron habis karna menua menunggu kamu"ujar Kalvin
"Santan apaan"ucap Nanda
"Gen nya"ujar Kalvin mengigit apel nya
"Iss tega bener sih setidaknya cari aku kek atau apalah masak aku tidak lihat kalian menikah pokoknya pernikahan tidak sah jika ngak ada aku mereka harus ulang menikah nya"ujar Nanda tidak terima
"Mereka saja sudah punya anak satu lho"ujar Kalvin
"Ihh itu kan"kesal Nanda
"Lagian kami udah berusaha mencari mu sampai aku ini kurus tapi tetap tidak menemukan mu"ujar Kalvin
"Aku sajikan dulu sarapan nya"ujar Aron membawa gorengan telur nya
"Wah Aron so sweet banget ya"ujar Nanda
"Memang nya aku tidak so sweet apa"tanya Kalvin
"Tidak sama sekali"ketus Nanda membantu Lin membawa sarapan
"Aku lihat Aron dulu"ucap Lin
"Kamu sarapan saja biar aku melihat nya"ucap Aron menahan Lin lalu naik ke lantai atas
"Gavin ngak ajak adik kamu"tanya Nanda melihat Gavin turun dengan sendiri
"Dia ngak mau ma"ujar Gavin duduk lalu Nanda menuju kamar anak nya
"Kaynara kok malah duduk di sini ayo ikut sarapan "ujar Nanda duduk di samping anak nya
"Mama aku tidak mau sama mereka aku hanya ingin tinggal bersama mama"ujar Kaynara memeluk leher mama nya
"Ini kan kelurga kita sayang kamu tidak terbiasa aja nanti juga kamu suka kok"ujar Nanda mencium kedua mata Kaynara
"Ayo kita sarapan "ucap Nanda menurun kan Kaynara lalu mereka keluar
"Om Aron senang juga tinggal di sini"tanya Kaynara menatap Aron yg menggendong Arin
"Senang ini kan keluarga kita kenapa Kaynara tidak suka"ujar Aron berlutut
"Nanti mereka jahat sama aku sama seperti rumah kita dulu"ujar Kayna
"Tidak dong mereka baik mereka kan keluarga kita ayo"ujar Aron mengajak Kaynara menggendong Kaynara juga
"Tapi aku hanya punya mama saja mereka bukan keluarga ku papa ku itu om Aron sama om Daren"ujar Kaynara menghentikan langkah Nanda dan Aron
__ADS_1
"Tidak papa nya Kaynara itu papa Kalvin"ucap Aron
"Tidak om, kata om jahat itu aku ada karna mama ku tidur sama om Aron dan tidur sama om Daren aku juga anak nya om jahat itu karna mama tidur sama om jahat itu"ujar Kaynara menatap wajah Aron yg terdiam
"Tidak kok sayang papa nya Kaynara hanya papa Kalvin "ucap Nanda menggendong Kaynara
"Mama bohong saat aku ketemu papa Kalvin tidak tau aku anak nya"ucap Kaynara
"Maaf nona saran saya mending Kaynara di ajak ke psikolog "ujar Aron meninggalkan Nanda
"Aron kamu ikut lah makan duduk di samping Lin"ujar Amel lalu Aron duduk tidak lama Nanda duduk bersama Kaynara yg menjadi diam Nanda gelisah kenapa anak nya jadi seperti itu
"Nanda saya sudah bicara pada Momy jika nanti Aron yg akan mengantikan saya karna saya pun akan ikut momy menikmati masa tua"ucap Amel serius
"Tidak masalah ibu Amel apa pun keputusan ibu Amel tapi sepertinya nya aku belum siap kembali bekerja aku ingin menghabiskan waktu ku dulu bersama anak anak"ucap Nanda mengambil kan Kaynara makan
"Saya hargai keputusan mu"ucap Amel
"Gavin nanti mama antar ya ke sekolah sama Kaynara juga"ucap Nanda
"Iya ma"ucap Gavin tersenyum lebar dia senang mama nya kembali
###
Setelah sarapan Nanda mengantar Gavin ke sekolah tentu Gavin sangat senang di antar oleh mama nya itu keinginan nya sejak lama meski hampir terlambat tapi Gavin tetap bahagia berangkat sekolah barang mama nya
"Gavin sekolah yg benar ya"ucap Nanda keluar dari mobil berlutut di depan Gavin
"Iya ma aku akan sekolah yg benar "ujar Gavin tersenyum
"Ya udah ya sayang mama pulang "ucap Nanda mengecup kening Gavin dan mengusap nya lalu Nanda melambaikan tangan Gavin segera masuk gerbang
"Sepertinya aku harus datang ke psikolog minta di temani Dewi aku tidak ingin anak ku di anggap berbeda"gumam Nanda lalu masuk mobil dan menghubungi Dewi
Dewi menyarankan ke psikolog karna Danu sering juga datang ke sana karna sering merasa tidak bisa tidur jadi Nanda datang ke sana bersama Dewi
"Gimana"ujar Dewi menyambut Nanda
"Iya ayo"ucap Nanda dengan mengendong Kaynara
"Anak kamu"ujar Nanda tersenyum menatap bocah yg mengikuti Dewi
"Iya sama"kekeh Dewi menunjuk Kaynara lalu mereka masuk
"Saya ingin konsultasi anak saya beberapa minggu ini jarang bicara saya cemas nanti dia di kucilkan saya ingin dia berinteraksi dengan baik sebelum masuk sekolah "uajr nanda laku menceritakan bagaimana Kaynara tumbuh
"Saya butuh kedekatan nona biar bisa bicara baik dengan nya"ujar nya
"Iya silahkan "ujar Nanda
"Hai Kaynara "sapa nya tersenyum pada Kaynara yg duduk
"Mau main ngak tuh teman kamu main"ujar nya menunjuk Nabila anak Dewi yg ada di tempat bermain
"Main lah sayang tante nya baik kok"ujar Nanda lalu Kaynara berjalan bersama wanita itu bergabung pada Nabila
"Aku rasa tidak perlu lah lihat lah Kaynara baik baik saja"ucap Dewi
"Dewi selama Kaynara bersama ku dia baik baik saja tapi aku tidak tau apa yg terjadi setelah Aldo mengendalikan pikiran ku saat itu apa yg dia lakukan pada Kayna aku tidak ingin orang orang menganggap anak ku beda"ujar Nanda cemas menatap Kaynara yg di ajak bicara
"Kaynara bukan gangguan mental Nanda dia hanya butuh keterbiasaan"ucap Dewi
"Tapi aku ingin yg terbaik untuk anak ku"ujar Nanda lalu melihat dokter itu mendekat
"Nona Nanda apa nona dan tuan Kalvin memiliki sifat introvert"tanya nya serius
"Introvert"ujar Nanda
"Ahh iya saya memiliki sifat introvert tapi saya berinteraksi seperti biasa pada orang baru di kenal"ujar Nanda
"Jika saya perhatikan Kaynara hanya memiliki sifat introvert tapi umur seperti Kaynara itu seperti buku yg di isi perhatikan lingkungan nya nanti dia gampang terpengaruh"ujar nya
"Jika dia baik baik saja saya merasa lega"ujar Nanda lega
"Tidak perlu di khawatir kan nona"ujar nya
"Terimakasih kami pamit dulu"ucap Nanda lalu mengajak Kaynara pergi
"Tapi entah kenapa ya aku merasa ganjal dengan Kaynara cara dia berinteraksi dengan Kalvin itu beda"ujar Nanda
"Suruh Kalvin lebih dekat dengan nya"ujar Dewi
"Ya kamu benar itu"ujar Nanda lalu mereka segera pulang
###
__ADS_1
Setelah Nanda memberi tau keadaan Kaynara Kalvin lebih banyak menghabiskan waktunya bersama Kaynara membuat Kaynara jadi dekat dengan Kalvin membuat semua hati senang melihat nya
"Nanda momy sama om Jo ingin pindah kami ingin menikmati masa tua om Jo juga kan udah pensiun"ujar Landa
"Secepat itu mom"ujar Nanda
"Iya udah tua"ujar Landa
"Dan ibu Amel"tanya Nanda
"Nanti dia nyusul juga hanya saja dia belum percaya meninggalkan kamu dan perusahaan pada Aron nanti jika Aron sudah pantas dia akan pergi "ujar Landa
"Ya padahal kita baru aja bertemu mom"ujar Nanda memeluk Landa
"Tidak hanya momy kamu lho Nanda mama juga ikut mereka"ucap Daniah
"Lho jadi kalian ninggalin kami"ucap Nanda cemberut
"Udah punya keluarga sendiri Nanda jaga keluarga mu dengan baik ya"ujar Daniah tersenyum memeluk Nanda
"Menyebalkan "uajr Nanda memeluk 2 perempuan tua itu
"Kaynara, Gavin kami mau pergi"ujar Daniah berlutut
"Nenek aku akan merindukanmu"ujar gavin memeluk Daniah
"Nenek udah tua sayang udah ada mama menemani Gavin"ujar Daniah
"Iya deh"ucap Gavin pasrah
"Nenek jaga kesehatan"ucap Kaynara mengecup pipi Daniah dan tersenyum
"Iya sayang"ucap Daniah tersenyum Nanda senang melihat Kaynara seperti itu
"Ya udah kami berangkat ya Nanda"ujar Landa
"Ayo aku yg akan mengantar kalian"ujar Kalvin membantu orang tua nya memasukkan koper nya
"Semua kami pamit"ucap Landa lalu mereka masuk mobil dan mereka segera pergi
"Nanti saya juga pergi Lin dan Aron saya harap belajar dengan saya itu lebih serius "ujar Amel
"Iya ibu Amel"ucap Lin tersenyum lalu mereka juga berangkat kerja
####
Kalvin dan Nanda menjalankan peran orang tua sangat baik kini tidak ada yg mengusik kebahagiaan mereka,Nanda juga mulai lagi kerja nya karna ibu Amel ingin Nanda aktif secara dia akan pensiun,Kini Kaynara juga mulai bersekolah Nanda hanya menemani Kaynara kelas satu dan dua dan kini Kaynara menginjak kelas tiga dia mulai mandiri karna Nanda membiasakan Kaynara mandiri
"Ma aku ingin berangkat sekolah sendiri di antar sama pak supir saja"ujar Kaynara menatap mama nya mereka dalam perjalanan menuju sekolah Kaynara
"Ngak papa sayang sekalian kok mama berangkat kerja"ujar Nanda tersenyum
"Iya deh"ujar Kaynara memeluk mama nya
"Yang pintar ya sekolah nya"ujar Nanda saat mobil berhenti
"Iya ma"ucap Kaynara mencium pipi Nanda lalu keluar dari mobil
"Mama berangkat dulu ya"ucap Nanda tersenyum lalu mobil melaju.
Kaynara masuk ke kelas dan kebetulan bel sekolah berbunyi Kaynara segera masuk ke kelasnya para murid tertib mengeluarkan buku nya
"Kaynara aku lupa mengerjakan tugas"bisik teman sebangku Kaynara
"Gimana sih ayo cepat"ujar Kaynara memberikan bukunya untuk di contek
"Anak anak"ucap guru itu masuk
"Perkenalkan ini guru olahraga kita yg baru"ucap nya Kaynara menatap guru baru itu wajahnya pucat Kaynara berkeringat
"Hallo semua kalian bisa memanggil bapak dengan pak Aldo"ucap nya tersenyum
"Kenapa pak guru itu"batin Kaynara menunduk lalu guru itu mendekati Kaynara
"Bocah kamu tidak akan lolos"bisik Aldo pada Kaynara
"Sebenar nya kamu itu juga anak ku "bisik Aldo
"Tidak papa ku hanya papa Kalvin dia sayang pada ku"ujar Kaynara pelan
"Bodoh sekali kamu bocah dia sayang hanya saat ada mama mu dia sayang sekali pada mu selamat datang di dunia kejam ini bocah"bisik Aldo tersenyum puas
"Oke semua sampai jumpa jam olahraga ya"ucap Aldo tersenyum lalu pergi Kaynara terisak dan mengeleng
"Papa sangat sayang pada ku"gumam nya menyakinkan diri nya tidak berfikir yg macam macam mengenai papa nya
__ADS_1